chapter

Insane Part 1


Author: angelji ( @sparkling25 )
Judul: Insane
Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun, Lee Hyuk Jae, Park Jung Soo
Other cast: Find It
Genre: Romance, Action
Length: Series

Halooooo!!!!!!!!!!!!!!! Aku bawa series terbaru nih. Dan semoga kalian bisa suka sama karya terbaru aku ini. Dan aku sengaja ngepost ini barengan sama part terakhir I’m Sorry, Jeongmal biar aku punya waktu lebih banyak buat bikin part selanjutnya.
Sedikit info, FF ini terinspirasi dari lagunya BTOB yang insane. Tapi jalan ceritanya baru kepikiran setelah aku ngeliat MVnya B.A.P yang one shot berulang-ulang. Dan jujur aja waktu bikin cerita ini, aku jadi inget waktu lagi bikin Dangerous Love. Semoga aja cerita ini juga bisa berhasil kayak Dangerous Love, ya.
Sekarang kita mulai sama ceritanya^^

AUTHOR POV

Sebuah mobil sedan sport putih berhenti tepat di depan sebuah rumah mewah bergaya minimalis dengan kaca-kaca besar yang menghiasi rumah tersebut. Seorang pria keluar dari dalam mobil tersebut. Pria berkaca mata hitam itu lalu bersandar pada pintu mobilnya. Dia kembali teringat alasannya bisa berada dirumah mewah dihadapannya sekarang ini.

FLASHBACK ON

“Selamat pagi pak. Anda memanggil saya.” ucap seorang polisi muda bernama Cho Kyuhyun kepada komandannya.
“Aku memiliki tugas untukmu dan Lee Hyuk Jae-ssi. Dia sudah bertemu denganku lima belas menit yang lalu. Dan aku harap kau mau melakukan tugas yang aku berikan padamu kali ini.” ucap kepala polisi paruh baya itu pada Kyuhyun.
“Apa yang harus saya lakukan pak?” tanya Kyuhyun dengan sikap sempurna yang masih dia perlihatkan sejak tadi.
“Kau dan Hyuk Jae-ssi harus menyamar agar bisa masuk kedalam kelompok mafia pimpinan Park Jung Soo. Dan aku akan memberikan kalian waktu selama delapan bulan. Setelah itu, kita akan menangkap mereka bersama-sama.” jelas komandan Kyuhyun lagi.
“Siap pak. Saya akan melakukannya.”
“Kalau begitu sekarang temui Lee Hyuk Jae-ssi dan pikirkan bagaimana caranya agar kalian bisa masuk ke dalam jaringan mafia itu.”

FLASHBACK OFF

Begitulah, hingga akhirnya Kyuhyun dan seorang temannya yang bernama Lee Hyuk Jae akhirnya masuk ke dalam lingkungan mafia untuk menyamar. Setelah lebih dari dua minggu mereka melewati hari-hari mereka dengan berbagai macam test yang diberikan agar bisa bergabung dengan kelompok mafia paling ‘licin’ di Korea. Akhirnya keduanya bisa bergabung dengan mereka dan setelah dua bulan sejak pertama kali mereka resmi bergabung dengan kelompok ini, mereka dengan cepat sudah menjadi orang kepercayaan ketua kelompok ini yang mereka biasa panggil Leeteuk hyung.
“Kenapa kau tidak masuk? Apa kau akan terus berdiri disini?” tanya Lee Hyuk Jae, teman Kyuhyun yang biasa Kyuhyun panggil Eunhyuk hyung karena Eunhyuk lebih tua dua tahun darinya.
Kyuhyun menoleh dan melepaskan kaca mata hitamnya untuk menatap Eunhyuk. “Aku selalu ragu untuk masuk ke dalam. Aku merasa seperti mengkhianati negaraku sendiri.” jawab Kyuhyun. “Terutama karena kedua orang tuaku. Mereka hanya tahu aku sedang berada diluar kota untuk melakukan tugas negara.” lanjutnya.
“Aku tahu ini sulit. Tapi aku yakin kau bisa mengalahkan perasaan bersalahmu ini. Setelah ini berakhir, kita akan kembali hidup normal.” Eunhyuk mencoba memberikan dukungannya pada Kyuhyun. “Ayo kita masuk. Leeteuk hyung pasti sudah menunggu kita berdua.” Kyuhyun mengangguk dan mengikuti langkah eunhyuk dari belakang.

KYUHYUN POV

Untuk kesekian kalinya aku masuk ke dalam rumah milik Park Jung Soo. Sosok yang seharusnya aku jadikan lawan tapi sekarang justru harus kujadikan kawan. Aku biasanya lebih memilih bertemu dengannya di luar rumah. Masuk kedalam rumah ini semakin membuatku merasa bersalah karena justru membantu aksi-aksi kejahatan yang dilakukan oleh kelompok yang dipimpinya. Tapi karena hari ini dia bilang sedang tidak bisa keluar, jadi aku dan Eunhyuk harus datang menemuinya dirumah.
“Oh, kalian berdua sudah datang. Duduklah Eunhyuk-ah, Kyuhyun-ah.” ucapnya ramah. Dan dari yang aku tahu dia memang selalu bersikap ramah. Berbeda dengan pekerjaan yang dilakukannya.
“Ada apa hyung meminta kami datang?” tanya Eunhyuk.
“Bisakah kalian menjemput adik angkatku di bandara? Dia baru pulang dari Jepang hari ini.” jawab Leeteuk.
“Baiklah. Siapa namanya dan bagaimana wajahnya?” kali ini aku yang bertanya.
“Ini fotonya.” Leeteuk menyerahkan foto adik angkatnya itu padaku dan Eunhyuk. “Namanya Choi Sooyoung.”
“Choi?” tanyaku bingung. Karena nama keluarga Leeteuk adalah Park.
“Aku bertemu dengannya saat dia masih kecil di panti asuhan. Aku tidak mengganti nama keluarganya karena dia tidak ingin aku menggantinya.” jelas Leeteuk dan mendapat anggukan kepala dariku dan Eunhyuk.
“Kalau begitu kami pergi sekarang.” pamit Eunhyuk dan aku mengikutinya dari belakang.
“Kenapa akhir-akhir ini aku sering sekali melihatmu melamun?” tanya Eunhyuk saat kami sedang dalam perjalanan menuju bandara.
Aku menoleh sebentar lalu kembali menatap lurus ke arah jalan. “Aku mulai tidak yakin dengan tugas yang kita lakukan sekarang.” jawabku.
“Apa maksudmu? Kau mau mundur?”
“Leeteuk hyung adalah orang yang baik. Terlepas dari pekerjaannya yang melanggar hukum, dia adalah orang yang sangat baik. Dia seperti hyungku sendiri sekarang. Karena itu aku ragu dengan tugas ini.” jelasku pada Eunhyuk yang hanya memandang sekilas lalu kembali fokus menyetir.
“Aku juga merasakan hal yang sama denganmu. Tapi tugas adalah tugas. Ini sama halnya seperti kau harus memilih antara memenjarakan ayahmu yang seorang pengedar narkoba atau melepaskannya karena dia adalah ayahmu. Aku yakin kau bisa mengambil keputusan terbaik untuk dirimu sendiri nantinya.” ucap Eunhyuk dan aku hanya tersenyum tipis.

SOOYOUNG POV

Aku memandang jam tanganku sekilas untuk kesekian kalinya. Ini sudah lebih dari tiga puluh menit aku menunggu orang yang diminta Leeteuk untuk menjemputku. Tapi sampai sekarang aku tidak melihat ada tanda-tanda orang yang mau menjemputku itu.
“Permisi. Apa anda nona Choi Sooyoung?” aku menurunkan buku yang sedang kubaca dan melihat dua sosok pria berdiri tepat dihadapanku.
“Ne. Kalian siapa?” tanyaku.
“Kami diminta Leeteuk hyung untuk menjemputmu. Maaf kami terlambat, tadi kami harus mengisi bahan bakar dulu.” jelas salah satu pria dihadapanku ini. “Oh, iya. Kau bisa memanggilku Eunhyuk dan ini Kyuhyun.” tambahnya
Aku hanya mengangguk tidak peduli. “Baiklah. Apa bisa kita pergi sekarang? Aku ingin istirahat.”
“Baik. Biar kami yang membawakan tasmu.” ucap pria itu lagi sambil meminta koper besar milikku. Sementara pria disampingnya hanya berdiri seperti patung.
Aku langsung duduk di kursi belakang mobil begitu pria bernama Eunhyuk itu membuka kunci mobilnya. Selama perjalanan aku sama sekali tidak bersuara. Kedua pria ini tampak tidak memperdulikan kehadiranku disini. Mereka berdua juga sama sekali tidak bersuara. Kenapa Leeteuk harus menyuruh orang aneh seperti mereka untuk menjemputku? Benar-benar menyebalkan.
“Kita sudah sampai Sooyoung-ssi. Kau masuk saja, biar barangmu kami yang bawa.” ucap Eunhyuk lagi. Sementara pria bernama Kyuhyun itu masih setia dengan sikap diamnya.
“Baiklah. Terima kasih sudah mau membantuku.” Eunhyuk tersenyum tipis.
Aku turun dari mobil hampir bersamaan dengan Kyuhyun. Karena hal itu, tubuhnya mendorong tubuhku sedikit kebelakang.
“Oh, maafkan aku. Aku itu sengaja. Apa sakit?” tanyanya. Suara pertama yang kudengar darinya.
“Tidak apa-apa.” jawabku dengan tersenyum tipis.
“Masuklah, Leeteuk hyung pasti sudah menunggumu.” aku hanya mengangguk.
Aku langsung masuk kedalam rumah. Saat membuka pintu, aku melihat Leeteuk sedang berkutat dengan laptop dihadapannya. Aku benar-benar merindukannya. Sudah lebih dari lima tahun aku tidak melihatnya.
“Apa kau hanya akan terus duduk disitu tanpa menyambut kedatanganku?” tanyaku padanya.
Leeteuk mengangkat kepalanya dan tersenyum. Tidak lama dia bangkit dan menghampiriku. “Aigoo uri Sooyoungie sekarang sudah sangat besar. Bahkan tinggimu sekarang sudah sama dengan tinggi badanku. Kau makan apa disana?” tanyanya sambil memelukku.
“Makan makanan yang tidak ada disini.” kami berdua tertawa. “Oh, apa mereka berdua adalah anak buahmu?” tanyaku setelah duduk di sofa ruang tamunya.
“Ne. Waeyo?”
“Mereka lebih mirip seperti patung.”
Leeteuk tampak tertawa mendengarnya. “Memangnya kenapa?”
“Mereka hanya diam saja selama perjalanan kesini. benar-benar membosankan.” keluhku.
“Benarkah? Tapi Eunhyuk adalah orang yang sangat menyenangkan. Dia adalah mood maker disini.” ucap Leeteuk.
“Jeongmal? Tapi tadi tidak seperti itu.”
“Mungkin karena kalian baru bertemu.”
“Hyung!!! Mau kami simpan dimana tas-tas ini.” kami berdua menoleh dan melihat Eunhyuk dan Kyuhyun yang baru saja masuk sambil membawa tas-tas besar miikku.
“Bawa tas-tas itu ke tamar yang sudah kusiapkan.” ujar Leetek pada dua orang pria yang berdiri di belakangnya. “Dan kalian berdua bisa istirahat.” tambahnya pada Eunhyuk dan Kyuhyun yang langsung mengangguk dan pergi dari hadapan kami.
“Apa boleh aku istirahat? Badanku semuanya terasa sangat sakit.” ijinku.
“Tentu.” aku langsung pergi mengikuti dua orang yang membawa tas-tas milikku.

AUTHOR POV

Pagi harinya Kyuhyun, Eunhyuk dan Leeteuk sudah tampak duduk di taman belakang rumah Leeteuk dengan teh hangat yang menemani ketiganya berbincang.
“Semalam Siwon menghubungiku. Dia bilang barang yang dipesan tuan Kim akan datang nanti malam.” Kyuhyun dan Eunhyuk langsung memandang Leeteuk yang sedang berbicara. “Apa kalian bisa datang untuk membantu Siwon mengawal barang itu?”
“Tentu. Kau hanya tinggal menyebutkan detailnya saja.” jawab Eunhyuk.
“Tapi kudengar kelompok lain berusaha menggagalkan rencana kita ini.” kali ini Kyuhyun yang bersuara.
“Karena itu aku meminta bantuan kalian. Karena aku tahu kalian bisa mengatasi semuanya.” Kyuhyun dan Eunhyuk memandang satu sama lain. “Aku harus pergi. Nanti aku akan mengirimkan email tentang detailnya.” Kyuhyun dan Eunhyuk mengangguk.
Leeteuk lalu bangkit dari tempat duduknya. Tapi tanpa Kyuhyun dan Eunhyuk sadari, Leeteuk sempat berhenti dan memandang ke arah dua pria itu dengan tatapan yang sulit diartikan. Tapi hanya sekilas dan itu membuat keduanya benar-benar tidak sadar akan hal itu.
“Pagi!!!” sapa Sooyoung yang tiba-tiba datang. Kyuhyun dan Eunhyuk menoleh dan hanya Eunhyuk yang tampak tersenyum. “Apa Leeteuk oppa sudah pergi?”
“Ne. Dia baru saja pergi. Apa kau sudah sarapan?” tanya Eunhyuk.
“Ne, aku baru saja selesai sarapan.”
“Ah, aku ada urusan sebentar. Kau bisa mengobrol dengan Kyuhyun.” Eunhyuk lalu pergi setelah meninggalkan Kyuhyun dan Sooyoung berdua.
“Duduklah. Apa kau tidak pegal dari tadi berdiri?” tanya Kyuhyun. Terdengar ketus, tapi nada suaranya jusru biasa saja.
“Gomawo Kyuhyun-ssi.” Sooyoung lalu duduk tepat disamping Kyuhyun. “Apa semalam kau tidur dirumah ini?” tanya Sooyoung.
Kyuhyun menoleh ke arah Sooyoung. “Tidak. Aku baru datang tadi pagi. Mungkin kau masih tidur jadi tidak mendengar suara mobilku.” jawab Kyuhyun kali ini terdengar lebih bersahabat.
“Apa kau setiap hari disini?”
“Tidak. hanya beberapa kali dalam seminggu. Memangnya kenapa?” kali ini Kyuhyun yang bertanya karena Sooyoung terus menanyakan kehadirannya disini.
“Tidak apa-apa. Hanya saja wajahmu dan Eunhyuk-ssi terlalu baik untuk menjadi anak buah Leeteuk oppa. Kalian berdua lebih pantas menjadi seorang polisi.” Kyuhyun tiba-tiba tersedak oleh teh yang sedang dia minum. “Kau kenapa Kyuhyun-ssi?”
“Tidak apa-apa.” Kyuhyun tampak canggung kali ini karena Sooyoung membersihkan kemeja yang dipakainya oleh tisu.

KYUHYUN POV

Aku dan Eunhyuk langsung keluar dari mobil begitu melihat Siwon salah satu anak buah kepercayaan Leeteuk berdiri di pinggir sebuah danau dengan beberapa mobil hitam yang terparkir dibelakangnya.
“Aku merasa terhormat karena kalian berdua yang datang kemari. Aku tahu sangat sulit membuat kalian menjalankan misi diluar seperti ini.” ucap Siwon.
“Mana barangnya?” tanya Eunhyuk langsung.
Siwon lalu memberikan petunjuk pada anak buahnya dibelakang. Dan dua orang berpakaian serba hitam memberikan sebuah koper pada kami berdua.
“Semuanya ada disitu. Tidak ada yang kurang satupun.” Eunhyuk mengambilnya tanpa membuka isi koper tersebut. Karena di dalam aturan kelompok ini tidak ada yang boleh membuka koper ini selain Leeteuk atau kalian akan menyesal seumur hidup kalian.
Tiba-tiba terdengar suara mobil dari belakang. Tidak hanya satu, tapi kurasa ada lebih dari lima mobil yang mendekat ke arah kami. Dan ternyata benar, ada sekitar tujuh mobil berhenti dihadapan kami saat ini. Satu demi satu keluar sosok-sosok pria yang tidak jauh berbeda dengan pengawal-pengawal yang kami bawa keluar dari dalam mobil. Dan yang terakhir keluar seorang pria berbaju putih dengan rokok di tangannya.
“Tidak kusangka bisa bertemu denganmu lagi Siwon-ssi.” ujar pria berbaju putih itu.
Siwon tersenyum tipis. Atau lebih tepatnya hanya mengangkat satu sisi bibirnya saja. “Apa maumu?”
“Aku yakin kau tahu apa mauku. Serahkan tas itu pada kami dan kami akan pergi dengan rapi.” ucap pria yang kurasa bahkan lebih pendek dari Eunhyuk.
“Itu hanya ada dalam mimpimu.” ucap Siwon sinis.
Aku melihat salah satu pengawal pria berbaju putih itu meletakkan tangannya ke arah belakang pakaiannya. Aku rasa aku tahu apa yang akan terjadi setelah ini. Dan benar saja, pengawal itu mengarahkan senjatanya ke arah kami. Dan ternyata pengawal yang lain mengikuti aksinya itu.
“Aku percaya dengan keahlianmu menyetir, Kyu.” bisik Eunhyuk padaku.
“Aku tidak percaya harus melakukan ini hanya demi sebuah tas yang bahkan aku sendiri tidak tahu isinya apa.” bisikku pada Eunhyuk. Sementara dia hanya tersenyum.
“Sekarang.” ucapnya.
Aku dan Eunhyuk lalu berlari masuk ke dalam mobil. Sementara Siwon dan anak buahnya menahan gerombolan itu dengan tembakkannya.
DOR DOR DOR
DOR DOR DOR
Suara–suara tembakkan itu terdengar begitu nyaring ditelingaku. Setelah memastikan Eunhyuk masuk ke dalam mobil, aku langsung menjalankan mobil ini dengan kecepatan yang sangat tinggi. Tapi sepertinya ada mobil yang mengikuti kami.
“Seprtinya ini akan lebih sulit dari yang kau pikirkan.” ucap Eunhyuk yang tampak duduk tenang. di kursinya.
“Tidak bisakah kau keluarkan senjatamu sebelum mereka duluan yang melakukannya?” ucapku sedikit kesal.
DOR
Belum genap dua detik aku selesai bicara, sebuah tembakkan benar-benar mengarah ke arah kami berdua.
“Baiklah, kita lihat siapa yang pantas disebut jagoan disini.” ucap Eunhyuk dan tampak langsung mengeluarkan senjatanya.

TBC

Gimana part pertamanya? Kalau menurut kalian menarik, aku bakal ngelanjutin. Tapi kalau ngak menarik aku ngak bakal ngelanjutin ceritanya. Kar’na sama aja bohong ngelanjutin cerita yang ngak pengen dibaca sama readers semua…
Karena ini baru part pertama. Jadi aku kasih batas komentar 50 aja deh^^

Advertisements

109 thoughts on “Insane Part 1”

  1. Wahh, seru ngliat bias” ku main tembak”an…
    Soo ama leeteuk, kyk.a udh tau dh siapa itu kyu dan hyuk..
    Next part.a cpt di publish ya..

  2. Annyeong~
    Aq reader baru ^^

    Wah …
    Ceritanya sangat menarik 🙂
    Aq suka Ff yg bergenre Action, tpi kayanya Teuk oppa gk jahat deh, dia kaya yg sembunyiin sesuatu yg baik ^^

    Tetep lanjut ya… Thor ^^v

  3. Wah . .
    FF aCtioN ne. .
    Keren dEh. .
    Suka bAnget. .
    It leEtUk dah mulai curiga atau malah nguji kyuhyuk dgn ngasiH tUgas yg segItU berat. .

    Thor bsa minta pw yg dangerous boy part trakhr gak? . Aku blum bAcA siH tp aqu liat part akhr.y d pRotek. . Plis kalo bsa, krim aja ke Fb: Sri Nur Az Zahra
    tw: @nmappiasse . . Gumawo

  4. Uwaaa, keren keren kerreeennn!!
    Jadi, keputusan akhir spt apa yg akan di pilih oleh kyu? Dan jg hyuk?
    Bahkan siwon jg di pihak teukkie!!
    Dan apa arti tatapan teukkie? Apakah ia mengetahui sesuatu ttg kyuhyuk?
    Ok, kyuyoung momentnya blm apa2, hee
    Next part ditunggu thor.. HWAITING.. ‘O’)9

  5. Apa yah yg direncanain sama leeteuk oppa ?..
    Trus siapa yg nyerang eunhyuk sama kyu, atau mereka salah satu musuh leeteuk ??

  6. Kyuppa keren banget dsini :3
    Moment kyuyoungnya jg belum banyak,
    Trus teukoppa apakah sdh tau klu kyu dan hyuk itu polisi ya?

  7. njirrr leeteuk oppa mafia?? gak pantes bgt mukanya.. tpi klo siwon pantes.. ahaha
    kayaknya kyu tertarik dama SOO dehh

  8. maaf ya bru comment skrg bru bca jga…
    klo aku liat critanya kya trspirasi dr film Fast and Furious, hmpir sma cos ada polisi yg nymarmsuk kdlm angota genk jg..
    tpi aku ska kok jd ijin baca next partnya…

  9. Walah nyesel baru baca insane sekarang wkwkwkwk
    ternyata bagus. Keren loh. Suka sm genre yg kaya gini nih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s