chapter

Mr. Goodbye part 4


surviving-separation1

Author: angelji ( @sparkling25 )

Judul: Mr. Goodbye

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Other cast: Find It

Genre: Romance, Sad

Length: Series

 

ANNYEONG^^

Aku balik lagi sama cerita yang mungkin ngak kalian tunggu-tunggu amat T_T. Tapi aku mau berterima kasih buat yang masih mau baca, komentar sama like^^

Maaf kar’na ini telat. Aku waktu itu janji sehari setelah update Insane. Tapi kar’na kuota internet aku abis dan aku ngak sempet beli lagi, jadi baru bisa kali ini aku update hehehe

Buat yang belum pernah baca atau yang lupa sama ceritanya, bisa liat disini

  PART 1PART 2PART 3

Kar’na aku ngak tahu mau ngomong apalagi, jadi sekarang kita mending langsung mulai keceritanya aja ya^^

AUTHOR POV

 

Sooyoung sudah memakai seragamnya dan bersiap untuk pergi kerja. Dan saat dia keluar dari kamar, dia melihat Kyuhyun yang sedang duduk di meja makan dengan baju kerjanya. Kyuhyun yang menyadari jika Sooyoung sudah keluar dari dalam kamarnya lalu menatap gadis itu.

“Kau sudah siap?”

“N…Ne.”

“Makan sarapanmu. Jessica membuatkannya sebelum dia pergi dengan Donghae tadi.” Sooyoung berjalan ragu menuju meja makan.

Dia lalu memakan sarapannya dan sesekali menatap Kyuhyun yang tampak sedang serius memandang ponselnya.

Sekitar sepuluh menit berlalu, Sooyoung sudah menyelesaikan sarapannya dan merapikan semua piring yang ada. Dia lalu kembali menatap Kyuhyun yang masih terduduk di meja makan.

“Saya pergi dulu Presdir.”

“Presdir? Saya?” ucapan Kyuhyun berhasil membuat Sooyoung menatapnya bingung. “Bukankah sudah aku bilang kau jangan memanggilku Presdir jika kita tidak sedang bekerja? Dan kau tidak perlu seformal itu padaku jika kita tidak sedang bekerja.”

“Ne oppa.”

“Kita akan pergi bersama.” ucapan Kyuhyun itu membuat Sooyoung tersandung kaki kursi meja makan dan membuatnya nyaris terjatuh. “Kau baik-baik saja?” tanya Kyuhyun.

“N…Ne.” Sooyoung memberanikan dirinya menatap Kyuhyun. “Apa maksudmu dengan pergi bersama?”

“Jessica memintaku untuk mengajakmu pergi bersama. Dan kau tahu apa yang akan terjadi jika kita tidak menuruti permintaannya.”

“Tapi bukankah oppa akan pergi dengan beberapa staff seperti biasanya?” Kyuhyun terlihat tersenyum tipis saat menyadari Sooyoung mengucapkan kata ‘oppa’. “Wae?”

“Ani. Aku akan menurunkanmu di halte bis dimana kau biasa turun. Setelah itu kau bisa masuk kedalam hotel seolah kau menaiki bis, bukan pergi bersamaku.” Kyuhyun lalu menatap Sooyoung. “Dan hari ini aku tidak akan pergi dengan staffku.” Kyuhyun lalu berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju pintu.

Sooyoung masih takjub melihat Kyuhyun yang baru saja berbicara panjang lebar padanya. ‘ternyata laki-laki itu tidak benar-benar dingin’ batinnya.

“Apa yang kau tunggu?”

“Ne? Tidak ada. Ayo kita pergi.”

Suasana dalam mobil Kyuhyun terasa sangat kaku. Sebenarnya bukan karena ada Sooyoung, tapi Kyuhyun memang tipe yang tidak akan terlalu banyak bicara saat sedang menyetir. Dan Sooyoung pun tidak tahu harus mengatakan apa.

“Kita sudah sampai.” Sooyoung melihat kearah luar dan ternyata mereka sudah sampai didepan halte bis.

“Ah ne. Kalau begitu aku turun.” Sooyoung langsung membuka pintu mobil dan keluar dari dalam mobil.

“Tunggu!!!” ucap Kyuhyun saat Sooyoung akan menutup pintu mobilnya. “Nanti saat kau pulang tunggu aku disini.”

“NE?” ucap Sooyoung agak berteriak karena terkejut.

“Jessica ingin aku pulang bersamamu. Dan aku tidak mau dia memarahiku kar’na aku tidak menuruti permintaannya.” ucap Kyuhyun.

“Tapi hari ini aku pulang terlambat.”

“Memangnya kau pikir hanya kau saja yang sibuk?!”

“Bukan itu maksudku. Tapi kau pasti akan pulang duluan.”

“Aku ada rapat ekstra hari ini. Jadi jarak waktu pulang kita tidak akan terlalu lama.” Sooyoung hanya mengangguk karena tidak tahu harus mengatakan apa lagi. “Kau bisa tutup pintu mobilnya sekarang.”

“Baiklah!”

 

SOOYOUNG POV

 

Aku keluar dari dalam loker dan pergi menuju aula hotel. Aku bisa melihat Yoona sudah berdiri untuk menyapa beberapa tamu yang baru datang. Hari ini ada sebuah acara pernikahan di hotel ini, jadi kami akan lebih sibuk.

“Maaf aku datang terlambat.” kataku.

“Aku tidak butuh permintaan maafmu. Aku butuh kau untuk membantuku sekarang.” aku tersenyum dan langsung berdiri tepat disamping Yoona.

Kami terus berdiri sekitar dua jam sampai kami berganti tugas dengan pegawai yang lain.

“Aku bahkan tidak bisa merasakan kakiku lagi. Kakiku sakit sekali.” keluh Yoona.

“Kau benar. Berdiri selama dua jam dengan sepatu hak tinggi adalah salah satu kesalahan terbesar yang pernah aku lakukan.” ucapku dan diikuti oleh anggukan kepala oleh Yoona.

“Im Yoona-ssi, Choi Sooyoung-ssi!!!” kami berdua menoleh dan melihat seorang pegawai sedang berjalan kearah kami. “Apa kalian sedang sibuk?”

“Tidak, kami baru saja selesai. Memangnya ada apa?” tanya Yoona.

“Presdir meminta dua orang untuk menemaninya memperkenalkan hotel kepada seorang investor. Apa kalian bisa melakukannya?” tanya pegawai itu.

“Tapi kenapa harus kami?” tanya Yoona lagi.

“Pegawai yang lain sedang sibuk. Sebenarnya ada beberapa pegawai pria yang sedang tidak sibuk, tapi sekretaris Presdir meminta pegawai wanita.”

“Baiklah kami akan pergi kesana. Dimana Presdir sekarang?” tanyaku.

“Dia ada diruang rapat. Cepatlah kesana!!!” aku dan Yoona langsung mengangguk dan mulai berjalan menuju ruang rapat.

“Aku bahkan belum sempat duduk. Dan sekarang aku harus berjalan menemani Presdir berkeliling hotel ini.” Yoona terus saja mengomel sejak kami baru masuk kedalam lift.

“Berhentilah mengeluh.”

“Tapi kita harus kembali ke acara pesta pernikahan itu dua jam lagi.”

“Aku akan bertanya kepada direktur Kim untuk memberikan kita waktu lebih lama untuk beristirahat. Aku akan bilang kalau kita baru saja menemani Presdir.”

Yoona tiba-tiba memelukku. “Kau pahlawanku Choi Sooyoung.”

“YAK!!! Hentikan, kau membuatku tidak bisa bernafas.” Yoona hanya tersenyum sambil melepaskan pelukannya.

 

KYUHYUN POV

 

Aku berjalan bersama dengan Direktur Kim, seorang klien yang ditemani oleh sekretarisnya dan juga sekretarisku serta dua orang pegawai yang aku tahu. Choi Sooyoung dan Im Yoona. Dua orang gadis yang selalu aku lihat saat aku akan masuk kedalam hotel. Dan salah satunya yang tadi pagi ada didalam mobilku.

“Ini adalah peta hotel kami.” ucap Direktur Kim. Dia lalu mulai menjelaskan tentang gambar yang ada dihadapan kami itu. Karena aku memang tidak perlu untuk menjelaskan apapun, aku hanya melihat Direktur Kim menjelaskannya.

Ditengah-tengah penjelasan Direktur Kim. Tiba-tiba aku merasakan sebuah tangan menggenggam tangan kananku dengan sangat kuat. Lalu aku menoleh dan melihat Sooyoung sedang berdiri disampingku dengan wajah yang terlihat ketakutan. Untung saja yang lainnya berdiri dihadapan kami dan mereka juga sedang fokus pada penjelasan Direktur Kim.

“Siwon oppa?!”

Aku lalu melihat kearah seseorang yang Sooyoung tatap. Ada seorang pria bertubuh tinggi yang terlihat sedang menelpon. Aku lalu kembali menatap Sooyoung. Entah kenapa aku tidak berniat untuk melepaskan tangannya. Aku hanya merasa jika dia membutuhkan tanganku sekarang.

Dan saat aku melihat pria yang Sooyoung tatap itu masuk kedalam kafe hotel, aku merasakan Sooyoung melepaskan genggamannya. Dia lalu menatapku dengan tatapan terkejut. Dia lalu menundukkan kepalanya. Aku tahu jika dia melakukan itu tanpa sadar.

“Kau tidak perlu menunduk seperti itu.” bisikku padanya yang berhasil membuat dia menatapku.

“Maafkan saya.” saya? Ah iya, sekarang kami sedang berkerja. Aku hanya mengangguk untuk menanggapi permintaan maafnya.

“Saya suka dengan tata letak hotel ini.” ucapan klienku yang bernama tuan Cha, membuatku langsung menatapnya. Aku lalu tersenyum singkat. “Kau membuat hotel yang luar biasa Presdir Cho.”

“Terima kasih tuan Cha.” aku membungkuk lalu menatapnya lagi. “Kalau begitu kita pergi keruangan saya sekarang.”

“Baiklah.” ucapnya.

“Kalian berdua bisa pergi sekarang.” ucapku pada Sooyoung dan Yoona.

“Baik Presdir.” ucap mereka bersamaan. Saat mereka sudah pergi meninggalkan kami, aku bisa melihat Sooyoung memandang kearah kafe yang dilewatinya. Entah kenapa aku merasa ada yang salah dengan pria yang Sooyoung lihat tadi.

“Mari Presdir.” lamunanku buyar saat mendengar sekretarisku bicara.

“Ah iya mari.”

 

AUTHOR POV

 

“Kau kenapa oppa?” tanya Jessica saat dia, Kyuhyun dan Donghae sedang makan siang. “Apa kau tidak ikhlas memberikan kalung ini padaku?” tanya Jessica sambil menunjukkan sebuah kalung berliontin bulan yang dia pegang.

“Bukan itu. Memangnya kenapa denganku?” tanya Kyuhyun.

“Kau sepertinya sedang memikirkan sesuatu.”

Kyuhyun lalu menatap Jessica ragu. “Sica-ya!”

“Hmmm.”

“Apa kau mengenal pria yang bernama Siwon?”

Jessica menatap Kyuhyun terkejut. “Oppa mengenal Siwon oppa?”

“Siwon oppa?” tanya Kyuhyun tidak mengerti.

“Dia…Dia…” Jessica tampak ragu untuk mengatakannya.

“Dia?” tanya Donghae yang jadi ikut penasaran.

“Dia kakaknya Sooyoung.”

“Ne?” tanya Kyuhyun.

“Mereka adalah kakak adik.”

“Tapi kenapa dia terlihat takut saat melihat pria bernama Siwon itu?” tanya Kyuhyun mengingat bagaimana Sooyoung memegang tangannya dengan sangat erat.

“Dimana kau melihatnya?” tanya Jessica.

“Dihotel. Sooyoung tiba-tiba saja memegang tanganku sangat erat saat dia melihat pria itu.” jelas Kyuhyun. “Apa ada masalah antara mereka berdua?” tanyanya lagi.

Jessica tampak ragu untuk menjawab pertanyaan Kyuhyun. “Wae Sica-ya?” tanya Donghae.

Jessica menatap Kyuhyun dan Donghae bergantian. “Orang tua mereka sudah meninggal kar’na kecelakaan saat Sooyoung baru berumur 8 tahun, dan Siwon berumur 15 tahun. Mereka lalu tinggal berpindah-pindah kar’na tidak punya yang. Mereka hanya mengandalkan tabungan yang orang tua mereka miliki.” Jessica terlihat menahan airmatanya.

“Lalu?” tanya Kyuhyun.

“Sejak lulus sekolah menengah pertama, Sooyoung mulai bekerja untuk menghidupi kehidupannya. Tapi Siwon justru menjadi sangat diluar kendali. Dia sering pulang dalam keadaan mabuk dan berhutang kar’na kalah judi. Dia selalu pergi kerumahku saat Siwon mulai memukulinya kar’na Sooyoung tidak mau memberikannya uang. Dan kar’na itulah aku dan Sooyoung memutuskan untuk pindah ke Seoul saat kuliah untuk membuat Siwon tidak lagi mengganggunya.” Jessica menghela nafasnya pelan. “Tidak aku sangka mereka bisa bertemu lagi. Padahal sudah enam tahun berlalu.” Jessica menatap Kyuhyun yang terlihat tidak menunjukkan ekspresi apapun.

“Kehidupannya pasti sangat sulit.” kata Donghae.

“Sangat. Sangat sulit.” ujar Jessica.

“Aku pergi dulu!”

“Ya Cho Kyuhyun kau mau pergi kemana?” Donghae terlihat bingung melihat Kyuhyun pergi begitu saja tanpa memesan apapun.

“Ada apa dengannya?” tanya Jessica. Donghae hanya menggelengkan kepalanya tidak mengerti dengan sikap Kyuhyun.

 

SOOYOUNG POV

 

“Makan siang setelah bekerja keras itu rasanya luar biasa!!!” ucap Yoona yang sekarang raut wajahnya sudah berubah menjadi bahagia setelah beberapa jam lalu seperti mayat hidup yang baru saja terbangun dari kematiannya.

“Kau beruntung punya teman seperti aku.”

“Apanya yang beruntung?”

“Kalau aku tidak mengatakan pada Direktur Kim untuk memberikan waktu istirahat lebih lama kepada kita. Kau tidak akan tersenyum seperti sekarang.” ucapku bangga.

“Ne, ne. Terima kasih Choi Sooyoung-ssi.” kami berdua lalu tertawa dibalik meja resepsionis tanpa memperdulikan orang-orang yang berjalan dihadapan kami. Mereka pasti berpikir jika kami berdua gila. Tapi siapa yang peduli?

Kami berdua berhenti tertawa saat menyadari kedatangan Cho Kyuhyun. Kami langsung merapikan pakaian kami berdua dan membungkuk saat dia sudah berada dihadapan kami.

Tiba-tiba Kyuhyun berdiri dihadapanku. “Ikut aku!” aku dan Yoona saling bertatapan bingung karena kami tidak tahu pada siapa dia bicara. “Kau Choi Sooyoung-ssi. Ikut keruanganku sekarang!” ucapnya lagi.

“Ne Presdir.”

Aku mengikuti Kyuhyun dari belakang. Aku tidak berani bertanya karena sekarang dia sedang bersama dengan sekretarisnya. Aku pun hanya diam di pojok lift sampai pintu lift terbuka dan kami bertiga keluar.

“Anda akan ada rapat jam tiga nanti Presdir.” ucap sekretaris Kyuhyun yang aku tidak tahu namanya siapa.

Kyuhyun mengangguk lalu menatapku. “Masuk.” aku lalu mengangguk dan mengikutinya untuk masuk kedalam ruangannya.

“Ada apa anda meminta saya untuk kesini Presdir?”

Kyuhyun lalu berbalik dan mengeluarkan sesuatu dari dalam saku jasnya. “Ini untukmu.” ucapnya dan memberikan sebuah kotak kecil padaku.

“Apa ini?”

“Buka saja.”

Aku membukanya perlahan. Dan aku menatap Kyuhyun bingung saat melihat sebuah kalung dengan liontin bintang berada dalam kotak itu. “Kenapa kau memberikannya padaku?” aku menatapnya. “Ah. Kau ingin memberikan ini pada Jessica? Baiklah aku akan memberikannya nanti.” kataku sambil mengangguk dan kembali menutup kotak kecil itu

Kyuhyun lalu menatapku. “Itu bukan untuk Sica.” aku kembali menatapnya bingung. “Itu untukmu.”

“Ne?”

“Rekan bisnisku memberikan dua kalung dengan liontin bulan dan bintang sebagai hadiah. Tadinya aku mau memberikannya pada ibu dan noonaku. Tapi kalung itu bukan style mereka. Jadi aku memberikan kalungnya pada Sica. Dan dia bilang aku harus memerikan satunya lagi padamu.” aku mengangguk pelan. “Apa kau menyukainya?”

“Ne. Saya menyukainya. Gamsahamnida.”

“Kalau begitu kau bisa pergi sekarang.”

“Baik Presdir.”

Aku baru berbalik saat tiba-tiba dia memanggilku. “Tunggu!” aku kembali menatapnya. “Jangan katakan apapun pada temanmu itu. Carilah alasan yang masuk akal kenapa kau datang keruanganku.”

“Ne.”

“Dan jangan lupa untuk menungguku di halte nanti. Aku baru keluar kantor sekitar jam 5 Jadi kau bisa melakukan hal yang lain dulu sebelum menungguku.” aku mengangguk pelan.

“Kalau begitu pergilah sekarang.”

 

AUTHOR POV

 

“Kenapa dia belum datang? Katanya jam 5. Sekarang sudah hampir setengah 6.” gumam Sooyoung yang sedang duduk di halte bis.

Tidak lama setelah Sooyoung bergumam, sebuah mobil hitam berhenti tepat dihadapannya. Kaca mobil itu terbuka dan memperlihatkan seorang pria sedang duduk dibalik kemudi mobil.

“Maaf membuatmu menunggu lama.”

“Tidak apa-apa.” kata Sooyoung.

“Kalau begitu masuklah sekarang.” Sooyoung mengangguk lalu membuka pintu mobil Kyuhyun dan masuk kedalam. Kyuhyun baru mulai maju setelah Sooyoung memasang sabuk pengaman.

“Apa tidak apa-apa jika kita mampir ke supermarket sebentar? Jessica menelponku dan meminta untuk dibelikan beberapa barang.” tanya Sooyoung.

“Tentu. Kita akan mampir ke supermarket dekat apartemen nanti.” Sooyoung mengangguk sambil tersenyum mendengar persetujuan dari Kyuhyun.

Sekitar 45 menit, mobil Kyuhyun sekarang sudah sampai ditempat parkir supermarket. “Apa kau mau ikut turun?” tanya Sooyoung.

“Apa kau membeli banyak barang?”

“Cukup banyak. Kar’na Sica meminta beberapa bahan makanan juga.”

“Kalau begitu aku ikut. Siapa tahu kau membutuhkan bantuan.” Sooyoung tersenyum.

Keduanya lalu keluar dari dalam mobil dan berjalan masuk kedalam supermarket. “Sooyoung-ah.” panggil Kyuhyun.

“Hmmm.”

“Kenapa kau tidak memakai kalungnya?”

“Kalung?” Sooyoung terlihat berpikir. “Ah, bukankah kau bilang untuk tidak mengatakan pada Yoona. Kalau aku memakai kalungnya, Yoona akan bertanya dan aku tidak bisa mencari alasan yang tepat.” jelas Sooyoung.

“Kalau begitu pakai sekarang. Aku sudah berjanji pada Sic a jika kau akan memakainya saat pulang kerja.” Kyuhyun menatapku. “Kau tahu apa yang akan terjadi padaku jika aku tidak menuruti perkataannya.” Sooyoung tertawa ringan lalu mengangguk.

“Baiklah. Kar’na aku tidak mau terjadi apa-apa pada oppa kar’na Sica, aku akan memakainya sekarang.”

Sooyoung lalu mengeluarkan kotak kalung yang Kyuhyun berikan tadi dari dalam tasnya. Dia mengeluarkan kalung dari dalam kotak dan menyimpan kotaknya kedalam tasnya lagi. Sooyoung lalu mencoba untuk memakai kalung itu. Tapi karena dia tidak bisa melihat pengait kalungnya, Sooyoung terlihat kesulitan.

Tiba-tiba Sooyoung merasakan sebuah tangan berada di atas tangannya yang ada di belakang lehernya. “Biar aku yang memakaikannya.” ucap Kyuhyun.

“Gamsahamnida oppa.” ucap Sooyoung setelah Kyuhyun selesai memasangkan kalungnya.

“Presdir? Choi Sooyoung?” Kyuhyun dan Sooyoung lalu berbalik dan terkejut melihat orang yang sekarang sedang berdiri di hadapan mereka. “Apa yang sedang kalian lakukan?”

 

TBC

 

Gimana? Aku bakal bikin alurnya ngak terlalu lama. Biar kalian juga ngak bosen buat bacanya. Aku nanti bakal lebih fokus lagi sama FF ini setelah INSANE selesai. Jadi aku akan berusaha lebih keras lagi untuk membuat kalian ngak kecewa sama ceritanya hehehe…

Ditunggu komentar sama likenya ya^^

Advertisements

31 thoughts on “Mr. Goodbye part 4”

  1. Berharap dipart selanjutnya makin banyak moment kyuyoung soalnya terkesan santai tapi keren 🙂
    Kayaknya kyu modus deh dikit2 karna sica
    Pliss next part cepet dipublish ya thor 🙂

  2. Argghh bagaimana ini spa yg memergoki mereka berdua ya dan apa alasan mereka berdua next part di tnggu bgts chigu ini aja aku sdh senang bgts akhirny di post dan kyuppa perhatian bgts ke sooeonitapi blum berani ngakuin selalu bwa2 nama sica eoni hehe lucu deh

  3. siapa tu yg pergokin mereka.. ia ampun pemasaran banget sama perasaan mereka masing masing. tp tumben aku baru baca ff yg siwon nya jahat.. di tunggu kelanjutan nya jangan lama lama ia author..

  4. Kyuhyun tipe org yg dingin jdi dia gk sadar klo beberepa hari ini terlihat lebih care ma Sooyoung ya wlpun pke embel² Jessica. N jg Sooyoung orgnya klewat lugu n polos jdi dia gk peka n ngrsa aneh ps dpet perhatian lebih Kyuhyun.
    Wah thor Siwon Oppa yg gntengnya maut kok d buat jahat n sk Kdrt ma adik sndiri asli gk tega gue.
    Psti yg mergokin Yoona soalnya selain Sicca dia jg pling kepo n amtusias klo ada hubungannya ma Kyuhyun .
    D tungg next partnya klo bsa sweet moment Kyuyoung.

  5. Siwon oppa gak ngeliat soo? kyuppa so sweet juga yakk… tu orang siapa lagi pake ganggu kyuyoung moment ajahh.. next thor, jangan lama lama ya hehehe

  6. Kayaknya kyu udh mulai ada tumbuh benih cinta nih kkkk sukaaaa trus lanjutin ff nya thor semangat ditunggu part selanjutnya^^

  7. Numpang baca ulang tadi ya…perkembangan kyuyoung udah maju aja nih n yang mergokin mreka g blanja itu yoona deh (tukang spoilr) ..ok dah dtunggu next partnya lgi..pls jgn sad ending ya..👍👍👏👏

  8. Waaaah.. itu pasti Yoona yg mergokin ya?
    Yoonaaa tinggalakan mereka berdua, jebaaall..
    Semangat terus, author-nim😊

  9. oooo kira2 siapa yg mergoki mereka ?

    hummppyttt masa lalu soo mnyedihkan bgt. tp gmna reaksi siwon ya klo suatu saat bertemu soo lg

    next part dtunggu

  10. Kasian sooyoung sampe ketakutan gitu,tp untung ada kyuhyun. Penasarn bgt siapa yg mergokin mereka:D ditunggu kelanjutannya ya chingu^^

  11. yah… kekny bentar lagi akan timbul konflik karna siwon oppa, trus siapa lagi yang mengganggu mereka?
    ditunggu nextpart ny thor

  12. Saya langsung bc d part 4 jd belom begitu faham alur ceritanya.tp is ok lanjut thor?biar kyuhyun ama sooyung bikin modus , dikit”sica.

  13. gileee siapa tuh yg liat kyuyoung ???? 😮
    btw konfliknya blm keliatan nih (?) #menurutsayasih hehe

  14. Wahhh .. aku jd tambah bingung . Kenapa Kyu selalu mengatasnamakan hehe Jessica setiap dia mau membantu Sooyoung .. emang jessica yg suruh yaaa .. atau itu hanya alasan kyu
    Itu siapa yg mergoki Kyuyoung ..

  15. Oo ketahuan siapa itu… yoona pasti.
    Sedikit ga suka sama kyuhyun yg apa apa karna sica yang meminta atau me yuruhnya ini itu. Pasti itu hanya alasan kyuhyun saja karena gengsi. Huu dasar lelaki.

  16. nugu nugu??? kepergok siapa tuh!! okeh lah..
    thor knpa ya komen ku gk bisa di post di chaptr chaptr sebelumbnya.. semoga chapter ini bisa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s