oneshoot

Forget You


Author: anjelji ( @sparkling25 )

Judul: Forget You

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Other cast: Jessica Jung, Lee Donghae

Genre: Romance

Length: Oneshoot

ANNYEONG^^ Aku bawa oneshoot lain sebagai tanda minta maaf karna AS Dangerous Lovenya kelamaan. Tapi aku janji minggu depan udah aku publish^^ Oneshoot ini terinspirasi dari lagu Jessica yang Almost. Tapi ini bukan songfic, ini cuma terinspirasi.

Semoga kalian suka ya sama cerita yang menurut aku ngak terlalu menarik 😦

Kita mulai^^

AUTHOR POV

Seorang gadis sedang duduk di sebuah bangku taman yang cukup luas. Dia sesekali tersenyum saat melihat anak-anak kecil yang sedang bermain di sebuah taman bermain tidak jauh dari bangku taman yang didudukinya sekarang.

“Kenapa kau tersenyum seperti itu?” tanya Jessica pada sahabatnya.

Sooyoung menoleh, “aku hanya senang melihat anak-anak itu bermain. Mereka tampak sangat gembira. Aku merasa iri pada mereka.” Sooyoung tersenyum getir.

Jessica duduk di samping Sooyoung dan mengelus punggung Sooyoung untuk memberi kekuatan pada sahabatnya itu. “Ingatanmu akan kembali suatu hari nanti. Dan kau juga akan mendapatkan kebahagiaanmu suatu hari nanti.” Jessica tersenyum.

“Gomawo Sica-ah.” Sooyoung juga tersenyum mengingat dia masih memiliki seorang sahabat seperti Jessica.

Sooyoung mengalami kecelakaan tiga bulan yang lalu. Dan dampak dari kecelakaan itu membuat Sooyoung melupakan beberapa kejadian yang pernah terjadi di hidupnya. Meskipun tidak semuanya, tapi cukup banyak kejadian-kejadian penting yang dilupakan olehnya. Dan beruntung dia masih mengingat Jessica karena mereka bersahabat sejak kecil.

“Kau lihat apa?” tanya Jessica yang melihat Sooyoing tampak memperhatikan sesuatu.

“Kau lihat pria di dekat danau itu?” Jessica melihat kearah yang ditunjuk Sooyoung lalu mengangguk. “Kenapa aku merasa mengenalnya. Apa kau tahu dia siapa?” tanya Sooyoung lagi.

Kau mengingat dia Soo.’ Jessica tersenyum dalam hatinya.

Namun karena alasan kesehatan Sooyoung, Jessica menggelengkan kepalanya. “Entahlah, sepertinya aku tidak kenal.”

“Aku melihatnya hampir setiap hari selama sebulan terakhir ini, dan selama itu juga aku selalu merasa aku pernah mengenalnya, bahkan sangat baik.” tiba-tiba Sooyoung memegangi kepalanya karenam encoba mengingat sesuatu, Jessica yang melihat itu langsung panik. “Soo, kau kenapa?” tanyanya.

“Kepalaku sakit sekali, Sica-ah.” Jessica memutuskan membawa Sooyoung pulang karena takut terjadi sesuatu pada sahabatnya itu.

“Apa masih sakit?” tanya Jessica begitu mereka dalam perjalanan pulang. Tapi bukannya menjawab, Sooyoung justru memandang kosong ke depan. “Kau baik-baik saja?” tanya Jessica khawatir.

“Kenapa aku tidak bisa mengingatnya? Kalau dia bukan seseorang yang istimewa dalam hidupku, kenapa aku sangat ingin mengingatnya. Kenapa aku merasa ada banyak waktu yang telah kami lalui bersama, tapi aku tidak bisa mengingatnya.” lirih Sooyoung.

“Kau akan mendapatkan jawabannya suatu hari ini.” Jessica memandang Sooyoung. Dia yakin sekarang Sooyoung sangat tersiksa dengan pikirannya.

SOOYOUNG POV

Aku terbangun saat sinar matahari pagi masuk melalui celah-celah tirai kamarku yang masih tertutup. Aku bangkit dari tempat tidur lalu membuka tirai kamarku dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diriku.

Setelah selesai, aku turun untuk sarapan. Aku melihat sudah ada kedua orang tuaku dan juga Jessica yang memang aku minta untuk datang pagi ini.

“Kau sebenarnya mau mengajakku kemana?” tanya Jessica.

“Kau akan tahu nanti. Tapi sekarang biarkan aku sarapan dulu.” Jessica hanya memandangku sekilas lalu kembali membaca majalah yang berada di hadapannya.

“Hari ini kau harus pergi ke dokter untuk meminta vitamin. Jangan lupa itu.” ayah memandangku.

“Ne, aku akan ke rumah sakit begitu selesai dengan urusanku.” ayah tersenyum mendengar jawabanku. “Aku sudah selesai. Sica-ah ayo!!!” Jessica mengambil tasnya dan mengikutiku dari belakang setelah kami pamit kepada kedua orang tuaku.

“Sebenarnya kita mau kemana?” tanya Jessica saat kami sudah berada di dalam mobil.

“Taman.” jawabku singkat.

Jessica memandangku sekilas lalu kembali fokus menyetir. “Taman? Bukankah kemarin kita baru saja pergi ke sana? Memangnya kenapa kau mau pergi kesana?” tanyanya lagi.

“Ada yang ingin aku pastikan.”

“Apa?”

“Pria itu.” Jessica kembali memandangku, wajahnya tampak kebingungan. “Pria yang kita lihat di pinggir danau kemarin.” kataku menjelaskan.

“Kenapa kau tampaknya sangat tertarik dengan pria itu?” tanyanya lagi.

“Aku juga tidak tahu. Seperti ada sesuatu yang tidak aku ingat tentangnya. Dia seperti seseorang yang pernah ada di hidupku.” aku menatap Jessica serius. “Apa kau yakin tidak mengenalnya?” tanyaku meyakinkan.

“Bukankah sudah aku bilang tidak. Lagi pula kalau aku kenal, kau juga pasti mengenalnya.” Jessica tampak sedang menyembunyikan sesuatu.

JESSICA POV

Sebenarnya aku merasa bersalah pada Sooyoung karena harus berbohong tentang pria yang dia maksud. Tapi aku tidak mungkin mengatakan kalau pria itu adalah Cho Kyuhyun, kekasihnya. Dokter bilang kalau Sooyoung harus mengingatnya sendiri agar proses penyembuhannya lebih cepat.

“Kita sudah sampai.” kataku pada Sooyoung yang sedang sibuk dengan ponselnya.

Aku mengikuti Sooyoung dari belakang. Sooyoung langsung menuju danau untuk melihat Kyuhyun. Dan ternyata Kyuhyun sedang berada di pinggir danau sama seperti kemarin. Sooyoung tampak memperhatikan Kyuhyun dari jarak yang tidak terlalu jauh dari pria yang sekarang sedang duduk sambil memberi makan ikan-ikan yang hidup di danau kecil itu.

“Cho Kyuhyun?!” gumam Sooyoung pelan. Ada nada bertanya dari suaranya. Apa mungkin dia sudah mengingat Kyuhyun?

“Kau tahu namanya?” tanyaku hati-hati.

Sooyoung menatapku, sorot matanya menunjukkan keterkejutan. “Nama itu keluar begitu saja.” Sooyoung tampak masih kebingungan. “Apa dia orang yang sangat istimewa di hidupku sampai-sampai aku bisa mengingat namanya?” tanyanya lagi.

Sangat istimewa, Soo.’ gumamku dalama hati. Andai aku bisa mengungkapkannya.

“Apa kau yakin itu nama pria yang sedang duduk disana.” tunjukku pada Kyuhyun. Sooyoung menatapku cukup lama lalu kembali mengarahkan pandangannya pada Kyuhyun. Namun Kyuhyun sudah tidak ada disana.

“Kemana pria itu?” tanya Sooyoung.

“Mana aku tahu. Dari tadi kan aku disampingmu.” jawabku.

“Kalian berdua mencariku?” tanya sebuah suara yang berasal dari arah belakang kami. Aku dan Sooyoung menoleh dan mendapati Kyuhyun sedang bersandar pada sebuah pohon besar. “Kenapa kalian mengawasiku?” tanyanya. Kenapa dia dingin sekali?

“Apa kita saling mengenal?” tanya Sooyoung tiba-tiba. Aku dan Kyuhyun menatap Sooyoung hampir bersamaan.

“Apa kau berpikir kita saling mengenal?” tanya Kyuhyun sambil mendekat pada Sooyoung. Kyuhyun menatapku sekilas.

Aku melihat Sooyoung gugup saat Kyuhyun semakin mendekatinya. “A..Apa yang kau lakukan?” tanya Sooyoung. Entah kenapa aku tersenyum melihat mereka berdua sekarang.

Kyuhyun semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Sooyoung hingga ujung hidung mereka menempel. “Aku tidak akan memaksamu untuk mengingatku, karena aku tahu kau bisa mengingatku tanpa aku memberitahumu. Biarkan waktu yang memberi tahumu bagaimana caranya kau akan mengingatku.” Kyuhyun tersenyum.

“Kenapa kau bisa begitu yakin?”

“Karena aku…” Kyuhyun menjauhkan wajahnya lalu meletakkan jari telunjuknya di dada Sooyoung. “Ada disini, dihatimu. Jadi kau akan selalu mengingatku, tanpa aku perlu memaksamu.” lanjutnya.

Tiba-tiba Kyuhyun pergi, “oppa kau mau kemana?” panggilku.

Kyuhyun berbalik lalu tersenyum, “hari ini cukup Sica-ah. Aku tidak mau membuatnya kesakitan.” Kyuhyun kembali berjalan menjauh dari kami. Dia memang tahu kepala Sooyoung akan kesakitan kalau mencoba mengingat terlalu keras.

“Kau mengenalnya? Kenapa kau tidak memberitahuku? Kau bahkan memanggilnya oppa. Siapa dia Jessica?” tanya Sooyoung bertubi-tubi.

Aku menghembuskan nafas pelan. “Dia namjachingumu, Soo. Namanya Cho Kyuhyun, persis seperti yang kau ucapkan tadi.”

“Kalau dia namjachinguku, kenapa dia tidak pernah muncul?” tanyanya lagi.

“Dia muncul di hari pertama kau sadar. Tapi kau sama sekali tidak melihatnya. Kau hanya mengingat orang tuamu, aku dan beberapa sepupumu saja. Tapi dia yang menemanimu setiap harinya, sama sekali tidak kau anggap keberadaannya.” aku menatap Sooyoung. “Karena itu dia memutuskan untuk tidak mengusik hidupmu dulu. Dia takut kau akan kebingungan karena ada seorang pria yang tiba-tiba mengaku sebagai namjachingumu.” lanjutku.

“Dia sangat baik.” ada raut bersalah dalam wajah cantiknya.

“Dia bukan hanya baik, tapi dia adalah pria yang setia. Orang tuamu pernah menyuruhnya untuk mencari wanita lain. Tapi dia bilang dia hanya akan mencari wanita lain saat harapannya untuk membuatmu kembali mengingat dirinya sudah benar-benar tidak ada.” Sooyoung menatapku lalu tiba-tiba dia menarik lenganku.

“Kau tahu dimana rumahnya, kan?” tanyanya saat kami sedang berjalan.

“Tentu. Memangnya kenapa?”

“Kita kesana.” katanya lalu menyuruhku cepat masuk ke dalam mobil dan membawanya ke rumah Kyuhyun.

AUTHOR POV

Jessica tidak membawa Sooyoung ke rumah Kyuhyun. Gadis cantik itu justru membawa Sooyoung ke sungai Han.

“Kenapa berhenti? Apa rumahnya di dekat sini?” tanya Sooyoung bingung.

Jessica menggeleng, lalu tangannya menunjuk ke sebuah arah. Disana tampak seorang pria sedang duduk di atas kap mobil. “Dia akan datang ke sungai Han begitu pulang dari taman. Itu adalah kebiasaanmu dengannya dulu. Dan dia masih melakukannya sampai sekarang.” Sooyoung lalu turun dari mobil Jessica dan menghampiri Kyuhyun. Sementara Jessica hanya menunggu di dalam mobil.

“Sebaiknya aku menyuruh Donghae oppa kemari.” gumam Jessica.

“Kyuhyun oppa!!!” panggil Sooyoung pelan.

“Jessica sudah menceritakannya?” tanya Kyuhyun tanpa menoleh.

Sooyoung mendekati Kyuhyun dan duduk di samping namja putih itu. “Mianhe.” Kyuhyun hanya diam. “Mianhe karena aku tidak mengingatmu. Apa kau marah?” tanya Sooyoung. Tapi Kyuhyun tetap diam. “Oppa, katakan sesuatu.” mohon Sooyoung dan gadis itu sudah mulai menangis karena frustasi Kyuhyun tidak bicara apapun.

Tapi tiba-tiba Kyuhyun menarik Sooyoung ke dalam pelukannya. “Aku hanya tidak tahu untuk apa kau minta maaf. Kau sama sekali tidak salah. Aku sudah sangat bahagia hanya dengan melihatmu masih dapat tersenyum bahagia bersama Jessica. Meskipun sedikit menyakitkan karena aku tidak bisa berada di sampingmu saat kau tertawa bahagia, tapi aku senang karena masih bisa melihatnya. Meskipun dari kejauhan.” Kyuhyun mengelus rambut Sooyoung.

Tapi Sooyoung justru semakin merasa bersalah. Air matanya semakin mengalir dengan deras. Dia ingin tidak menangis di hadapan Kyuhyun yang sangat tegar meskipun dia tahu Kyuhyun pasti mengalami masa-masa yang sangat sulit.

“Kenapa oppa tidak mencari wanita lain saja?”  Sooyoung melepaskan pelukannya.

“Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaan wanita.” Kyuhyun menghapus air mata Sooyoung dengan jarinya.

“Wae?”

Keduanya menatap lurus ke depan. “Karena aku tidak bisa menganggap wanita itu sebagai dirinya sendiri. Aku pasti akan melihat wanita itu sebagai dirimu. Dan itu pasti akan sangat menyakitkan untuknya. Jadi aku lebih memilih menunggu dari pada menyakiti perasaan seorang wanita.” jawab Kyuhyun.

Sooyoung menatap Kyuhyun. “Tapi kau menyakiti dirimu sendiri.” komen Sooyoung.

“Kesakitan itu akan hilang hanya dengan melihatmu tersenyum.” Kyuhyun memegang bahu Sooyoung. “Untuk itu teruslah tersenyum. Meskipun kau tidak bisa mengingatku,  aku akan tetap bertahan asal kau bahagia.” Kyuhyun tersenyum. Tapi Sooyoung justru kembali menangis.

Kyuhyun menarik Sooyoung ke dalam pelukannya lagi. “Maafkan aku.”

“Tidak ada yang salah dalam mencintai, Soo. Jadi jangan meminta maaf.” Kyuhyun menatap Jessica yang memperhatikan mereka bersama seorang pria yang Kyuhyun tahu itu Donghae, kekasihnya. “Sebaiknya kau berhenti menangis jika kau tidak mau menjadi tontonan pasangan itu.” Kyuhyun melepaskan pelukannya.

Sooyoung berbalik dan tersenyum saat melihat Jessica dan Donghae.  “Jadi sekarang kau sudah mengingat Kyuhyun oppa?” tanya Jessica.

“Belum. Aku masih belum ingat kapan kami pertama kali bertemu, kapan kami remi berpacaran. Apa saja yang pernah kami lakukan, dan masih banyak lagi.” Sooyoung menatap Kyuhyun menyesal. “Tapi aku tahu kenapa aku bisa mencintainya.” Sooyoung dan Kyuhyun kali ini tersenyum bersama, begitu juga Donghae dan Jessica.

“Dia selalu bisa menaklukan hatimu, Choi Sooyoung.” goda Donghae.

“Jadi, bagaimana kelanjutan hubungan kalian?” tanya Jessica.

Sooyoung dan Kyuhyun saling menatap, tiba-tiba Kyuhyun tersenyum lembut. “Aku tidak akan memaksanya untuk mengingatku.”

“Oppa!!!” Sooyoung tampak khawatir dengan pernyataan Kyuhyun, begitu pula dengan Donghae dan Jessica. Apa Kyuhyun akhirnya menyerah?

KYUHYUN POV

Aku memandang lurus ke depan sebentar lalu kembali menatap Sooyoung dan tersenyum. Aku tahu dia khawatir dengan ucapanku.

“Aku tidak akan memaksamu untuk mengingat masa lalu kita. Tapi aku akan memberikanmu kenangan baru.” aku tersenyum

“Maksudmu?” tanya Sooyoung tidak mengerti.

“Kita akan memulainya dari awal lagi. Kita akan membuat kenangan indah kita dari awal. Dengan begitu, kau tidak perlu takut akan kesakitan untuk mengingatku. Dan dengan begitu kita juga masih bisa bersama.” jawabku.

Aku menatap Donghae dan Jessica yang sedang tersenyum. Lalu aku kembali menatap Sooyoung. “Maafkan aku karena membuatu kecewa. Tapi aku janji akan membuat kenangan yang sangat indah saat kita bersama.” katanya lalu memelukku.

“Aku tidak pernah merasa kecewa. Jadi jangan pernah menyalahkan dirimu sendiri.” kataku sambil mengelus rambutnya.

“Sebaiknya kita pergi dari sini. Kalian membutuhkan waktu berdua untuk membuat kenangan baru.” kata Jessica lalu menarik Donghae pergi dan meninggalkan kami berdua.

“Kau tahu, melihatmu hampir setiap hari dan merasa aku mengenalmu tapi tidak bisa mengingat siapa dirimu benar-benar membutaku hampir gila.” kata Sooyoung dalam pelukanku.

Aku melepaskan pelukannya dan tersenyum saat melihat wajah bersalahnya. “Mungkin otakmu tidak bisa mengingatku. Tapi ada sesuatu dalam dirimu yang masih bisa mengingat siapa diriku, bukan?” tanyaku.

Dia mengangguk, “hmm, disini. Dihatiku.” jawabnya.

“Gomawo, karena hatimu masih menyimpan namaku. Sepertinya aku harus menjaga hati itu agar namaku tetap terukir indah disana.” aku dan Sooyoung tersenyum bersama.

Sooyoung mungkin tidak bisa mengingat kisah masa lalu kami. Kisah bahagia yang kami lalui selama hampir dua tahun. Meskipun sekarang kami harus memulainya lagi dari awal. Tapi aku yakin kisah kami masih akan sama seperti dulu. Hangat, penuh kebahagiaan, dan penuh dengan cinta. Karena rasa cinta kami bukan hanya mencintai secara lisan atau tulisan, tapi lebih dari itu. Hati kamilah yang sudah saling mengikat satu sama lain. Kami mencintai dengan hati, karena itu meskipun mungkin Sooyoung benar-benar akan melupakan kenangan kami dulu, tapi hatinya masih bisa mengingatku dengan sangat jelas.

END

Gimana? Aneh ya? Maaf kalau kalian males buat bacanya. Tapi makasih juga buat kalian yang udah mau baca dan juga komen sama like^^

Maaf kalau ini pendek, soalnya aku lebih fokus ke AF Dangerous Love. Dan ini cuma aku bikin selama empat jam, jadi jadinya gini deh. Maaf ya kalau masih ada typo^^

Sampai ketemu lagi di FF yang lain 🙂

Advertisements

72 thoughts on “Forget You”

  1. Daebbakk!!!terharu….dg kesetiaan yg dimiliki Daebbakk!!!terharu….dg kesetiaan yg dimiliki Daebbakk!!!terharu….dg kesetiaan yg dimiliki Daebbakk!!!terharu….dg kesetiaan yg dimiliki kyuppa……..

  2. Hohohoho ^o^

    Daebak!! So sweet banget kyu oppa.Nyetuh banget kata2nya ‘aku tak akan memaksamu untuk mengingatku’ huahhh,itu kata2 nya romanis banget,kyu oppa kayknya disini jadi penyabar dan ehmm seseorang yang romantis .-.^

    Eon,aku tunggu sequel dangerous love nya !! Gk sabar hehehehe ^^

  3. Terharu thor, kereeeennnn !!! Salut buat pejuangan Kyu, Hae-sica jg support KyuYoung, wuaaahhh lengkap dah, suer kok keren, author jgn pesimis dulu, trus berkarya yah 🙂

  4. daebak 🙂
    walaupun appanya soo udah nyuruh kyuppa buat cari yeoja lain tapi kyuppa tetep setia mencintai soo 😀

  5. Daebak chingu ((y)ˆ⌣’)(y)
    Kyu sabar tabah sekali..
    Aku suka ama karakter kyu disini. Jessica juga..
    Nice ff 😀
    Ditunggu ff lainnya ^^

  6. Alurnya rada kecepetan sih author tapi untuk ceritanya bagus kok walaupun soo unnie masih belom bisa inget kyuhyun oppa secara utuh

  7. Aneh gmna thor?
    Aduh ga aneh sama sekali keren banget malah.
    Mnrt author ini aneh, gmna yg mnrt author bagus kalo gitu. Pasti bagi reader 2jempol ya hihihii..
    Keren thor. Astaga nyentuh banget. Romanticnya apa lg kena banget ^^ :”)
    Astagaa.. Daebaklah thor..

  8. Kyu manis sekali >.<
    Begitu setianya dia pada sooyoung~ 😀
    yah, kau benar kyu! Jagalah hati soo, agar dia terus mengingatmu, layaknya kesetiaanmu yg tak bisa brpaling ke yeoja laen! 😀
    kyuyoung daebakk ^^

  9. Daebak!! Kyuppa nya setia banget. Jarang ada cowo yg setiaa 😀 kerenn pokoknyaa!!
    Ditunggu FF selanjutnya authorr.. 🙂

  10. uwahhh, sweet bngt kata2 oppa. aku rasanya jadi kasihan
    “hatimu lah yang mengingat ku”, daebak nih kata2 😀

    keep write like it

  11. Huaaaawwwaaaaa
    Terharu bacanya
    Kyuppa begitu mencintai soo eonnie dan begitupn sebaliknya
    Sampe2 walaupn soo eonnie hilang ingatan
    Tetap jha soo eonnie tdk bisa “menghilangkan” kyuppa dr hatinya
    Sssooooo sweeeetttttt

  12. woaaaaa
    kyuppa sweet bangeeeet
    klo cinta sudah berkata
    lupa ingatan pun tidak jadi penghalang
    romantisnya kyuyoung
    hehehheehe

  13. huwaaaaaaaa so sweet bgtt !!
    pengennn bgt punya pacar kayakkyu oppaa:3 #ditabok soo eonni

    next ff dtggu ..
    hwaiting ^^

  14. yeee,happy ending 😀
    kirain ntar sooyoung eonni bakalan ingat,ternyata tetap enggak
    tp y tetep aja happy ending 😀

    ff lainnya d tunggu 🙂

  15. sejak kpan kyu oppa thu jdi orng yg rmntis N dwasa???

    bnar” mngejutkan!!!!

    wkwkwkwkwk.
    tpi,ap pun thu (y) for author 🙂

  16. Ada hal penting yg q dpt dr ff ini. Drpda mngingat masalalu yg sulit,lbh baik membuat kenangan indah skrg!!
    Dtunggu crta2 trbaik slnjutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s