chapter

Mr. Goodbye Part 15


surviving-separation1

Author: angelji ( @sparkling25 )

Judul: Mr. Goodbye

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Other cast: Find It

Genre: Romance, Sad

Length: Series

 

ANNYEONG^^

 

HAI, HAI, HAI…Ada yang nungguin aku hehehe (NGAREP)

Disini ngak akan banyak KyuYoung momentnya. Kenapa? Cari tahu aja sendiri (hehehe). Disini akan lebih banyak Haesicanya, ya. But, you’ll understand why there’s not much KyuYoung moment here after you read this part^^

Aku lagi ngak mau banyak ngomong, sekarang langsung kita mulai aja ya ceritanya^^

DONGHAE POV

 

Aku menatap mata Jessica. Aku tahu jika aku tidak akan pernah bisa berbohong pada gadis dihadapanku ini. Tapi aku juga tahu, jika aku memberitahukan dimana Kyuhyun sekarang, mungkin Jessica akan menjadi sangat lemah.

“Dia sedang pergi ke luar negeri.” aku langsung memalingkan wajahku dari Jessica.

“Kau tahu kan jika kau tidak bisa berbohong padaku Lee Donghae-ssi.”

“Aku tidak berbohong Sica-ya.” aku berjalan menjauh beberapa langkah darinya. “Aku tidak berbohong.”

Jessica lalu memegang bahuku. “Kalau begitu tatap mataku dan katakan jika kau tidak berbohong.”

“Untuk apa?”

“Agar aku yakin jika kau memang tidak bebohong padaku.”

Tanpa menunggu persetujuan dariku, Jessica membalikkan tubuhku dengan paksa. “Katakan yang sebenarnya oppa.”

Aku memberanikan diriku untuk menatap Jessica. Aku bisa melihat jika mata Jessica menatapku dengan tajam.

“Aku akan tunjukkan dimana Kyuhyun.” aku menarik tangannya pelan.

“Kau mau membawaku kemana? Kita harus pergi bekerja oppa.”

Aku menghentikan langkahku dan menatapnya. “Jadi sekarang kau mau bekerja?”

“Ne?”

“Jadi kau memilih untuk bekerja atau pergi ke tempat Kyuhyun berada sekarang?”

“Ketempat Kyuhyun oppa.” aku menarik salah satu sudut bibirku. Aku mengenal gadis ini dengan baik. Dia akan lebih mementingkan rasa penasarannya.

“Kalau begitu ikuti saja aku dan jangan banyak bicara.”

“Ne.”

 

AUTHOR POV

 

Donghae menghentikan mobilnya tepat dihadapan sebuah rumah sakit. Jessica menatap Donghae bingung, tapi dia tidak berani bertanya karena Donghae melarangnya untuk bicara. Bahkan selama perjalanan, Jessica menutup mulutnya rapat-rapat.

“Kita turun.”

Jessica menurut dan langsung turun dari dalam mobilnya. Dia menunggu Donghae yang sedang memberikan kunci mobilnya untuk dibawa ke tempat parkir. Setelah Donghae berada disampingnya, Jessica masuk kedalam gedung rumah sakit dengan rasa penasaran yang luar biasa.

“Oppa.”

“Hmmm?”

“Untuk apa kita disini? Aku kan bertanya dimana Kyuhyun oppa. Memangnya apa yang Kyuhyun op…” Jessica tiba-tiba menghentikan langkah kakinya dan airmata sudah siap mengalir dari matanya. Donghae menatap Jessica. “Wae? Kyuhyun oppa kenapa?” tanya gadis itu disela-sela tangisannya.

Donghae tidak menjawab pertanyaan Jessica. Pria itu hanya menarik pergelangan tangan Jessica pelan dan membawa gadis itu kesebuah ruangan yang sangat asing dimata Jessica yang masih berlinangan airmata.

Tiba-tiba Donghae menghentikan langkahnya di depan sebuah ruangan dengan pintu berwarna putih dengan sebuah kaca kecil panjang yang memungkinkan orang diluar melihat kedalam ruangan dibalik pintu tersebut.

Jessica lalu menatap Donghae ragu. Gadis itu langsung menatap pintu besar yang masih tertutup rapat disampingnya. Jessica melepaskan tangan Donghae dan berjalan perlahan menuju pintu putih itu. Mata Jessica langsung membulat sempurna dan airmatanya langsung mengalir saat melihat sosok Kyuhyun yang sedang terbaring di atas kasur rumah sakit melalui kaca yang ada di pintu tersebut.

“Ba…bagaimana bisa?” Jessica menutup mulutnya dengan salah satu tangannya. Tubuh gadis itu tiba-tiba saja melemah.

“Tenanglah.” Donghae langsung membantu Jessica untuk duduk.

Jessica menatap Donghae dengan matanya yang sendu dan airmata yang tidak kunjung kering dari kedua matanya. “Apa yang terjadi pada Kyuhyun oppa?” tanyanya lirih.

Donghae menghela nafasnya lalu menatap Jessica. “Dua hari yang lalu Kyuhyun dilarikan kerumah sakit kar’na pingsan saat dia sedang di Gangnam. Dan dokter bilang Kyuhyun terlalu lelah dan kurang istirahat hingga membuat jantungnya bekerja lebih keras. Dan membuat penyakit jantungnya kambuh. Dan sampai sekarang Kyuhyun belum sadar.”

Jessica semakin terisak. Donghae langsung memeluk wanita dihadapannya itu untuk menengkannya. “Apa dia akan baik-baik saja?”

“Kita akan terus berdoa untuk itu.”

 

SOOYOUNG POV

 

“Hey nyonyo Cho! Kenapa kau melamun terus? Apa suamimu itu belum menghubungimu juga?” suara Yoona tiba-tiba saja terdengar di telingaku.

Aku menoleh ke arah Yoona yang sedang sibuk di depan buku tamu yang sedang dia copy dengan tatapan malas. “Pria itu memang menyebalkan.”

Yoona menghentikan aktifitasnya dan menatapku. “Jadi dia belum menghubungimu juga?” Yoona terlihat sedang memikirkan sesuatu. “Bukankah ini sudah satu minggu?” aku mengangguk. “Kenapa kau tidak tanyakan saja pada temannya yang bernama Lee Donghae itu?”

“Sudah hampir satu bulan ini aku tidak bertemu dengan Donghae oppa.”

“Wae?”

“Donghae oppa pergi ke Jepang bulan lalu. Dan dia baru pulang satu minggu yang lalu.”

“Lalu Jessica?”

“Dia bahkan tidak peduli Kyuhyun oppa menghubungiku atau tidak.”

“Wae?”

“Dia bilang Kyuhyun itu sibuk kar’na dia adalah seorang Presdir.” aku lalu menatap Yoona. “Tapi bukankah keterlaluan jika dia tidak menghubungi kekasihnya sendiri?”

“Aku rasa begitu.”

Aku menatap Yoona senang. Akhirnya ada yang sependapat denganku. “Kau setuju denganku, kan?” Yoona menanggukan kepalanya.

 

AUTHOR POV

 

“Kenapa kau baru pulang? Apa kau sangat sibuk hari ini?” Sooyoung menatap Jessica yang sama sekali tidak menjawab pertanyaannya. Gadis itu hanya tersenyum tipis lalu berjalan masuk kedalam kamarnya. “Ada apa dengannya?” gumam Sooyoung.

Sooyoung lalu berjalan menuju kamar Jessica. Sooyoung sempat ragu untuk mengetuk pintu kamar Jessica, namun rasa penasarannya mengalahkan rasa takutnya sekarang.

Tok tok tok

                   “Masuklah.” Sooyoung membuka pintu kamar Jessica setelah gadis itu mempersilahkan dia masuk. “Ada apa?” tanya Jessica.

Sooyoung duduk di pinggir kasur Jessica. “Aku yang seharunya bertanya padamu. Ada apa denganmu? Kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku tadi?”

Jessica menghampiri Sooyoung dan duduk disampingnya. “Aku tidak apa-apa. Aku hanya lelah saja.” Jessica lalu menatap Sooyoung. “Kau sudah makan malam?”

“Sudah. Tadi aku makan malam dengan Yoona.” Sooyoung memutar kepalanya untuk menatap Jessica. “Kau?”

“Sudah. Tadi aku makan malam dengan Donghae oppa.”

Suasana tiba-tiba saja menjadi sangat hening. Jessica merasa takut jika dia akan mengungkapkan keadaan Kyuhyun. Sementara Sooyoung merasa bingung apa lagi yang harus dia katakan.

“Kalau begitu istirahatlah. Aku akan masuk kedalam kamarku.” Sooyoung menatap Jessica dan tersenyum.

“Kau juga istirahatlah.”

Sooyoung berjalan keluar dari kamar Jessica dan berjalan masuk kedalam kamarnya. Sooyoung menjatuhkan tubuhnya keatas kasur dan menarik nafasnya dalam lalu menghembuskannya perlahan.

“Ada apa dengan orang-orang. Kenapa mereka bersikap aneh padaku?” Sooyoung memandang kosong ke langit-langit kamarnya. “Pertama Kyuhyun oppa, sekarang Sica.” tambahnya.

Sooyoung tiba-tiba bangun dari tempat tidurnya dan mengambil ponselnya yang ada di atas meja kecil di samping kasurnya.

“Aku akan mencobanya lagi. Mungkin saja dia sudah tidak sibuk sekarang.”

Sooyoung menekan beberapa tombol dan mengetik pesan kepada seseorang. Setelah menekan tombol ‘kirim’, dia kembali berbaring dan kecemasan tampak sangat jelas di wajahnya.

Tidak lama ponselnya bergetar, dan pesan masuk itu berhasil membuat senyum muncul di wajah cantik Sooyoung.

.

.

Donghae berjalan pelan ke arah Kyuhyun yang masih terbaring. Pria itu tersenyum getir menyaksikan sahabatnya sekarang tidak berdaya.

“Hey tuan Cho. Kau sudah tertidur cukup lama. Apa kau tidak lelah?” gumam Donghae diiringi setetes airmata yang mengalir dari matanya.

Drrt drrt

Tiba-tiba sebuah ponsel yang berada disamping kasur Kyuhyun bergetar. Donghae menghapus airmatanya dan mengambil ponsel tersebut.

“Bukankah ini ponsel milik Kyuhyun?”

Donghae lalu melihat ada sebuah pesan masuk kedalam ponsel tersebut. Mata Donghae langsung terlihat sedih saat melihat nama ‘Choi Sooyoung’ sebagai orang yang mengirim pesan tersebut. Dengan tangan gemetar Donghae membuka isi pesan itu.

‘Oppa, apa kau masih sibuk?’

                   Donghae tahu ini salah. Tapi dia tidak ingin Sooyoung tahu tentang keadaan Kyuhyun. Dengan berat hati, Donghae membalas pesan Kyuhyun.

‘Tidak. Ada apa?’

                   ‘Kau sudah seminggu tidak menghubungiku. Apa kau baik-baik saja?’

                   ‘Tentu aku baik-baik saja. Kenapa kau belum tidur?’

                   ‘Aku baru saja akan tidur. Tapi aku teringat padamu. Kar’na itu aku ingin tahu keadaanmu dulu.’

                   ‘Tidurlah, ini sudah malam.’

                   ‘Baiklah. Tapi kapan kau pulang?’

                   ‘Aku belum tahu pasti. Tapi tidak akan lama lagi.’

                   ‘Baiklah aku tunggu. Saranghae ^_^’

                   Donghae tidak membalas pesan terakhir dari Sooyoung. Karena dia tahu dia tidak berhak untuk membalas pesan terakhir yang Sooyoung tujukan pada Kyuhyun itu.

“Mianhae Sooyoung-ah.” Donghae lalu menatap Kyuhyun. “Mianhae Kyuhyun-ah.” dan tepat setelah itu, airmata Donghae kembali mengalir.

 

SOOYOUNG POV

 

“Selamat pagi.” sapa Jessica.

Aku tersenyum. “Selamat pagi Sica-ya.”

“Kau terlihat senang sekali. Apa ada yang membuatmu senang?”

Aku mengangguk semangat. “Ne. Semalam Kyuhyun oppa membalas pesanku.”

Aku melihat Jessica menatapku dengan wajah terkejut. “A…apa maksudmu?”

“Semalam aku mengirimkan pesan kepada Kyuhyun oppa. Dan dia membalasnya. Meskipun saat aku bilang kalau aku mencintainya, dia tidak membalasnya.” aku menatap Jessica. “Tapi itu sudah cukup untuk membuatku tersenyum hari ini.”

“Syukurlah.” gumam Jessica sambil menunduk. Tapi aku masih bisa mendengarnya. Aku tersenyum dan melanjutkan sarapanku.

Disela-sela sarapanku, aku bisa merasakan jika Jessica menatapku. Aku lalu menatap Jessica dengan tatapan bingung.

“Wae? Apa ada sesuatu diwajahku?”

Jessica menggelengkan kepalanya. “Tidak ada.” aku lalu menganggukan kepalaku mengerti.

 

JESSICA POV

 

Aku berjalan dengan sangat cepat saat aku sudah sampai di tempatku bekerja. Aku menyimpan tas milikku dan langsung berjalan menuju ke ruangan Donghae. Karena aku tahu jika dia belum datang, aku langsung masuk kedalam ruangan itu tanpa mengetuk pintu dulu.

“Dia harus menjelaskan sesuatu.” gumamku.

Belum sempat aku duduk di sofa panjang yang berada di ruangan ini, pintu coklat itu terbuka. Dan pemilik ruangan ini masuk dengan wajah bingung yang dia perlihatkan padaku. Setelah menyimpan tas kerjanya, dia menghampiriku.

“Ada apa kau pagi-pagi sudah diruanganku?”

“Apa kau sudah kehilangan akal sehatmu Lee Donghae-ssi?”

“Apa maksudmu?”

“Bagaimana bisa kau membalas pesan yang Sooyoung kirimkan untuk Kyuhyun oppa?”

Donghae menatapku terkejut. “Ba…bagaimana kau bisa tahu?”

“Aku meninggalkanmu sendirian di rumah sakit semalam. Dan kau bilang jika kau akan menginap disana. Jadi siapa lagi jika bukan kau yang melakukannya?”

Donghae lalu berjalan mendekatiku. Dia memegang pundakku dan menatapku. “Aku tidak punya pilihan lain.”

“Apa maksudmu tidak punya pilihan lain? Kau seharusnya biarkan saja pesan itu. Kau hanya akan memberikan harapan palsu pada Sooyoung.” aku menatapnya tajam. Tapi pria dihadapanku ini hanya menundukkan kepalanya.

“Setidaknya Sooyoung tidak akan lagi merasa cemas tentang keadaan Kyuhyun.” entah kenapa aku setuju dengan apa yang dia ucapkan. “Jika Sooyoung terus-menerus tidak mendapatkan kabar dari Kyuhyun, dia akan merasa sangat cemas dan sedih. Dan aku yakin Kyuhyun tidak mau itu terjadi pada kekasihnya.”

“Tapi apa kau yakin semuanya akan baik-baik saja? Bagaimana jika Sooyoung tahu tentang semuanya?”

“Aku yakin Sooyoung akan tahu tentang semua ini suatu saat nanti. Tapi sebelum itu terjadi, kita harus berusaha untuk membuat Sooyoung tidak merasa cemas dan sedih.”

Aku langsung memeluknya. “Tidak akan terjadi apa-apa kan pada Kyuhyun oppa?”

“Semuanya akan baik-baik saja. Aku mengenal Kyuhyun dengan baik.” aku merasakan dia membelai rambutku.

“Apa yang akan kita lakukan jika Sooyoung tahu tentang keadaan Kyuhyun oppa?”

“Aku juga tidak tahu. Aku benar-benar tidak bisa membayangkan apa yang harus aku lakukan jika hari itu datang.”

 

AUTHOR POV

 

“Kau mau kemana?” tanya Yoona saat melihat Sooyoung memasukkan ponsel dan dompetnya kedalam tas.

“Aku mau pergi ke dokter. Sudah dua hari ini kepalaku sakit. Sepertinya aku akan terkena flu.”

“Kalau begitu hati-hati dijalan.”

Sooyoung menganggukan kepalanya. “Maaf kar’na aku harus pulang lebih dulu.”

“Tidak apa-apa. Bukankah lebih baik kau pulang lebih dulu sekarang daripada kau tidak masuk bekerja kar’na sakit besok?!”

“Kau benar. Kalau begitu aku pergi dulu.” Yoona menganggukan kepalanya.

Sooyoung lalu berjalan keluar dari hotel dan menghentikan sebuah taksi. Jika boleh memilih, Sooyoung sebenarnya Sooyoung lebih memilih untuk naik bus. Tapi kar’na dia takut terlambat, jadi dia memutuskan untuk naik taksi.

Entah kenapa sepanjang perjalanan menuju rmah sakit perasaan Sooyoung tidak tenang. Dia merasa seolah-olah akan ada yang terjadi di rumah sakit nanti.

“Kita sudah sampai nona.”

Sooyoung memandang supir taksi yang membuyarkan lamunannya. “Ne. Gamsahamnida.” Sooyoung lalu menyerahkan beberapa lembar uang dan keluar dari dalam taksi.

Sooyoung merapikan pakaiannya dan berjalan perlahan masuk kedalam rumah sakit. Dia langsung menuju ruang tunggu untuk menunggu namanya dipanggil.

Tiba-tiba, ada yang berhasil menarik perhatiannya. “Bukankah itu Donghae oppa dan Sica?” gumamnya.

Sooyoung langsung bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menghampiri Donghae dan Jessica. Tapi langkahnya terhenti saat dia tanpa sengaja mendengar pembicaraan keduanya.

“Apa eomma Kyuhyun oppa belum datang?” tanya Jessica.

“Sepertinya dia sedang pulang. Ini waktunya Kyumin pulang sekolah. Jadi aku rasa dia pulang untuk menjemput Kyumin.”

“Apa kau sudah mendapat kabar dari dokter?”

“Belum. Dokter bilang keadaan Kyuhyun masih sama. Belum ada perkembangan apapun darinya.”

“Kalau begitu kita cari makanan dulu. Baru kita masuk kedalam.” Donghae menganggukan kepalannya.

Jessica dan Donghae lalu berjalan menjauh dari depan kamar Kyuhyun. Dan tanpa mereka sadari, Sooyoung mendengarkan semua perbicangan mereka tadi.

“Kyu…Kyuhyun op…pa?!”

Dengan langkah gontai Sooyoung berjalan mendekati pintu kamar yang baru saja Donghae dan Jessica tinggalkan. Dia memberanikan diri untuk melihat kedalam ruangan itu melalui sebuah kaca yang ada di pintu berwarna putih dihadapannya. Lutut Sooyoung menjadi lemas saat melihat sosok pria yang sedang terbaring di atas tempat tidur rumah sakit.

Dengan tangan gemetar, Sooyoung membuka pintu besar itu. Dan dengan langkah berat, Sooyoung memasuki ruang rawat itu. Tangisnya langsung pecah seketika saat dia melihat orang yang sedang berbaring dihadapannya sekarang ada Cho Kyuhyun, kekasihnya.

“Wae? Kenapa kau ada disini? Bukankah kau bilang kau sedang bekerja?” tanyanya dengan suara lirih. “WAE OPPA!!!!!” tubuh Sooyoung langsung terjatuh disamping tempat tidur Kyuhyun.

Sooyoung benar-benar tidak bisa menghentikan tangisannya. Hatinya terlalu terluka sekarang. Dia benar-benar takut akan kehilangan pria yang sedang terbaring tidak berdaya di atas kasurnya itu.

Pintu ruang rawat Kyuhyun tiba-tiba terbuka. Donghae dan Jessica yang baru masuk luar biasa terkejut saat melihat Sooyoung terduduk lemas di samping tempat tidur Kyuhyun.

“SOOYOUNG-AH!” Jessica langsung menghampiri Sooyoung dan membawa sahabatnya itu kedalam pelukannya.

“Sica-ya. Kenapa dia ada disini?”

“Tenanglah, Soo.” Jessica lalu memandang Donghae. Donghae hanya menundukkan kepalanya. Dia benar-benar tidak menyangka jika Sooyoung akan tahu secepat ini.

Sooyoung yang merasa suasana sangat hening tiba-toba melepaskan pelukan Jessica. Dengan mata yang masih berlinang airmata, Sooyoung menatap Jessica dan Donghae tajam.

“Kalian berdua sudah tahu ini sebelumnya?”

Dengan berat hati Donghae menceritakan bagaimana Kyuhyun pingsan satu minggu yang lalu karena penyakit jantungnya kambuh. Dan cerita Donghae itu berhasil membuat Sooyoung semakin terpukul.

“Ta…tapi di…a mem..balas pesanku semalam.”

Donghae menundukkan kepalanya. “Mianhae Sooyoung-ah. Itu aku yang melakukannya.”

Sooyoung lalu menatap Kyuhyun. “KENAPA KAU LAKUKAN INI PADAKU CHO KYUHYUN-SSI. SEHARUSNYA AKU TIDAK PERNAH BERTEMU DENGANMU.” tubuh Sooyoung kembali terjatuh.

“SOOYOUNG-AH.” Jessica kembali membawa Sooyoung kedalam pelukannya. “Tenanglah, Soo. Dia akan baik-baik saja.”

“Aku takut Sica-ya. Aku takut kehilangannya.”

 

TBC

 

Maaf kalau masih ada typo(s)…

Ditunggu komentar sama likenya, ya^^

Advertisements

40 thoughts on “Mr. Goodbye Part 15”

  1. Wah sad abis ni part,,
    Sbnrnya hubungan Haesicca to apa cmn sbtas sahabat or spsang kekasih???
    Hadeuhh… Akhirnya ketahuan jg sma Soo tntang kondisi Kyu d Rs.
    Please Mr. Don’t say Goodbye!!!

  2. Ehh udh ketauan bgt ni dri tittle nya pasti kyu bakal mati,please jgn buat mati buat lah happy end sist .. kasian soo nya ditinggalin pas mereka udh ngelakuin itu . Pokonya ga mau tau ya sis harus happy ending 😂
    Gue pling ga bisa baca ff yg hurts gini 😢
    Keep Writing !!!

  3. Akhirnya muncul juga ni ff
    Tapi kurang panjang thor
    Nggak usah nunggu lama lama soo udah tau keadaannya kyu
    Oh iya thor kyumin kemana ya???
    Udah nggak sama soo lagi ya
    Pliss kelanjutannya jangan lama2 ya thor
    Oh iya thor aku mau minta pw sorry to leave you kalau nggak salah itu namanya,boleh nggak?
    Ini id line aku thor kwonsoona08 🙂

  4. ya ampun, sedih bgt part ini… soomya kasian syok tau kyu dirawat… kyu ngga akan meninggal kan? soo sakit flu apa hamil? di tunggu next partnya…

  5. wah bener bener gak ada kyuyoung moment nya …
    kesian banget sii sooyoung , kyuhyun nya juga sih kesian .
    no comment lagi deh .
    yang penting nanti harus happy ending

  6. plis jangan sad end atulah. masa kyu meninggal setelah mereka ngelakuin itu 😦
    kasian nanti kalo sooyoung hamil huhu. plis happy end thorrr. plisss bgt 😉

  7. sedihhh amatt sihhhh… sad ending kahhh??? Jangan sad donggg . 😭😭😭 kasian soo nyaa.. kyu cepetan sadar dongg

  8. Astaga pendek bgt chigu blum puas kyuyoung baru ketemu dan sdh tbc aj aku saat menanti2 part ini ku harap endingny gk sad

  9. Berbohong demi kebaikan. Tapi itu sungguh sungguh berat dan amat sangat menyakitkan biat kedua belah pihak.
    Tetaplah tegar sooyoung, kuatlah dengan cintamu.
    Atau inikah akhirnya? Sama seperti judulnya. Aku merasa ini menuju akhir😔

  10. Bknkah seorang wanita tua pnh b’kt k’pd soo lw org yg d-cintainya akan sll Pergi tp d’saat soo merasa org yg d’cintainya(Kyu)tdk akan kembali lg mk hati soo akan menuntun Kyu u/ kembali ke soo,ach..aq jd psg sendiri dg comentq tp intinya kyu tdk akan kembali kan? Q hrp penyakit Kyu sembuh n Kyuyoung akan kembali b’1. Tdk bsakah ff nya happy ending?
    Btw,part in smakin pendek chingu.

  11. jujur yaa thor, aq merasa alur’ya tetap di tempat, ga maju or mundur.. itu malah sdkit buat bosan.. tapi wlau begitu feel nya dapet ko ^^ nyesek di hati nya tetep terasa.. ditunggu part slanjut’ya ^^

  12. kenapa di setiap kyuhyun sakit pasti sooyoung gk di kasih tau.. trus itu sooyoung knp sakitkah atau sedang hamil??? ahh di tunggu bgt kelanjutannya… si kyumin gk nongol di part ini..

  13. Annyeong….
    Huuwaa….. 😭 sedih aku…..
    klo sampai kenapa-napa mr.cho, lalu gimana nasib sooyoung…? HaeSica, kalian sahabat yg benar-benar baik.
    Gomawo

  14. Ahh ~ berharap banget supaya ending nyaa ga sad thor -,- jangan sad yaa -,- semoga kyuhyun sadar pas tau sooyoung di situ . next ff yaa thor 🙂

  15. Jujur gue jadi males bacanya klo banyak adegan sad nya kayak gini apalagi sad ending. Please jgn buat gue jadi males baca nya huhuhu 😭

  16. Part ini cukup menyedihkan T,T Soo bener2 terpukul, jadinya gue kesel banget sm kyuhyun yg udah tau penyakitan tetep aja maksain kerja.
    Aku juga penasaran sama apasih hubungan antara jessica ama donghae karena dulu cuma dijelasin kalo mereka + kyu itu temenan

    Well, makasih min udah update lagi, semoga ntar lebih cepet (heheh) sama please banget jangan sad ending 🙂

  17. ommo…
    ternyata kyu ngilang tanpa kabar it krn dia kambuh lagi..
    hduchhh kira2 ad gk ya harapan utk kyu sembuh ?
    minimal bsa bkumpul dg keluarga bserta soo..
    next part dtunggu

  18. huwaaaaa maafkan aku yg ga ninggalin jejak di semua part you know gabisa berenti bacaaa!!! mau nangis entar ketawa entar mau nangis lagi gatau lagi lah huhuhu alurnya cepet tp tetep jelas detailnya. yg aku suka ceritanya ga banyak bertele2 dan ya jelas aja gitu maksudnya dan yg paling penting feelnya dapeeeeeett bgttt!! aku suka bgt gimana kyuhyun yg begitu i mean yg pesakitan hahah gatau kenapa suka dia ga berdaya gitu tp malah lgs galau pas abis nonton dramanya-_- wkwkwkw laluuuuu juga yah gatau kenapa degdegan bgt pas donghae bilang dia tidak akan sembuh huwaaaa mau nangis plus degdegan plus merinding asliii bgtttt!!! gatau kenapa ga rela walaupun endingnya gabakal dibikin mati kan???! huhu jangan sampe aku gakuku huhuhu trs ini disini ketawan kan kyuhyun collapse lagi dih gatau lagi lah bakal gimana huwaaaa request dong kyuhyun sooyoung sweet momentnya banyakin lagi hihi asli bisa galau abis2an aku ini kaya pas nonton bongsun hahaha ditungggu selalu lanjutannyaaaaa

  19. ternyata part 15 uda di post 😂 ntu kyu pingsan lagi :’) kapan drama mereka selesai hng :’) kasian soo nya 😥 next ditunggu!! paitingg ^^9

  20. kan kan kann , nyesek thor.. gak tega sma soo eon, knpa mereka semenyedihkn ini, kasian mereka.. jebal thor happy end yahhh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s