chapter

Insane Part 8


vollbildaufzeichnung-13-01-2013-000124

Author: angelji ( @sparkling25 )

Judul: Insane

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun, Lee Hyuk Jae, Park Jung Soo

Other cast: Find It

Genre: Romance, Action

Length: Series

 

ANNYEONG^^

 

Kar’na aku mau mempercepat ceritanya, jadi aku langsung publish dua part sekaligus. Dan aku juga bakal bikin alurnya jadi lebih cepet. Biar ngak terlalu lama. Jadi ada beberapa masalah yang bakal aku percepat biar ceritanya ngak terlalu bertele-tele…

Maaf kalau nanti kalian ngerasa ceritanya jadi cepet banget atau ngak nyambung ya  😦

Kita mulai aja ya^^

12 345 (Protected)67

 

AUTHOR POV

 

Kyuhyun memegang bahu Sooyoung dan menatapnya sambil tersenyum tipis. “Lakukan apa yang hatimu katakan.”

Sooyoung lalu membuka pintu ruang rawat Leeteuk perlahan. Dia kembali menatap Kyuhyun. Pria itu hanya tersenyum sambil menganggukan kepalanya untuk meyakinkan Sooyoung.

Tepat saat Sooyoung masuk kedalam ruangan berwarna putih itu, airmatanya langsung mengalir. Alasannya tidak lain karena sosok Leeteuk yang selalu menyayanginya itu sekarang terbaring tidak berdaya di atas kasur. Tubuh pria itu bahkan ditempeli berbagai macam kabel yang Sooyoung sendiri tidak tahu apa fungsinya.

Sooyoung berjalan perlahan menuju kasur di mana Leeteuk berbaring. Airmatanya semakin deras saat melihat wajah pucat kakaknya itu.

“Op…pa. Kau pernah bilang kalau kau akan selalu melindungiku. Tapi kenapa sekarang kau justru ada disini.” Sooyoung menguatkan dirinya.

“Kau harus bangun oppa. Aku mohon bangunlah.” Sooyoung menggenggam tangan Leeteuk. “Aku akan melupakan semuanya. Tapi kau harus bangun. Aku mohon, aku hanya memilikimu.” tangis Sooyoung semakin tidak bisa dia hentikan.

Tiba-tiba terdengar suara alat monitor jantung yang sangat keras. Sooyoung menatap layar itu dan melihat tubuh Leeteuk yang tiba-tiba bergerak tidak karuan.

“Ada apa?” tanya Kyuhyun saat melihat Sooyoung keluar sambil menangis.

“Terjadi sesuatu.” Eunhyuk langsung memanggil dokter begitu Sooyoung mengeluarkan suaranya.

 

KYUHYUN POV

 

Aku, Sooyoung dan Eunhyuk menunggu dengan cemas di luar ruangan. Aku memeluk Sooyoung yang terus saja menangis.

“Dia akan baik-baik saja, kan?” tanya Sooyoung disela-sela tangisannya.

“Dia orang yang kuat. Jadi dia pasti akan bertahan.”

Lalu dokter keluar dari ruangan diikuti oleh seorang perawat yang langsung meninggalkan kami. “Bagaimana keadaan Leeteuk?” tanya Eunhyuk.

“Itu hanya reaksi biasa yang dialami oleh pasien yang belum sadar. Semuanya normal dan stabil.” ucap dokter itu.

“Apa kami bisa masuk?”

“Tentu. Tapi jangan terlalu lama.” kami bertiga hanya mengangguk dan langsung masuk kedalam ruangan Leeteuk setelah dokter itu pergi.

Eunhyuk membuka pintu ruang rawat Leeteuk perlahan. Sementara aku mengikutinya dari belakang bersama Sooyoung yang masih belum berhenti menangis.

Sooyoung lalu mendekati Leeteuk, sementara aku dan Eunhyuk hanya memperhatikannya dari dekat pintu.

“Oppa, ini aku Sooyoung. Bangunlah, aku mohon.” tangisannya semakin keras.

Aku lalu mendekatinya. “Tenanglah. Dokter bilang semuannya baik-baik saja.”

“Tapi kenapa dia belum juga sadar?”

“Butuh waktu Sooyoung-ssi.” kami berdua menatap Eunhyuk.

“Aku ingin bicara denganmu, hyung.” aku lalu menatap Sooyoung. “Aku dan Eunhyuk keluar sebentar.” Sooyoung hanya mengangguk.

Aku dan Eunhyuk lalu keluar meninggalkan Sooyoung. “Tunggu disini. Kami akan segera kembali.” ucapku pada dua pengawal yang menunggu di luar.

“Baik hyung.”

 

AUTHOR POV

 

Kyuhyun dan Eunhyuk masuk kedalam mobil mereka yang terparkir. Kyuhyun dan Eunhyuk memijat dahi mereka yang terasa benar-benar sakit karena semua permasalahan yang muncul.

“Kau sudah membuat rencana untuk Changmin?” tanya Kyuhyun.

“Kita akan membuatnya terlihat buruk di mata Komandan. Kita akan membuatnya kehilangan kepercayaan dari Komandan.” Eunhyuk lalu menatap Kyuhyun.

“Tapi apa yang akan kau lakukan?”

“Serahkan semuanya padaku.” Eunhyuk lalu menatap Kyuhyun. “Dan kau sebaiknya selesaikan masalahmu dengan Yunho. Aku dengar tadi dia datang lagi.”

“Kau tahu?”

“Apa kau lupa jika aku mendapatkan semua informasi yang terjadi disana.” Kyuhyun dan Eunhyuk saling menatap tanpa ekspresi apapun.

“Apa yang harus aku katakan padanya?”

“Jelaskan apa yang terjadi pada Jessica. Dan berikan bukti yang kau miliki padanya.” Eunhyuk kembali menatap Kyuhyun. “Dan ungkapkan perasaanmu pada Sooyoung.”

Kyuhyun menatap Eunhyuk dengan wajah terkejutnya. “Pe..Perasaan apa maksudmu?”

Eunhyuk tersenyum. “Aku mengenalmu dengan baik Cho Kyuhyun.”

“Aku tidak mengerti dengan ucapanmu itu.” Kyuhyun mencoba untuk menhindari tatapan Eunhyuk yang seolah sedang mengintrogasinya.

“Aku sudah mengenalmu lebih dari lima tahun bodoh.” Eunhyuk memukul kepala Kyuhyun pelan. “Atau aku yang harus mengatakannya pada Sooyoung dan bilang kalau kau terlalu penakut untuk mengatakan yang sebenarnya?” Eunhyuk lalu mendekatkan tubuhnya pada Kyuhyun dan menggodanya.

“Hentikan hyung.” Eunhyuk lalu tertawa saat melihat wajah Kyuhyun yang memerah karena ucapan dan sikapnya.

“Wajahmu terlihat seperti kepiting rebus.” Eunhyuk lagi-lagi tertawa dan membuat wajah Kyuhyun semakin memerah.

“Aku mau melihat keadaan Leeteuk.”

“Kau tidak pernah berubah Cho Kyuhyun.” Kyuhyun lalu menatap Eunhyuk tepat sebelum dia membuka pintu mobil. “Kau selalu menyimpan perasaanmu. Apa kau mau kejadiaan dengan Seohyun atau Jessica terulang lagi?”

“Jangan pernah mneyebutkan dua nama itu lagi dihadapanku.” Kyuhyun menghela nafasnya. “Kau tahu jika aku butuh waktu bertahun-tahun untuk melupakan kedua nama itu, bukan?”

Eunhyuk terlihat merasa bersalah. “Maafkan aku. Aku tidak bermaksud untuk membuka luka lamamu.”

“Sudahlah lupakan saja. Sekarang sebaiknya kita masuk kedalam, Sooyoung sendirian.” Eunhyuk hanya mengangguk dan mengikuti Kyuhyun yang sudah lebih dulu keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam rumah sakit.

Saat Kyuhyun dan Eunhyuk sudah masuk kedalam rumah sakit, keduanya melihat Sooyoung ketakutan oleh seorang pria yang sekarang berdiri membelakangi mereka.

“Jung Yunho!!!” gumam Kyuhyun. Kyuhyun langsung mempercepat langkahnya dan mendekati Sooyoung. “Apa yang kau lakukan disini?”

“Kemana pengawal-pengawal itu pergi?” gumam Eunhyuk. Eunhyuk lalu mencoba menenangkan Kyuhyun. Dia terlihat marah karena tidak melihat satu pun pengawal yang menunggu di depan kamar Leeteuk.

“Oh, lihat siapa yang datang? Pria yang sudah menghancurkan hidup adikku sekarang sudah ada disini.” Yunho memandang Kyuhyun dengan tatapannya yang sangat marah.

“Sudah kubilang bukan aku yang menghancurkan hidup adikmu. Pria lain yang sudah membuat adikmu kecewa dan membuatnya memutuskan untuk bunuh diri.”

“KAU PEMBOHONG!!!!” Yunho berteriak dan membuat Sooyoung yang berada disamping Kyuhyun secara spontan memeluk tangan Kyuhyun. Yunho yang melihat itu memndang Sooyoung. “Lihatlah siapa yang sekarang sedang berlindung pada polisi kurang ajar ini? Dasar wanita murahan!!!”

“Jangan pernah melibatkannya dengan masalah kita. Dia bahkan tidak tahu apa-apa tentang Jessica. Dan berhentilah memanggilnya seperti itu.” Kyuhyun sudah mengepalkan tangannya.

“Hentikan Yunho-ssi.” Eunhyuk mencoba menghentikan Yunho yang sudah keterlaluan.

“Dia memang wanita murahan. Benarkan nona Choi Sooyoung?” Yunho tersenyum merendahkan. “Atau mungkin sekarang harus aku panggil nyonya Cho?”

Bug

                   Kyuhyun sudah tidak bisa menahan amarahya lagi. Dia melayangnya sebuah pukulan tepat kewajah Yunho hingga pria itu terjatuh di lantai karena tidak siap dengan serangan Kyuhyun yang tiba-tiba. Sooyoung dan Eunhyuk yang melihatnya langsung tersentak kaget. Terutama Eunhyuk, dia tahu jika Kyuhyun adalah orang yang bisa menahan emosinya dengan sangat baik.

“Aku sudah bilang jaga ucapanmu Jung Yunho.” Kyuhyun meninggikan nada bicaranya.

Yunho berusaha bangkit dan memandang Kyuhyun marah. “Kau membela wanita murahan ini?” Yunho lalu memandang Sooyoung. “Kau membela wanita yang belum lama kau kenal tapi kau justru membiarkan adikku yang sudah bertahun-tahun kau kenal bunuh diri?!”

“SUDAH KUBILANG BUKAN AKU YANG MEMBUATNYA BUNUH DIRI!!!!” Kyuhyun berteriak.

“Hentikan, Kyu. Ini rumah sakit.” beruntung Leeteuk dirawat diruangan khusus, jadi tidak terlalu banyak atau bahkan tidak ada orang satupun sekarang disana.

“JIKA BUKAN KAU LALU SIAPA?” Yunho sudah memegang kerah kemeja Kyuhyun.

Kyuhyun melepaskan cengkraman Yunho pada kemejanya. “Kau!!!!” Kyuhyun menatap Yunho tajam. “Kau menyebabkan Sica bunuh diri. Kau Jung Yunho.” Yunho menatap Kyuhyun dengan tatapan emosi. Bagaimana bisa pria itu mengatakan jika dia adalah penyebab kematian adiknya sendiri?

“Kau menyalahkanku atas semua kesalahan yang kau lakukan? Kau benar-benar seorang penakut Cho Kyuhyun.” nada suara Yunho tiba-tiba berubah.

“Sica memang tidak pernah tahu jika aku mencintainya. Dia hanya mencintai Donghae hyung dan kau juga tahu itu. Tapi saat dia tahu jika aku mencintainya, dia jadi merasa bersalah. Aku tidak pernah mencoba untuk menghindarinya, saat itu aku memang sedang sangat sibuk dengan pekerjaanku sehingga aku tidak bisa menemaninya seperti biasa. Tapi aku selalu berusaha menemuinya jika aku mempunyai waktu luang. Dan kar’na itu dia merasa kesepian. Dan dia hanya bisa menumpahkan isi hatinya di dalam buku hariannya. Dia memmbutuhkanmu saat itu, tapi kebiasaanmu justru membuatnya semakin terpuruk.”

“Lalu apa maksudmu aku yang membuatnya bunuh diri?”

“Kau hanya bisa minum-minum dan bermain dengan banyak wanita tanpa tahu jika Sica membutuhkan sosok kakaknya. Dia kehilangan Donghae yang meninggal kar’na kecelakaan. Dan kau justru menganggap semuanya baik-baik saja tuan Jung. Sica pernah mengatakan jika dia sudah tidak sanggup dengan dirimu. Dia bilang dia tidak bisa lagi melihat kau yang selalu pulang dalam keadaan mabuk dan membawa wanita kedalam rumah. Dia sudah sangat lelah dengan sikapmu.”

“Tapi kenapa dia bilang jika dia kesepian? Dan dia tidak punya siapa-siapa lagi kar’na kau sudah tidak punya waktu lagi untuknya.” Yunho menatap Kyuhyun. “Dan dia menulis jika dia akan pergi kar’na kau yang menjadi satu-satunya orang yang dia miliki sudah pergi meninggalkannya.”

“Aku baru saja menjadi polisi saat itu. Dan kau tahu jika aku menjadi sangat sibuk dengan pekerjaanku. Aku bahkan tidak memiliki waktu untuk kedua orang tuaku. Aku adalah orang yang selalu mendengarkan semua ceritanya setelah Donghae pergi. Kau tahu jika Sica adalah orang yang tertutup, dia tidak memiliki banyak teman. Dan temannya hanya aku dan Donghae. Tapi disaat Donghae sudah pergi dan aku sibuk, dia merasa benar-benar kesepian. Tapi kau…” Kyuhyun menatap Yunho. “Kau justru tidak tahu jika adikmu membutuhkan seseorang untuk mendegarkan ceritanya.” airmata Kyuhun tiba-tiba jatuh. “KAU YANG MEMBUATNYA BUNUH DIRI!!! KAU YANG MEMBUATNYA MEMUTUSKAN UNTUK PERGI. JIKA SAJA SAAT ITU KAU MENGANGKAT TELEPON DARINYA, DIA MASIH ADA DISINI SEKARANG!!!” Kyuhyun benar-benar sudah tidak bisa menahan emosinya.

“Te…Telepon?”

“Saat kami menemukan telepon Jessica. Beberapa jam sebelumnya dia meneleponmu. Nomormu ada dipanggilan terakhirnya. Dan didalam memo teleponnya, dia menulis ‘Oppa jangan pernah salahkan siapapun jika nanti aku pergi. Aku hanya sudah tidak sanggup dengan keadaanmu. Aku mencintaimu oppa.’ Itu yang aku ingat.” Eunhyuk mencoba menjelaskan karena melihat Kyuhyun yang masih mencoba untuk mengontrol emosinya.

Yunho tiba-tiba mengeluarkan sebuah pistol dari balik jas hitam yang dia pakai. Dia lalu tersenyum tipis.

“Apa yang akan kau lakukan?” tanya Eunhyuk kaget saat melihat Yunho tiba-tiba mengarahkan pistol miliknya kearah dahi.

“Maafkan aku Cho Kyuhyun. Maaf kar’na selama ini aku selalu menyalahkamu atas kematian Jessica.” Yunho menatap Sooyoung. “Dan aku juga meminta maaf padamu nona Choi.” Yunho lalu tersenyum tipis. “Oppa datang padamu Sica-ya!!!” gumamnya pelan.

Dor

                   Kyuhyun, Sooyoung dan Eunhyuk terkejut luar biasa melihat Yunho menembakan pistol miliknya ke arah kepalanya.

“JUNG YUNHO!!!!” teriak Eunhyuk dan Kyuhyun bersamaan. Sementara Sooyoung masih berdiri mematung karena terlalu terkejut.

Kyuhyun langsung membawanya untuk berbarik diatas pangkuannya. Airmata Kyuhyun sudah kembali menetes sekarang. “Te…Terima…Kasih…Kar’na…Kau…Su…Sudah…Mengatakan semunya.” Dan Yunho langsung menutup matanya setelah bersusah payah menyelesaikan kalimatnya.

“Cepat panggil dokter!!!” ucap Kyuhyun.

 

KYUHYUN POV

 

“Kau baik-baik saja?” tanyaku pada Sooyoung yang masih terlihat terkejut dengan apa yang baru saja dia lihat.

“Kau pasti sangat tersiksa selama ini.” aku menatap Sooyoung. “Kau menerima semua cacian dari Yunho padahal kau tahu jika kau bukanlah penyebab kematian dari adiknya.”

“Aku sudah berusaha untuk mengatakannya berulang kali, tapi dia tidak pernah mau mendengarkan penjelasanku.”

“Apa dia akan baik-baik saja?” Sooyoung menatapku.

“Entahlah.” aku menghela nafas panjang. “Selama aku menjadi polisi, seseorang yang tertembak kepalanya tidak pernah bisa bertahan hidup.”

“Apa kau masih mencintai Jessica?” aku menatapnya bingung. “Apa hanya ada Jessica wanita yang ada dalam hidupmu selama ini?”

Aku menatap tembok putih yang ada dihadapanku sekarang. “Tidak.” aku tahu jika Sooyoung sedang menatapku sekarang. “Ada satu wanita lagi. Tapi dia juga sudah pergi.”

“Siapa namanya?”

“Seohyun.”

“Lalu siapa cinta pertamamu?”

Aku menatap Sooyoung lagi. “Seohyun.”

“Lalu Jessica?”

“Seohyun meninggal dalam kecelakaan mobil di Inggris. Sejak saat itu aku tidak mempunyai teman wanita lagi selain Jessica. Kar’na aku hanya memiliki dua orang teman wanita. Seohyun dan Jessica.” aku menghembuskan nafas berat. “Dan kar’na kami menjadi sangat dekat, aku mulai menyukainya lebih dari sekedar teman. Tapi dia mencintai Donghae, sahabatku yang lain. Dan akhirnya aku memutuskan untuk tidak pernah mengungkapkan isi hatiku padanya. Ka’na aku takut persahabatan kami akan rusak.”

“Kau pasti sangat menderita.”

“Aku bahkan sudah tidak tahu apa arti penderitaan sekarang. Aku mencintai dua orang wanita. Tapi keduanya justru meninggalkanku.”

Aku menata Sooyoung yang sekarang juga sedang menatapku. Entah ada dorongan darimana, tiba-tiba aku mendekat padanya, hingga aku bisa merasakan nafasnya yang terasa berat. Dan detik berikutnya bibirku sudah tidak memiliki jarak lagi dengan bibirnya. Aku bisa melihat dia memejamkan matanya dan akupun melakukan hal yang sama. Ciuman kami terasa sangat lembut, aku diam-diam tersenyum dalam ciuman kami. Apakah aku bisa berharap pada perasaanku kali ini?

 

AUTHOR POV

 

“Kyu….” ucapan Eunhyuk berhenti saat melihat pemandangan romantis dihadapannya. “Kali ini kau harus mendapatkan cintamu Cho Kyuhyun.” gumam Eunhyuk.

 

TBC

 

Aneh ngak sih? Maaf ya kalau ceritanya malah jadi ngak nyambung…Soalnya aku nulisnya cepet banget kar’na takut kalau idenya nanti ilang lagi hehehe

Dan seperti yang aku bilang kalau aku bakal mempercepat ceritanya, jadi maaf kalau alurnya kerasa jadi cepet banget.

Ditunggu like sama komennya ya ^_^

Advertisements

24 thoughts on “Insane Part 8”

  1. baru baca part 1 sampe 8 kecuali part 5, jadi baru komen.
    ceritany bagus walau di part 8 agak sedijit kecepetan seperti yang author bilang, tapi masih nyambung kok.
    next part thor

  2. Eah sweet dah kyu nya cium soo eonni cepet2 ungkapin rasanya ya oppa biar kalian bersatu kkk…
    akhirnya yunho sadar siapa sebenernya yang salah dan ngga berusaha ngejar kyu buat masalahin kematian sica ditunggu part 9 nya semangat author^^

  3. akhirnya k ungkap pnybab Jesicca mpe bnuh diri, n smga aja Yunho ttep hidup n mprbaiki hbungannya slama ni ma Kyuhyun.
    ngnes bngt jd Kyuhyun 2 kli suka ma orang k2² nya prgi ngglin dia.
    n mga aja prsaan dia kali ini bertahan n jg terblaskan ma sooyoung.
    d tunggu next part ya….

  4. ga nyangka kyu mencintai dua wanita dan keduanya telah meninggal.sungguh tragis banget…
    dan semoga kyu dan sooyoung bisa bersama.ditunggu lanjutannya ya

  5. hai hai selamat datang kembali ya..
    its great to see you back. oiya aku ngegabungin komen aku sama part sebelumnya disini jadi maaf kalo di part sebelumnya aku engga komen.
    pertama baca part 7 discene awal-awal jujur aja loh aku ngeraba2 cerita ff ini hahaha kamu lupa terakhir update kapan aku juga lupa update terakhir kamu gimana hehehehe
    kedua pas di part 7 juga aku ngerasa kok kayaknya ini ff alurnya cepet yah eh ternyata di part ini dijelasin kalo alurnya emang sengaja dibikin cepet.
    ketiga, kalo untuk alur aku ngerasa ga masalah sih cuma emang ada beberapa typo sama kalo kalimatnya dibikin lebih efektif bisa tapi ga terlalu berpengaruh ke jalan cerita kok.
    udah segitu aja komennya pegel juga ngetiknya dan aku rasa kamu juga pegel nanti baca komen ini yg cuma panjang tapi isinya begitu hahaha

  6. wah yuho bikin kaget, setelah tau kebenarannya dia langsung bunuh diri..
    ditunggu lanjutannya, semoga momen kyuyoung lebih banyak 🙂
    semangat 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s