Songfic

She’s Not You


Author: anjelji (@sprakling25)

Judul: She’s Not You

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Other cast: Seo Joo Hyun, Lee Donghae, Lee Hyukjae

Genre: Romance, Songfic

Length: Oneshoot

Ini aku bawa songfic lain yang aku bikin. Semoga kalian juga suka sama songfic aku yang ini ya, dan semoga respon sama baik kayak sonfic sebelumnya^^ Ada beberapa komen yang bilang ‘Oppa Nappa’ itu mirip sama FF lain. Waktu bikin aku cuma ngikutin liriknya aja, jadi aku sama sekali ngak bermaksud buat bikin jalan cerita yang sama kayak FF lain. Jadi kalian jangan berpikiran aku plagiat ya, soalnya sekali lagi aku cuma ngikutin liriknya aja^^

Soal sequel AF The Days, aku belum bisa janji ya. Soalnya aku rencananya mau bikin yang beda dari FF aku yang sebelumnya. Tapi sekali lagi aku ngak janji ya^^

Songfic ini dari lagunya David Archuleta yang She’s Not You. Coba deh dengerin lagunya, lagunya itu enak banget. Dan karena menurutku liriknya juga dalem meskipun lagunya bukan lagu ballad, aku jadi kepikiran buat bikin songfic ini. Disini cuma bakal ada Kyuhyun Pov sama Author Pov ya, soalnya ini menceritakan perasaanya Kyuhyun.

Hope you like it^^

See how she’s lookin’ in my eyes

And you’ve got to give ther hat

She’s a beautiful girl

And she’s into me but I’m too busy still looking back

Now I’m walking her to the door

Tryin’ to kiss her goodnight

Something inside just don’t feel right

 

(Lihat bagaimana dia melihat mataku

Dan kau memberinya itu

Dia gadis yang cantik dan dia untukku tapi aku terlalu sibuk melihat ke belakang

Sekarang aku berjalan ke pintunya mencoba menciumnya malam hari

Sesuatu didalam hanya tidak merasakan yang benar)

 

KYUHYUN POV

“Kau kenapa oppa? Apa makan malamnya tidak enak?” tanya wanita yang sekarang sedang duduk di hadapanku.

“Tidak ada.” jawabku berbohong.

Seohyun, wanita yang aku pilih untuk melupakan seseorang, justru membuatku semakin tidak bisa melupakannya. Matanya membuatku mengingat gadis yang mungkin tidak akan pernah bisa aku lupakan. Seohyun adalah gadis yang cantik dan juga tipeku, tapi lagi-lagi aku selalu mengingat sosok wanita lain jika melihatnya.

Seohyun adalah gadis yang dijodohkan denganku. Orang tuaku dan orang tuanya bersahabat, jadi mereka merencanakan perjodohan kami. Karena hal ini, Sooyoung memutuskan untuk mengalah dan meninggalkanku. Dia bilang aku harus menurut ada keinginan orang tua. Aku merasa seperti orang jahat yang membuat hatinya terluka. Aku bahkan masih ingat dengan jelas bagaimana dia menangis saat mengatakan kata ‘putus’.

“Seohyun-ah, ada noda di sudut bibirmu.” kataku. Dia mencoba membersihkannya tapi tidak berhasil. Aku bangkit lalu mencoba membantunya. Mata kami bertemu, entah ada dorongan dari mana aku mendekatkan wajahku pada wajahnya. Aku melihatnya menutup mata, aku juga mencoba menutup mataku. Tapi di dalam otakku justu muncul sebuah nama. Aku langsung membuka mataku.

“Mianhe, Seo.” kataku. Kulihat Seohyun membuka matanya lalu tersenyum.

“Tidak apa-apa oppa. Aku tahu kau masih belum bisa melupakannya.” katanya.

My Friends tell me I gotta give it up

So I’ve been trying to move on

But my heart a part and my head not clear of the pictures

From before you were gone

And I never wanna hurt no one

Trying’ forget your name

Something inside just don’t feel the same

 

(Temanku bilang aku harus melupakannya jadi aku mencoba untuk terus maju

Tapi bagian hatiku dan otakku tidak bisa lupa saat sebelum kau pergi

Dan aku tidak pernah mau menyakiti siapapun

Mencoba melupakan namamu

Sesuatu didalam hanya tidak merasakan yang sama)

AUTHOR POV

Kyuhyun sedang menikmati kopi sambil duduk santai di salah satu cafe favoritnya. Sampai dua orang sahabatnya datang dan duduk di hadapannya.

“Jadi, bagaimana makan malammu dengan Seohyun semalam?” tanya Eunhyuk, setelah pesanannya datang.

“Ya selayaknya makan malam. Memangnya mau seperti apa?” kata Kyuhyun santai.

“Ne? Kau benar-benar payah. Ini makan malam ke empatmu dengannya, dan masih tidak ada perkembangan dengan hubungan kalian?” tanya Eunhyuk agak kesal.

“Apa kali ini karena Choi Sooyoung lagi?” tanya Donghae memastikan. Sementara Kyuhyun hanya menatap kedua sahabatnya malas. Tapi tatapan itu sudah menjelaskan semuanya untuk Eunhyuk dan Donghae.

“Kyuhyun-ah, cobalah untuk melupakannya. Apa kau yakin dia masih memikirkanmu seperti kau memikirkannya?” kata Eunhyuk.

“Aku akan mencobanya.” jawab Kyuhyun.

“Kau yakin?” tanya Eunhyuk lagi.

“Entahlah. Hati dan otakku seolah tidak pernah bisa melupakannya. Aku masih ingat dengan jelas saat terakhir sebelum dia meninggalkanku. Dan itu membuatku semakin sulit untuk melupakannya.” kata Kyuhyun mencoba menceritakan isi hatinya.

“Tapi kau akan menyakiti Seohyun kalau begini.” kata Donghae.

Kyuhyun menatap kedua sahabatnya bergantian. “Aku selalu mencoba untuk tidak menyakitinya. Tapi setiap aku mencoba untuk melupakan Sooyoung dan mulai memikirkan Seohyun, hatiku seolah tidak sama dengan otakku.” kata Kyuhyun lagi.

“Lalu, sekarang kau mau apa?” tanya Donghae.

“Aku sendiri juga tidak tahu. Semuanya terlalu rumit untukku. Tapi aku akan mencoba untuk melupakan Sooyoung dan mulai menerima Seohyun.” jawab Kyuhyun.

She’s not you

And I don’t know what to say

But I’ll say it anyway

No matter what I do

I can’t believe the lie

And I just can’t see it through

No, she’s not you

 

(Dia bukan kau

Dan aku tidak tahu apa yang akan dikatakan

Tapi aku akan mengatakannya

Tidak peduli apa yang aku lakukan

Tapi aku tidak percaya berbohong

Dan aku tidak bisa melihat dengan itu

Bukan, dia bukan kau)

 

KYUHYUN POV

Aku pergi ke toko buku untuk bertemu dengan Seohyun. Aku melihatnya sedang berada di depan sebuah rak buku.

“Seohyun-ah!!!” panggilku. Dia menoleh lalu tersenyum.

“Oppa sudah datang.” katanya.

“Maaf membuatmu menunggu lama.” kataku.

“Tidak apa-apa. Lagi pula aku juga baru datang.

Kami memilih beberapa buku untuk di baca dan di beli. Meskipun sudah satu minggu aku berusaha untuk lebih dekat dengannya, hatiku seolah belum memiliki tempat khusus untuk Seohyun.

“Oppa, apakah sekarang kau sudah mulai bisa melupakan Sooyoung-ssi?” tanya Seohyun tiba-tiba.

Aku menoleh, “aku masih berusaha. Tapi bersamamu beberapa hari ini membuatku lebih nyaman.” kataku sambil berusaha tersenyum. Jujur aku tidak tahu apa yang harus aku katakan padanya. Aku tidak mau membuatnya kecewa, dan salah satu cara yang terpikir olehku adalah berbohong. Aku juga tidak tahu kenapa aku harus berbohong.

Sikapnya beberapa terakhir ini sangat mirip dengan Sooyoung, bahkan dia juga berpenampilan yang hampir sama dengannya. Aku tidak tahu kenapa dia melakukannya. Tapi untukku, Seohyun tetaplah Seohyun. Dia tidak akan pernah bisa menjadi Sooyoung. Karena dia bukan Sooyoung.

“Benarkah?” tanyanya.

“Ne.” jawabku singkat.

“Kau tidak perlu berbohong padaku. Aku bisa melihatnya dengan jelas kalau kau bahkan tidak pernah menganggapku ada. Yang ada dipikiranmu hanyalah Sooyoung-ssi. Benarkan?” katanya.

Aku menghela nafas, “maafkan aku, Seo. Aku sudah mencoba sebisaku, tapi semakin aku coba melupakannya, semakin dalam aku merindukannya.” jelasku.

“Aku mengerti. Kembalilah padanya.” ucap Seohyun yang berhasil membuatku terkejut. “Aku akan mengatakan semuanya pada orang tua kita. Aku tidak mau memiliki seorang suami yang hanya memikirkan gadis lain. Kejarlah dia, bawa dia kembali ke sisimu.” katanya seolah mengerti akan keterkejutanku.

“Gomawo. Terima kasih karena sudah mengerti diriku.” kataku tersenyum.

“Aku tahu sejak awal kita memang lebih cocok menjadi sahabat.” katanya juga tersenyum sambil memberikan tangannya.

“Ne, sahabat.” kataku menyambut tangannya.

Woke up in the middle of the night

Started reaching for the phone

And to take a breath

And remind my self that you said you need time alone

Didn’t know what I wanted then

And I know I let you down

Baby I know what I gotta do now

 

(Bangun di tengah malam

Mulai meraih telepon

Dan mencoba bernafas dan mengingatkan diriku kalau kau bilang kau butuh waktu sendiri

Tidak tahu apa aku cari dan aku tahu aku membuatmu terjatuh

Sayang aku tahu apa yang aku lakukan sekarang)

 

KYUHYUN POV

“SOOYOUNG-AH!!!!” teriakku yang tiba-tiba terbangun dari tidurku. Aku menatap sekeliling lalu melirik jam yang menunjukkan pukul dua belas malam. “Kenapa aku memimpikannya tengah malam begini?” tanyaku. Aku bermimpi bahwa dia akan menikah dengan orang lain dan mengacuhkanku di hari pernikahannya.

Aku meraih ponselku dan mencari kontak namanya. Saat aku sudah menemukan kontak bernama ‘Sooyoung’ jariku sudah siap untuk menekan tombol hijau untuk menghubunginya. Tapi tiba-tiba aku teringat bahwa dia bilang jangan menghubunginya karena dia akan menangis hanya dengan mendengar suaraku.

Aku merasa benar-benar orang bodoh yang tidak bisa melakukan apapun. Aku yang membuatnya terluka, tapi aku juga ingin membuatnya kembali. Apa yang harus aku lakukan sekarang? Sooyoung-ah, aku membutuhkanmu. Aku merindukanmu!!!

Dengan menguatkan hati, aku akhirnya menekan tombol hijau. Aku sudah tidak bisa lagi membohongi diriku sendiri, aku ingin mendengar suaranya kali ini. Nada tersambung terdengar beberapa kali sampai akhirnya terdengar suara gadis yang sangat aku rindukan itu menjawab telponnya.

‘Ada apa oppa?’ tanyanya langsung.

‘Bisakah kita bertemu?’ tanyaku.

‘Maaf, aku…’

‘Aku mohon, kali ini jangan menolaknya lagi.’ kataku memotong ucapannya.

Aku mendengar dia menghela nafas. ‘Baiklah. Kapan?’ tanyanya. Aku tersenyum.

‘Besok, di taman. Bagaimana?’ usulku.

‘Baiklah. Aku tunggu jam sepuluh, lebih dari itu aku akan pergi.’ kataku.

‘Baiklah.’ aku hendak menutup telponku, tapi. ‘Sooyoung-ah!!!’ panggilku.

‘Ne.’ katanya yang ternyata belum menutup telponnya.

‘Aku merindukanmu.’ kataku.

‘Entahlah oppa, aku tidak berani bahkan hanya untuk membayangkannya.’ katanya lirih. ‘Aku ada perkerjaan, sampai bertemu besok oppa.’ katanya lalu terdengar suara telpon terputus.

“Apa kau tidak percaya kalau aku sangat merindukanmu, Soo? Bahkan aku hampir gila karena memikirkannya.” ucapku pada telpon di tanganku.

She’s not you when she smiles

Not you when she wakes

Or you when she breaks

And I don’t want to hurt her

But I know that it’s true

She’s not you

Not you

 

(Dia bukan kau saat dia tersenyum

Bukan kau saat dia bangun

Atau kau saat dia menangis

Bukan kau saat dia berhenti

Dan aku tidak mau menyakitinya

Tapi aku tahu itu sebuah kebenaran

Dia bukan kau

Bukan kau)

 

AUTHOR POV

Kyuhyun datang lima belas menit lebih awal karena dia tidak mau membuat Sooyoung menunggu. Sekitar sepuluh menit duduk di salah satu bangku taman, Kyuhyun melihat sosok gadis yang di tunggunya sedang berjalan ke arah tempatnya duduk. Kyuhyun tersenyum begitu Sooyoung berdiri di hadapannya.

“Apa kabar, oppa?” tanya Sooyoung menyapa sambil duduk di samping Kyuhyun.

“Baik. Kau?” tanya Kyuhyun.

“Seperti yang bisa kau lihat.” jawab Sooyoung. “Ada apa oppa memintaku untuk datang?” tanya Sooyoung.

“Aku merindukanmu.” jawab Kyuhyun menatap Sooyoung dalam. Sooyoung menatap Kyuhyun sedih, dia tidak tahu harus bagaimana.

“Maaf, tapi kau sudah memiliki Seohyun. Tidak baik kau masih merindukan gadis lain di saat kau sudah memiliki seorang gadis.” kata Sooyoung.

“Kami memutuskan untuk membatalkan perjodohan ini. Dia tahu aku tidak akan pernah bisa menerimanya di hatiku.” jelas Kyuhyun yang membuat Sooyoung terkejut. “Terlalu sulit melupakanmu, Soo. Dan Seohyun tahu aku tidakakan pernah bisa melupakanmu. Karena itu dia menyuruhku untuk kembali padamu.” kata Kyuhyun lagi.

“Apa kau serius?” tanya Sooyoung yang masih tidak percaya.

“Aku selalu serius tentang hatiku.” jawab Kyuhyun.

Sooyoung tersenyum lalu memeluk Kyuhyun. “Berjanjilah tidak akan pernah meninggalkanku lagi.” kata Sooyoung.

“Aku janji. Mulai saat ini, apapun yang terjadi aku akan selalu berada di sampingmu.” kata Kyuhyun lalu membalas pelukan Sooyoung.

END

Maaf ya kalau ceritanya standar, aku soalnya ngikutin lirik lagunya.

Keep RCL ya^^

Advertisements

81 thoughts on “She’s Not You”

  1. kerennn…. d^^b
    akhirnya happy ending ^^
    KYUYOUNG memang gk bisa dipisahkan ya ^^

    buat author …
    bikin ff yg bagus kyk gini lg ya ^^

  2. Suka deh ama ff kamu.
    Ending nya pasti bikin senang, alias happy ending. Hihi

    Soo muncul di akhir2, jadi kurang moment nya. But over all, daebak deh!
    Ditunggu ff selanjutnya yah 🙂

  3. pada akhirnya Seo mengalah dan Kyuyoung bersatu, drama yang sering di mainkan remaja^^
    (a little typo)
    Romance^^
    hpe be best to next(other) FF^^
    Fighting!!!!!!!!!!!!~

  4. Agak kecepetan alurnya, tp bgus kok ff nya! 🙂
    Akhirnya kyuyoung balikan juga! Yeay 😀
    seo baik deh, rela kyuyoung bersatu kembali 😀

  5. Yeyeyeyeye… Akhirnya kyuyoung balikann deh thanks to seohyun yg sadar kalo dia engga bakal gantiin posisinya soo unnie dihatinya kyu oppa

  6. Happy ending!!!
    Yyyyeeee…yyeeeee….. 😀

    Sempat sedih juga tau kyuppa dijodohkan sama seo!!
    Tapi kyuppa tetap memilih soo oennie dan seo pn melepaskan kyuppa!!!
    Yyyyeeeeee…

  7. Kesel waktu kyu mau cium seo, untungnya gak jadi *fiuuh. Seo baik, bsa ngrti kyu yg gak bsa mncntai dy. Kyuyoung jjang!!

  8. Walaupun agak kaget ngeliat END muncul tapi lega karna kyuyoung ending \(´▽`)/

    Awalnya aku kira,kyu bakalan berhasil ngeluapi soo dan memulai dengan seo,ternyata ngga 🙂

    Nice ff chingu 🙂

  9. keren eonn ..
    akhir.a happy end ^ ^

    pas bca prtma emng agak nyesek dkiit ..
    tpi gpp lag yg pntng KyuYoung bersatu (^0^)

    next ff yya eonn 🙂

  10. Angel maknae^^
    think about them, like so dificult
    mereka sulit di tebak kadang kala dekat kadang juga hampir ga ada interaksi-_-
    daebak chingu^^
    tapi part Kyuyoungnya sedikit Y,Y

  11. Seo pada akhirnya mengalah..
    Dan kyu blm lupain soo..
    Seperti yg di suuh ma eunhae..
    Pengorbanan yg berakhir dg manis..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s