chapter

Mr. Goodbye Part 3


surviving-separation1

 

Author: angelji ( @sparkling25 )

Judul: Mr. Goodbye

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Other cast: Find It

Genre: Romance, Sad

Length: Series

 

ANNYEONG^^

Maaf ya kar’na aku bua ini lama banget. Sebenernya waktu itu udah jadi hampir setengahnya, tapi kar’na aku tiba-tba suka sama couple VRene (BTS V & Red Velvet Irene), aku jadi agak lupa sama FF ini. Tapi kar’na aku tahu kalau aku harus update biar kalian ngak lupa sama FF ini, akhirnya aku buat meskipun idenya susah banget buat dapetnya.

Sekarang kita mulai ceritanya aja ya^^

 

PART 1PART 2

AUTHOR POV

 

Sooyoung terlihat terus saja memperhatikan setiap mobil yang datang dari meja resepsionis. Dan ternyata Yoona yang berada tepat disampingnya menyadari apa yang sedang Sooyoung lakukan.

“Kau kenapa? Apa ada seseorang yang kau tunggu?”

“Eh?” Sooyoung mengalihkan pandangannya pada Yoona.

“Kau kenapa?” ulang Yoona.

“Tidak apa-apa.”

“Jangan bohong. Aku bisa lihat dari tadi kau terus saja memperhatikan mobil yang datang. Apa kau sedang menunggu seseorang?”

“Tidak. Aku hanya lihat-lihat.”

Yoona lalu melihat seseorang yang keluar dari mobil. “Sepertinya aku tahu siapa yang ingin kau lihat.”

“Apa maksudmu?” Yoona lalu menggerakan dagunya seolah mengatakan ‘lihat kesana’. Sooyoung lalu melihat ke arah yang Yoona tunjuk. Mata Sooyoung langsung membesar saat melihat Kyuhyun baru saja masuk ke dalam hotel. Tapi seperti biasanya, Kyuhyun hanya melewati meja resepsionis tanpa menoleh sedikitpun.

“Jadi bagaimana rasanya tinggal di tempat pangeran es itu?”

“Pangeran es?”

“Iya. Dia itu kan tampan seperti pangeran. Tapi sayang sikapnya sedingin es.”  Yoona lalu kembali menatap Sooyoung. “Jadi bagaimana rasanya?”

“Biasa saja.” Sooyoung menatap Yoona. “Itukan hanya apartemen.”

“Tapi kau menempati apartemen Presdir hotel ini.”

“Itu tidak akan terjadi jika temanku tidak mengenal dia.”

“Oh iya, ngomong-ngomong tentang temanmu itu. Apa dia sangat dekat dengan Presdir sampai Presdir mengijinkan kalian tinggal di apartemennya?”

“Presdir ditempatnya bekerja adalah teman Presdir Cho.”

“Temanmu dekat dengan Presdir di tempatnya bekerja?” tanya Yoona tidak percaya.

“Hmmm.”

“Presdirnya pasti menyenangkan.”

“Setahuku mereka adalah senior dan junior saat SMA.” Yoona hanya mengangguk tanda mengerti.

 

SOOYOUNG POV

 

“Sepertinya wajahku berubah menjadi jelek sekarang. Kulitku kering sekali.” aku terus saja bergumam sepanjang perjalananku setelah keluar dari toilet. Aku merasa kulitku menjadi sangat kering.

“Lihat kedepan kalau kau sedang berjalan.” aku langsung mengangkat wajahku saat mendengar suara seseorang.

“Presdir?!” kenapa pria ini lagi?

“Minggir!!!”

“Ne?”

“Minggir.”

“Ah n…Ne.” aku langsung berjalan kepinggir untuk memberikan jalan kepada Presdir menyebalkan dihapanku ini.

Tidak lama Kyuhyun lalu berjalan melewatiku. Tapi baru beberapa langkah dia berjalan melewatiku, aku melihatnya tiba-tiba seperti kehilangan keseimbangan. Aku lalu spontan menahan tubuhnya.

“Kau baik-baik saja Presdir?”

Dia menatapku. Sorot matanya memperlihatkan sorot mata kesakitan, lalu dia menunjuk ke arah dibelakangku. “Bawa aku keruanganku.” ucapnya.

“Baiklah.” aku lalu membantunya menuju ruangannya.

Aku berjalan sambil memegangi tangan kanan Kyuhyun. Dia terlihat sesekali meringis kesakitan. Begitu sampai di depan ruangannya, aku tidak melihat sekretarisnya.

“Sekretarisku sedang makan siang. Bawa aku kedalam.” ucap Kyuhyun seolah bisa membaca isi otakku. Aku hanya mengangguk dan langsung membawanya masuk kedalam ruangannya.

“Ini minumlah.” aku memberikan Kyuhyun segelas air saat Kyuhyun sudah duduk di sebuah sofa di dalam ruangan kerjanya.

Kyuhyun langsung meminum air yang aku berikan. “Bisakah kau ambilkan obat di laci dekat telepon?”

Aku langsung mencari obat yang Kyuhyun maksud dan memberikannya pada Kyuhyun begitu aku menemukannya. “Ini Presdir.”

“Terima kasih.” aku nyaris tidak berkedip saat melihat senyum tipis di bibir Kyuhyun. “Pulanglah. Bukankah ini sudah saatnya kau pulang?”

“Apa anda sudah merasa lebih baik?”

“Sudah. Kau bisa pergi sekarang.”

“Baiklah.” aku lalu berjalan meninggalkannya.

“Tunggu!!!” aku berbalik. “Jangan katakan ini pada siapapun.” Kyuhyun lalu menatapku serius. “Termasuk temanmu yang bernama Im Yoona itu dan juga Jessica.”

“Ba…Baik Presdir.”

Aku menatap pintu ruangan Kyuhyun yang sudah tertutup. “Apa dia sedang sakit?” gumamku.

 

KYUHYUN POV

 

Aku masih memegangi dadaku setelah sekitar sepuluh menit Sooyoung pergi. Kenapa harus dia yang menolongku?

Tok tok tok

                   “Masuk!!!” aku melihat sekretarisku membuka pintu. “Kau sudah selesai makan siang?” aku melihatnya menganggukan kepala. “Ada apa?”

“Maaf Presdir, ada Tuan Donghae di luar.”

“Biarkan dia masuk.” kataku dengan mencoba menahan rasa sakit yang masih kurasakan.

“Aku pikir kau sedang makan siang.” Donghae lalu duduk dihadapanku. “Tapi kau justru masih duduk di hadapan komputermu itu.” tambahnya.

“Aku baru akan pergi makan siang. Apa kau mau makan bersama denganku?” tanyaku.

Donghae tidak menjawab. Dia justru memandang wajahku cukup lama. “Kau lihat apa? Apa kau menyukaiku?”

“Menggelikan.” ucap Donghae sambil tersenyum kecil.

“Lalu kenapa kau menatapku seperti itu?”

“Kau sekarang sedang kesakitan, kan?” tanyanya dengan wajah serius.

Aku mengalihkan pandanganku. Aku tidak pernah bisa menyembunyikan apapun darinya. “Bukan masalah besar.”

“Apanya yang bukan masalah besar? Bukankah sudah kubilang untuk melakukan operasi yang ditawarkan doktermu itu?” Donghae kembali menatapku dengan tajam. “Tapi kau selalu menolaknya.”

“Aku hanya tidak yakin operasi itu bisa membuat semuanya lebih baik.”

“Kau bahkan tidak pernah mau mendengar penjelasan dokter tentang operasi itu. Lalu apa yang membuatmu yakin kalau operasi itu tidak akan membuat semuanya lebih baik?”

“Sudahlah, lupakan saja.” aku lalu benagkit dari kursiku. “Sebaiknya kita pergi makan siang sekarang.”

“Kau memang keras kepala tuan Cho Kyuhyun.” gerutu Donghae dilanjutkan dengan senyuman yang terkenal bisa membuat wanita luluh.

“Jangan tersenyum seperti itu padaku.” ucapku dengan wajah serius.

“Wae?”

“Kar’na mungkin aku akan menyukaimu.” wajah seriusku saat mengatakannya membuat Donghae merinding. Tapi aku langsung tertawa saat melihat ekspresi yang ditunjukkan oleh Donghae.

“Apa yang lucu?” tanya Donghae.

“Wajahmu.” aku mencoba untuk menghentikan tawaku. “Apa kau pikir aku akan benar-benar menyukaimu kar’na kau tersenyum seperti itu padaku?”

Kali ini Donghae menatapku dengan senyum jahilnya. “Jika senyummku ini bisa membuat wanita luluh, apa kau pikir aku tidak bisa membuatmu luluh dengan senyumanku.”

“Yaak Lee Donghae, jangan pernah mengatakan hal-hal menggelikan seperti itu lagi dihadapanku.”

“Kau yang memulainya.”

“Ah, sudahlah. Sebaiknya kita pergi makan siang sekarang!!!”

Donghae lalu merangkul pundakku. “Ayo tampan.”

“Lepaskan. Kau benar-benar menggelikan.”

Kamu lalu pergi meninggalkan kantor dengan Donghae yang masih terus saja tertawa. Sementara aku hanya tersenyum ringan kar’na masih merasakan nyeri di dadaku.

 

AUTHOR POV

 

“Aku pulang!!!”

“Kau sudah pulang? Kenapa pulang malam? Bukankah kau seharusnya sudah pulang dari tadi siang.” tanya Jessica saat dia melihat Sooyoung sudah duduk di sofa.

“Aku menemani Yoona membeli barang untuk rumahnya. Tapi ternyata dia justru membeli sangat banyak barang.” keluh Sooyoung. “Kau juga sudah pulang?” tanya Sooyoung.

“Aku sudah pulang sejak setengah jam yang lalu.” Jessica lalu duduk disamping Sooyoung. “Kenapa wajahmu seperti itu? Kau seperti pakaian kusut yang belum disetrika.”

Sooyoung menoleh ke arah Jessica. “Aku hanya merasa lelah. Tadi aku menunggu bis terlalu lama.”

“Bagaimana bisa? Bis selalu datang tepat waktu. Dan aku yakin kau sudah tahu jadwal kedatangan bis yang setiap hari kau naiki, kan?”

“Aku ketiduran di halte bis.”

“NE?!” wajah Jessica terlihat bingung dan juga tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.

“Hari ini ada beberapa acara di hotel. Jadi aku sangat sibuk.” Sooyoung kembali menatap ke arah Jessica. “Dan aku tidak bisa tidur dengan benar semalam.”

“Kenapa kau tidak bisa tidur?” Jessica menatap sekelilingnya. “Tempat ini sangat nyaman, lalu kenapa kau tidak bisa tidur?” tanya Jessica bingung kenapa sahabatnya itu tidak bisa tertidur, padahal apartemen milik Kyuhyun itu sangat nyaman untuk mereka berdua.

“Aku tidak mudah beradaptasi dengan tempat baru.” jawab Sooyoung.

“Tapi kau beradaptasi dengan mudah saat pindah ketempatku yang dulu.”

“Itu kar’na aku sudah sering datang kesana. Jadi aku sudah terbiasa ada disana.” Sooyoung menatap sekelilinya. “Tapi tempat ini benar-benar asing untukku.” lanjutnya.

Jessica lalu berdiri dari tempat duduknya. “Terserah kau saja. Aku mau ke kamarku dulu sebentar.” Jessica lalu meninggalkan Sooyoung yang masih terkulai lemas di sofa.

Ting tong

                   Sooyoung sedikit terkejut dengan bunyi bel. Tanpa melihat siapa yang datang, Sooyoung langsung membuka pintu.

“Presdir?!” Sooyoung nyaris berteriak saat melihat Kyuhyun sudah berdiri dihadapannya sekarang.

“Sica ada disini?” tanya Kyuhyun tanpa memperdulikan Sooyoung yang masih terkejut.

“Sica? Dia ada dikamarnya. Silahkan masuk.”

Kyuhyun langsung masuk kedalam apartemen miliknya meninggalkan Sooyoung yang masih terkejut dengan kehadiran Kyuhyun.

“Kyuhyun oppa?” tanya Jessica yang langsung keluar begitu mendengar suara Kyuhyun. “Kau sendirian?” Jessica langsung duduk disamping Kyuhyun.

“Donghae akan datang sebentar lagi. Dia bilang dia harus pulang dulu kerumah.”

“Kau mau kemana, Soo?” tanya Jessica saat melihat Sooyoung mengambil jaketnya.

“Aku mau pergi ke apotik sebentar.”

“Apotik? Apa kau sakit?” tanya Jessica lagi.

“Tidak. Aku hanya mau membeli vitamin saja.”

“Apa kau tidak merasa capek?”

“Hanya sebentar. Aku takut lupa.”

“Oh baiklah.” Sooyoung sekilas melihat Kyuhyun yang sama sekali tidak tertarik dengan pembicaraannya dengan Jessica.

Sooyoung sebenarnya ingin menghindari Kyuhyun dan Donghae yang belum datang. Sooyoung hanya merasa tidak nyaman saat berada diantara kedua pria itu. Mungkin karena dia tidak terlalu mengenal kedua pria itu. Tidak seperti Jessica yang sudah dekat dengan keduanya. Dan yang lebih penting adalah karena dia tidak bisa menganggap Presdirnya itu sebagai orang lain atau mungkin sebagai teman.

Sooyoung hanya berjalan-jalan ditaman setelah dia kembali dari apotik karena dia tidak terlalu mengenal tempat barunya itu. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk duduk disebuah bangku panjang dan menatap ke langit malam.

“Kenapa dia harus muncul dalam kehidupanku?” gumam Sooyoung pada dirinya sendiri.

“Kau akan menjadi gila kalau bicara sendiri seperti itu.” Sooyoung melihat kearah suara yang baru saja dia dengar.

“Pre…Presdir?!” Sooyoung membuka matanya lebar-lebar saat melihat Kyuhyun sedang berdiri berdiri disampingnya.

“Apakah apotiknya pindah ke taman ini?” tanya Kyuhyun dingin.

Sooyoung langsung berdiri dari tempat duduknya. “Apa yang anda lakukan disini?”

“Jessica memintaku untuk mencarimu. Dia bilang kau tidak bisa tidur semalam. Jadi dia memintaku untuk mencarimu dan menyuruhmu pulang.” Kyuhyun menatap Sooyoung. “Dia bilang kau harus istirahat.” lanjutnya.

“Ba…Baiklah.” Sooyoung lalu berjalan mendahului Kyuhyun.

“Dan tolong jangan memanggilku Presdir jika kita tidak sedang bekerja.” Kyuhyun mendekati Sooyoung. “Kau bisa memanggilku oppa seperti yang Jessica lakukan.” Sooyoung nyaris terjatuh karena lututnya terasa lemas begitu mendengar Kyuhyun mengatakan kalimat terakhirnya itu.

Sooyoung memberanikan diri menatap Kyuhyun. “Apa tidak apa-apa?” tanya Sooyoung hati-hati.

“Tidak apa-apa.” ucap Kyuhyun lalu mendahului Sooyoung untuk kembali ke dalam apartemen.

 

SOOYOUNG POV

 

“Kalian berdua kenapa lama sekali?” tanya Jessica begitu aku dan Kyuhyun masuk.

“Aku harus mencarinya dulu.” jawab Kyuhyun.

“Apa kau mendapatkan vitaminya?” aku hanya mengangguk sambil memperlihatkan vitamin yang baru kubeli.

“Kau sudah makan malam? Donghae oppa membawakan makanan untuk kita.”

“Aku tidak lapar. Aku ingin tidur, aku lelah sekali.” ucapku.

“Baiklah. Tapi kalau nanti malam kau tiba-tiba lapar, makanannya akan aku simpan di kulkas.” aku hanya mengangguk.

“Maaf Donghae-ssi kar’na aku harus istirahat duluan. Nikmati makan malam kalian.” Donghae hanya mengangguk lalu tersenyum.

Aku lalu menatap Kyuhyun. “Aku masuk kedalam kamar dulu Pre…” Kyuhyun menatapku. “Maksudku Kyuhyun oppa. Selamat makan malam.” Kyuhyun hanya menganggukan kepalanya. Aku bisa melihat Donghae dan Jessica menatap kami sambil tersenyum.

Dan aku pun meninggalkan mereka bertiga untuk masuk kedalam kamar dan mengistirahatkan diriku yang terasa sangat lelah.
TBC

 

Aku tahu ini pendek. Tapi ngak tahu kenapa aku ngak bisa dapet ide lagi. Jadi aku MINTA MAAF SEBESAR-BESARNYA sama kalian  😦

Ditunggu lagi komentar sama likenya^^

Advertisements

35 thoughts on “Mr. Goodbye Part 3”

  1. udah lama enggak baca jadi rada lupa.. tp inget lagi pas sooyoung pindah ke kyuhyun. harus sering pos chingu biar enggak lupa heheheh.. semangatheheheh ff nya bagus bagus semua. tinggal minta pw insane yg 5

  2. apa jika dengan operasi Kyuhyun akan sembuh?? jika iya. jebal buat dia mau melakukan operasi dengan cara apapun apa mungkin jika ada seseorang yang berarti di hatinya Kyuhyun bakalan semangat hidup.

    sebel sama kelakuannya Kyuhyun yang dingin bgt kaya es di kutub utara..
    ditunggu kelanjutannya..

  3. Lupa sama cerita sebelomnya masa mungkin karena udah lama ngga di post.-.
    iya sih ini terlalu pendek thor kkk kurang greget gitu kalo pendek mah..
    tapi aku suka ko sama jalan ceritanya btw itu kyu punya penyakit apa ya, emang parah banget sampe harus di operasi kepo bingits wk di tunggu next partnya ya thor semangaattt

  4. Ahh pendek bgts chigu padhal aku sdh nungguin bgt ni kelanjutannya kyuppa dingin bgts tapi kayanya ad kemajuan karna kyuppa sdh nyuruh sooeoni manggil dia kyuppa ku harap kyuyoung akan semakin cpt akrab next part di tnggu bgts chigu

  5. Sebenernya agak lupa sama jalan ceritanya thor.
    Sifat kyu beneran kaya pangeran es,dingin banget. Oh iya,itu si kyu sebenernya sakit apa thor?

  6. KEREN ..itu si kyu sakit apa semoga dia mau di operasi.. aish ff nya pendek ga apa apa yang penting tetep nglanjutin ffnya

  7. apa ada alasan tertentu yg buat Kyuhyun gk mau buat oprasi jantungnya???
    Gmn gk gugup n canggu coba klo kita brhdpan ama Presedir dmn kita kerja yg sikapnya sdngin Es gto…
    stidaknya ada prkmbngan hubngan Kyuyoung…
    dikit bgt ceritanya jd krang puas bacanya.
    next part d tunggu ya thor….

  8. Ini kapan ada lanjutannya lagi? Part ke 3nya lama banget 😭
    ini Kyuppa keras kepalanya gak ketulungan yah. Operasi sekarang ajah deh. Biar gak sakit2 lagi. Kan kasihan kalau mesti minum obat melulu.

    Untuk chapter selanjutnya, semangat yah. Jangan kehabisan ide chingu 😉 Fighting 💪💪💪

  9. ehehehehehe seneng deh ngeliat ada update ff yg udah lama ga diterusin di KSI terus ada gitu sekarang walaupun partnya yg di upadate cuma sedikit tapi gapapa lah daripada ngegantung doang kan..
    semangaaaat!!!

  10. rada lupa ya ma ceritanya dah lama bgt tapi te2p deabak ko thor…
    kyupa sakit thor semoga da so unnie dlm hidup kyupa, kyupa bisa sangat jlnin operasinya…
    di tunggu part berikutnya…

  11. kyuyoung harus bersatu thorrr
    Semoga kyuhyun bisa sembuh darii penyakitnya dan kyuyoung bisa bersatu
    jangan sad ending dong hiks
    next part jangan lama-lama thor ntar banyak yang lupa hehehe

  12. Akhirnya part 3 post. Kyu sebenernya sakit apa ya ? Sakit jantung apa? sakit yg lain ? Kyu keliatan suka sama soo waktu kyu jemput soo pas dikantor dan pas soo ditaman. Tapi itu juga gak bisa nguatin kalo kyu suka soo. Masih tanda tanya ya ?

  13. Kenapa Kyu selalu mau disuruh Jess ya .. pertama mengantar Soo pulang , kedua mencari Soo .. entah kenapa aku rasa kyu tertarik ama Soo .. ahh mungkin hanya perkiraanku saja hehehee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s