chapter

Mr. Goodbye Part 10


surviving-separation1

Author: angelji ( @sparkling25 )

Judul: Mr. Goodbye

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Other cast: Find It

Genre: Romance, Sad

Length: Series

 

ANNYEONG^^

 

Aku mau ngucapin makasih buat kalian yang udah mau ngedoain aku biar cepet sembuh^^. Aku terharu banget loh kar’na kalian bisa ngerti keadaan aku :’)

Maaf ya kalau part kemaren bikin kalian kecewa kar’na ceritanya ngak sesuai harapan kalian sama pendek. Meskipun keadaan tangan aku belum 100% pulih, tapi aku berusaha buat bikin kalian ngak kecewa lagi di part sekarang.

Udah basa-basinya, ya. Sekarang kita langsung mulai aja ceritanya, ya~

 

AUTHOR POV

 

“Lee Yeonhee.”

Sooyoung membulatkan matanya saat mendengar sebuah nama yang keluar dari wanita yang sekarang berdiri hanya beberapa sentimeter darinya itu. Sooyoung langsung memutar kepalanya dan menatap wanita yang sepertinya sama sekali tidak menyadari tatapan Sooyoung padanya.

Wanita dengan rambut coklat terang sepunggung itu terlihat sangat cantik di mata Sooyoung. Tingginya mungkin hanya beberapa sentimeter lebih pendek dari Sooyoung. Wanita itu juga terlihat anggun dengan dress putih selutut dan blazer hitam. Bahkan Sooyoung yang seorang perempuan saja terpukau dengan kecantikan wanita itu.

“Pantas saja Kyuhyun oppa sangat mencintainya.” gumam Sooyoung dalam hati.

                   “Maaf Lee Yeonhee-ssi. Presdir sedang tidak bisa diganggu. Dia ada rapat sepuluh menit lagi. Anda diminta untuk datang lagi besok.” suara Yoona membuat Sooyoung seolah kembali lagi ke dunia nyata.

“Apakah siang ini dia juga sibuk?”

“Sepertinya begitu. Karena sekretarisnya meminta anda untuk datang lagi besok.”

“Baiklah kalau begi…”

“EOMMA!!!!”

Ucapan Yeonhee terputus karena suara teriakan seorang anak kecil yang sekarang sedang berlari menuju meja resepsionis. Bocah itu mengatur nafasnya yang tidak beraturan karena berlari dan tersenyum saat melihat Sooyoung sekarang sedang berada dihadapannya dengan wajah bingung.

“Kenapa kau bisa ada disini pagi-pagi begini?”

“Hari ini sekolahku libur. Jadi aku minta paman Han untuk kemari.” Kyumin tersenyum lebar menunjukkan kebahagiaannya.

“Tapi eomma harus bekerja. Eomma tidak bisa menemanimu bermain.” ucap Sooyoung yang sekarang sudah membawa Kyumin duduk di kursi yang tadi dipakai olehnya untuk duduk.

“Tidak apa-apa. Aku akan diam dan tidak menganggu eomma sampai makan siang.” Kyumin tersenyum lalu mengangkat tangannya untuk menunjukkan jari tulunjuk dan jari tengahnya. “Aku janji.”

Sooyoung mengacak pelan rambut Kyumin. “Baiklah kalau begitu.”

“Apa tidak apa-apa jika saya meninggalkan Kyumin disini Sooyoung-ssi?” Sooyoung tersenyum saat melihat paman Han yang sedang berdiri dihadapannya saat ini.

“Tidak apa-apa paman. Paman pulang saja, nanti aku akan menghubungi appanya.”

“Baiklah kalau begitu.” paman Han lalu menoleh menatap Kyumin. “Jangan ganggu eommamu,ya. Kalau kau nakal, paman akan langsung datang dan mengajakmu pulang.”

“Ne, paman.”

Setelah paman Han pergi, Kyumin dan Sooyoung seolah sibuk dengan dunia mereka berdua. Keduanya bahkan melupakan dua wanita yang sedari tadi hanya bisa memperhatikan keduanya.

“Anakmu lucu sekali.” komentar Yeonhee yang sekarang sedang menatap kebersamaan Sooyoung dan Kyumin.

Sooyoung langsung menatap Yeonhee gugup. “Gamsahamnida.” Sooyoung langsung mengalihkan pandangannya dari Yeonhee. Dia bahkan tidak pernah membayangkan untuk bertemu dengan eomma kandung Kyumin.

“Siapa namamu anak pintar?”

“Cho Kyumin.” mata Yeonhee langsung membulat terkejut. Dia lalu menatap Sooyoung seolah meminta penjelasan. Wanita itu tahu jika nama itu adalah nama putranya, tapi dia tidak pernah sekalipun melihat wajah putranya selama bertahun-tahun.

“Anda baik-baik saja Lee Yeonhee-ssi?” tanya Sooyoung berusaha senormal mungkin.

“Aku…”

“APPA!!!” suara teriakan Kyumin untuk kedua kalinya membuat ucapan Yeonhee terputus. Tiga orang wanita dewasa yang ada dihadapannya langsung menoleh dan menatap seorang pria yang sekarang sedang berjalan menghampiri putranya.

“Kau sedang apa disini?” Kyuhyun lalu menatap Sooyoung yang sekarang sedang berada di hadapannya. “Apa dia sudah lama ada disini?”

“Belum. Dia baru saja datang Presdir.”

“Tadi paman Han mengantarku kesini.”

“Tapi kau bisa menganggu eom…disini.” Kyuhyun langsung menatap beberapa staff yang terlihat bingung karena melihat putranya dekat dengan Sooyoung.

“Kyuhyun oppa?!” Kyuhyun memutar kepalanya dan menatap wanita yang menyebutkan namanya.

“Yeon…Yeonhee?!”

Yeonhee lalu menghampiri Kyuhyun yang masih saja menatapnya dengan tatapan terkejut dan bingung.

“Sudah lama tidak bertemu oppa.” ucap Yeonhee lirih.

Kyuhyun tidak menjawab. Matanya tiba-tiba saja menatap Sooyoung yang sekarang sedang menunduk. Kyuhyun lalu berbalik menatap sekretarisnya.

“Batalkan semua rapat hari ini. Aku harus mengurus sesuatu. Atur ulang jadwal rapatnya.”

“Baik Presdir.” ucap Victoria dan langsung pergi bersama beberapa staff yang ada disamping dan belakangnya. Beruntung rapat hari ini tidak terlalu penting. Jadi Victoria tidak perlu memikirkan alasan-alasan rumit untuk membatalkan rapat.

Kyuhyun kemudian kembali menatap Sooyoung yang sekarang sudah menggenggam tangan mungil Kyumin.

“Ikut denganku!” ucap Kyuhyun yang sudah menggenggam tangan Sooyoung yang tidak digenggam Kyumin.

“Tapi saya masih harus bekerja.”

“Ini perintah!” Sooyoung bisa melihat keseriusan dari mata Kyuhyun.

“Ba..baik Presdir.”

“Oppa tunggu!” Yeonhee menahan lengan Kyuhyun yang akan pergi.

“Ada apa?” tanya Kyuhyun dingin.

“Aku ingin bicara denganmu.”

“Aku ada urusan. Sebaiknya kau membuat janji dengan sekretarisku.”

“Tapi aku…”

“Aku harus pergi Lee Yeonhee-ssi.”

Tanpa menunggu respon dari Yeonhee, Kyuhyun langsung menggendong Kyumin dan menarik tangan Sooyoung.

“Jika ada yang mencari Sooyoung, Bilang dia sedang pergi denganku.” ucap Kyuhyun pada Yoona yang terlihat sangat bingung dengan apa yang baru saja terjadi dihadapannya.

“Baik Presdir.”

 

SOOYOUNG POV
“Oppa baik-baik saja?” tanyaku hati-hati. Karena sejak kami keluar dari hotel, dia sama sekali tidak mengeluarkan suaranya. Bahkan sekarang dia hanya meminum kopinya tanpa mengucapkan apapun. Kyumin yang terus saja mengomel, bahkan harus memandang appanya kesal karena tidak menjawab semua ucapannya.

Kyuhyun mengangkat kepalanya dan menatapku. “Hmm. Aku baik-baik saja.”

Aku menghela nafasnya pelan. “Kyumin-ah. Mainlah disana. Eomma mau bicara berdua dengan appa.” Kyumin mengangguk lalu pergi menuju tempat bermain yang masih ada di kafe yang sekarang mereka datangi.

Lalu aku beranjak dari tempat duduknya dan duduk disamping Kyuhyun. “Aku seharusnya tidak menghindari Yeonhee. Seharusnya aku bisa menghadapinya.” Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi.

Aku lalu memeluk Kyuhyun lembut. “Aku tahu semua itu tidak mudah untukmu. Kau akan bisa menghadapinya suatu saat nanti.” ucapku lembut.

Kyuhyun lalu melepaskan pelukanku. Dia lalu menatapku dengan tatapan lirih. “Aku lelah Sooyoung-ah. Aku lelah dengan pikiranku tentang Yeonhee.”

“Aku tahu kau bisa melupakannya.” aku tersenyum. “Aku akan membantumu.”

“Kau sudah sarapan? “

“Sudah. Memangnya kenapa?”

“Aku belum sempat sarapan.” Kyuhyun lalu melirik ke arah Kyumin sekilas lalu kembali menatapku lagi. “Tadinya aku mau meminta Sekretaris Song untuk membelikan sarapan. Tapi kar’na sekarang kita sudah ada disini, bagaimana kalau kita sarapan saja disini?”

“Tapi aku sudah sarapan.”

“Kalau begitu temani aku saja.” Kyuhyun lalu memanggil pelayan dan memesan dua porsi makanan.

“Bukankah sudah aku bilang jika aku sudah sarapan?!”

“Untuk Kyumin. Aku yakin dia belum sarapan. Anak itu tidak akan mau sarapan kalau dia akan pergi ke hotel. Kar’na dia selalu ingin sarapan denganku.” aku tersenyum.

“EOMMA, APPA TOLONG AKU!!!!” aku dan Kyuhyun langsung menoleh ke arah suara Kyumin yang berteriak. Mata kami berdua membulat saat melihat tubuh mungil Kyumin sekarang sedang dipeluk oleh seseorang di luar kafe.

Aku dan Kyuhyun langsung berlari menghampiri Kyumin yang saat ini sedang menangis.

“APA YANG KAU LAKUKAN????!!!!!” Kyuhyun langsung melepaskan pelukan Yeonhee dari Kyumin dan memberikan Kyumin ke pelukanku.

“AKU INGIN MEMELUK ANAKKU!”

“BAGAIMANA MUNGKIN KAU MENYEBUTNYA ANAKMU SETELAH ENAM TAHUN KAU MENINGGALKANNYA TANPA PEDULI DENGAN KEADAANNYA?! APA SEKARANG KAU INGIN MENJADI IBU UNTUKNYA?” Kyuhyun menghela nafasnya kasar. “KAU BAHKAN TIDAK PANTAS UNTUK DISEBUT SEBAGAI IBUNYA!”

“Oppa tenangkan dirimu. Ingat jika kau baru dua hari keluar dari rumah sakit. Disini juga banyak orang.” aku mengelus pundak Kyuhyun perlahan.

Yeonhee lalu mendekati Kyumin yang masih terisak digendonganku. “Kyumin-ah ini eomma.”

“Eomma, bibi ini dari tadi terus mengatakan jika dia adalah eommaku. Aku takut eomma!” Kyumin langsung mengeratkan pelukannya padaku dan menenggelamkan kepalanya ke pundakku.

“SIAPA KAU? KENAPA PUTRAKU MEMANGGILMU EOMMA?!”

“Tenangkan dirimu Yeonhee-ssi. Orang-orang memperhatikan kita.”

“AKU TIDAK PEDULI.” tangisan Yeonhee semakin keras. “Aku hanya ingin memeluk putraku.” ucapnya lirih.

“Kita pergi.”

“Tapi oppa.” Kyuhyun berbalik dan menatapku tajam. Dan aku tahu jika itu artinya aku tidak boleh membantah ucapannya. “Ne.” kataku akhirnya.

Kami bertiga berjalan masuk kedalam kafe untuk mengambil jas milik Kyuhyun dan tas milik Kyumin. Kyuhyun juga membatalkan pesanannya. Dia lalu mengambil Kyumin dari gendonganku dan memasukkannya ke dalam mobil.

“Oppa, sudahlah. Yeonhee-ssi sudah tidak ada disini lagi. Lagipula Kyumin sudah tidak menangis lagi.” ucapku saat melihat wajah tegang Kyuhyun.

“Kenapa dia harus kembali?” katanya lirih.

“Semuanya akan baik-baik saja. Aku janji.” aku tersenyum. “Aku akan selalu mendukungmu.”

“Eomma aku lapar.” aku menoleh menatap Kyumin dan tersenyum.

“Eomma sebenarnya membuatkan bekal untuk kalian berdua. Tapi eomma menyimpannya di hotel.” aku lalu menatap Kyuhyun. “Oppa bisakah kita kembali ke hotel? Aku ingin mengambil tas dan bekal yang aku buat.”

“Arraseo.” aku bisa melihat senyuman Kyumin.

“Tahan sebentar, ya!”

“Ne eomma.” aku bisa melihat Kyuhyun tersenyum tipis.

 

SOOYOUNG POV

 

Aku bangkit dari kasur dimana Kyumin sedang tidur sekarang. Aku lalu menghampiri Kyuhyun yang sedang duduk di ruang TV rumahnya. Aku begitu kagum dengan rumah pribadinya. Rumah ini bahkan tiga kali lebih mewah dari rumah-rumah mewah yang biasa aku lihat di drama-drama di TV.

“Kyumin sudah tidur.” kataku saat yang sekarang sudah duduk disamping Kyuhyun.

Kyuhyun tidak menjawab. Tapi tiba-tiba saja dia menjatuhkan kepalanya di bahuku. Aku cukup terkejut dengan apa yang dia lakukan, karena aku memang sudah lama tidak memiliki seorang kekasih. Jadi aku sedikit gugup dengan apa yang dia lakukan sekarang.

“Aku juga mengantuk.”

“Kalau begitu tidurlah dikamar. Aku harus pulang. Sica pasti mencariku.”

“Aku sudah menghubungi Donghae. Aku menyuruhnya untuk bilang pada Sica jika kau ada disini.”

“Benarkah? Tapi aku tetap saja harus pulang. Ini sudah malam.”

Aku bisa merasakan Kyuhyun menggelengkan kepalanya. “Tidak boleh. Kau harus menginap disini malam ini.”

“Ne?”

“Aku tidak akan berbuat apa-apa. Kau tidak perlu khawatir.”

Aku terkekeh pelan. “Aku yakin kau tidak akan melakukan apa-apa. Aku hanya tidak nyaman harus tidur dirumah seorang pria.”

“Bukankah kau tinggal di apartemenku?”

“Tapi itu berbeda. Aku tinggal bersama Sica. Dan kau juga tidak tinggal disana.”

“Aku tidak mau mendengar penolakan! Pokoknya kau harus menginap disini malam ini.”

Sooyoung menghembuskan nafas kesal. “Aku tidak tahu jika Presdir dingin menyebalkan yang selama ini aku kenal itu bisa bersikap manja seperti ini.”

Kyuhyun tiba-tiba langsung mengangkat kepalanya dari bahuku. Aku lalu memandangnya bingung. “Aku tidak suka saat ada yang menyebutku manja.” ucapnya dengan wajah yang jelas sekali terlihat kesal. Aku lalu tertawa saat melihat ekspresi wajah Kyuhyun yang menurutku menggelikan. “Wae? Kenapa kau tertawa?”

“Wajahmu itu terlihat sangat menggelikan oppa.” aku kembali tertawa.

“YAK CHOI SOOYOUNG!”

“Aku benar-benar tidak bisa menghentikan tawaku oppa.”

“Berhenti tertawa Sooyoung-ah. Kau membuatku malu.”

“Tapi aku tidak bisa berhen…”

Ucapanku terputus saat aku merasakan bibir Kyuhyun sekarang sudah berada tepat diatas bibirku. Aku sempat terkejut, tapi beberapa detik berikutnya aku menutup mataku dan membalas ciumannya perlahan. Setelah beberapa menit, Kyuhyun melepaskan ciuman kami dan tersenyum lembut.

“Apa kau tahu kalau kau itu sangat cerewet nona Choi?!” aku langsung mencubit lengannya. “AWW!”

“Kau tetap saja menyebalkan.” ucapku lalu bangkit dari sofa yang tadi kami berdua duduki.

“Kau mau kemana?”

“Pergi kekamar Kyumin.”

“Wae?”

“Aku mau tidur.”

“Tapi kenapa harus disana? Kau kan bisa tidur bersamaku.”

“Dalam mimpimu tuan Cho!” aku langsung kembali berjalan ke kamar Kyumin tanpa menghiraukan Kyuhyun yang terus saja memanggil namaku.

 

AUTHOR POV

 

Kyuhyun tersenyum saat melihat Sooyoung keluar dari dalam mobilnya. Pria itu lalu membuka kaca jendela mobilnya.

“Hari ini aku tidak bisa makan siang denganmu. Makan sianglah dengan Yoona.”

“Ne Presdir.”

Kyuhyun kembali tersenyum. “Kalau begitu aku duluan.” Sooyoung hanya mengangguk.

Sooyoung lalu berjalan menuju hotel. Dan saat masuk kedalam hotel, Sooyoung melihat Yoona sudah siap di belakang meja resepsionis.

Sooyoung akhirnya memutuskan untuk langsung menghampiri Yoona tanpa harus pergi ke lokernya terlebih dahulu.

“Kau datang pagi sekali.” ucapnya.

“Ini sudah jam delapan kurang sepuluh menit nona Choi. Dan kau bilang aku datang pagi sekali?”

“Tapi biasanya aku duluan yang datang.”

“Mungkin kau terlalu sibuk mengurusi suami dan putramu itu pagi ini. Jadi kau lupa waktu.” Yoona tertawa ringan.

“Apa maksudmu dengan suami? Aku bahkan belum memikirkan hal itu.”

“Tapi kalian berdua tampak seperti keluarga bahagia saat bersama.”

“Menggelikan.” Sooyoung lalu duduk dikursinya. “Ngomong-ngomong. Apakah kau sudah bertemu lagi dengan pria yang kau ceritakan kemarin itu?”

“Belum.”

“Wae?”

“Kemarin saat kau pergi bersama dengan Presdir dan putranya itu. Aku diminta Taeyeon sunbaenim untuk menyalin data. Jadi aku tidak bisa mencarinya.” Yoona menghela nafasnya. “Kemarin aku bahkan harus lembur.”

“Lalu kenapa kau tidak menghubungiku?”

Yoona menatap Sooyoung lalu menarik salah satu sudut bibirnya. “Aku tidak mau mengganggu kegiatanmu dengan Presdir.” bisiknya menggoda Sooyoung.

Sooyoung langsung memukul lengan Yoona. “YAK! Aku bahkan tidur dikamar Kyumin. Bagaimana kau bisa mengatakan hal-hal seperti itu?!”

“Benarkah?”

“Hmm.”

Yoona menatap Sooyoung tidak percaya. Tapi Sooyoung justri hanya membalasnya dengan tatapan polos yang membuat Yoona mau tidak mau percaya dengan ucapan temannya itu.

“Yoona-ssi, Sooyoung-ssi.” kedua gadis itu menoleh. “Apakah kalian bisa membantu saya?”

“Tentu saja sunbaenim.” ucap Yoona.

“Kami akan mengajukan beberapa pertanyaan pada tamu hotel. Dan kami membutuhkan tambahan orang. Apa kalian bisa membantu?”

“Tentu saja.”

“Kalau begitu ikut dengan saya sekarang.”

“Sekarang? Lalu siapa yang akan menjaga meja resepsionis?”

“Nanti saya akan mengurusnya.” Yoona dan Sooyoung hanya mengangguk mengerti.

Sooyoung dan Yoona lalu mengikuti Taeyeon untuk mengambil kertas-kertas yang akan mereka berikan sebagai pertanyaan. Setelah mendapatkan kertas yang mereka butuhkan. Yoona dan Sooyoung pergi ke lantai sepuluh seperti yang diperintahkan oleh Taeyeon.

“Kita mulai dari mana?” tanya Yoona yang bingung.

“Kita mulai dari kamar ujung itu saja.” Yoona mengangguk setuju.

Yoona dan Sooyoung memulai pekerjaan mereka. Setelah sekitar dua jam, akhirnya sekarang hanya tinggal satu kamar saja yang tersisa.

“Ternyata ini lebih melelahkan dari dugaanku.” keluh Sooyoung.

“Kau benar.”

Sooyoung dan Yoona kemudian merapikan tampilan mereka dan mengetuk pelan pintu kayu dihadapan mereka.

“Kenapa lama sekali?” gerutu Yoona karena pintu dihadapannya itu tidak kunjung terbuka bahkan setelah lebih dari lima kali dia dan Sooyoung mengetuknya.

“Siapa?” tiba-tiba terdengar sebuah suara dari balik pintu coklat itu.

“Kami pegawai hotel.” ucap Sooyoung.

“Baiklah tunggu sebentar.”

Sooyoung dan Yoona saling memandang lalu tersenyum kecil mengingat pekerjaan mereka akan selesai sebentar lagi.

Pintu itu lalu terbuka dan memperlihatkan seorang pria dengan kaos putih polos dan celana jeans biru. “Maaf tadi saya sedang di kamar man…” laki-laki itu tidak bisa menyelesaikan kalimatnya saat matanya menatap sosok Sooyoung. “Choi Sooyoung?!” gumamnya.

Sooyoung lalu mengangkat kepalanya dan menatap lelaki yang baru saja menyebutkan namanya itu. Mata Sooyoung membulat sempurna. “Si…Siwon oppa….” ucapnya terkejut.

Tanpa banyak berpikir, Sooyoung langsung berlari meninggalkan Siwon yang masih terkejut dan Yoona yang terlihat bingung.

“SOOYOUNG-AH KAU MAU KEMANA???!!!!”

“Ada apa Yoona-ssi?” suara Kyuhyun tiba-tiba saja terdengar disamping Yoona.

“Pres…Presdir.”

“Apa yang terjadi?”

“Saya juga tidak tahu Presdir. Sooyoung tiba-tiba saja berlari.”

“Memangnya kena…” kata-kata Kyuhyun terhenti saat melihat sosok Siwon. Pria yang pernah dia lihat dan dia ketahui sebagai sebagai oppa Sooyoung.

“Aku akan mencarinya.” Kyuhyun langsung berlari tanpa memperdulikan orang-orang yang memandangnya bingung.

“PRESDIR ANDA MAU PERGI KEMANA?” teriak Victoria. Tapi Kyuhyun sudah terlanjur pergi. Dan suara teriakannya sama sekali tidak berguna.

 

TBC

 

Gimana? Ngak sependek part sebeumnya, kan?! Sedikit info, sebenernya ending dari FF ini udah ada di otak aku bahkan dari pertama kali aku nulis FF ini. Tapi kar’na ngeliat komen-komen dari kalian selama ini. Aku jadi agak sedikit ragu sama ending yang selama ini aku pikirin. Tapi kita liat aja nanti deh hehehe….

Maaf kalau masih ada typo, ya^^

Ditunggu komentar sama likenya^^

Advertisements

45 thoughts on “Mr. Goodbye Part 10”

  1. Keren bgts aduhh kalau lagi baca ff bgus itu rasany gk mau berhenti walaupun panjang terasa vcpt kalau sdh tbc pengen cpt bca lgi gomawo chigu karna post part ini cpt aku jga suka kyuppa tdk memperdulikan yoonhee ku harap perasaan kyuppa bsa smakin cnta sma sooeoni dan melupakan yoonhee untuk rencana endingny ku harap bsa berakhir happy ending o’iya aku jga suka bagian kyuppa manja dgn sooeoni

  2. G istirhat bentar buat tgs eh ketemu next partnya…bahaya lee yeon hee udah kembli…komen agak melenceng gara2 mata 1/2 kebuka nih…next part ditunggu ya😄😪👍👍

  3. Mudaha mudahan kyuhyun gak tergoda sama yeonhee ya , hehehe
    Itu sooyoung kenapa lari lihat siwon oppa ?

  4. thorr kayaknya ff mu dibikin segimana panjang juga terasa pendekk ..salahin diri sendiri thor bikin ff kok bagus bangettt!!!
    gereget banget !!
    next part semoga banyakin part nya sooyoung kyuhyun kyumin nya ya .ditunggu secepatnya hehehe

  5. Takut kyu balikan sama yeonhee tapi setidaknya udah nggak terlalu taku lagi soalnyakan kyumin takut sama yeonhee
    Tapi kemungkinan kyu sama yeonhee balik lagi karna liat kyu belum berani menghadapi yeonhee
    Maaf ya thor di part ini kayaknya kurang greget bacanya
    Next part mudah2 greget ya thor 🙂
    Maaf ya thor nggak ada maksud menyinggung
    Makasih ya thor udah ngelanjut ini ff dengan cepet pinginnya sih besok part 11 nya kalau bisa ini hari juga tapi mengingat authornya lagi cedera jadi harus bersabar
    Cepet sembuh ya thor 🙂
    #buset panjang banget coment aku
    Maaf thor 🙂

  6. Tegang banget. Jangan2 namja yg dimaksud yoona siwon oppa kali ya. Di sini ada couple kyuyoung, haesica, yoowon. Please thor jangan sad ending. Bikin happy ending ya.

    Next part ditunggu

    O ya thor, bagaimana keadaannya, udah baikan kagak ? Semoga cepet sembuh

  7. semoga kyu ngga tergoda sama si yeon hee… soo kok kabur dari siwon? knp? itu kyu lari larian gpp? ntar kalo sakitnya kambuh gmn? makin penasaran aja… di tunggu nextnya thor… gws ya tor… semoga udh bener” pulih…

  8. Min ff nya bagus banget,apa lagi moment kyuyoungnya bikin senyum sendiri,masih penasaran sama soo dan siwon,jangan lama2 nya min ditunggu lo kelanjutannya!

  9. Kirain kyumin knapa-napa, ehh ternyata cuma dpeluk sama yeonhee, tp bguslah kyumin tkut sama eomanya sndiri jd sedikit menutup kemungkinan kyuhyun balikan lg:D makinn penasaran eonnditunggu part selanjutnya ya^^

  10. sumpah jantungku berdegup pas baca part 10 ini… semoga aja happy ending ya thor.. biarkan didunia ff mereka happy ending… aku takut di part 11 si yonhee ngapa-ngapain sooyoung dan aku selalu seneng klo liat Kyumin manggil Sooyoung dengan sebutan eomma

  11. duh keren thor ceritanya 🙂 walau udah panjang tetap ceritanya berasa pendek saking asyikny baca. dan terima kasih karna sudah mau berusaha menulis walau keadannya belum pulih.

  12. Yak ampun kenapa dy mesti dateng lagi.. mudah mudahan kyuhyun enggak goyah ia. Dan kyuhyun sama sooyoung cepet nikah.

  13. Haduhhhhh .. kalau udh baca ff yg asyik + seru itu rasanya gk mau baca yg ada tulisan TBC nya …
    Yeonhee knpa kau kembali .. aduhhh .. thor bikin happy end yaa.. entah knpa rasanya gk ikhlas dehh kalau sad end .. next part banyakin moment kyuyoungnya yaa kalau bisa.. cepet sembuhhh authornimm

  14. Takut yeonhee ngehancurin hubungan kyuyoung.. kaget pas tau sooyoung ketemu sama siwon .. jadi penasaran banget . Semoga happy ending .

  15. Makin rumitt aku belom menemukan adanya penyelesaian konflik di sini, setelah yeonhee malah ada siwon
    Ditunggu banget yaa chingu lanjutannya. Fightiiing 🙂

  16. Yalah gmn gk kesel dah 6 th nglntrin anaknya skg mlh mau ngmbil anaknya.
    Emang bner kt Yoona Kyuyoung mmng pas jg Pasutri n jg anaknya s imut Kyumin…
    Konfliknya mkin ksini mkin rumit aja…
    Mksih y Chingu dah d bla²in d post pdhal kmu blm pulih keshtanya.

  17. Omo soo udah ketemu sama siwon,si yoonhee seenaknya aja sih.
    Author please harus happy end ya kyuhyun sama sooyoung

  18. Hayoloh pd muncul sma org” dimasa lalu nya ….. Smg kyuyoung bs cpt nikah ,,,, knp yeonhee kembali ?? Dasar dy udh ninggalin ankny skrg dy pengen meluk ankny … Dtunggu next eon fighting 🙂

  19. Aku baca ff ini sampe senyum2 sendiri kkkk
    Udahlah padahal kyuyoung nikah aja udah cocok banget ditunggu part selanjutnya thor^^

  20. semoga happy ending ini ff ga kebayang kalo kyuhyun balik lagi sama eommanya kyumin huft bakalan kecewa banget pengen liat kyuyoung nikah. ceritanya bagus cuma agak pendek aja tiap partnya tapi gpp sih ditunggu part selanjutnya. semangat authornim 😀

  21. asaan ga kerasa bacanya bikin senyum senyum sendiri .. mau dimana pun ff kyuyoung pasti kyu agak manja aissh bikin meleting… aku tinggu kelanjutanya

  22. Isshh kenapa kamu kembali lagi Yeon hee? Please jgn buat Yeonhee jd orang ketiga. Sekali2 klo ada part yg kyuyoungnya mau pisah jgn pake orang ketiga, tapi pake konflik aja gitu kyk di drama2 Korea.

  23. aq lupa klo si Kyu pernah ktemu sama siwon itu ada di part brapa -_- maka.ya aq bingung..
    konflik’ya mulai muncul hahaha ditunggu next chapt.ya ^^

  24. Feelnya dapet banget,semoga g sad ending karna kalo sad ending jadi ga bagus ceritanya…buat soo sama kyu nikah terus yoonheenya usir aja ngapain sih dia balik lagi huhu…gws ya thor semoga tabgannya pulih cepet…

  25. Kayaknya baru komen lagi, maafkan ka.
    Btw itu setan bisa galau juga yah, dia udah mulai nyaman sama sooyoung tapi eh mantan malah balik lagi. Terus kyumin enteng banget yah sama ibu sendiri kayak gitu, eh ibu nya pan sooyoung yah. Ka, jangan dibuat mati yah si kyu nya. Jangan dibuat mati secara tenang maksutnya. Ehehehe. Tapi kalau bisa sih happy end dong yah ka ehehe, semangat menulis ka. Ditunggu kelanjutannya😁😁

  26. Akhirnya nongol juga ni ff ,aq dah lama nunggu ,, keren thorr,,, soo eonni lari nya jangan kenceng kenceng nanti jatuh lhoo hehehe ,next thorr . .

  27. Annyeong…
    Nah lo 😮 ada Wonppa, yak ampun, kemaren Yeonhee, sekarang Siwon, apa yg akan terjadi ya..? 😕
    Gomawo to authornim, yg walau masih cidera tetap mampu berkarya dengan bagusnya, jeongmal gomawo…..
    Semoga cepat sembuh ya dan sehat selalu, aamiin

  28. takut kyu balikan sama yoonhee, trus nasib soo eonnie gimana? apa siwon oppa bkal berbuat jahat lg sma soo eon? ahhh semngt author nim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s