chapter

Mr. Goodbye Part 7


surviving-separation1

Author: angelji ( @sparkling25 )

Judul: Mr. Goodbye

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Other cast: Find It

Genre: Romance, Sad

Length: Series

 

ANNYEONG^^

 

Seperti yang aku janjiin sebelumnya. Sekarang aku balik lagi sama part yang baru. Cepet kan ya^^ Kar’na ini hari libur, jadi aku pikir aku update sekarang aja. Lagian juga udah jadi ini hehehe

Sebelumnya aku mau ngucapin terima kasih buat kalian yang udah mau baca, komentar sama like. Yah meskipun yang komentar atau like segitu-gitu aja, tapi ngak apa-apa deh. Mungkin kalian yang udah sempetin baca masih TERLALU SIBUK buat nyempetin komentar atau like :/

Buat kalian yang mau baca part-part sebelumnya atau mungkin FF aku yang lain, bica cari di Daftar Fanfic.

Sekarang kita mulai aja ya ceritanya.

 

AUTHOR POV

 

Sooyoung menghembuskan nafas kesalnya berulang kali. Dia benar-benar kesal karena bus yang dia tunggu tidak juga datang. Ini sudah lebih dari setengah jam dia menunggu. Tapi bus yang biasanya datang setiap lima belas menit sekali itu tidak kunjung datang.

Tin tin

                   Sooyoung nyaris berteriak saat mendengar suara klakson mobil yang sekarang berhenti dihadapannya. Ternyata rasa kesalnya membuat dia tidak menyadari kapan mobil itu datang.

Kaca mobil itu terbuka dan memperlihatkan sosok seorang pria yang beberapa jam lalu mampu membuatnya terkejut bukan main dengan fakta tentang kehidupannya.

“Kyuhyun oppa?!” Sooyoung tersenyum ramah.

“Kenapa kau belum pulang?”

“Bus yang aku tunggu belum datang.”

“Kalau begitu naiklah. Akan aku antarkan pulang.”

“Tidak apa-apa. Aku naik bus saja.”

“Tidak apa-apa. Lagipula aku juga mau melewati jalan yang sama denganmu.” Kyuhyun menyadari Sooyoung ragu dengan tawarannya. “Apa kau mau terus menunggu? Bukankah kau harus bekerja lebih pagi besok?”

Sooyoung mengangguk pelan membenarkan ucapan Kyuhyun. “Baiklah kalau begitu.”

Sooyoung berjalan menuju pintu mobil dan membukanya pelan. Dia lalu duduk dan memasang sabuk pengaman. Setelah melihat Sooyoung selesai memakai sabuk pengaman, Kyuhyun baru melajukan mobilnya.

Suasana sangat sepi di dalam mobil. Baik Kyuhyun maupun Sooyoung tidak ada satupun yang mengeluarkan suaranya. Mereka terlalu sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.

Kring kring

                   Ponsel Sooyoung yang berdering mampu membuat kedua orang yang sekarang duduk di dalam mobil itu seolah tersadar jika mereka tidak sendirian dalam mobil itu.

Sooyoung mengambil ponsel yang ada dalam tasnya dan tersenyum saat melihat nama ‘Jessica’ tertera dalam layar ponselnya.

‘Ne?’

                   ‘Kau dimana Soo?’

                   ‘Aku sedang dijalan. Ada apa?’

                   ‘Aku hanya bertanya. Kau belum juga pulang, jadi aku takut terjadi sesuatu padamu.’

                   ‘Tidak, aku sedang dijalan.’

                   ‘Baiklah kalau begitu. Hati-hati dijalan.’

                   ‘Ne.’

                   “Nugu?” tanya Kyuhyun saat Sooyoung sudah kembali memasukkan ponselnya ke dalam tas.

Sooyoung menoleh lalu tersenyum. “Nona Jung.” Kyuhyun tersenyum.

“Dia pasti khawatir kar’na kau belum sampai rumah, kan?”

“Hmm. Dia memang sahabat yang sangat baik.” Sooyoung lalu menatap Kyuhyun. “Oppa!”

“Hmm.”

“Apakah Donghae-ssi sudah punya kekasih?”

Kyuhyun menoleh sekilas. “Wae? Apa kau menyukai Donghae?”

Sooyoung menggelengkan kepalanya. “Bukan. Tapi aku pikir jika Sica menyukai Donghae-ssi. Sica terlihat sangat nyaman saat bersamanya. Dia juga beberapa kali menceritakan jika Donghae-ssi sangat perhatian padanya.”

“Aku juga merasakan hal yang sama.” Sooyoung tersenyum. “Kau mau minum kopi dulu?” tanya Kyuhyun saat matanya melihat sebuah kafe yang berada beberapa ratus meter dari mobilnya sekarang. Tulisan besar kafe itu menarik perhatian Kyuhyun.

“Boleh. Aku juga sebenarnya belum terlalu ingin pulang .” Kyuhyun tersenyum mendengar jawaban Sooyoung. Dan meskipun ini bukan pertama kalinya Sooyoung melihat Kyuhyun tersenyum padanya, tapi sesuatu dalam diri Sooyoung membuatnya kembali merasakan sesuatu yang sangat aneh.

Kyuhyun lalu membawa mobilnya ke depan kafe yang tadi dilihatnya. Keduanya lalu turun dari dalam mobil dan berjalan memasuki kafe.

Kyuhyun dan Sooyoung lalu memilih meja di yang terletak agak sedikit  kedalam agar mereka tidak terganggu dengan orang-orang yang berlalu-lalang.

“Oppa sudah pernah datang kemari?” tanya Sooyoung saat keduanya sudah selesai memesan kopi yang akan mereka minum.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya pelan. “Aku baru melihatnya tadi.” Sooyoung hanya mengangguk mengerti. “Sooyoung-ah!” Sooyoung menatap Kyuhyun. “Boleh aku minta nomor ponselmu? Agar aku bisa dengan mudah menghubungimu.”

“Tentu saja.”

Keheningan kembali menyeruak diantara Kyuhyun dan Sooyoung setelah itu bahkan sampai minuman mereka sudah ada di hadapan mereka, kedua orang yang bahkan belum genap tiga bulan berkenalan itu sama sekali tidak mengeluarkan suaranya. Mereka terlalu bingung harus mengatakan apa pada satu sama lain.

“Oppa…” Sooyoung menatap Kyuhyun ragu. Kyuhyun lalu menatap Sooyoung yang terlihat sedang merangkai kata-kata yang tepat untuk menanyakan sesuatu pada Kyuhyun.

“Ada apa? Ada yang ingin kau tanyakan?”

“Apakah istrimu tidak sedang menunggumu saat ini?” Sooyoung langsung mengalihkan padangannya dari Kyuhyun setelah kalimat tanyanya selesai.

Kyuhyun sempat menatap Sooyoung tidak mengerti. Tapi detik berikutnya, dia mengangkat salah datu sudut bibirnya. “Aku tidak memiliki istri.” jawab Kyuhyun dingin.

Sooyoung menatap Kyuhyun bingung.‘Bukankah tadi ada seorang anak yang jelas-jelas memanggilnya ‘appa’? Lalu kenapa pria itu mengatakan jika dia tidak memiliki istri?’ batin Sooyoung.

“Wae?”

“Lalu anak bernama Cho Kyumin itu?”

“Dia anakku.” Kyuhyun lalu menatap Sooyoung yang terlihat bingung. “Aku dan ibu anak itu sudah berpisah.” Kyuhyun kembali fokus pada kopi dihadapannya. Dia menggaduk kopi itu perlahan.

“Maafkan aku. Aku tidak bermaksud untuk menyinggung perasaanmu.” Kyuhyun menatap Sooyoung yang sekarang sedang menundukkan kepalanya.

“Kau tidak perlu merasa bersalah sama sekali. Kau bahkan tidak melakukan apapun. Jadi untuk apa kau meminta maaf.” Kyuhyun meminum kopinya perlahan. “Apa Jessica tidak menceritakan apa-apa tentang diriku?”

“Aniyo. Memangnya apa yang harus diceritakan oleh Sica?”

“Tidak ada.” Kyuhyun mengalihkan padangannya dari Sooyoung. “Habiskan kopimu. Sica pasti khawatir kar’na kau belum juga sampai.” Sooyoung mengangguk.

 

SOOYOUNG POV

 

Aku membuka pintu apartemen dan melihat Jessica yang sedang sibuk menyaksikan drama di TV. Aku membuka sepatuku dan menggantung jaket milikku di dekat pintu. Setelah memakai sandal rumah, aku langsung berjalan menghampiri Jessica yang tampaknya tidak menyadari kedatanganku.

“Aku pulang!”

Jessica menoleh dan langsung menatapku tajam. “Kenapa kau baru sampai? Bukankah tadi kau bilang sudah ada di jalan?”

“Kyuhyun oppa mengajakku minum kopi dulu.”

“Kyuhyun oppa?” aku bisa melihat raut wajah bingung di wajah gadis bermarga Jung itu.

“Hmm. Jika tidak ada Kyuhyun oppa, aku tidak tahu kapan aku bisa sampai disini.”

“Wae?”

“Bus yang biasa aku tunggu tidak juga datang. Dan untung saja Kyuhyun oppa datang dan mengajakku pulang bersama.” jelasku.

“Oh.” Jessica mengangguk-anggukan kepalanya. Dia lalu mengalihkan pandangannya kembali menatap layar TV yang ada dihadapannya. “ Apa kau sudah makan?” tanyanya tanpa menoleh.

“Aku tidak lapar.” aku lalu berjalan menuju kamarku. “Aku mandi dulu.”

“Hmm.”

Aku langsung masuk kedalam kamar dan mengambil handuk untuk mandi. Setelah beberapa menit, aku keluar dengan baju tidurku. Aku melihat Jessica masih sibuk dengan drama yang dia tonton. Aku langsung duduk disampingnya tanpa mengeluarkan suara apapun.

Kami berdua menyaksikan drama yang ditayangkan TV tanpa mengeluarkan suara sedikitpun. Tapi tiba-tiba saja sesuatu membuatku menoleh ke arah Jessica.

“Sica-ya!”

“Hmm.” responya tanpa menoleh

“Aku ingin bertanya sesuatu.”

“Apa?” dia masih tidak menatapku.

“Aku ingin bertanya tentang Kyuhyun oppa.”

Jessica lalu menoleh. “Apa yang ingin kau tanyakan?”

Aku menatap Jessica ragu. “A…apakah kau tahu jika Kyuhyun oppa sudah menikah?”

Aku melihat wajah Jessica yang terkejut. “Bagaimana kau bisa tahu?”

“Aku bertemu dengan anaknya tadi.”

“A…anak?”

“Hmm. Anak yang bernama Cho Kyumin itu tadi datang ke hotel dan aku bertemu dengannya. Lalu Kyuhyun oppa mengatakan jika itu adalah anaknya.”

Jessica menghela nafasnya. “Dia memang sudah menikah.” dia lalu menatapku. “Tapi anak itu bukan anak kandungnya.”

“Ne?” Jessica lalu menceritakan tentang kehidupan Kyuhyun yang katanya dia ketahui dari Donghae. Aku menghela nafas berat sesaat setelah Jessica mengakhiri ceritanya. “Hidupnya benar-benar sulit.”

“Itu juga yang pertama kali aku pikirkan saat mendengar Donghae oppa menceritakan tentang Kyuhyun oppa padaku.”

“Apakah wanita itu tidak pernah kembali?”

“Entahlah. Aku tidak berani untuk menanyakannya. Itu terlalu pribadi.” Jessica lalu menatapku. “Sudahlah ini sudah malam. Sebaiknya kau tidur. Bukankah besok kau masih harus bekerja?!” aku mengangguk pelan.

 

AUTHOR POV

 

Sooyoung membungkuk pelan setiap kali melihat ada tamu yang datang di depan pintu aula hotel sekarang. Dia juga tersenyum ramah pada setiap tamu yang datang.

“Sooyoung-ssi!” Sooyoung menoleh.

“Oh Taeyeon sunbaenim. Ada apa?”

“Bisa tolong ambilkan bingkisan yang ada di ruang tunggu keluarga? Persediaan disini sudah mau habis.”

“Baiklah akan saya ambilkan.”

Sooyoung lalu berjalan menuju lift untuk naik ke lantai tiga. Dan saat pintu lift akan tertutup, seseorang menahan pintu lift. Sooyoung lalu tersenyum dan membungkuk pelan saat melihat Kyuhyun sekarang sedang ada dihadapannya.

“Selamat pagi Presdir.”

Kyuhyun menolah dan tersenyum. “Selamat pagi Sooyoung-ssi.”

“Selamat pagi sekretaris Song.” Sooyoung kini beralih pada gadis yang membawa beberapa berkas disamping Kyuhyun.

“Selamat pagi Sooyoung-ssi.” Victoria lalu menatap Sooyoung. “Kau sedang sibuk Sooyoung-ssi?” tanyanya.

“Tidak juga. Hari ini hanya ada satu acara pernikahan. Jadi hari ini saya tidak terlalu sibuk.” Sooyoung tersenyum.

“Kalau begitu selamat bekerja.”

“Ne. Untukmu juga.”

Pintu lift lalu terbuka di lantai tiga. Sooyoung lalu maju selangkah dan membungkuk perlahan pada Kyuhyun dan Victoria. “Saya duluan Presdir, sekretaris Song.”

“Ne.” ucap keduanya bersamaan.

Sooyoung lalu berjalan menuju ruangan yang dimaksud oleh seniornya tadi. Tapi belum sempat dia masuk kedalam ruangan itu, ponselnya berdering.

Beep beep

Sooyoung memandang ponselnya bingung saat nama Kyuhyun tertera sebagai orang yang mengiriminya pesan.

                   ‘Apa kau mau makan siang denganku nanti?’

                   ‘Tentu saja. Kau mau makan siang dimana?’

                   ‘Bagaimana kalau restoran kemarin?’

                   ‘Baiklah. Nanti kita bertemu disana.’

                   Sooyoung lalu memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku bajunya. Dia lalu masuk dan mengambil barang yang dia butuhkan.

_

_

Sooyoung menatap Kyuhyun yang sekarang sedang memakan salad di hadapannya. Kyuhyun yang menyadari tatapan itu lalu mengalihkan padangannya pada Sooyoung.

“Wae? Kenapa kau menatapku seperti itu?”

“Apa kau bisa kenyang hanya dengan makan salad itu?”

“Menurutmu?”

“Tentu saja tidak. Mana mungkin orang akan kenyang hanya dengan makan salad sayuran seperti itu.” Sooyoung terlihat sangat kesal. Namun gadis itu berusaha keras untuk mengontrol emosinya.

“Aku sedang tidak selera makan.”

Sooyoung mengangkat kepalanya. “Wae?”

“Pekerjaan membuat selera makanku hilang.”

“Kalau begitu cobalah untuk makan masakan rumah.”

“Masakan rumah?”

“Jika aku tidak sedang selera makan kar’na banyak pekerjaan, aku akan makan masakan rumah.”

“Tapi aku tinggal sendirian di rumah.”

Sooyoung lalu tampak berpikir. “Kalau begitu aku akan membuatkan makanan rumah untukmu besok.” Sooyoung menatap Kyuhyun sambil tersenyum.

“Ne?”

“Aku akan memasak untukmu. Aku akan membuatkan bekal sampai selera makanmu kembali.”

“Terserah kau saja.” Kyuhyun lalu kembali sibuk memakan saladnya.

Selang beberapa menit, Kyuhyun dan Sooyoung sudah menyelesaikan makanan mereka. Keduanya lalu berjalan keluar dari restoran dan menuju mobil Kyuhyun yang terparkir tidak jauh dari restoran itu.

“Sooyoung-ah?!” Sooyoung dan Kyuhyun menoleh.

“Yoo…Yoona?!”

“Kau sedang apa disini? Bersama dengan…” mata Yoona membulat sempurna saat dia melihat Kyuhyun berdiri dihadapannya tanpa ekspresi. “…Presdir?!”

“Ah itu…kar’na…aku tidak sengaja bertemu di…sini tadi dengan Kyu…Kyuhyun oppa.” Sooyoung benar-benar merasa otaknya lumpuh sekarang. Dia tidak bisa memikirkan satu ide pun untuk menghindar dari Yoona.

“Kyuhyun oppa?” ekspresi wajah Yoona menunjukkan jika dia bingung dan juga terkejut.

“Maksudku Presdir Cho.” Sooyoung tersenyum kikuk.

“Kau tidak perlu seperti itu dihadapannya.” Kyuhyun akhirnya membuka suaranya. Tapi hal itu justru membuat Sooyoung kesal. “Ini bukan di tempat kerja. Jadi untuk apa kau menyembunyikan hubungan kita? Bukankah dia juga temanmu?”

“Hu…hubungan apa maksudmu? Yoona bisa salah paham.” Sooyoung lalu menatap Yoona khawatir. Dia takut jika Yoona salah paham dengan ucapan Kyuhyun. “Ini tidak seperti yang kau pikirkan. Jangan anggap serius ucapannya.”

“Sudahlah.” Kyuhyun menatap Sooyoung malas.

“OPPA!!!!”

“Wae? Kau bahkan meralat ucapanmu saat memanggilku oppa tadi. Tapi sekarang kau justru memanggilku oppa sambil berteriak.” Sooyoung tertawa tidak percaya dengan sikap pria menyebalkan dihadapannya itu.

“Yoona-ya, kau jangan salah paham ya.”

“Yoona-ssi!”

“Ne Presdir.” Yoona memandang Kyuhyun.

“Apakah kau baru mau makan siang?”

“Ne.”

“Kalau begitu makanlah. Aku tidak mau perdebatan bodoh ini mengganggu makan siangmu. Kau bisa menanyakan apa yang sebenarnya sedang terjadi sekarang pada Sooyoung nanti. Sekarang aku sedang ada urusan lain dengan Sooyoung.”

“Ne Presdir.”

“Ayo kita pergi!”

“Tapi…”

“Aku bilang ayo kita pergi.” Sooyoung memandang Yoona dan tersenyum getir. Tapi Yoona justru tersenyum lembut padanya.

 

KYUHYUN POV

 

Aku sesekali meliirik Sooyoung yang masih terdiam tanpa mengeluarkan suaranya sedikit pun. Aku lalu membawa mobilku ke bahu jalan dan menghentikannya. Saat itu, Sooyoung menolehkan kepalanya untuk menatapku.

“Kenapa berhenti?”

“Aku minta maaf.” aku melihat Sooyoung menatapku bingung. “Maaf kar’na aku membuat temanmu itu salah paham.”

“Aku memang kesal padamu. Tapi aku rasa Yoona akan mengerti dengan penjelasanku.” Sooyoung menghela nafasnya. “Lagipula dia juga tahu jika aku tinggal di apartemenmu.”

“NE?”

“Wae? Toh aku tinggal disana dengan Sica bukan denganmu. Jadi tidak apa-apa kan kalau aku mengatakan itu padanya.”

“Apa kau bisa dengan mudah mengatakan hal-hal pribadimu pada orang lain?” tanyaku kesal.

“Tentu saja tidak. Aku tidak mengatakan pada Yoona bagaimana kau mengancam akan mendobrak pintu kamarku saat aku kesal padamu.”

“Aigoo, Choi Sooyoung-ssi. Kau benar-benar menggelikan.”

“YAK!!!”

“Sudahlah. Kita sudah sampai. Sebaiknya kita sudahi perdebatan tidak berguna ini.” aku lalu melepaskan sabuk pengamanku dan turun.

“Sebenarnya apa yang mau oppa beli di toko mainan seperti ini?” tanya Sooyoug setelah keluar dari mobil.

“Hadiah.”

“Untuk sia…” aku memandangnya yang tidak menyelesaikan kalimatnya.

“Wae?”

“Apakah kau membeli hadiah untuk Kyumin?” aku mengangguk. “Tapi kenapa kau mengajakku kemari? Kau kan appanya, kau pasti lebih tahu apa yang disukainya tanpa harus repot-repot membawaku kemari.”

“Aku tidak pernah membelikan hadiah untuknya. Selama ini kalau bukan orang tuaku, Donghae yang akan membelikan hadiah untuk Kyumin.”

“Wae?”

“Aku tidak punya waktu.”

“Bukan kar’na dia bukan anak kandungmu?” aku melihat Sooyoung langsung menunduk setelah dia menyelesaikan kalimatnya. “Mianhae.”

“Jadi kau sudah tahu?”

“Aku tidak bisa mencegah diriku untuk mencari tahu. Maaf kalau kata-kataku salah.”

“Tidak. Tapi kalau itu yang kau pikirakan…” aku menatapnya. “Kau salah.”

“Ne?”

“Dia memang bukan anak kandungku. Tapi aku tidak pernah merasa seperti itu. Dengan melihatnya bahagia setiap kali bertemu denganku dan memanggilku ‘appa’, membuatku merasa jika dia adalah anak kandungku.” aku melihat Sooyoung tersenyum.

“Kalau begitu ayo kita masuk. Jam istirahatku sebentar lagi aka berakhir.” aku mengangguk pelan

Belum sempat kami berdua membuka pintu toko yang kami tuju. Tiba-tiba aku merasa seseorang menarik jasku.

“APPA!!!!” Kyumin memanggilku dan tersenyum dengan senyuman lucu yang menunjukkan barisan gigi kecilnya yang rapi seperti yang biasa dia tunjukkan.

“Kyumin? Bagaimana kau bisa ada disini?”

“Aku ingin beli permen kapas. Dan paman Han mengantarkanku ke toko itu.” Kyumin lalu menunjuk sebuah toko permen yang berada tidak jauh dari tempat kami sekarang. “Lalu aku mengenal pakaian appa, jadi aku berlari untuk melihat appa.” ucapnya sambil tersenyum.

“Lalu sekarang dimana paman Han?”

“Aku disini tuan muda.” aku menoleh dan melihat pria paruh baya yang menjadi supir Kyumin sedang tersenyum padaku.

Aku tersenyum. “Kau sehat paman?”

“Seperti yang kau lihat tuan muda. Aku sangat sehat.”

“Oh! Kau noona yang waktu itu. Kau noona yang kata paman Donghae bisa aku panggil eomma.” suara Kyumin membuatku kembali menatapnya.

“Ne? Eomma?” Sooyoung lalu memandangku.

“Donghae memang suka meracuni hal-hal aneh pada Kyumin.”

“Jadi apa aku bisa memanggilmu eomma? Aku sudah punya banyak noona, tapi aku tidak punya satupun eomma. Jadi apa aku bisa memanggilmu eomma.”

“Kyumin hentikan. Sooyoung noona bisa merasa tidak nyaman.”

“Tidak apa-apa oppa.” Sooyoung lalu berlutut untuk mensejajarkan tingginya dengan Kyumin. “Apa kau sangat ingin memanggilku eomma?”

Kyumin menganggukan kepalanya antusias. “Tentu saja. Pasti asik. Semua temanku memiliki eomma, tapi aku tidak.” aku melihatnya menunduk. Tapi detik berikutnya dia kembali mengangkat wajahnya. “Tapi kalau kau menjadi eommaku. Aku bisa bilang pada semua temanku jika aku sekarang punya eomma.”

Sooyoung mengacak rambut Kyumin pelan. “Kalau begitu kau bisa memanggilku eomma mulai sekarang.”

“Benarkah?” Kyumin lalu melompat-lompat kegirangan. “YEA, YEAH AKU PUNYA EOMMA!!!!” Kyumin lalu menatap paman Han. “Paman Han aku punya eomma.”

“Iya Kyumin-ah.”

“Apa tidak apa-apa?” tanyaku pada Sooyoung yang sekarang sudah kembali berdiri.

“Tentu saja. Lagi pula tidak ada yang salah dengan sebutan ‘eomma’ itu.” jawabnya sambil tersenyum.

“Gomawo.”

 

TBC

 

Maaf kalau masih ada typo ya, aku coma edit satu kali doang soalnya hehehe….

Ditunggu komentar sama likenya ^_^

Advertisements

40 thoughts on “Mr. Goodbye Part 7”

  1. yeay cepet update… makin seru aja… si yoo mau dipanggil eomma sama kyumin… moga hubungan soo sama kyu makin lancar… kyu baik hatinya, dia nganggep kyumin anak kandungnya… ditunggu nextnya…

  2. Akhirny setelah menunggu ini part 7 di post jga abisny aku lagi suka2nya bca ff ini jdi selalu nungguin kelanjutannya aku aj smpai buka wp KSI tiap hari bwt ngecek soalny ceritanya makin kesini makin seruh jadi smkin pengen baca dan baca terus selalu bikin penasaran next part di tnggu chigu dan ku harap bsa lebih panjang lagi biar puas bacanya next partny ku harap cpt di postny ya

  3. hai kak.. gw pmbaca bru… gw ska ff.a kak..
    it klw kyumin pnggil sooyoung’eomma’ bsa” kyuhyun nikah btulan mha sooyoung… tpi it mlah bkin gw ska.. fighting lnjut.a…

  4. Gk krsa ps baca Udah TBC aja.
    Well Kyuhyun datar aja liat Yoona yg salah pham ma Hubngan Kyuyoung.
    Dan se kecil Kyumin sneng bgt pas Soo mau d pnggl Eomma, to tndanya lampu hijau bwt Soo jdi Eomma bneran Kyumin.
    Trus kpn pngkpan prsaan Kyu ke Soo,,
    Next part ttep d tunggu, klo bsa yg cepet da gk pnjangan ya Chingu
    #Ngrep bgt…

  5. Seru seru eon ,,,,, lucu kyumin y …. Tp kshn dy ditinggalin ibunya sndr ….. Y ampun ada y org ky gt,,,, smg cpt bs bersatu kyuyoung nya hihii fighting eon 🙂

  6. tambah seru bgt ff nya.. part 8 nya di percepat ya thor soalnya suka bgt sama ff ini.. apalagi pas Kyumin manggil Sooyoung dengan sebutan Eomma… ahhh suka bgt… semangat ya thor

  7. Baru sekarang ngerti cara buat koment.. hahaha
    ceritanya itu lo bkin greget.. next nya d tggu chingu

  8. bersambung.. lagi asik asik baca. tp enggak papa udah apdet aja udah bersyukur . soo ngasih kode apa emang suka sama anak kecil. jangan jangan kyuhyun makin jatuh cinta lagi. hahhahaha mudah mudah an mereka jadian. trus di part berikut nya banyak kyuyoung momend nya.. ditunggu kelanjutan nya

  9. Setiap baca pinginnya lama-lama terus..lgi seneng-senennya baca nih apalagi posnya nggak terlalu lama2 amat…greget banget sama tikahnya kyuyoung. Next part ditungguya

  10. Seneng banget sama ff ini
    1. Ceritanya ngga buat bosen
    2. Bikin gemes banget sama kelakuan pemain di ff ini
    3. Cepet banget buat ngepost ff nya
    Kepengen banget besok udah di post part 8 nya ya thor kkkk
    semangaatttt

  11. Huhuhu makin seru ni ceritanya
    Maunya ntar kyumin datang ke kantor kyuyoung terus ,manggil soo”eomma”

  12. Aahh ceritanya makin seru aja, bikin senyum” sndiri pas baca. kyumin lucu bgt manggil eomma ke soo, ditunggu kelanjutannya ya chingu^^

  13. Next, menuju berbau pernikahan nih soalnya anak kyu udh mulai manggil eomma jd tinggal bbrp lgkh lagi jd pasangan kkkkkkk ~

  14. aishh si kyumin seneng banget pas di bolehin manggil eomma ke soo.. aku tunggu kelanjutanya ni ff bikin mesem mesem sendiri

  15. konfilk nya kurang nih (?) #menurutakusih hehe ._.V
    pengen ad ‘bumbu2 pedas’ gitu yg bikin ff ini tmbh seru hehe #sarandoang
    thor jadi kyu sakit apa ya ? •_•
    penasaran, ditunggu author hwaiting!

  16. OH my god look that your story so cool!!!
    well gua baru baca part ini dan ya ini kerenn menurut gue dri segi cerita ini Wow bgt dan sejauh ini gue blom liat typo sma sekali . Gue juga pgn baca semua karya lu di sini boleh dong ya😊😊 but di next chap gue harap si di percepat . !!!

  17. OH my god look that your story so cool!!!
    well gua baru baca part ini dan ya ini kerenn menurut gue dri segi cerita ini Wow bgt dan sejauh ini gue blom liat typo sma sekali . Gue juga pgn baca semua karya lu di sini boleh dong ya😊😊 but di next chap gue harap si di percepat . !!!

  18. yaaa ampun aq ketinggalan 3chapt -_-
    makin seru ajaaa xD KyuKyu itu sebuah kode dr sooyoung xD ahh kyuhyun ga peka kkkk *uupss ditunggu next chap.ya ^^

  19. yah gak kerasa pas baca udah tbc aja nih, saking seruny ff ini, next part.ditunggu thor 🙂 penasaran suasana pas kyuyoung sadar kalau mereka sama sama jatuh cinta

  20. Suka bnget sama ni ff .. sampe** baca aja gk kerasa udah tbc .. kyumin udh manggil soo eomma .. haduhhh seneng bgt .. gmna ya sma yoona yg sprtinya akan salah paham .. haaa

  21. thor jgn bikin sya diatas awan dengan cerita begini klo ujung”nya nanti sad end.. hiksss..
    semoga jd keluarga bahagia kyu pa soo eon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s