chapter

Mr. Goodbye Part 5


surviving-separation1

Author: angelji ( @sparkling25 )

Judul: Mr. Goodbye

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Other cast: Find It

Genre: Romance, Sad

Length: Series

 

ANNYEONG^^

Aku balik lagi!!!!!!!! Cepet kan aku baliknya?????? Aku bikin ini cepet kar’na ide aku lagi banyak banget buat cerita kali ini. Meskipun aku ngak tahu kalian bakalan suka atau ngak, tapi aku berusaha yang terbaik buat bikin lanjutannya hehehe.

Dan kar’na Insane udah selesai. Aku jadi bisa lebih fokus sama cerita ini dan konsentrasi aku buat nyari ide ngak akan terpecah lagi kayak sebelumnya.

Seperti biasa buat kalian yang baru baca pertama kali atau mungkin lupa sama cerita sebelumnya bisa klik disini :

PART 1PART 2PART 3PART 4

Udah kali ya ngomongnya. Sekarang kita mulai ceritanya…

 

AUTHOR POV

 

“Presdir? Choi Sooyoung?” Sooyoung dan Kyuhyun berbalik dan melihat Victoria Song sekretaris Kyuhyun sedang berdiri dihadapan mereka dengan wajah terkejut dan bingung. Sooyoung spontan menjauh dari Kyuhyun. Sementara Kyuhyun terlihat diam saja tanpa menunjukkan ekspresi apapun.

“Sekretaris Song?! Apa yang sedang anda lakukan disini?” tanya Sooyoung mencoba mencairkan suasana canggung diantara mereka bertiga.

Victoria menoleh ke arah Sooyoung. “Aku sedang berbelanja. Kalian berdua juga sedang belanja?” tanyanya.

Sooyoung mengangguk cepat. “Ne. Tadi saya bertemu Presdir di depan supermarket.”

“Benarkah?” Victoria lalu memandang kalung yang Sooyoung pakai.

“Presdir tadi membantu saya memperbaiki kalung saya yang mau lepas.” Sooyoung memalingkan wajahnya. ‘Alasan macam apa itu?’ batinnya.

Victoria tersenyum singkat. “Kenapa kau seformal itu dengan sekretaris Song? Ini bukan dikantor.” ucap Kyuhyun tiba-tiba.

Sooyoung memandang Kyuhyun bingung. “Mungkin kami hanya terlalu canggung kar’na jarang bertemu oppa.” Sooyoung tersenyum singkat pada Kyuhyun.

“Oppa?!” ucap Victoria tanpa sadar.

Sooyoung yang menyadari itu langsung membulatkan matanya dan berpikir keras untuk mencari alasan. “Oppa? Siapa oppa?”

“Tadi sepertinya aku mendengarmu memanggil Presdir dengan sebutan ‘oppa’.”

Sooyoung tertawa kikuk. “Mana mungkin aku memanggil Presdir dengan sebutan oppa?! Itu mustahil kan Presdir?” Sooyoung melotot pada Kyuhyun meminta pada pria itu untuk bilang ‘iya’. Tapi sepertinya Kyuhyun sama sekali tidak mengerti dengan maksud Sooyoung. “Iyakan Presdir?” Sooyoung menyikut Kyuhyun.

“Hmmm.” Sooyoung lalu kembali tersenyum kaku pada Victoria.

“Maafkan aku sekretaris Song. Aku harus membeli bahan makanan. Kalau tidak nanti temanku bisa marah besar, dan aku tidak mau dia marah-marah.”

“Baiklah. Aku juga sudah mau pulang. Senang bertemu dengan kalian berdua.” Victoria lalu membungkuk sebentar dan pergi.

Sooyoung menghela nafas lega karena Victoria sudah pergi. Sooyoung lalu menatap Kyuhyun kesal. Dia kesal karena Kyuhyun hanya diam saja tanpa membantunya mencari alasan agar Victoria tidak curiga pada mereka berdua.

“Wae?” tanya Kyuhyun yang menyadari pandangan mata Sooyoung.

“Kau menyebalkan Cho Kyuhyun!”

“Apa kau baru saja memanggilku Cho Kyuhyun?” tanya Kyuhyun tidak percaya.

“Ne. Memangnya kenapa? Tidak suka?” Sooyoung memandang sebal lalu meninggalkan Kyuhyun yang sekarang sedang menatapnya tajam.

“Gadis aneh.” katanya lalu mengikuti Sooyoung dari belakang.

Sooyoung langsung keluar dari dalam mobil Kyuhyun begitu mobil Kyuhyun sudah terparkir. “Apa oppa mau masuk?” tanya Sooyoung setelah keluar.

“Hmmm. Donghae bilang dia ada didalam, jadi dia memintaku untuk mampir.” Sooyoung tersenyum mendengar jawaban Kyuhyun. Setidaknya dia tidak harus membawa empat kantong belanjaan sendirian. “Apa yang ada dalam pikiranmu sekarang?” tanya Kyuhyun curiga karena Sooyoung tersenyum tiba-tiba.

“Apa? Aku tidak memikirkan apapun.” Sooyoung langsung mengambil dua kantong belanjaan di hadapannya.

“Hey, Choi Sooyoung. Lalu bagaimana dengan dua kantong belanjaan ini?”

Sooyoung menoleh. “Tentu saja kau yang membawanya.”

“Ne?”

“Aku mohon oppa. Tanganku sudah sakit sekali kar’na di supermarket tadi kau bahkan tidak membantuku mendorong trolley.

“Aish, baiklah.” Kyuhyun langsung keluar dari dalam mobil setelah mengambil dua kantong belanjaan yang lain.

 

SOOYOUNG POV

 

“Oh, kalian berdua sudah sampai?” tanya Jessica saat aku dan Kyuhyun sudah masuk kedalam apartemen. Aku hanya mengangguk. Sementara Kyuhyun langsung duduk disamping Donghae yang sedang sibuk dengan ponselnya. “Apa kau membeli semua yang aku pesan?” tanya Jessica.

“Semuanya nona Jung.”

“Aku memang selalu bisa mengandalkanmu nona Choi.” Jessica lalu berbalik menatap Kyuhyun. “Kau mau aku buatkan sesuatu oppa?” tanya Jessica.

Kyuhyun menoleh lalu menggelengkan kepalanya. “Aku tidak akan lama. Besok aku ada rapat jam 8.” katanya.

“Kalau begitu besok kau pergi dengan Sooyoung saja lagi.” aku membulatkan mataku mendengar apa yang Jessica ucapkan.

“Ti…Tidak usah. Aku bisa pergi sendiri.” kataku canggung. Kyuhyun lalu menatapku. “Aku bisa naik bis besok.”

“Apa kau punya kepribadian ganda?” tanya pria bermarga Cho itu dengan nada dingin.

“Ne?”

“Kau terus saja mengomel saat di supermarket dan parkiran tadi. Tapi sekarang kau justru bersikap canggung seperti itu padaku.” Jessica dan Donghae yang mendengar itu langsung tertawa.

“Kau harus tahu jika Kyuhyun oppa akan mengatakan semua hal yang ada dalam pikiranku begitu saja.” aku memandang Kyuhyun kesal.

“Tapi dia memang wanita aneh!”

“YAK CHO KYUHYUN-SSI!!!!” aku langsung masuk kedalam kamarku sambil membanting pintu.

“Sooyoung-ah buka pintunya.” aku mendengar Jessica mengetuk pintu kamarku. “Soo, buka pintunya. Kyuhyun oppa tidak bermaksud seperti itu.” aku tidak menghiraukan panggilan Jessica yang masih mengetuk pintu kamarku.

“Sooyoung-ah maafkan aku.” aku bisa mendengar suara Kyuhyun dari balik pintu. “Kalau kau tidak mau membuka pintunya. Aku akan mendobrak pintu ini.”

“Apa katanya? Mendobrak? Bagaimana kalau pintunya rusak? Ah, iya aku lupa kalau ini apartemen miliknya. Tapi kalau pintunya rusak, kamar ini tidak akan memiliki pintu.” aku bergumam sendiri. “Aish, pria itu benar-benar menyebalkan.”

“Choi Sooyoung aku tidak main-main!” aku langsung berlari menuju pintu dan membukanya.

“Aku sudah membukanya.” aku menatap Kyuhyun tajam. “Apa sekarang kau puas Presdir Cho?” tanyaku penuh dengan penekanan.

Aku melihat Kyuhyun menarik salah satu sudut bibirnya. “Kau ternyata mudah sekali dibujuk.”

“Itu semua kar’na aku tidak mau memiliki kamar yang tidak ada pintunya.” aku lalu berjalan melewatinya untuk mengambil air minum.

“Kalian berdua sepertinya menjadi lebih dekat hanya dalam waktu kurang dari 24 jam.” aku memandang Donghae yang baru saja mengeluarkan suaranya.

“Dekat katamu? Apa jika aku berteriak padanya dan dia mengancamku dengan hal bodoh lalu mengejekku itu dikatakan dekat?” tanyaku sambil melirik Kyuhyun yang sekarang sudah kembali duduk di sofa.

“Sudahlah oppa jangan menggoda mereka. Kalau kau terus menggodanya, aku membutuhkan waktu lebih dari dua hari untuk membuat perasaannya menjadi lebih baik.” kata Jessica. Aku memandang mereka bertiga malas lalu meminum air yang baru saja aku tuangkan kedalam gelas.

Aku langsung masuk kedalam kamar dan mengganti pakaianku. Tidak lama aku kembali keluar dan menuju pintu tanpa mengatakan apapun pada Kyuhyun yang sedang menonton TV. Sementara Donghae dan Jessica tidak terlihat disana.

“Kau mau kemana?” suara pria menyebalkan yang beberapa saat lalu membuat darahku naik itu sama sekali tidak aku hiraukan. “Aku bertanya padamu Choi Sooyoung-ssi.” aku langsung memakai sepatuku dan sudah siap untuk membuka pintu sebelum pria menyebalkan itu menahan lenganku.

“Apa maumu?” tanyaku kesal.

“Aku bertanya kau mau kemana?!”

“Mencari udara segar. Terlalu lama disini membuat otakku tidak karuan.” ucapku dingin.

Tiba-tiba dia melepas genggamannya dan mengambi jaket yang yang dia gantung di dekat pintu. Dia lalu berjalan mendahuluiku.

“Kau mau kemana? Pulang?” tanyaku bingung.

“Kau baru saja marah-marah. Dan aku tidak mau terjadi apa-apa pada orang lain kar’na aku yakin emosimu sedang tidak baik sekarang.”  ucapnya. “Apa kau akan terus berdiri disini terus? Bukankah kau bilang mau mencari udara segar?”

Aku mengerang kesal lalu berjalan mendahuluinya. Aku bisa mendengar dia tertawa dibelakangku.

 

JESSICA POV

 

“Oppa apa kau yakin tidak akan apa-apa jika kita meninggalkan mereka berdua di apartemen?” tanyaku khawatir.

“Semuanya akan baik-baik saja Sica-yah.” jawab Donghae santai.

“Tapi mereka baru saja bertengkar oppa.”

“Percayalah padaku semuanya akan baik-baik saja nona Jung.” Donghae lalu merangkul bahuku. “Sebaiknya kita pergi ketaman dekat apartemen Kyuhyun. Setidaknya kita bisa mendengar suara dari sana jika terjadi sesuatu.”

Aku tertawa tidak percaya. “Apartemen Kyuhyun oppa ada di lantai 18. Bagaimana mungkin kita bisa mendengar suara dari atas sana oppa.” ucapku malas.

“Bisa saja, kan?” Donghae lalu menepuk pundakku. “Sudahlah ayo.” dia lalu mendorong tubuhku pelan.

Kami berdua membicarakan beberapa hal saat sedang berjalan-jalan disekitar taman. Donghae memang sosok yang cukup terbuka, berbeda dengan Kyuhyun yang sangat tertutup. Sebenarnya Kyuhyun adalah sosok yang sangat hangat, tapi Kyuhyun seolah memiliki berjuta-juta rahasia dalam hidupnya. Kami bertiga memang cukup dekat. Tapi aku bahkan tidak tahu Kyuhyun pernah berkencan atau mungkin sekedar teman dekat.

“Apa yang sedang kau pikirkan?” tanya donghae membuyarkan semua pikiranku.

Aku menggeleng pelan. “Tidak ada.”

“Kau tidak bisa berbohong padaku Jessica Jung!”

Aku memangdang Donghae ragu. “Oppa!” panggilku pelan. Donghae memandangku. “Apakah aku boleh bertanya sesuatu?” tanyaku pelan.

“Tentu saja.”

Aku menarik nafas dalam dan memandang Donghae. “Apakah Kyuhyun oppa pernah berkencan dengan seorang wanita?” aku langsung melihat perubahan raut wajah Donghae.

“Ke…Kenapa kau tiba-tiba bertanya tentang hal itu?”

“Aku sudah mengenalnya hampir lima tahun. Tapi aku tidak pernah sekali pun melihatnya bersama dengan seorang wanita.”

“Bukankah kau wanita?” aku tahu dia bergurau, tapi cara dia mengatakannya terdengar sangat dingin.

“Oppa aku serius!” ucapku kesal.

Donghae lalu menghembuskan nafasnya pelan. Dia seperti sedang menimbang sesuatu. “Aku akan memberitahukan sesuatu padamu.” dia memandangku serius. “Tapi janji jangan tanyakan apapun pada Kyuhyun setelah aku mengatakan ini padamu. Berpura-puralah kau tidak tahu apa-apa.”

“Wae?”

“Berjanji saja dulu.”

“Baiklah. Aku berjanji tidak akan bertanya apapun pada Kyuhyun oppa.” Donghae langsung menatapku dengan tatapan yang tidak bisa aku artikan.

“Dia tidak hanya pernah berkencan atau memiliki kekasih.” Donghae menghela nafasnya. “Dia…” Donghae terlihat sedang mengumpulkan keyakinannya untuk mengatakan kelanjutan kalimatnya padaku.

“Dia?” aku benar-benar tidak sabar dengan apa yang akan dia katakan.

“Kyuhyun pernah menikah.”

“NE? A…pa kau  bilang? Me… me…menikah?”

“Itu terjadi enam tahun yang lalu. Kyuhyun mencintai seorang wanita bernama Lee Yeonhee. Tapi wanita itu justru mencintai pria lain. Kyuhyun akhirnya menyerah dan melepaskan wanita pertama yang mengisi hatinya.”

“Lalu? Dia menikah dengan wanita lain kar’na kecewa dengan wanita bernama Lee Yeonhee itu?”

Donghae menggelengkan kepalanya. “Dia menikahi Yeonhee.”

“NE?” aku kembali terkejut dengan ucapan Donghae. “Ba…bagaimana bisa?”

“Yeonhee hamil di luar nikah. Dan pria yang menghamilinya tidak mau bertanggung jawab. Malam itu, malam dimana kehidupan Kyuhyun mulai hancur. Yeonhee mendatanginya dan memohon agar Kyuhyun bersedia untuk menikahinya. Yeonhee mengancam bunuh diri, dan Kyuhyun menyetujui permintaan Yeonhee kar’na dia tahu Yeonhee bukan orang yang bisa main-main dengan ucapannya.”

“Lalu?”

“Yeonhee hanya ingin status dari Kyuhyun. Setelah upacara pernikahan mereka selesai, Yeonhee tidak pernah sekalipun menjadi istri untuk Kyuhyun. Dan setelah anaknya lahir, Yeonhee tiba-tiba pergi meninggalkan Kyuhyun dengan anaknya.”

“Anak?”

Donghae menatapku. “Cho Kyumin. Bocah kecil yang bahkan tidak tahu jika Kyuhyun hanyalah seorang pria asing yang dituntut untuk membesarkannya.”

“Lalu dimana anak itu sekarang? Aku tidak pernah melihatnya. Saat aku kerumah Kyuhyun oppa juga tidak ada anak kecil disana.”

“Kyuhyun menitipkan anak itu pada orang tuanya. Kyuhyun tidak bisa 24 jam bersama Kyumin. Jadi dia memutuskan untuk menitipkan Kyumin pada orang tuanya. Dia hanya menemui Kyumin saat akhir pekan.”

“Aku tidak tahu jika Kyuhyun oppa harus hidup seperti itu.”

“Aku selalu berharap ada seorang wanita yang sanggup untuk menghapus luka Kyuhyun. Dia adalah pria yang terlalu baik untuk merasakan semua rasa sakit ini.”

“TOLONG!!!! AKU MOHON SIAPA SAJA TOLONG KAMI!!!!” kami langsung mencari siapa yang berteriak malam-malam begini.

“Itu disana.” kataku saat melihat ada dua orang yang berdiri beberapa ratus meter dari kami.

“Itu Sooyoung dan Kyuhyun.” ucap Donghae dan berhasil membuat kami berdua langsung berlari menuju Kyuhyun dan Sooyoung.

 

 

AUTHOR POV

 

“Sooyoung-ah!” Sooyoung langsung memandang Jessica dan Donghae

“Sica-ya. Tolong bantu Kyuhyun oppa. Aku terus berteriak tapi tidak ada satu pun yang datang untuk menolong.” Sooyoung terus menangis saat menjelaskan apa yang terjadi.

“Apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Donghae.

 

FLASHBACK ON

 

“Pergilah. Aku akan mengambil mobilku.” ucap Kyuhyun.

“Tapi aku hanya ingin jalan-jalan saja.”

“Memangnya siapa yang mau mengajakmu bersamaku?”

“Ne?”

“Bukankah tadi aku bilang pada Sica jika aku ada rapat jam 8 besok? Aku yakin kau mendengarnya.” Sooyoung mengangguk polos. “Jadi aku tidak mungkin terus disini dan menemanimu yang tidak tahu mau pergi kemana.”

Sooyoung terlihat kesal dengan ucapan Kyuhyun. Dia langsung memalingkan wajahnya. “Apakah kau tahu jika kau adalah pria paling menyebalkan yang pernah aku temui selama hidupku. Jika kau bukan Presdir ditempatku bekerja, aku pasti sudah….”

“Ah….” ucapan Sooyoung terputus saat melihat Kyuhyun memegangi dadanya dan terlihat kesakitan.

“Oppa! Kyuhyun oppa! Kau kenapa?” tanya Sooyoung panik.

“Ah….” Kyuhyunkembali mengerang kesakitan.

“Oppa jangan membuatku takut. Aku mohon katakan kau kenapa.” tiba-tiba tubuh Kyuhyun menjadi lemah dan membuat Sooyoung semakin panik. “Oppa!” Sooyoung memegangi pipi Kyuhyun, tapi pria itu sama sekali tidak merespon. “TOLONG! TOLONG!” Sooyoung sudah menangis karena dia takut terjadi sesuatu pada pria yang sekarang sedang berada di pelukannya.

 

FLASHBACK OFF

 

“Ambil mobilku! Aku akan menunggumu di depan.” Donghae memberikan kunci mobilnya pada Jessica. Jessica langsung mengangguk dan berlari mengambil mobil Donghae.

“Bisa kau bantu aku untuk menggendongnya di belakang?” tanya Donghae pada Sooyoung yang masih saja menangis karena terkejut.

“Ne.” ucap Sooyoung pelan.

Sooyoung membantu Donghae untuk membawa tubuh Kyuhyun ke atas punggungnya. Setelah Donghae merasa posisi Kyuhyun sudah benar, dia langsung berdiri. Sooyoung langsung mengikuti Donghae yang sudah berjalan dengan sedikit berlari menuju tempat yang dijanjikannya dengan Jessica yang sedang mengambil mobil.

“Tolong buka pintunya Sooyoung-ssi.”

“Ne.” Sooyoung langsung berjalan ke depan Donghae dan membuka pintu mobil.

“Masuklah.” Kyuhyun mengangguk. “Biar aku yang menyetir.” Jessica mengangguk dan memberikan kunci mobil pada Donghae.

Tidak ada yang bicara selama di dalam mobil. Sooyoung sudah berhenti menangis, sekarang dia hanya sibuk memperhatikan wajah Kyuhyun yang sangat pucat. Sementara Donghae dan Jessica terlihat beberapa kali menghentakan kaki mereka karena khawatir.

Donghae langsung memanggil beberapa perawat untuk membawa Kyuhyun. Setelah perawat-perawat itu membawa Kyuhyun masuk kedalam sebuah ruangan, seorang dokter yang sudah Donghae kenal terlihat muncul dan bersiap masuk kedalam ruangan yang Kyuhyun masuki.

“Apa yang terjadi Donghae-ah?”

“Samchon, tadi Kyuhyun tiba-tiba mengeluh sakit dan pingsan.”

Pria paruh baya yang Donghae panggil ‘paman’ itu mengangguk pelan. “Aku akan memberikan kabar setelah aku selesai memeriksa keadaannya.” Donghae menangguk.

“Oppa mengenal dokter itu?” tanya Jessica.

“Dia pamanku.”

“Sebenarnya Kyuhyun oppa kenapa? Ini sudah kedua kalinya aku melihat dia kesakitan seperti itu. Apa dia sedang sakit?” tanya Sooyoung.

“Maaf Sooyoung-ssi. Tapi aku tidak bisa memberitahukannya padamu.” Sooyoung memandang Donghae kecewa.

Mereka bertiga terus mondar-mandir tidak karuan karena sudah lebih dari satu jam tapi tidak ada satupun orang yang keluar dari dalam ruangan itu.

“Kenapa ama sekali?” Sooyoung terlihat sangat khawatir.

Setelah sekitar dua jam. Pintu berwarna putih itu akhirnya terbuka dan muncul dokter yang tadi berbicara dengan Donghae.

“Bagaimana keadaan Kyuhyun, samchon?” tanya Donghae langsung.

“Keadaannya sudah stabil. Dia hanya kelelahan. Setelah infusnya habis, dia sudah bisa pulang.” Donghae mengangguk.

“Apa kami boleh masuk?” tanya Sooyoung.

“Boleh.” jawabnya lalu tersenyum dan pergi meninggalkan ketiganya yang sekarang tidak lagi terlihat tegang.

“Kita masuk!” ajak Donghae.

“Kalian berdua masuk saja. Aku akan menunggu disini.” Donghae dan Jessica memandang Sooyoung bingung.

“Dia mungkin akan merasa tidak nyaman kalau aku ikut masuk.”

Jessica lalu menghampiri Sooyoung. “Kenapa kau mengatakan itu. Sudah ayo ikut masuk!” Sooyoung terlihat memaksakan senyumannya.

 

SOOYOUNG POV

 

Kami bertiga masuk dan melihat Kyuhyun yang sedang memejamkan matanya. Kami berjalan perlahan menghampiri Kyuhyun. Kyuhyun sepertinya menyadari kedatangan kami, karena dia membuka matanya dan menatap kami.

“Kau sudah sadar?” tanya Donghae yang sekarang sudah duduk di samping Kyuhyun.

“Apa aku pingsan cukup lama?” tanya Kyuhyun tanpa menjawab pertanyaan Donghae.

“Kami menunggumu sekitar dua jam diluar. Tapi kami tidak tahu sejak kapan kau sadar.” jawab Donghae. “Untung saja kau bersama dengan Sooyoung-ssi tadi. Kalai tidak kau pasti sudah…”

“Aku tahu.” Kyuhyun memotong ucapan Donghae.

“Kenapa wajah kalian jadi tegang sepeti itu?” tanya Jessica yang melihat perubahan wajah Kyuhyun dan Donghae.

“Tidak apa-apa.” jawab Kyuhyun.

“Kenapa kau diam saja Sooyoung-ssi?” tanya Donghae yang membuatku langsung menatapnya.

“Tidak apa-apa. Aku hanya lelah.”

“Kau tidak perlu bekerja besok. Aku akan menghubungi Direktur Kim nanti.” kata Kyuhyun.

Aku menggeleng cepat. “Tidak perlu. Aku akan tetap bekerja besok.”

“Aku tahu kau lelah. Tenang saja. Kau bisa menggantinya dengan hari yang lain.”

“Benarkah?”

“Hmm.” Kyuhyun lalu menatap Donghae. “Apa aku bisa pulang sekarang?” Donghae menganggukan kepalanya. “Baguslah. Jadi aku bisa pergi bekerja besok.”

“YAK CHO KYUHYUN! Apa kau sudah gila? Kau bahkan baru saja sadar dari pingsanmu, dan kau sudah berpikir untuk bekerja lagi besok?” bentak Donghae tidak percaya. Aku juga memandangnya dengan tatapan tidak percaya. Apakah hanya ada pekerjaan dalam pikiran pria ini?

“Aku ada rapat penting besok.”

“Aku tidak peduli bahkan jika kau harus rapat dengan Presiden negara ini sekalipun besok. Aku tidak mau melihatmu pergi bekerja besok.”

“Urus saja perusahaanmu sendiri.”

“Baiklah tuan Cho Kyuhyun. Aku besok juga tidak akan masuk kerja untuk memastikan kau tidak melangkahkan kaki bodohmu itu untuk pergi ke kantor.” Donghae lalu pergi dari ruangan Kyuhyun.

“Oppa kau mau kemana?” Jessica lalu menatapku. “Tunggu disini. Aku akan menyusul Donghae oppa.” aku mengangguk.

Jessica lalu pergi meninggalkan aku dan Kyuhyun berdua. Kami berdua sesekali saling menatap, tapi langsung memalingkan wajah.

“Gomawo.”

“Ne?”

“Gomawo kar’na kau sudah menolongku.”

“Semua orang akan melakukan hal yang sama jika jadi aku.”

Kami berdua kembali terjebakditengah suasana canggung saat ini.

“Sooyoung-ah!”

“Ne?!”

“Jadilah kekasihku!”

“Ne?”

 

TBC

 

Gimana? Makin menarik atau justru makin membosankan? Ya, setidaknya aku udah berusaha yang terbaik lah hehehe….

Ditunggu komentar sama likenya ya^^

Advertisements

38 thoughts on “Mr. Goodbye Part 5”

  1. Arghhh kyuhyun langsung nembak sooyoung. Udahlah terima aja soo. Btw sebenernya kyuhyun sakit apa sih? Lemah jantung? Atau trauma sesuatu? Tp disini bromance nya dpt bgt antara kyu sama donghae. Jd ngebuat cerita makin seru, ada cerita tentang cinta dan persahabatan. Aplg di bikin compicated sama hubungan atasan dan bawahan (kyuhyun&sooyoung). Gomawo thor, semoga author berbaik hati buat bikin ff ini happy ending hehe

  2. Trnyata slain mnderita pnykit Kyuhyun jg pnya masa lalu yg berat.
    Asli Kyuhyun dsini kaku bgt bhkan d situasi akward dia ttep gk peka sm sekali. Wah Kyuhyun main nembak aja gto bsa bsi dulu napa, bkin org sm² jntungan.
    Next part d tunggup cepet y chingu abis pnsaran dg prnytaan cinta yg dingin ala Kyuhyun.

  3. kyuhyun udah nikah. dy baik ia mau ngasuh anak orang.. apa dy bakal kena hak harta kyuhyun nanti. tp kyuhyun jentel banget maen tembak aja. hahhahaha udah terima aja sooyoung paling nanti ikutan lemah jantung karna sikap kyuhyun. hahahah di tunggu kelanjutan nya

  4. Ahh keren bgts kyuppa terlihat peduli bgts sma sooeoni dan akhir meminta sooeoni jdi kekasihny aduhh gk sbaran nnti mau lhat reaksi sooeoni next part di tnggu chigu ku harap kyuyoung bsa bersatu

  5. semoga aja Sooyoung langsung jawab iya.. ahh semoga mereka bisa bersaama.. dan dimasa maaf lalu kyuhyun mauan amat sihh nikahin tuh cewe.. kesel jadinya

  6. Kyu skt apa y?? Kejutan jd kyu udh nikah ma yeonhee tp kyumin bkn anak kyuhyun ,,,, kasian bgt sih kyu ditinggal lg abis tu ank yg malang ,,,, kira” diterima g kyu ??? Neeeeextt dtunggu eon fighting 🙂

  7. Wahhhh makin seru aja ceritanya. Gak nyangka klo kyu punya masa lalu yg sulit. Kyu baik banget mau ngasuh anak yg bukan anak kandung x. Sebenarnya kyu sakit apa ???? Huuaaaaawwwwaa penasaran sama reaksi x soo. Oke next x ditunggu.

  8. duh duh ternyata kyuhyun udah nikah….. jadi penasaran sama cho kyumin….. itu sebenernya kyuhyun sakit apa sih kok disembunyiin
    penasaran sama next part nya deh…

  9. ahh kyuhyun sakit apa? Langsung jwb iya aja sooyoung gk usah mikir lama” 😀 di tunggu kelanjutannya ya chingu^^

  10. Sumpah kaget pas kata Donghae bilang Kyu udh nikah astaga untung dia masih perjaka, plis deh itu Yeonhee anak siapa tp minta tanggung jawab Kyu udah mah anaknya ditinggalin gitu aja lagi. Kyu tiba2 nembak Soo wkwk yaiyalah Sooyoung kaget. Aku mau nanya kenapa judul nya Mr. Goodbye? Apakah judul berkaitan dengan ceritanya?

  11. Kyuppa to the point banget, wkwk
    Kaget waktu tau kalo ternyata kyuppa dah nikah dan dia ngurus 1 anak dirumah ortunya

    Nice ff
    Next part ditunggu

  12. Kyuhyun workholic buanngget yeh. Walaupun sakit gitu masih aja maksa buat kerja. Kyuhyun2…
    Kayaknya part selanjutnya bakalan seru banget ini. Kyu tiba2 nembak soo. Wuuuiihhh gak sabar sama next part..

  13. Kirain yang manggil soo sama kyu yoona eh ternyata victoria
    Hyaaa kyu udah pernah nikah ternyata dan punya anak,ya walaupun bukan anak kandungnya sih
    Kyaa soo ditembak sama kyu
    Kira2 nantik kyu bakaln terbuka nggak ya sama soo???penasran banget nih tho apalagi nunggu jawaban soo???
    Next part jangan lama2 ya thor
    Semangat thor 🙂

  14. Aku mau ngucapin maaf soalnya di part 4 aku bepom komen jadi aku komen sekalian aja ya disinini
    Kyuhyun kenapa sih sebenernya? Terus terus itu kenapa sih kyuhyun selalu alesan karena sica disetiap dia lagi deket sama sooyoung?
    Oh jadi kyuhyun pernah nikah ckckck duren dong dia berarti hahaha
    Itu kyuhyun beneran nembak sooyoung? Beneran nembak karena pengen deketin sooyoung atau karena ada hal lain?

  15. super duper sangat ga nyangka kyu prnh nikah •_• kasian amet hrs ngurus ank org lain , kalo ada cwe kayak yeonhee mah beuh cewe gatau diriii bangett
    dih thor saya penasaran banget loh kyu sakit apa … penasaran selanjutnyaa ><

  16. tuh wanita ninggalin kyu oppa, sdh cerai belum? klo belum cerai kok bisa” sih kyu pa nembak soo eon, trus kyu pa skit apa coba

  17. Ternyata banyak juga ya rahasia hidup kyu…
    Mulai dari Menikah, punya penyakit, dan punya anak ya walaupun bukan anak kandung tp tetap dirawatnya.
    Sooyoung di tembak kyu???diterima g y???trus kyu akan jujur g ya soal kehidupanny??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s