chapter

Spell For Love (8)


cute-short-love-quotes-1

Author: angelji

Judul: Spell For Love

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun, Jessica Jung, Lee Donghae

Other cast: Find It

Genre: Romance

Length: Series

 

ANNYEONG^^

 

Another update (YEAY). Jadi ini ceritanya mereka udah ada di Jeju. Aku sengaja ngak nyeritain perjalanan mereka biar ngak terlalu lama.

Langsung mulai aja ya^^

AUTHOR POV

 

Kyuhyun terus saja berdecak kesal karena dua gadis yang sekarang berada dihadapannya tidak juga selesai berbelanja. Dan Donghae yang berada disampingnya tampak waspada, karena dia tahu jika Kyuhyun bisa kapan saja meluapkan emosinya.

“Apakah kalian masih lama?” tanya Kyuhyun ketus.

Sooyoung dan Jessica menoleh. Jessica tampak tidak peduli dengan pertanyaan Kyuhyun. Sementara Sooyoung tampak mulai khawatir karena Kyuhyun benar-benar terlihat sangat kesal dimatanya.

“Aku akan membeli ini saja.” Sooyoung mengangkat dua buah baju pantai yang baru saja dipilihnya bersama Jessica. Sooyoung langsung berjalan menuju kasir dan membayar baju yang dibelinya. Dan saat dia kembali ketempat dimana ketiga orang yang lain berada, Kyuhyun tidak ada disana. “Dimana Kyuhyun?”

“Dia pergi setelah ada pertengkaran kecil dengan Jessica.” Donghae menatap Sooyoung lalu mengarahkan dagunya kepada Jessica.

“Apa maksudmu?”

“Kyuhyun memaksa Jessica untuk berhenti belanja dan segera kembali ke vila. Tapi Jessica menolak dan terjadi pertengkaran.”

“Lalu kemana dia sekarang?”

Donghae mengangkat kedua bahunya. “Entahlah.”

Sooyoung langsung berjalan cepat meninggalkan Donghae yang juga tampak tidak terlalu peduli dengan kepergiannya karena sibuk dengan ponselnya. Toh ini bukan pertama kalinya bagi Donghae melihat saudara sepupu itu bertengkar.

Sooyoung terus berjalan dan bahkan sesekali berlari untuk mencari Kyuhyun. Gadis itu juga bertanya pada beberapa orang yang mungkin melihat Kyuhyun. Tapi hasilnya nihil. Hingga akhirnya sosok yang dicarinya terlihat sedang duduk di sebuah halte bus sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

“Kau marah?” suara lembut Sooyoung mampu membuat Kyuhyun menoleh dan tampak membuat laki-laki itu cukup terkejut karena Sooyoung berhasil menemukannya.

“Aku hanya kesal.”

Sooyoung lalu duduk di samping Kyuhyun. “Maafkan aku.”

Kyuhyun menatap Sooyoung bingung. “Kenapa kau harus minta maaf. Aku bukan kesal padamu.”

“Tapi aku juga membuatmu kesal karena terlalu lama berbelanja.”

Kyuhyun tersenyum tipis. “Aku hanya kesal kar’na tadi aku bertengkar dengan Sica.”

“Jadi kau tidak marah padaku?”

“Tidak. Aku memang sedikit kesal padamu, tapi hanya sedikit.”

Sooyoung tersenyum. Tapi tiba-tiba gadis itu menatap Kyuhyun. “Kita punya rencana apa besok?”

“Entahlah. Pantai mungkin?!”

“Jinjja?” Sooyoung langsung bangkit dari tempat duduknya. “Aku benar-benar sudah lama tidak melihat pantai.” dan karena terlalu senang, kaki Sooyoung tersandung dan hampir terjatuh. Tapi beruntung Kyuhyun menolongnya.

“Kau terlihat seperti anak kecil saat melompat-lompat seperti itu.” Kyuhyun tersenyum geli saat melihat rona merah dipipi Sooyoung. “Kau mau jalan-jalan sebentar?”

“Tapi bagaimana dengan Sica dan Donghae?” tanya Sooyoung yang terlihat tidak sadar jika dia masih berada di dalam pelukan Kyuhyun.

“Aku yakin Donghae bisa ‘mengendalikan’ Sica.”

“Ne?”

“Donghae tahu bagaimana membuat Jessica tidak bertanya kemana kita berdua pergi. Percayalah padaku.”

Dan Sooyoung akhirnya menganggukkan kepalanya menyutujui tawaran Kyuhyun. Dan baru setelah itu dia menyadari jika dia masih berada di pelukan Kyuhyun.

“Kenapa pipimu merah seperti itu?”

“Ne? Ah ti…tidak apa-apa.”

Kyuhyun tersenyum. “Kau lucu sekali.”

 

“Sebenarnya kemana Kyuhyun dan Sooyoung?” Donghae hanya menatap Jessica yang tidak hentinya menggerutu dan tidak mau diam sejak mereka kembali ke rumah milik keluarga Kyuhyun itu.

“Sudahlah, kenapa kau harus sangat peduli. Kyuhyun pasti bisa menjaga Sooyoung.”

“Bukan itu masalahnya Lee Donghae.”

“Lalu apa?” Donghae menatap Jessica yang terlihat sangat kesal.

“Ini sudah cukup malam, dan mereka berdua belum juga pulang.”

“Mungkin mereka tidak menemukan taksi dan harus menunggu bus.” Donghae menatap Jessica. “Ayolah Sica, mereka pasti akan pulang sebentar lagi.”

Tidak lama terdengar suara pintu yang terbuka. Dan hal itu membuat Donghae serta Jessica menatap ke arah pintu masuk. Sosok Kyuhyun dan Sooyoung muncul dari balik pintu dan hal itu membuat Jessica yang sejak tadi menunggu mereka berdua langsung datang menghampiri keduanya.

“Kalian berdua dari mana saja? Aku sudah sangat cemas karena kalian berdua tidak juga kembali.” Kyuhyun dan Sooyoung tampak bingung melihat Jessica yang sedang mengomel di hadapan mereka berdua.

“Dia terus saja mengomel dan tidak mau diam sejak satu jam yang lalu.” Donghae bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri ketiga orang lainnya. Donghae tahu jika Kyuhyun dan Sooyoung bingung dengan sikap Jessica.

“Kami hanya berkeliling. Sudah sangat lama sejak terakhir kali Sooyoung datang kesini. Jadi aku berpikir untuk mengajaknya jalan-jalan.” Kyuhyun berbicara sambil berjalan menuju ruang TV dan diikuti oleh ketiga orang lainnya.

“Tapi kalian pergi hampir tiga jam.” Jessica menatap Kyuhyun tajam. “Apa kalian pergi keseluruh penjuru Jeju?!”

“Sudahlah. Kenapa kau jadi sangat cerewet seperti ahjumma yang suka kutemui di swalayan?” Donghae memegang bahu Jessica sambil tersenyum konyol.

“Apa maksudmu dengan menyebutku seperti ahjumma Lee Donghae!” dan acara kejar-mengejar antara Donghae dan Jessica terjadi hingga membuat Sooyoung tidak bisa menahan tawanya. Sementara Kyuhyun tampak tidak peduli. Ini bukan pertama kalinya mereka berdua seperti itu di hadapannya, jadi laki-laki itu sama sekali tidak peduli.

“Kau yakin kita akan naik wahana ini?” tanya Sooyoung yang sekarang sudah memegang tangan Kyuhyun dengan sangat erat karena dia terlalu takut setelah Donghae dan Jessica memutuskan untuk menaiki wahana Viking. Dan menyebalkannya Kyuhyun tidak berkomentar apapun, padahal Sooyoung sudah bilang jika dia takut untuk menaiki wahana itu.

“Semuanya akan baik-baik saja.”

“Tapi aku benar-benar takut sekarang.”

Kyuhyun menatap Sooyoung lalu tersenyum tipis. Laki-laki itu kemudian mengacak rambut Sooyoung pelan. “Kau tenang saja, aku akan selalu memegang tanganmu.” dan entah bagaimana kata-kata Kyuhyun itu mampu membuat Sooyoung menghilangkan sedikit rasa takutnya. Gadis itu bahkan tersenyum tipis sekarang.

“Kau duduk ditengah. Aku akan duduk di ujung sana.” Sooyoung hanya tersenyum kaku saat Jessica menentukan dimana dia harus duduk. Oh ayolah, dia bahkan sudah tidak peduli dimana dia duduk sekarang. Yang gadis itu pedulikan adalah bagaimana nasibnya setelah wahana ini berjalan dan selesai nanti.

“Kau tenang saja.” Sooyoung menoleh menatap Kyuhyun yang sudah duduk disampingnya. Laki-laki itu kemudian memegang tangan Sooyoung.

“Gomawo Kyuhyun-ah.” Sooyoung tersenyum hangat dan mengeratkan tangannya pada tangan Kyuhyun.

“Kau seharusnya tidak perlu setakut it AAAAAAAAAAAAA……….” wahana yang mereka naiki tiba-tiba bergerak dan membuat Kyuhyun terkejut. Kyuhyun kemudian mengalihkan pandangannya pada Sooyoung yang sudah menutup rapat kedua matanya.

“CHO KYUHYUN!!!” Kyuhyun tersenyum saat Sooyoung tanpa sadar memanggil namanya dan semakin mengeratkan genggaman tangannya saat wahana Viking itu bergerak semakin tinggi dan kencang.

Sekitar lima menit wahana itu berjalan, Sooyoung sama sekali tidak membuka matanya. Dan ternyata hal itu tidak membuat Sooyoung merasa baik. Buktinya dia sedang merasa pusing dan mual sekarang.

“Kau sudah merasa lebih baik sekarang?” Kyuhyun memberikan sebotol air minum untuk Sooyoung.

“Gomawo.” Sooyoung menerima air minum yang Kyuhyun berikan. “Mualnya sudah mulai hilang. Tapi kepalaku masih sakit.”

“Manhae Sooyoung-ah. Aku tidak tahu jika kau tidak bisa menaiki wahana seperti itu.” Jessica menghampiri Sooyoung dengan rasa bersalah. Jika saja gadis itu tidak menyarankan mereka untuk menaiki wahana Viking tepat setelah mereka datang, Sooyoung pasti tidak akan seperti ini.

“Tidak apa-apa Sica-ya. Kau tidak salah. Aku tahu kau juga ingin bersenang-senang.”

“Sudahlah, sebaiknya kita cari wahana lain.” Donghae menghampiri kedua gadis dihadapannya itu.

Tiba-tiba Kyuhyun menghampiri ketiganya dan menarik tangan Sooyoung pelan. “Kau dan Sica pergi saja. Aku ada urusan sebentar dengan Sooyoung.” Donghae dan Jessica memandang Kyuhyun bingung. Bahkan Sooyoung pun terlihat memandang laki-laki disampingnya itu dengan tatapan bingung.

“Apa kita punya rencana sebelumnya?”

“Memang tidak. Aku baru saja memikirkannya, jadi kau tidak perlu banyak bertanya. Yang perlu kau lakukan sekarang hanyalah mengikutiku saja.”

“Tapi kita mau kemana?”

“Bukankah sudah aku bilang tidak perlu banya bertanya.” Kyuhyun lalu menarik tangan Sooyoung agar gadis itu mengikutinya.

“HEY CHO KYUHYUN KAU MAU PERGI KEMANA?” Donghae harus berteriak karena langkah Kyuhyun dan Sooyoung sangat cepat.

“KAU TIDAK PERLU TAHU. PERGI SAJA DENGAN SICA. KITA BERTEMU DI VILA NANTI.” Kyuhyun melambaikan tangannya tanpa membalikkan tubuhnya.

“Mereka berdua mau pergi kemana?” gumam Donghae tapi masih bisa didengar oleh Jessica.

“Kyuhyun pasti merencanakan sesuatu.” Donghae menatap Jessica.

“Mungkin. Tapi apa?” Jessica menggelengkan kepalanya lalu menarik tangan Donghae. “Hey, kau mau membawaku kemana?”

“Aku ingin permen kapas, ayo kita cari permen kapas.”

Donghae tersenyum kecil. “Kau bahkan tidak pernah berubah nona Jung.” ucapnya sambil mengacak pelan rambut Jessica.

Jessica lalu memeluk lengan Donghae. “Dan aku yakin kau akan menurutinya.”

“Apa aku punya piihan lain?”

“Tidak.” keduanya tersenyum lalu berjalan mencari permen kapas yang Jessica inginkan.

”Aku hanya ingin kau yang selalu membelikanku permen kapas Donghae-ah, aku tidak ingin laki-laki lain.”

                   “Aku akan membelikanmu puluhan, ratusan bahkan ribuan permen kapas jika itu bisa membuatmu selalu berada disampingku Jessica Jung.”

“Kita mau kemana?” tanya Sooyoung yang tampak bingung karena Kyuhyun terus saja menarik tangannya tanpa mengatakan kemana mereka berdua akan pergi.

“Entahlah. Aku sendiri juga tidak tahu.”

Sooyoung menghentikan langkahnya yang membuat Kyuhyun juga menghentikan langkahnya. Gadis itu kemudian menatap Kyuhyun dengan tatapan yang semakin bingung. “Lalu apa rencanamu?”

Kyuhyun tampak berpikir. “Bagaimana kalau kita pergi ke tempat favoritku.”

“Dimana?”

Kyuhyun tersenyum lalu menarik tangan Sooyoung. “Sudah ikut saja. Kau pasti menyukainya.”

Sooyoung tidak banyak bertanya kemana Kyuhyun membawanya. yang gadis itu tau Kyuhyun membawanya naik bus kesuatu tempat yang dia tidak tahu.

“Ini tempatnya?” Sooyoung akhirnya membuka suaranya saat dia dan Kyuhyun turun dari dalam bus.

“Kita harus berjalan kesana.” Kyuhyun menunjuk sebuah jalan kecil yang berada tidak jauh dari tempat keduanya berdiri sekarang.

Sooyoung hanya menganggukkan kepalanya dan mengikuti langkah Kyuhyun. Tidak lama Sooyoung tampak kagum melihat pemandangan dihadapannya. Sebuah danau kecil dengan pepohonan hijau dan juga bunga warna-warni yang mengelilinginya sekarang terlihat jelas di hadapan matanya.

“Indah bukan?”

“Ini bukan hanya indah. Ini indah sekali.” Sooyoung menjawab pertanyaan Kyuhyun tanpa menatap laki-laki yang sekarang sedang tersenyum kepadanya itu. “Bagaimana kau bisa menemukan tempat seindah ini?” tanya Sooyoung masih tidak mengalihkan padangannya.

“Aku sedang berkeliling dengan mobil saat itu.Dan tanpa sengaja aku melihat danau ini. Sejak saat itu danau ini menjadi tempat favoritku.”

Sooyoung memandang Kyuhyun lalu tersenyum. “Mulai saat ini tempat ini juga akan menjadi tempat favoritku.”

Kyuhyun mengajak Sooyoung duduk di sebuah bangku panjang yang ada di pinggir danau tersebut. “Kau mau tahu sebuah rahasia?”

“Apa?”

“Aku pernah berkata jika gadis pertama yang akan aku bawa kesini akan menjadi gadis yang tidak akan pernah aku sakiti.”

“Ne? Lalu siapa gadis itu?”

Kyuhyun menatap Sooyoung. “Kau.”

Tepat saat itu dunia seolah berhenti berputar untuk Sooyoung. Gadis itu bahkan seolah tidak tahu bagaimana cara bernafas dengan benar. Karena ucapan Kyuhyun membuatnya seolah lupa untuk bernafas.

“Ah seandainya aku memiliki kekasih, aku pasti akan membawanya kesini sekarang” Donghae menatap pemandangan pulau Jeju dari lantai teratas vila keluarga Cho.

“Lalu kenapa kau tidak mencari kekasih?” Jessica tiba-tiba muncul dari belakang dengan membawa dua cangkir teh hangat.

“Aku masih menunggu seseorang.” Jessica tampak terkejut dengan jawaban Donghae. “Wae? Kenapa wajahmu seperti itu?”

“Ne? A…Aniyo.”

“Gomawo Sica-ya.”

Jessica menatap Donghae bingung. “Kenapa kau berterima kasih padaku?”

Donghae tersenyum tipis. “Kar’na kau sudah menjadi gadis terbaik dalam hidupku.”

“Apa maksudmu?”

Donghae mengacak rambur Jessica. “Kau terlalu bodoh untuk mengerti apa maksud dari ucapanku.”

Jessica memandang Donghae kesal. “YAK LEE DONGHAE!!!!!!”

Dan aksi saling mengejar tidak bisa terhindarkan antara keduanya.

 

TBC

 

Maaf kalau masih ada typo(s)

Ditunggu komentar sama likenya ya^_^

Advertisements

15 thoughts on “Spell For Love (8)”

  1. woahh mereka udh liburan.. sica dama donghae sebenernya saling suka tapi kenapa keduanya gk ada yg nyatain.. cieeee sooyoung ama kyuhyun berduaan di danau.. semoga aja kyuhyun menepati janjinya bahwa dia tidak akan menyakiti sooyoung…

  2. Akhirny stlh skian lama post jga…
    hnnn ap nh rencana kyu stlh mberi tahu prihal danau it ?
    Mw jadian nehh..
    smga

    haesicca;
    Knp gk saling jujur aj. Jamin deh jadian kalian hhee

    next part dtunggu

  3. Aku berharap rencana yg di maksud kyuppa adalah membuat sooeoni jdi yeojachiguny ah jinja pasti itu sweet bgts tapi syang ini part pendek bgts chigu udh nungguin nih next part kalau bsa lebih cpt dan panjang eo

  4. Ihhhh so sweet!! next part’a min k’sini ko makin keren Yahhhhh 🙂 apalagi kyuyoung moment’a, bkin melting berat kkkkk~ keep waiting next part min, fighting 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s