oneshoot

Dangerous Love


Author: anjelji ( @sparkling25 )

Judul: Dangerous Love

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun, Kris Wu

Other cast: Find It

Genre: Romance

Length: Oneshoot

Hai, hai^^ Aku balik lagi bawa FF yang jalan ceritanya belum pernah aku bikin. Jadi maaf kalau ada kata-kata yang kurang pas. Sebenernya ini udah jadi lumayan lama, tapi kar’na modem aku ngak ada pulsanya jadi baru bisa aku publish sekarang.

Semoga kalian suka ya sama jalan ceritanya, soalnya aku takut ceritanya terlalu standar. Sekarang kita mulai ya ceritanya^^

AUTHOR POV

Dentuman musik terdengar menggema di setiap penjuru ruangan yang dihiasi lampu warna-warni ini. Dan di salah satu sudut bar itu tampak seorang pria sedang meneguk minumannya. Pria yang baru saja datang itu sudah langsung menarik perhatian banyak wanita. Tapi seperti biasa, dia sama sekali tidak tertarik dengan wanita-wanita penghibur yang berkeliaran di sekelilingnya itu.

“Kau sudah datang.” pria bernama Cho Kyuhyun itu menoleh dan mendapati rekan kerjanya yang bernama Lee Hyuk Jae a.k.a Eunhyuk sedang menghampirinya dan langsung duduk di sampingnya begitu dia sampai.

“Ada apa kau menyuruhku datang kemari?” tanya Kyuhyun.

“Ada seseorang yang ingin bertemu denganmu. Dia punya pekerjaan untukmu.” jelas Eunhyuk.

“Kenapa harus aku? Kenapa bukan kau atau yang lainnya saja?” tanya Kyuhyun dengan ekspresi tidak berminat dengan pekerjaan yang di tawarkan Eunhyuk tadi.

“Dia bilang dia ingin yang terbaik. Dan kita semua tahu kau adalah yang terbaik dalam kelompok ini.” jawab Eunhyuk. Kyuhyun hanya memandang Eunhyuk tidak peduli.

Eunhyuk lalu pergi ke sebuah ruangan. Tidak lama pria itu kembali dengan seorang pria yang terlihat umurnya tidak terlalu jauh dengan Kyuhyun.

“Kau Cho Kyuhyun?” tanya pria di samping Eunhyuk itu.

“Ne, Cho Kyuhyun imnida.” jawab Kyuhyun sopan. Meskipun pekerjaannya sebagai pengawal pribadi membuatnya tampak dingin dan kejam, tapi Kyuhyun masih tahu sopan santun.

“Kris Wu imnida.” ucap pria dihadapan Kyuhyun itu.

“Wu? Aku tidak tahu ada nama Wu di Korea.” ucap Kyuhyun kembali ke sikapnya yang dingin.

“Aku bukan orang Korea.” jelas Kris.

Kyuhyun menatap Kris sekilas, “aku tidak terlalu peduli sebenarnya.” Kris tersenyum singkat.

“Kalian mengobrol saja. Aku masih ada urusan lain.” ucap Eunhyuk lalu meninggalkan Kris dan Kyuhyun berdua.

“Jadi apa yang bisa kulakukan?” tanya Kyuhyun langsung.

Kris duduk di samping Kyuhyun, “aku ingin kau menjaga wanita dalam foto ini.” jelas Kris sambil mengeluarkan selembar foto dari saku jas hitamnya.

Kyuhyun mengambil foto itu. “Untuk apa aku menjaga wanita ini?” tanya Kyuhyun. Semua orang tahu Kyuhyun tidak akan menerima pekerjaan yang menurutnya tidak terlalu penting. Jadi jika ada yang mau memakai jasanya, mereka harus memiliki alasan kuat agar Kyuhyun mau melakukan pekerjaan itu.

“Dia Choi Sooyoung. Wanita itu adalah wanita yang sangat kucintai, tapi dia selalu berusaha kabur dari rumah karena dia bilang dia tidak mencintaiku. Aku hanya ingin kau menjaganya sampai waktu pernikahan kami tiba.” jelas Kris.

“Aku tidak mau.” ucap Kyuhyun.

“Hanya satu bulan. Aku akan membayarmu tiga kali lipat untuk pekerjaan ini.” bujuk Kris.

Kyuhyun menatap Kris serius. “Baiklah, tapi hanya satu bulan. Lebih dari itu aku akan pergi.” kata Kyuhyun akhirnya.

“Baik, hanya satu bulan.” Kris mengulurkan tangannya dan dibalas jabatan tangan oleh Kyuhyun.

KYUHYUN POV

Aku memasuki sebuah rumah yang menurutku biasa saja. Bukan karena rumah ini lebih kecil dari rumahku, tapi aku pernah melihat rumah yang jauh lebih mewah dari rumah dihadapanku ini.

“Anda Cho Kyuhyun-ssi?” tanya seorang pelayan begitu aku keluar dari mobilku. Aku hanya mengangguk. “Kalau begitu silahkan masuk. Choi Sooyoung-ssi masih tertidur.” katanya lagi.

“Siapa namamu?” tanyaku.

“Panggil saja saya tuan Kim.” jawabnya.

Pria itu lalu membawaku masuk ke dalam dan mengajakku naik ke lantai dua rumah ini. Dan dia berhenti di depan sebuah kamar yang kuyakini adalah kamar milik wanita bernama Choi Sooyoung itu.

“Silahkan anda masuk. Jika butuh sesuatu, saya ada dibawah.” katanya lalu pergi meninggalkanku setelah memberikan kunci kamar ini.

Aku membuka pintu kamar yang sudah berhasil aku buka kuncinya itu. Begitu aku masuk, aku melihat kamar yang sangat gelap. Lampunya tidak menyala dan gordennya pun masih tertutup dengan rapat. Kamar ini lebih mirip ruang tahanan bawah tanah dari pada kamar seorang wanita.

Aku mulai mendekati tubuh wanita yang masih terbalut selimut putih di atas tempat tidurnya. Wanita ini tampak sangat kacau. Matanya terlihat sembab, tubuhnya tampak sangat kurus dan rambutnya juga tampak sangat berantakan. Aku yang tidak mau membangunkannya secara langsung lalu berjalan menuju gorden  dan membukanya perlahan. Perlahan ada cahaya yang masuk ke dalam kamar ini, dan gadis itu pun mulai menggeliat dalam tidurnya.

“Eegghh…” dia melenguh pelan. Dia lalu menoleh ke arah cahaya yang berasal dari jendela kamarnya. Dia tampak menyesuaikan cahaya yang masuk ke dalam matanya.

“Kau sudah bangun?” tanyaku.

Wanita itu tiba-tiba langsung terduduk dan tampak sangat ketakutan. “Kau siapa? Kau mau apa?” tanyanya dengan suara yang menyiratkan ketakutan.

“Aku pengawal barumu. Tuan Kris memintaku untuk menjagamu selama sebulan ini.” jawabku.

“AKU TIDAK BUTUH KAU!!!! AKU HANYA BUTUH PERGI DARI TEMPAT INI!!!!” teriaknya yang terdengar frustasi.

Aku mendekati wanita ini tapi dia malah menjauh. “Aku tidak akan menyakitimu, aku hanya akan mengawalmu saja.” jelasku.

“PERGI!!!!” usirnya.

“Aku sudah dibayar, jadi aku tidak mungkin pergi.” ucapku. “Pergilah mandi. Itu adalah hal yang kau butuhkan sekarang.” kataku. Dia memandangku tajam. “Wae? Kau tampak sangat berantakan, jadi menurutku itu adalah hal yang paling kau butuhkan sekarang.” kataku lagi.

Gadis itu lalu mulai bangkit dan pergi menuju kamar mandi. Sambil menunggunya selesai mandi, aku memanggiil beberapa pelayan untuk merapikan kamarnya yang terlihat sangat berantakan. Sesekali aku bisa mendengar para pelayan itu saling berbisik.

“Bisa aku menanyakan sesuatu pada kalian?” tanyaku.

“Tentu.” jawab mereka.

“Apa Sooyoung-ssi selalu seperti itu setiap harinya?” tanyaku.

“Ne, dia bahkan pernah tidak makan dua hari karena dia ingin keluar dari sini. Dia bilang mati akan jauh lebih baik dari pada menikah dengan tuan Kris.” jawab salah satu dari mereka.

“Kenapa dia tampak begitu membenci Kris?”

“Kami tidak tahu.” aku memandang mereka.

“Baiklah. Kalian boleh pergi.” kedua pelayan wanita itu lalu pergi sambil tersenyum menggoda. Aku hanya membalasnya dengan tatapan tidak peduli.

Tidak lama setelah kedua pelayan itu keluar, Sooyoung keluar dengan memakai sebuah handuk di tubuh dan kepalanya.

“Pakailah pakaianmu, aku akan tunggu di balkon.” kataku.

Sekitar dua puluh menit Sooyoung tiba-tiba muncul di sampingku. Dia tampak berbeda dengan gaun bunga-bunga selutut dan rambutnya yang dibiarkan tergerai karena masih basah.

“Apa Kris yang menyuruhmu kemari?” tanyanya.

“Ne. Bukankah sudah aku katakan tadi?”

“Apa yang dia katakan padamu?” tanyanya. Suaranya terdengar sangat dingin, berbeda dengan saat dia baru bangun tadi.

“Dia hanya menyuruhku untuk mengawalmu selama sebulah. Hanya itu.” jawabku.

“Apa yang kau tahu tentangku?”

“Aku hanya tahu kalau Kris mencintaimu sementara kau tidak mencintainya. Dan kau selalu berusaha kabur dari rumah ini. Itu saja, atau mungkin ada yang lain yang tidak aku ketahui?” tanyaku menyelidik. Dia hanya memandang lurus ke depan. Pandangannya tampak kosong.

Saat aku menoleh, aku melihat dia menangis meskipun tanpa suara. “Aku sangat ingin pergi dari sini. Tapi aku sudah tidak memiliki cara untuk pergi. Semua cara yang kulakukan selalu saja gagal.” katanya. Bisa kudengar ada kesedihan dan kesakitan dalam suara paraunya.

“Kenapa kau sangat ingin pergi?” tanyaku.

“Aku sama sekali tidak mencintai Kris. Aku ada disini hanya karena orang tuaku berhutang pada orang tuanya. Dia selalu memaksaku untuk menikah dengannya tanpa mau tahu bagaimana perasaanku sebenarnya. Dia benar-benar pria tanpa perasaan.” jelasnya.

“Lalu kemana orang tuamu? Kenapa mereka membiarkanmu seperti ini?” entah kenapa aku sangat tertarik dengan penjelasannya tadi.

“Mereka meninggal enam bulan yang lalu karena tidak kuat dengan tekanan penagih hutan dari orang tua Kris. Dan karena itu pula aku dipaksa untuk menikah dengan Kris untuk melunasi hutang orang tuaku karena Kris menyukaiku.” ucapnya.

Aku memperhatikannya yang hanya memandang kosong. Entah kenapa aku merasa iba dengan penjelasannya tadi. Aku bisa merasakan luka yang sangat dalam dari suaranya. Apa dia sangat menderita?

Tok Tok Tok

Aku menoleh dan melihat sosok yang baru saja kami bicarakan muncul di balik pintu. Aku melihat Sooyoung yang akhirnya menoleh tampak ketakutan. Dia memegang tanganku dengan sangat erat. Sementara Kris tampak tidak suka dengan pemandangan ini.

“Kapan kau datang Kyuhyun-ssi?” tanyanya.

“Sekitar satu jam yang lalu.” jawabku.

Pria bernama Kris itu lalu mendekati kami, atau lebih tepatnya mendekati Sooyoung. Kris tampak tersenyum pada Sooyoung, sementara Sooyoung tetap memegang tanganku dengan erat. Kenapa wanita ini memegang tanganku erat sekali?

“Kau sudah makan?” tanya Kris. Tapi bukannya menjawab, Sooyoung justru memalingkan wajahnya. Kris mengalihkan pandangannya pada tangan Sooyoung yang berada di lenganku. Dia lalu memandangku sekilas sebelum akhirnya dia berjalan menjauh.

“Maaf, bolehkah aku membawa Sooyoung-ssi berjalan-jalan?” tanyaku. Kris menoleh lalu memandangku tajam. “Aku hanya ingin dia menikmati udara segar. Aku jamin dia tidak akan kabur.” ucapku meyakinkannya karena bisa aku lihat ada ketakutan dari mata Kris jika Sooyoung akan kabur kalau pergi meninggalkan rumah ini.

“Baiklah. Karena sekarang kau yang bertanggung jawab atas dirinya.” katanya. Sebenarnya aku bukan hanya ingin mengajak Sooyoung berjalan-jalan. Tapi aku hanya tidak mau terus tinggal seharian di rumah seperti ini. Apalagi aku disini selama satu bulan. Itu bukan seorang Cho Kyuhyun.

Tidak lama Kris lalu pergi meninggalkan kami berdua. “Bersiaplah, aku akan mengajakmu pergi keluar.” kataku pada Sooyoung yang sudah melepaskan tangannya.

“Apa kau yakin aku tidak akan kabur saat kita berada diluar nanti?” tanyanya.

Aku menoleh, “kau akan sangat kesulitan untuk kabur dariku nona Choi Sooyoung. Jadi aku harap kau tidak memiliki pikiran seperti itu. Karena kalau iya, kau tidak akan bisa melihat keindahan dunia lagi.” kataku lalu berlalu meninggalkan kamarnya.

AUTHOR POV

Kyuhyun membawa Sooyoung menuju sebuah taman. Ini pertama kalinya Sooyong keluar rumah setelah lebih dari lima bulan ‘dipenjara’ oleh Kris di rumahnya.

Sooyoung memandangi pria di sampingnya yang sedang membaca buku. Entah kenapa dia merasa pria ini berbeda dengan pengawal-pengawal yang pernah Kris tugaskan untuk menjaganya.

“Apa aku sangat tampan?” tanya Kyuhyun tiba-tiba.

“Ne?” tanya Sooyoung tidak mengerti.

Kyuhun menutup bukunya lalu memutar tubuhnya agar bisa menatap Sooyoung. “Kau memandangiku sejak tadi. Apa kau tertarik padaku?” tanya Kyuhyun dengan ekspresi wajah yang sama sekali tidak bisa dibaca oleh Sooyoung.

“Aku hanya merasa kau berbeda dengan pengawal-pengawal lain yang pernah menjagaku sebelumnya. Kau bahkan berani membawaku pergi keluar rumah padahal kemungkinan besar aku bisa kabur saat ini.” jawab Sooyoung.

“Aku hanya tidak suka melihat seorang wanita yang tampak seperti mayat hidup. Persis seperti saat pertama kali aku melihatmu. Jadi aku pikir ini adalah hal yang paling kau butuhkan. Lagi pula bukankah sudah kubilang kau akan sangat kesulitan untuk mencoba kabur dariku?” Kyuhyun lalu kembali membuka bukunya dan kembali mulai membaca lagi.

“Sampai sekarang aku belum tahu namamu. Siapa namamu?” tanya Sooyoung.

“Cho Kyuhyun imnida.” jawab Kyuhyun tanpa menoleh. Sooyoung lalu memandang lurus ke depan karena merasa Kyuhyun bukan orang yang terlalu banyak bicara.

“Berapa Kris membayarmu?” tanya Sooyoung setelah keheningan melanda mereka.

Kyuhyun menoleh, “untuk apa kau tahu tentang itu?”

“Aku hanya ingin tahu.”

“Kalau kau tahu, apa kau bisa membayarku lebih besar dari yang Kris berikan untukku?” Sooyoung tidak menjawab. “Kalau kau bisa. Aku mungkin bisa membantumu kabur dari Kris dan bisa aku pastikan dia tidak akan bisa menemukan lagi.” lanjut Kyuhyun tanpa diminta.

“Andai aku bisa. Tapi kau tahu dengan jelas aku tidak memiliki uang sedikitpun.” ucap Sooyoung lemah.

“Bersabarlah, Tuhan tidak akan membiarkanmu sendirian.” Sooyoung menoleh dan mendapati pria yang selalu menampakkan wajah dinginnya itu tersenyum. Dan Sooyoung membalas senyuman itu. “Apa ada pria yang kau cintai, sampai kau menolak mentah-mentah Kris?” tanya Kyuhyun.

Sooyoung menggeleng, “tidak. Hanya saja aku tidak suka cinta yang dipaksakan.” jawab Sooyoung. “Andai aku punya pria yang mencintaiku, mungkin semuanya akan jauh lebih mudah.” lanjutnya.

“Maksudmu?”

“Setidaknya mungkin pria itu akan melakukan sesuatu untuk melawan Kris. Dan aku tidak benar-benar merasa sendirian di dunia ini.” Kyuhyun memandang ke arah Sooyoung yang sedang memandang lurus ke depan tanpa menyadari Kyuhyun yang sedang memandanginya.

“Kau akan menemukan pria itu suatu saat nanti.” yakin Kyuhyun.

“Kapan?” tanya Sooyoung dengan nada pesimis.

“Suatu hari.” jawab Kyuhyun. Kedua mata mereka berdua bertemu, Kyuhyun seolah menyalurkan keyakinan pada Sooyoung.

SOOYOUNG POV

Sudah tiga minggu sejak kedatangan pengawal bernama Kyuhyun itu hidupku menjadi sedikit lebih berwarna. Dia berani melakukan hal-hal yang Kris larang agar aku tidak merasa bosan terus diam dirumah. Dan anehnya aku tidak berniat untuk kabur saat sedang diluar bersamanya. Padahal kesempatanku untuk kabur sangat besar.

“Waktunya sarapan, Soo.” panggil Kyuhyun yang muncul di balik pintu. Aku memang memintanya untuk tidak bersikap formal jika kami hanya berdua.

“Ne, oppa.” aku beranjak dari kasurku.

Kami berjalan berdampingan menuju ruang makan di bawah. Senyum yang terukir di wajahku tiba-tiba hilang saat melihat sosok Kris yang sudah siap di depan makanan yang berjajar rapi di atas meja makan. Sikapku memang tidak benar-benar berubah. Aku hanya bersikap ramah dan tersenyum pada Kyuhyun dan beberapa pelayan yang melayaniku. Itu pun karena perintah Kyuhyun.

“Duduklah.” pinta Kris.

Aku duduk di salah satu kursi. Dan aku menyadari Kyuhyun tidak duduk di sampingku seperti biasanya. Aku menoleh dan mendapatinya berdiri di belakang Kris.

“Kyuhyun-ssi, kenapa kau berdiri disana? Kau tidak makan?” tanyaku.

“Tidak. Silahkan nona dan Tuan Kris saja yang makan.” jawabnya.

“Tapi kau juga butuh makan.” kataku.

Aku melihat Kris menoleh ke belakang. “Duduklah Kyuhyun-ssi. Sooyoung benar, kau juga butuh makan.” ucapnya.

Kyuhyun mulai berjalan dan menarik kursi yang berhadapan dengan kursiku. Aku memandangnya, dia memang selalu bersikap seperti ini jika Kris datang. Itulah kenapa aku tidak suka jika Kris datang, karena Kyuhyun akan bersikap sangat canggung padaku.

“Setelah sarapan selesai, kita akan pergi ke butik. Bersiaplah, Soo.” ucap Kris.

“Aku tidak mau.” tolakku.

“Kyuhyun-ssi.” panggil Kris, Kyuhyun langsung memandangku.

“Anda harus pergi Sooyoung-ssi.” kata Kyuhyun terdengar memerintah. Kris memang tahu aku sangat menurut pada Kyuhyun.

“Aku bilang tidak mau.” tolakku lagi. Aku melihat ekspresi wajah Kyuhyun yang memerintah. Dan juga wajah Kris yang tampak sedikit kesal. “Baiklah, aku pergi.”

“Bagus.” kata Kris lalu kami memulai sarapan kami.

AUTHOR POV

Kris membawa Sooyoung, Kyuhyun serta beberapa pengawal pribadinya ke sebuah butik gaun pernikahan. Begitu tiba disana, Kris langsung menyuruh pegawai butik itu untuk mengambilkan baju untuk di coba oleh Sooyoung. Kris memang sudah menyiapkan baju pengantin khusus untuk Sooyoung.

“Sooyoung-ssi sudah siap tuan.” kata seorang pegawai.

“Kalau begitu buka tirainya, aku ingin lihat.” pegawai itu mengangguk lalu mulai membuka tirai putih panjang yang menjadi tempat dimana Sooyoung mencoba gaunnya.

Setelah tirai itu terbuka, semua orang yang ada tampak kagum dengan Sooyoung yang terbalut gaun pengantin putih panjang tanpa lengan dengan sebuah kain panjang yang disampirkan di tangannya. Tidak terkecuali Kyuhyun. Pria itu tampak kagum dengan Sooyoung yang tampak sangat berbeda dengan yang biasa dia lihat. Tapi Kyuhyun berhasil mengontrol raut wajahnya.

Kyuhyun memperhatikan Kris yang berjalan menghampiri Sooyoung. Sooyoung tampak tidak nyaman dengan perlakuan Kris yang merangkulnya. Kris juga tampak puas dengan gaun pilihannya itu. Sesekali dia tampak tersenyum.

“Kau tampak sempurna dengan gaun itu.” puji Kris.

Namun Sooyoung tampaknya sama sekali tidak peduli dengan pujian dari Kris. Sekarang dia justru berjalan menghampiri Kyuhyun yang berdiri tidak jauh darinya.

“Kyuhyun-ssi, apa kau suka dengan gaun ini?” tanya Sooyoung. Entah apa maksudnya, tapi hal itu membuat Kris sedikit kesal dan Kyuhyun yang tampak kebingungan.

“Maksud anda apa nona?” tanya Kyuhyun.

“Aku hanya butuh pendapatmu.” Sooyoung tersenyum. Senyuman yang tidak pernah bisa didapatkan oleh Kris tapi justru di dapatkan dengan sangat mudah oleh Kyuhyun yang baru tiga minggu dikenalnya.

“Bagus. Gaun itu sangat cocok dengan nona.” jawab Kyuhyun akhirnya.

“Sooyoung-ah!!” Kris mencoba mengalihkan perhatian Sooyoung. “Kau mau berjalan-jalan sebentar?” tawar Kris.

“Tidak usah. Aku mau langsung pulang saja.” tolak Sooyoung.

“Kalau begitu kau bisa pulang dengan Kyuhyun. Aku akan menemuimu besok, hari ini aku ada urusan lain.” ucap Kris. Sooyoung hanya memandang Kris tidak peduli. “Aku pergi dulu Kyuhyun-ssi.” pamit Kris.

“Silahkan tuan.” Kris lalu meninggalkan Kyuhyun dan Sooyoung berdua karena dia membawa seluruh pengawalnya.

“Ikuti mereka berdua.” perintah Kris pada salah satu pengawalnya begitu dia sudah berada di luar butik.

SOOYOUNG POV

Aku mengganti pakaianku setelah Kris pergi. Aku sengaja mengacuhkannya dan lebih memilih pendapat Kyuhyun agar dia cepat pergi dari hadapanku. Meskipun aku tahu dia akan sangat kesal, tapi aku lebih suka dia kesal. Karena dia tidak akan berada disampingku saat dia kesal.

“Kau sudah selesai?” tanya Kyuhyun yang sedang duduk di salah satu kursi.

“Hmm. Kajja!!!” ajakku.

Kyuhyun mengikutiku dari belakang. Tapi saat dia akan membukakan pintu mobil untukku aku mencegahnya.

“Wae?”

“Aku bisa melakukannya sendiri.” Kyuhyun tersenyum lalu berjalan menuju kursinya.

Suasana di dalam mobil sedikit hening karena Kyuhyun hanya diam. Apa dia benar-benar akan membawaku pulang?

“Apa kita akan pulang?” tanyaku.

Kyuhyun menoleh sebentar lalu kembali memandang ke depan. “Tentu saja. Memangnya kau mau pergi kemana kalau tidak pulang?” tanyanya balik.

“Bisakah kita pergi ke tempat permainan? Aku ingin bermain sebentar.” pintaku.

“Kau yakin?”

“Tentu. Sudah dua hari kau tidak mengajakku jalan-jalan, aku bosan oppa.” bujukku.

“Baiklah. Tapi sebelum makan siang kita sudah harus pulang.” katanya.

“Baik, sebelum makan siang.” aku tersenyum.

Kyuhyun membawa mobilnya ke sebuah pusat permainan. Begitu sampai, aku melihat banyak sekali pasangan yang sedang menikmati waktu mereka bersama. Lalu aku menoleh pada Kyuhyun. Dia bahkan memakai pakaian yang sangat rapi sekarang. Dia lebih terlihat seperti orang yang akan pergi ke sebuah rapat dari pada ke pusat permainan.

“Oppa, kita kesana dulu.” ajakku ke sebuah toko pakaian.

“Untuk apa?” tanyanya.

“Ikut saja.”

Setelah masuk, aku memilih pakaian yang cocok untuk Kyuhyun. Dia tampak sudah mengerti dengan maksudku mengajaknya ke toko pakaian.

“Kalau begini kau tampak pas berada disini.” godaku.

“Kau kan tahu aku sedang bekerja.” katanya. Aku hanya memandangnya malas.

“Oppa, aku ingin es krim.” kataku.

Kyuhyun mengangguk lalu membawaku ke tempat penjualan es krim. Dia membeli dua es krim. Apa pengawal pribadi sepertinya suka es krim juga?

“Ini milikmu.” katanya. Kyuhyun lalu tampak melihat-lihat sekeliling kami. “Sial, mereka mengikuti kita.” katanya.

“Nugu?”

“Kris sepertinya menyuruh pengawalnya untuk mengikuti kita.” katanya lagi.

“Pengawal? Tapi aku tidak melihat ada pengawal Kris disini.” kataku.

“Kau tidak akan melihat mereka. Mereka bergerak sangat cepat sampai kau tidak akan bisa melihatnya.” terangnya. “Sebaiknya kita pulang saja, aku tidak mau terlibat masalah.” ajaknya.

“Tapi kita baru sampai.”

“Akan sangat berbahaya untukmu kalau kita terus disini. Aku mohon jangan keras kepala.” katanya memaksa.

Aku menghela nafas kesal. “Baiklah.” Kris, kau benar-benar menyebalkan.

Kyuhyun benar-benar membawaku pulang. Tapi dia sebelumnya berhenti di pinggir jalan untuk mengganti pakaiannya.

“Kau gila mau berganti pakaian di hadapanku?” teriakku.

“Aku masih punya etika. Tutup matamu, aku akan berganti pakaian di jok belakang.” katanya. Dia lalu pindah ke jok belakang. Aku menutup mataku sesuai yang diperintahkannya.

“Sudah selesai?” tanyaku setelah sekitar lima menit menutup mata.

“Sudah, hanya tinggal dasi dan ikat pinggang saja.” katanya sambil kembali menuju kursinya.

Kyuhyun tampak kesulitan memasangkan dasi. “Biar aku yang melakukannya.” aku mengambil dasi dari tangannya lalu mulai memasangkannya di kemeja putih yang dipakai Kyuhyun. “Selesai.” kataku.

Aku mengangkat kepalaku. Tapi saat aku melihatnya, dia sedang menatapku. Dan tepat saat itu, jantungku berdetak sangat cepat. Matanya indah sekali.

“Kau tampak lebih cantik jika dilihat dari dekat.” katanya. Tiba-tiba dia mendekatkan wajahnya padaku dan tiba-tiba menciumku. Bisa kurasakan bibirnya menyentuh bibirku dengan sangat lembut. Dia mulai menutup matanya begitu juga denganku, kenapa aku begitu menikmati cuman ini?

Tapi dia tiba-tiba melepaskan ciumannya. “Mianhe.” ucapnya.

Aku justru tersenyum, “aku menyukai ciuman tadi.” kataku. Dia memandangku bingung. “Aku tidak tahu kenapa. Tapi aku menyukai saat-saat bersamamu oppa. Aku sangat nyaman saat bersamamu.” jujurku. “Mungkin, aku mencintaimu.” lanjutku yang membuatnya langsung menoleh.

Dia tampak ingin bicara, tapi dering ponselnya lebih cepat berbunyi dari pada bibirnya.

KYUHYUN POV

‘Yeoboseyo?’

‘Kau menikmati ciuman itu Kyuhyun-ssi?’

‘Kau…’

Aku melihat sekitarku dan mendapati mobil Kris yang berada tidak jauh dari mobilku berhenti sekarang.

‘Kau aku tugaskan untuk menjaganya, bukan untuk menciumnya.’ gertaknya. Bisa kupastikan dia sedang marah sekarang.

“Oppa, ada apa?” tanya Sooyoung.

‘Oppa? Oh, bahkan dia memanggilmu oppa.’ aku menoleh pada Sooyoung.

“Apa kau serius dengan yang kau ucapkan tadi?” tanyaku pada Sooyoung.

“Tentu saja.” jawab Sooyoung.

‘Maaf, tapi sepertinya aku lebih memilih untuk membuatnya lepas darimu dari pada hanya menjadi pengawal pribadinya.’ aku menutup telponnya.

“Pegangan, mungkin ini akan sedikit membuatmu takut. Tapi percayalah kali ini kau akan benar-benar bebas dari Kris.” Sooyoung tersenyum dan mengangguk.

Aku langsung menyalakan mesin mobil dan membawanya dalam kecepatan tinggi untuk menghindari mobil pengawal pribadi Kris yang sejak tadi aku tahu mengikuti kami.

“Sebenarnya ada apa? Siapa yang menghubungimu?” tanya Sooyoung.

“Kris. Dia tahu kita tidak langsung pulang. Dan dia juga tahu tadi kita berciuman.” jawabku.

“Lalu bagaimana?”

“Aku akan membawamu kerumah temanku. Setelah berada disana, kita akan pikirkan rencana selanjutnya.” kataku. Aku bisa melihat Sooyoung mengangguk.

Aku terus membawa mobilku dengan kecepatan tinggi. Tapi ternyata pengawal pribadi Kris itu terus mengikutiku dengan kecepatan tinggi juga. Tiba-tiba terdengar suara tembakan dari arah belakang. Aku mendengar Sooyoung terkejut.

“Sial, mereka membuatku marah kali ini.” aku menoleh pada Sooyoung. “Kau bisa menyetir?” tanyaku pada Sooyoung.

“Ne, aku bisa.”

“Kalau begitu kau yang menyetir, aku akan mengurus mereka.” Sooyoung mengangguk. Dengan mobil yang terus melaju, aku dan Sooyoung berpindah tempat. Setelah berhasil berpindah tempat, aku mengeluarkan senapan yang aku simpan di pinggangku.

“Hati-hati oppa.” kata Sooyoung.

Aku mendekatinya lalu mencium bibirnya kilat. “Ini bukan yang pertama kali.” aku tersenyum untuk menenangkannya.

Aku lalu membuka jendela mobil dan mengeluarkan sedikit tubuhku untuk menentukan arah tembakanku. Aku mulai menembakkan satu per satu peluru ke arah mobil pengawal Kris yang terus mengikuti kami.

“Di depan, kau masukkan mobilnya ke dalam jalan di arah kanan itu.” Sooyoung mengangguk. Namun belum sempat Sooyoung berbelok, tiba-tiba dia menginjak rem mendadak. “Ada apa?”

“Oppa didepan.” dia menunjuk ke arah sebuah mobil yang berhenti melintang tepat di hadapan mobilku. Pria itu benar-benar membuatku muak.

“Kau tetap disini, aku akan menemuinya.” tapi Sooyoung justru menahan lenganku.

“Aku ikut.”

“Baiklah, tapi tetap berada di dekatku.” dia mengangguk.

Kami mulai keluar dari dalam mobil. Dan pria dihadapan kami itu tersenyum sinis dan maju beberapa langkah untuk mendekat. Sementara Sooyoung terus memegangi tanganku dengan sangat erat.

Kris lalu bertepuk tangan. “Pemandangan yang sangat menarik.” dia kembali maju mendekat. “Sejak awal aku tahu akan menimbulkan masalah jika memperkerjakanmu. Tapi aku ingin mencobanya karena kau adalah pengawal terbaik di Korea. Tapi ternyata tebakanku benar, kau hanya menimbulkan masalah baru untukku.” lanjutnya.

“Awalnya aku hanya ingin bekerja. Tapi sepertinya aku tahu kenapa kau sangat menginginkan Sooyoung menjadi milikmu. Dan sayang sekali tuan Kris, dia lebih memilihku dari pada dirimu.” aku mengatakannya tanpa mengeluarkan ekspresi apapun.

Tiba-tiba Kris mengeluarkan senjata api miliknya. “Kau tidak akan bisa selamat dari sini Kyuhyun-ssi.” di tersenyum mengejek.

“Jangan bergerak sedikitpun. Ikuti saja apa yang aku lakukan padamu.” bisikku pada Sooyoung. Sementara gadis ini hanya mengangguk. “Percayalah padaku, semuanya akan segera berakhir.” dia tersenyum.

Kris sudah diap untuk menarik pelatuknya, tapi gerakannya kalah cepat dengan tanganku yang sudah lebih dulu menarik pelatuk milikku dan membuat senjatanya jatuh ke aspal jalan.

“Aku yakin kau pernah dengar orang-orang berkata ‘Meskipun lawan sudah bergerak sangat cepat, tapi Cho Kyuhyun bergerak jauh lebih cepat.’ Jadi sebaiknya kau menyerah atau aku akan benar-benar membuktikan ucapan itu.” ancamku. Aku tahu ancaman ini tidak akan berpengaruh apapun padanya, tapi setidaknya dia tahu aku bukan hanya sekedar menggertak.

AUTHOR POV

Kris menatap geram ke arah Kyuhyun yang berhasil menyingkirkan senjata api miliknya. Tapi dia langsung memberikan kode kepada semua pengawalnya untuk menyerang Kyuhyun. Seketika itu juga terdengar suara tembakan dimana-mana. Kyuhyun yang sudah terbiasa tampak tidak terkejut. Dia justru melakukan perlawanan. Dia juga tidak lupa menggerakan tubuhnya ke segala arah agar Sooyoung tidak terluka.

Kyuhyun tampaknya benar-benar membuktikan ucapannya, beberapa pengawal Kris tampak tersungkur di aspal karena kalah cepat dari Kyuhyun.

“Bukankah sudah aku peringatkan sebelumnya? Jadi untuk terakhir kalinya aku sarankan kau untuk pergi. Sebelum orang-orang suruhanmu, atau bahkan kau sendiri hanya akan tinggal nama.” ucap Kyuhyun.

“Baik, aku akan pergi sekarang. Tapi ini bukan akhir dari segalanya Cho Kyuhyun-ssi.” Kris tersenyum sinis lalu masuk ke dalam mobilnya.

Kyuhyun membawa Sooyoung kembali masuk ke dalam mobil. Sooyoung tampak masih terkejut dengan kejadian yang baru saja terjadi tepat di depan matanya.

“Akhirnya aku bisa lepas darinya.” Sooyoung menatap Kyuhyun lalu tersenyum.

“Tidak juga, Soo.” Kyuhyun tiba-tiba mendorong tubuh Sooyoung agar berlindung. Dan saat itu juga terdengar suara tembakkan tepat dari arah belakang mobil Kyuhyun.

Dor dor dor

                Dor dor dor

                Dor dor dor

                Suara tembakan terdengar dari segala penjuru arah. Kyuhyun yang sudah kehabisan peluru memutuskan untuk melajukan mobilnya. Sooyoung tampak ketakutan dengan suara tembakan yang terus mengikuti mereka meskipun Kyuhyun sudah menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi.

Kyuhyun mengambil ponsel dari saku jasnya, dia mengeluarkan ponsel itu serta mencari kontak orang yang akan dihubunginya.Dia memasangkan headset ke telinganya agar tidak mengganggu kegiatan menyetirnya.

‘Yeoboseyo, hyung!!!’

‘Ada apa?’

‘Temui aku di tempat biasa. Peluru milikku habis, sementara aku dikejar oleh pengawal suruhan Kris.’ pinta Kyuhyun pada orang di seberang telpon.

‘Jadi apa yang kau lakukan kali ini?’

‘Aku akan menceritakan semuanya setelah kita bertemu.’

‘Baiklah, lima menit lagi aku sampai.’ terdengar suara sambungan telpon terputus.

“Nugu oppa?” tanya Sooyoung.

“Temanku. MENUNDUK, SOO!!!” Kyuhyun berteriak saat matanya melhat pengawal suruhan Kris mengarahkan senapannya ke arah mobil mereka.

Dor dor dor

                Dor do dor

                Suara tembakan lagi-lagi terdengar dan peluru kembali meluncur bebas ke arah mobil Kyuhyun. Kyuhyun menatap Sooyoung untuk memastikan gadis itu baik-baik saja.

“Kau yakin akan melakukan ini?” tanya Kyuhyun memastikan.

“Aku yakin, oppa.” Sooyoung tersenyum mencoba meyakinkan Kyuhyun.

“Saranghae.” Sooyoung kembali tersenyum.

“Nado saranghae oppa.” Kyuhyun membawa mobilnya menuju tempat pertemuannya dengan salah satu temannya itu.

Kyuhyun mengarahkan mobilnya menuju sebuah gang yang hanya cukup untuk satu mobil. Sebelumnya Kyuhyun mengeluarkan sebuah geranat khusus untuk mengaburkan pandangan mobil-mobil yang mengikutinya.

“Lemparkan ini begitu aku suruh.” Kyuhyun melihat Sooyoung mengangguk. “Sekarang!!!” Sooyoung menegeluarkan geranat itu melalui jendela yang sedikit terbuka.

Setelah geranat itu bekerja, Kyuhyun berbelok dan tepat saat asap dari geranat itu berangsur menghilang, mobil Kyuhyun sudah tidak ada di sana. Mobil-mobil yang mengikuti Kyuhyun itu otomatis berhenti karena mereka tidak tahu kemana Kyuhyun pergi.

KYUHYUN POV

Aku tersenyum saat melihat Sooyoung tampak lega karena berhasil kabur dari mobil-mobil yang mengikuti kami tadi.

“Sekarang apa rencanamu, oppa?” tanyanya.

“Aku akan mengambil beberapa barang.” jawabku. “Apa kau membawa paspor?” tanyaku.

“Hmm, aku selalu membawanya. Memangnya kenapa?” tanyanya lagi.

“Kita akan pergi dari Korea. Akan sangat berbahaya jika kita terus berada disini.” jawabku.

“Kemana?” tanya Sooyoung tampak bingung dengan keputusanku.

“Kau akan tahu begitu kita sampai.” jawabku lagi.

Aku membawa Sooyoung ke sebuah rumah tempat dimana temanku tinggal. Begitu sampai, aku membawa Sooyoung masuk segera. Sooyoung tampak asing dengan tempat ini, tapi dia tampak mencoba untuk tidak memperlihatkannya.

“Rumah ini besar sekali.” ucapnya sambil menoleh saat kami sudah di dalam dan duduk di sebuah sofa panjang di tengah rumah ini.

“Ada empat orang di rumah ini, jadi kami sengaja membuatnya sedikit lebih besar dari rumah pada umumnya.” kataku.

“Kami?”

“Aku dan beberapa temanku tinggal disini.” Sooyoung mengangguk.

Aku mendengar ada suara langkah kaki dari arah belakang. Saat aku menoleh, aku melihat ke tiga orang temanku sedang berjalan menghampiri kami berdua.

“Kau sudah lama?” tanya Eunhyuk.

“Tidak, kami baru saja datang.” jawabku. “Soo, kenalkan ini Eunhyuk, Siwon dan Donghae. Dan ini Choi Sooyoung.” kataku agar mereka saling mengenal. Ketiga orang temanku dan Sooyoung saling sapa dan tersenyum.

“Apa yang bisa kami lakukan?” tanya Siwon langsung.

“Aku akan membawa Sooyoung pergi dari Korea. Bisa kalian atur agar semunya siap hari ini?” tanyaku.

Siwon tersenyum, “tentu. Kau hanya tinggal bilang akan pergi kemana.”

“Inggris.” Siwon hanya mengangguk menanggapi jawabanku kali ini.

“Lalu Kris?” tanya Donghae.

“Aku sudah memikirkan semuanya.”

“Tapi bagaimana tentang bayaranmu?” tanya Donghae lagi.

“Wae? Hari ini tepat satu bulan aku bekerja dengannya. Jadi aku pikir sudah jadi kewajibannya untuk membayarku.” jawabku. Mereka bertiga mengangguk.

Tok tok tok

“Apa pria itu pernah kemari?” tanyaku.

“Seingatku tidak. Tapi anak buahnya pasti yang mencari tahu.” Eunhyuk bersuara.

“Nugu?” tanya Sooyoung bingung dengan obrolan kami.

“Kris.”

“Tapi bagaimana kalian bisa tahu kalau itu adalah Kris bukan orang lain?” tanyanya lagi.

“Ini bukan pertama kalinya kami mengalami hal seperti ini. Meskipun ini yang pertama kalinya menyangkut masalah wanita.” jawa Eunhyuk.

“Donghae hyung, bawa Sooyoung lebih dulu ke bandara. Aku akan menyusul secepat yang aku bisa.” perintahku.

“Kau yakin bisa lepas kali ini?” tanya Donghae ragu.

Aku menatap Sooyoung, “sangat yakin.”

“Cinta itu memang aneh.” Siwon tampak bangkit diikuti Eunhyuk dan Donghae untuk membuka pintu. Sementara aku membawa Sooyoung ke tempat rahasia di rumah ini.

Aku menggenggam tangan Sooyoung. “Pergilah bersama Donghae, aku akan menyusul begitu urusanku dan Kris selesai. Tapi jika aku tidak datang, pergilah sendiri. Kau akan aman disana.” ucapku.

“Apa maksudmu kalau kau tidak datang?” tanyanya dengan raut wajah yang menyiratkan ketakutan.

“Aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Jadi tetaplah pergi meskipun aku tidak ada disampingmu.” Sooyoung tampak menangis.

“Tapi aku ingin bersamamu.”

“Aku akan selalu bersamamu, Soo.” aku memeluknya.

“Apa adegan perpisahannya sudah selesai? Kita harus mengejar waktu.” tiba-tiba terdengar suara Donghae.

Aku melepasan pelukan kami. “Pergilah.” Sooyoung tampak enggan melepaskan pelukanya tapi aku tetap melepaskan tangannya agar dia bisa cepat pergi. “Kau harus pastikan dia baik-baik saja.” Donghae mengangguk.

“Oppa…” lirih Sooyoung. Aku hanya tersenyum lalu pergi menuju ke luar untuk membantu Siwon dan Eunhyuk yang kuyakini sekarang sedang melawan Kris dan anak buahnya.

AUTHOR POV

“Kyuhyun-ssi, senang bertemu denganmu lagi.” ucap Kris dengan senyum sinisnya.

“Benarkah? Tapi aku tidak begitu senang bertemu denganmu.” balas Kyuhyun tanpa ekspresi di wajah tampannya. Tapi Kris tampak tidak suka dengan cara bicara Kyuhyun.

“Aku bisa melepaskanmu, asalkan kau kembalikan Sooyoung padaku.” tawar Kris.

“Maaf, tapi aku tidak tertarik dengan tawaranmu. Lagi pula apa kau yakin Sooyoung mau kembali padamu?” suara Kyuhyun terdengar mengejek.

“Kau sudah benar-benar membuatu kesal Cho Kyuhyun.” Kris langsung mengeluarkan pistolnya dan mengarahkannya pada Kyuhyun. “Apakah kau memiliki kata-kata terakhir sebelum kau meninggalkan dunia ini?”

“Seharusnya kau katakan itu untuk dirimu sendiri.” tiba-tiba terdengar suara tembakan yang membuat senjata Kris terlepas dari tangannya.

“Aku akui kau hebat dalam berbicara. Tapi menurutku kau tidak terlalu hebat saat memegang pistol.” Eunhyuk tersenyum mengejek.

Dor dor dor

                Dor dor dor

                Suara tembakan lagi-lagi terdengar. Kali ini anak buah Kris yang jumlahnya jauh lebih banyak dari pada Kyuhyun, Eunhyuk dan Siwon mengarahkan tembakan mereka pada ketiga pria itu. Sementara ketiganya yang sudah terbiasa dengan hal seperti ini tampak membalas tembakan-tembakan itu dengan senjata yang mereka pegang. Beberapa anak buah Kris tampak tersungkur. Tapi Kyuhyun, Siwon dan Eunhyuk tidak membunuh mereka karena mereka masih memiliki rasa manusiawi.

Saat semua sibuk dengan pertarungan sengit itu, Kyuhyun menghampiri Kris yang tampak sedang bersandar di mobil mewahnya.

“Pantas Sooyoung tidak menyukaimu.” ejek Kyuhyun. Kris menatap Kyuhyun sengit. “Seorang pria yang hanya bisa menunggu anak buahnya bertarung dan hanya bersandara di mobil mewahnya. Apa kau masih pantas di sebut seorang pria?” ejek Kyuhyun lagi.

“Jaga mulutmu Cho Kyuhyun!!!” Kris kembali mengeluarkan senjata yang dia simpan di balik jas hitamnya. “Sekarang kita lihat siapa yang tidak pantas di sebut pria.” Kyuhyun tersenyum singkat. Sangat singkat hingga mungkin Kris tidak bisa melihatnya.

“Aku suka ucapanmu.” Kyuhyun kembali manatap Kris dingin.

Kyuhyun dan Kris menarik pelatuk senjata apinya bersamaan. Siwon dan Eunhyuk yang sudah melihat kejadian itu tampak tegang dengan apa yang mereka lihat sekarang.

Dor

                Dor

                “KYUHYUN-AH!!!!” teriak keduanya bersamaan.

SOOYOUNG POV

Aku menaiki pesawat dengan ragu. Haruskah aku membatalkan kepergianku? Tapi Kyuhyun bilang aku harus tetap pergi meskipun tanpa dirinya.

Akhirnya aku putuskan untuk tetap menaiki pesawat. Aku mencari tempat dudukku. Setelah ketemu, aku langsung duduk dengan lesu karena masih memikirkan nasib Kyuhyun dan teman-temannya.

Aku mencoba menelpon Kyuhyun, tapi ponselnya tidak aktif. Aku semakin dilanda kekhawatiran. Apakah aku benar-benar akan pergi sendirian?

“Minum anda Nona.” kata seorang pramugari sambil memberikan segelas wine padaku.

“Terima kasih.” aku menerimanya dan langsung menyimpannya di samping tempat dudukku. “Oppa sekarang kau ada dimana?” tanyaku entah pada siapa.

“Disini.” jawab pria di sebelahku.

Aku menatap pria yang sedang membaca koran itu bingung. Pria itu lalu menurunkan Koran yang dibacanya dan tersenyum.

“Kyuhyun oppa?” tanyaku tidak percaya.

“Sepertinya kemampuan menyetir Donghae hyung belum juga ada peningkatan.” dia kembali tersenyum. “Kenapa kau hanya diam? Apa kau tidak senang melihatku ada disini?” tanyanya.

Tidak menjawab, tapi aku langsung memeluknya. “Pria bodoh, kenapa kau membuatku ketakutan. Aku pikir aku akan benar-benar pergi ke Inggris sendirian.” kataku memarahinya.

“Tapi sekarang aku ada disampingmu, dan akan selamanya begitu.” dia melonggarkan pelukannya dan menatapku lembut.

“Kau janji akan terus di sampingku?” tanyaku.

“Selamanya.” aku dan Kyuhyun lalu tersenyum.

“Apa kalian tidak dengar perintah untuk memasang sabuk pengaman? Kalian bisa melanjutkannya saat kita tiba.” aku menoleh ke sumber suara.

Aku kembali ke tempat dudukku. “Siwon-ssi, Eunhyuk-ssi, Donghae oppa?” tanyaku senang. “Apa kalian akan ikut dengan kami?” tanyaku.

“Tentu, apa menurutmu kami akan hidup bertiga disini tanpa bocah ini.” jawab Eunhyuk sambil mengacak rambut Kyuhyun.”Oh, iya. Mulai sekarang panggil kami semua oppa. Bukan hanya pada Donghae dan Kyuhyun.” suruh Eunhyuk.

“Baiklah.” jawabku.

Eunhyuk yang duduk di sebelahku dan Kyuhyun membetulkan duduknya. “Aku akan mencari wanita yang cantik di Inggris. Kalau dilihat-lihat aku tidak kalah tampan dari Siwon dan Kyuhyun.” celetuknya saat kami sedang memasang sabuk pengaman.

“Apa menurutmu aku tidak tampan?” tanya Donghae kesal.

“Kau memang tampan. Tapi mereka berdua jauh lebih popular di kalangan wanita.” Aku, Kyuhyun, Siwon dan Eunhyuk tertawa saat melihat Donghae tampak kesal dengan jawaban Eunhyuk.

Terima kasih Tuhan. Kau tidak hanya memberikanku seseorang yang kucintai dan mencintaiku. Tapi juga sahabat-sahabat yang akan bersamaku sepanjang sisa hidupku….

END

Gimana? Bagus ngak ceritanya? Maaf ya kalau ada kata-kata yang kurang pas, soalnya aku baru pertama kali bikin cerita kayak gini. Endingnya aku ambil dari my princess, jadi pasti kalian familiar^^

Aku tunggu like sama komentarnya, ya^^

Advertisements

189 thoughts on “Dangerous Love”

  1. Keren abis chingu. Bener2 suka dg ceritanya. Bahagianya soo onnie bs punya bodyguard setampan kyuppa… adeganny jg bener2 mendebarkn disaat kyuppa mempertahankan soo onnie.
    Bt sequelny chingu

  2. Huah..
    Nggak first??
    Daebak!!

    Sempat kaget kalo kyu bener2 udah kalah ama kris, eh ternyata udah naik pesawat duluan. Kkeke

    Wah, kris nasibnya gimana?
    AS dong chingu.. Masih kurang panjang soalnya.. Yah-yah-yah 😀

  3. Neomu, neomu daebak 🙂
    kyaaa, aku suka banget sama cerita,y!!! huuh, bikin deg deg an ajah nih chingu, kirain kyuppa gak bakal selamat (–“)
    Lanjut lanjut
    klu bisa ke AS nya dong (klu chingu mau) 😀

  4. annyeong readers baru dateng ..
    huaahhhh seru bgtt dag dig dug bcanya …
    klo bsa buat A.S-nya yha thor … aq bakalan tunggu ..
    FIGHTING !!!

  5. hua…keren buanget ceritanya
    aku sampe takjub
    tegangnya dapet, bkn penasaran
    romantis lagi
    apalagi nh ya author yg mw ending”nya
    jadi pengen baca teruss..
    salut buat author

  6. omo biasanya siwon skr kris hehehe johae … di sini ada yg mati ga?trs yg teriak bersmaan kyuhyun-ah?? kenapa? next new ff Hwaiting

  7. tapi masih kurang karna gmn nasib kris kk ga’ di jelasin

    wach kira2 cewek incaran hyukppa kayak apa ya…………….?

  8. daebak!! 🙂
    untung aja kyuppa ga kena tembakannya kris 🙂
    soo pasti menderita banget tuh dipaksa nikah sama kris

  9. sumpah author nya dewa banget !!!!!!
    ngerasa baca cerita james bond. ngak keduga banget akhirnya,

    tapi satu nih yang buat aku penasaran. jadi mau liat gaun yang dipake sooyoung, mewah banget.

  10. daebak eonni!!!!
    soo akhirnya keluar dari penjara

    kirain kyuppa ketembak,habis 2 orang berteriak “KYUHYUN-AH!!!”

    AS nya dong eonn,kan nasib kris belum kelihatan 😀

  11. Kya….!!!
    Seru bnget thor..:),q ska jln crita’a….
    Dkra q kyuppa yng ktmbak..,trnyta kris..
    Untung aja..:D

  12. Keren keren xD
    Aduh bang kris kenapa dikau jahat gk pantas sma wajahmu bang xD
    Mending ma aku aja xD #Plak
    Kyuyoung so sweet 😀

  13. Huuuaahhhhhh!!! Seriusaann seruuuuu…. Keerreennnn thorrr xD
    Aahhhh serius deh keren! Terharu wkwkwk
    Ditunggu yah karya ff mu yg lain, yg makin22 keren nantinya hihihi amin ^^

  14. Huuuaahhhhhh!!! Seriusaann seruuuuu…. Keerreennnn thorrr xD
    Aahhhh serius deh keren! Terharu wkwkwk,enaknya soo eonn punya bodyguard kece-kece xoxo
    Ditunggu yah karya ff mu yg lain, yg makin22 keren nantinya hihihi amin ^^

  15. Uwahhh aku suka ceritanya daebakk eonn. Duh ku kira td kyuppa ketembak sama kris oppa ternyata kyuppa selamat, lalu kalau kyuppa selamat? Krisppa gimana? Terbunuhkah? Pokok nya ff nya daebakk. Di tunggu ff kyuyoung yg lain nya:)

  16. whoaaaa, keren keren kerreeeennnnn.. >_<
    kyu hebat..!! eunhyuk, donghae sm siwon juga..!! 😀
    cinta, perjuangan dan persahabatan.. keke
    ditunggu cerita lain'a thor.. 🙂

  17. Waaaah! Keren bgt! Kris cocok jg ya jadi penjhat gt? 😛
    kyu cool abis! Kyuyoungnya seru!
    demi cinta nih, kyu sampe segitunya bgt! 😀
    di tunggu sequelnya ya~

  18. Wah daebak thor ..
    Ahhh pengen deh punya bodyguard kyk kyu oppa ><
    Buat AS nya dong thor 🙂
    Ditunggu ya ..

  19. wah keren
    kirain eonni bakal hidup sendirian di inggris
    ternyata oppa selamat

    ceritanya bagus aku suka apalagi bagian tembak2an
    feel nya dpat bnget
    cingu jjang !!!

  20. Aduh sempet deg2an tegang, penasaran, kuatir ama kyu oppa serius kuatir banget.
    Aduhh.. Aku jg mau kyk soo eonn, enak banget dilindungin 4 cwo cute keren ganteng aduhh 4 cowo perfect aku jg mau :”)
    Bagus banget thor happy end johaeo.. ^^

  21. Waaahhhh … Keren banget ,, top ,, Daebakk ne ff ..
    senangx jadi soo eonni .. di kellilingi cwok keren .. Apalagi kyuppa yg ganteng * kyu ge’er
    d tunggu after storyx thor.. hehehe ^^

  22. So verry daebak *ancurbahasaku
    hwahhh ni bner2 perlu sequel thor. . .
    Kraen yg pas tembak2n kyupa yg kena tembak, eh… Pas d pesawat bru ngeh kris yg kena hee
    d tunggu thor sequelny. . . Seperti ny koment ku penutup 80 😀

  23. perjuangan ini cintanya. Cinta deh sama kyuyoung.
    Eunhyuk salah besar ! Donghae ganteng terus populer juga. Banyak cewe yang suka ko ke Donghae. *wajar aku ELFishy* wkwk

  24. hwaa…critanya Daebak…!!
    keren keren (y) mrka berempat keren bnget.. XD
    hehe..tp itu kris nasibnya gimana ya..? *ah masa bodoh deh -.-
    ….. ~^^

  25. Kriss jhat ϐªηƍέ† ngurung Soo eonni,

    ªҜƲ kira ♈ªnğ k tmbak Kyuu oppa, truz gmn nsib kriss??
    Kna tmbak kah??

  26. Aq liat AS DANGEROUS LOVE di beranda KSI. truz krn blom prnh bc yg dangerous love’ny.. jdny aq bc skrang daahh.. mianhae ya author bru bc..#kmn aj lo..
    Btw.. ffny bguz thor, knflikny seru, n kyuppa dsini jg macho bgeettt.. suka bgt lah pokony..
    *lngsung bc ASny..

  27. hmmt mian bru koment thor..hhe
    kyuhyun oppa keren..hha
    haha enhyuk,donghae ma siwon ikut”n aj ke inggris,,tp gpp mlahn seru..

  28. daebak!!! Pingin bca AS nya…!!! Minta PW nya gmn??? Klo lwt sms blh g??? Ini nmrku, 083857801367 HWAITING TO AUTHOR!!! ;D

  29. Wakaka.. Daebak Thor nih FF!!
    Keren banget! Scene Actionnya juga ga terlalu banyak tapi cukup.
    Eh, Kyuhyun kok cepet banget ke bandaranya? Terbang kali ya??
    Suka banget sama ih FF..
    ASnya ada kan Thor??

  30. Akhhh krenddd bngtt ff nya,ad action” nya agak tegang bca nya,kirain kyu nya ktembak ekh tnyata 😀
    daebakk thorr akhrnya soo nya bs lpas dr kris juga 😉
    eunhyukk gokill ikh jd mkin cinta 😀
    #dijitak donghae ;(

  31. aku sukaaaa, aku suka ffnyaaa 😀
    kirain kyu bakalan kenapa”
    “Oppa sekarang kau ada dimana?”
    “Disini”
    kyaaaaaaa itu kereeeeennn!!

  32. Huaaa keren bangeeeeeeet. Actionnya Kyuhyun kalo di bayangin beneran pasti keren bgt >.< coba kalo sooyoung juga bisa bergerak kaya agen juga kekeke~ keep writing thor ^^~

  33. kalau ngebayangin kya d’cerita pasti keren bnget..aku kira kyunya mati,eh ternyata happy end.

    thour minta Pw AS kirim aja ke no ini 085751764435. kalau Twitter aku ga punya,kalau juga aku jarang bukanya

  34. keren bangeeeeeeet~ coba aja kalo kyu beneran bisa kaya gtuu. beruntungnya soo hahaha senengeng banget aku bacanya~

  35. keren bangeeeeeeet~ coba aja kalo kyu beneran bisa kaya gtuu. beruntungnya soo hahaha seneng banget aku bacanya~

  36. Wuiiiih keren bgt…(telat koment)tapi emang baru nemu ff ini.. Cara minta pw after storinya gimana thor?

  37. kyaaaaa

    awal ny pengawal eehh end ny jdi namjachingu 🙂

    daebak thor,rada nyesel ngk nmuin ff nhe dri kmren”

    bdw q mnta PW after story ny yaa thor,
    kirim k email q ajj sarylasma@yahoo.com.
    ok thor ! jgn lpa d krimi yaa!!
    jebaallll 😀

  38. waah aku baru baca, dan langsung jatuh cintaaa
    berasa ada di pertunjukan opera dan aku ada ditengah2nya sebagai penonton .,,
    daebak! 🙂

  39. Daebak. Ak slut am kyu. smga aj soo bhgia kyu

    trus yg lainny ikutn lg, srsa mmlki kluarga lngkp. aplg smuany tampan2 hhee

  40. author mianhae, kyanya pas dlu bca ni ff saya lupa comment deh. ni blog pribadimu kan yah ? biasanya alu comment klo posting KSI. crtanya keren, tembak-tembakan. g nyangka jg akhirnya mlah jd kyu yg sama soo,pdhl awalny cm dsuruh mlindungi.good job. please PW nya

  41. Waaah kreen aku suka,
    pgen deh pnya pngawal kyak kyu xD
    ending nya bagus, typo nya msh ada thor, tpi gpp.
    dtggu karya slanjutnya.

  42. daebak eon, tadinya aku udah tegang kirain kyu yg ketembak ternyata enggak syukurlah. walauoun oneshot menurutku alurnya pas dan gak kecepetan ^^

  43. daebak..
    kyu oppa sih, bkn hny pengawal biasa yg bs naklukin musuh, tp jg bs naklukin hati soo eonni.. gk heran sih 🙂
    apa kris akhirny mati ya? moga aj sih..
    trnyta ad si eunsihae jg,
    brharap nnti siwon oppa bs dpt psangan jg, yoona eonni bs lah jd coupleny siwon oppa..
    mrk knp milih london sbg negara tujuan ya?
    pengen minta PW ny nih..untuk sequel..
    gomawo

  44. Wahh nemu ff kyuyoung ni ….
    untung aja liat ff nie . Gk rugi q baca soalnyaa kerennnn pakek bgt …
    daebak author yg bkin ff ni …
    btw ni ada lanjutannya kah ???

  45. kereeeeeeeeen (~o~) hehe awalnya aku kira bakal sad end gara gara kyu … ternyata happy ending #sebar_bunga hehe suka banget pas adegan di mobil yang mereka kiss #plak … Hehe eunhyuk oppa kadang suka vea yaa … Wkwkw aku tunggu ya ff lainnya

  46. aku baru baca ffnya dan keren banget ….. tapi aku bingung itu enuhyuk sama siwon neriakin kyu kenapa … karna dia kan baik biak aja akkk I DONT NO ……dan yang ga bisa ngebayangin mah pas si kyu di pesawat gayanya lagi baca koran …kakak aku boleh minta as Dangerous Love gmail aku fitriaachmad82@gmail.com

  47. Dangerous bgt ni mh,,,
    Ps ada prang tembaknya kya gk krsa cpet bgt gto…
    Sneng kli ya d klilingi cowok² tampan.

  48. Good & Nice ff :-*
    suka bngt sma ide crtanya, krakter kyu nya yg cool abis, sooyoung yg pmberontak.. Kereeeeennnnnnnnnn 😀
    smpe2 ngayal ini ff gmna bgusnya klw dijadiin MV gtu 😀
    suka bngttt…
    Keren bngt kyunya disni, slut + 2 jmpol untuk ide crtanya..
    Ff yg bermutu kyak gni nih yg harus bgt direkomendasiin utuk dibca knight 😀

    btuh bngt bca ASnya nh 😀
    author, nice ff 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s