oneshoot

After Story The Days


Author: anjelji (@sparkling25)

Judul: After Story The Days

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Other cast: Find It

Genre: Romance

Length: Oneshoot

ANNYEONG^^ Akhirnya aku bisa juga bikin after story ini. Maaf ya kalau nanti ceritanya agak ngawur, soalnya aku buatnya ngebut takut kalian keburu lupa sama ceritanya.

Dan disini aku bakal munculin orang-orang yang pernah muncul di kehidupan KyuYoung waktu mereka masih jadi malaikat ya, jadi buat yang kangen sama Leeteuk, Donghae dan Jessica mereka bakal muncul disini. Dan disini ceritanya Donghae sama Jessica udah nikah ya, dan Leeteuk itu malaikat asli ya, jadi dia ngak akan jadi manusia.

Daripada banyak omong, sekarang kita mulai aja ya ceritanya.

SOOYOUNG POV

Satu tahun, waktu yang sebentar mungkin untuk sebagian orang. Tapi untukku dan Kyuhyun, itu adalah waktu yang cukup untuk kami melangkah ke jenjang yang lebih serius, yaitu pernikahan. Ya, aku dan Kyuhyun akan menikah dua minggu lagi. Persiapannya sudah sekitar delapan puluh persen, jadi sekarang kami berdua sedang sangat sibuk menyiapkan apa saja yang kami butuhkan untuk penikahan kami nanti.

“Sooyoung-ah!!!” panggil seseorang. Aku menoleh lalu tersenyum saat melihat Jessica menuju ke arahku. Jessica adalah orang yang merancang pakaian pernikahanku dan Kyuhyun. Saat aku dan Kyuhyun datang ke restoran baru milik Donghae, Jessica juga datang kesana. Dan dia menawarkan diri untuk membantu kami. Entah kenapa aku langsung merasa yakin untuk menerima tawarannya, meskipun kami belum terlalu lama saling mengenal. Dan sekarang, hubunganku dengannya sudah sangat dekat seperti sahabat. Dia bukan hanya seperti sahabat untukku, tapi juga seperti kakak yang sangat penyayang.

“Kau sudah datang.” kataku.

“Apa kau menunggu terlalu lama? Maaf ya, tadi aku ada urusan sebentar.” katanya.

“Tidak apa-apa. Lagi pula aku tahu bagaimana sibuknya kau. Kau bisa datang saja, aku sudah sangat berterima kasih.” kataku mengingat Jessica sekarang adalah salah satu perncang terkenal di Korea.

“Jangan berbicara begitu. Kau adalah prioritas utamaku sekarang.” katanya. “Jadi, kau mau melihat bajunya kapan?” tanyanya.

“Mungkin besok, karena Kyuhyun oppa hari ini ada rapat.” kataku.

“Ye? Rapat?” aku mengangguk. “Bagaimana mungkin dia lebih memikirkan rapat dari pada baju pernikahannya?” tanya Jessica agak kesal.

“Dia bilang agar semua urusan kantor selesai. Jadi kami berdua bisa langsung berbulan madu tanpa ada gangguan.” jawabku.

“Begitukah?” aku mengangguk. “Kalau begitu kenapa kau mengajakku kemari? Bukankah kau bilang ada urusan penting? Aku kira kau ingin menanyakan pakaianmu, tapi kau bilang ada urusan lain. Jadi ada apa?” tanya Jessica.

“Aku hanya ingin mengajakmu ke Busan besok pagi. Apa kau bisa?” tanyaku.

“Busan? Untuk apa?” tanyanya.

Aku menatapnya sejenak, “menemui Victoria. Bagaimanapun dia tetap sahabatku, aku ingin dia hadir di hari pernikahanku nanti.” kataku lagi.

Jessica tersenyum. “Baiklah.”

Aku ikut tersenyum. “Kau yang terbaik. Gomawo.” kataku.

AUTHOR POV

Sooyoung dan Jessica langsung mencari taksi begitu keluar dari bandara di Busan. Sooyoung menyerahkan alamat rumah Victoria pada supir. Sekitar satu jam mereka tiba di sebuah rumah yang tidak terlalu besar. Dan saat melihat alamat yang tertulis, Sooyoung yakin itu adalah rumah Victoria.

“Gamsahamnida.” kata Sooyoung pada supir taksi lalu mulai berjalan menuju rumah yang dikelilingi oleh taman bunga itu.

“Halamannya indah sekali.” kata Jessica.

“Victoria suka sekali dengan bunga.” kata Sooyoung. Jessica tersenyum.

Begitu sampai di depan pintu, Sooyoung tampak gugup mengingat perpisahannya dengan Victoria sangat tidak baik. Tapi Jessica mencoba meyakinkan Sooyoung.

“Aku yakin kau bisa melakukannya.” yakin Jessica. Sooyoung lalu mengangguk.

Sooyoung lalu mengetuk pinu rumah berdinding kayu itu. Tidak lama pintu terbuka dan menampakkan sosok Victoria yang sedang memakai celemek masak.

“Sooyoung?” Victoria tampak kaget juga bingung. Sooyoung merindukan sosok dihadapannya ini. Wajahnya yang tanpa riasan make up, tampak berbeda dengan Victoria yang sering dia lihat dulu.

Sooyoung tersenyum, “apa kabar?” tanya Sooyoung.

“Ba..Baik. Kau bagaimana? Dan apa yang membawamu kemari?” tanya Victoria yang masih tampak terkejut.

“Aku juga baik. Apa tidak sebaiknya kita bicarakan di dalam?” usul Sooyoung.

Victoria seolah tersadar kalau dia membiarkan tamunya diluar. “Maaf, silahkan masuk.” kata Victoria. Dia mempersilahkan Sooyoung dan Jessica duduk di ruang tamu rumahnya.

“Kenalkan ini Jessica. Jessica-ssi, ini Victoria.” kata Sooyoung mengenalkan Jessica pada Victoria dan begitu sebaliknya.

“Jadi apa yang membawamu kemari?” tanya Victoria.

“Aku akan menikah tiga minggu lagi. Dan aku harap kau bisa datang ke pernikahanku nanti.” kata Sooyoung.

“Benarkah? Kalau begitu selamat. Tapi apa kau yakin akan mengundangku ke pernikahanmu?” tanya Victoria.

Sooyoung tersenyum, “kalau aku tidak yakin aku tidak akan datang kesini.” jawab Sooyoung. “Aku tahu perpisahan kita tidak terlalu baik. Tapi kau tetap Victoria Song sahabatku. Dan aku ingin kau datang ke pernikahanku dan menjadi pendamping pengantin bersama Yuri.” lanjutnya.

“Terima kasih karena kau masih mengingatku dan juga masih menganggapku sahabatmu.” kata Victoria terharu. “Kalau begitu aku akan datang beberapa hari sebelum pernikahanmu. Aku akan menyelesaikan pekerjaanku disini dulu.” kata Victoria.

“Terima kasih.” Sooyoung memandang Jessica lalu tersenyum.

“Sooyoung-ah, apa ada kabar tentang Changmin-ssi?” tanya Victoria hati-hati.

“Orang tuaku langsung membayar hutang Changmin beberapa hari setelah Changmin ditahan. Dan pelapor pun langsung mencabut tuntutannya pada Changmin-ssi. Sekarang dia sedang berada di Amerika. Dia bilang dia akan melanjutkan study S2nya disana.” jelas Sooyoung. “Apa dia tidak pernah menghubungimu selama dia di Amerika?” tanya Sooyoung.

“Tidak. Mungkin dia tidak sempat.” jawab Victoria lesu.

“Mungkin dia akan datang di pernikahanku nanti. Kau mungkin bisa bertemu dengannya disana.” kata Sooyoung.

“Aku tidak yakin dia mau menemuiku.” kata Victoria.

“Bukankah kalian berpisah baik-baik?” Victoria mengangguk. “Jadi kenapa kau harus khawatir dia tidak mau menemuimu. Aku yakin dia tidak akan sejahat itu padamu. Apalagi kalian pernah saling mencintai.” kata Sooyoung meyakinkan. Sementara Victoria hanya tersenyum menanggapinya.

KYUHYUN POV

“Kau mau pesan sesuatu?” tanya Donghae.

“Nanti saja. Aku masih menunggu Sooyoung.” jawabku.

“Kau sudah duduk disini selama satu jam, dan kau bahkan tidak minum apapun. Memangnya Sooyoung kemana?” tanya Donghae lagi.

“Dia baru pulang Busan untuk menemui temannya semalam. Apa Jessica tidak bilang padamu?” tanyaku.

“Jessica? Apa hubungannya dengan Jessica?” tanyanya bingung.

“Sooyoung pergi ke Busan bersama Jessica.” jawabku.

“Benarkah? Tapi dia tidak bilang apa-apa.Semalam dia memang bilang baru pergi dengan Sooyoung, tapi dia tidak bilang kalau mereka dari Busan.” katanya.

“Mungkin istrimu itu lupa.” kataku. Sementara Donghae hanya mengangguk.

“OPPA!!!” suara seorang wanita membuatku dan Donghae berbalik dan melihat Sooyoung serta Jessica tengah berjalan menuju meja tempatku dan Donghae duduk.

“Kalian datang bersama?” tanya Donghae sambil berdiri agar Jessica bisa duduk di sampingnya.

“Ne, tadi aku menjemput Jessica eonni di butiknya. Lagi pula ini kan waktunya makan siang.” jelas Sooyoung yang sudah duduk di sampingku.

“Jadi apa baju untukku sudah siap?” tanyaku pada Jessica.

“Kau ini bagaimana? Kau bahkan belum melakukan pengukuran. Dan kau bertanya apa bajumu sudah siap? Kau ini aneh sekali oppa.” kata Jessica. Sementara Sooyoung menetapku tajam.

Aku tersenyum kaku, “maaf aku lupa.” kataku. “Tapi bukankah aku pernah membuat pakaian kerja padamu? Jadi kau tidak perlu melakukan pengukuran ulang bukan? Apa kau sudah menghapusnya?” tanyaku saat ingat bahwa aku pernah membuat pakaian pada Jessica.

“Itu sudah tiga bulan yang lalu. Dan dalam waktu tiga bulan, bukan mustahil kalau ukuran tubuhmu ada yang berubah.” katanya.

“Sudahlah Kyuhyun-ah, sebaiknya kau menurut saja. Kau tidak mau kan Sooyoung murka seperti Jessica saat kami akan menikah waktu itu?” bisik Donghae.

“OPPA!!!” gertak Jessica. Donghae hanya tersenyum.

Aku menatap Sooyoung dan melihat tatapan matanya sudah terlihat seperti seekor macan yang siap menerkam mangsanya. “Ne, kita lakukan pengukuran ulang.” kataku menyerah.

“Baiklah. Sekarang kau pilih pakaian yang cocok untukmu. Ini aku bawa contoh gambarnya.” kata Jessica sambil menyerahkan sebuah buku.

Aku membuka halaman demi halaman buku yang diserahkan oleh Jessica. “Apa ini bagus, Soo?” tanyaku meminta pendapat Sooyoung. Sooyoung melihat gambar sepasang pakaian untuk pengantin pria berwarna hitam metalik yang aku tunjuk.

“Tapi gaunku berwarna putih. Seharusnya kau juga memilih setelan berwarna putih. Kenapa kau justru memilih baju berwarna hitam metalik begini?” katanya sedikit kesal.

“Tapi aku rasa ini juga bagus untuk gaun putihmu itu. Apa tidak terlalu monoton kalau pakaianku juga berwarna putih?” tanyaku. “Aku memilihnya agar lebih bervaria….”

“Pokoknya aku mau baju berwarna putih. Kalau kau tidak mau, sebaiknya kau menikah saja dengan orang lain, jangan denganku.” kata Sooyoung memotong omonganku lalu mengambil tas tangannya dan pergi meninggalkan kami bertiga.

“Ada apa dengannya?” tanya Donghae bingung.

“Beberapa hari terakhir ini dia memang sangat sensitive. Sudahlah, aku harus mengejarnya.” kataku lalu mengejar Sooyoung yang sudah menghilang dari restoran milik Donghae ini.

AUTHOR POV

“Apa semua wanita seperti itu kalau mau menikah?” tanya Donghae.

“Apa maksudmu?” tanya Jessica sinis.

Donghae menoleh dan baru menyadari bahwa ada Jessica di sebelahnya. “Ani chagi, aku hanya asal bicara.” kata Donghae tersenyum.

“Awas kalau kau bicara seperti itu lagi, aku akan membuatmu tidur di ruang tamu.” kata Jessica mengancam. Donghae hanya mendesah lega karena Jessica tidak marah.

Kyuhyun mengejar Sooyoung dan mendapati gadis itu sedang berjalan pelan di pinggir jalan tidak jauh dari restoran. Saat sudah berada dekat dengan Sooyoung, Kyuhyun bisa mendengarkan isakan Sooyoung. Tidak menunggu waktu lama, Kyuhyun menarik Sooyoung ke dalam pelukannya.

“Mianhe.” kata Kyuhyun. Tapi Sooyoung justru memukul bahu Kyuhyun agar pria itu mau melepaskan pelukannya.

“LEPASKAN!!! AKU TIDAK MAU BERTEMU DENGANMU!!!” teriak Sooyoung masih memukul bahu Kyuhyun.

“Aku mohon jangan begini. Aku janji akan mengikuti keinginanmu untuk pernikahan kita, tapi jangan marah padaku.” mohon Kyuhyun. “Kau ingat pernah janji padaku tidak akan memangis sebelum kita berdiri di altar? Jadi sekarang aku mohon jangan menangis, aku janji akan menuruti keinginanmu untuk pernikahan kita.” lanjutnya. Kyuhyun merasakan Sooyoung mulai menghentikan pukulannya. Dan sekarang Sooyoung mulai membalas pelukannya.

“Maaf kalau aku memaksamu, tapi aku hanya ingin yang terbaik untuk pernikahan kita.” kata Sooyoung yang masih terisak.

Kyuhyun melepaskan pelukan mereka lalu menatap Sooyoung lembut. “Aku mengerti. Aku juga ingin yang terbaik untuk pernikahan kita nanti. Dan aku juga tahu kau melakukan ini untukku, jadi jangan lagi menangis, ya.” kata Kyuhyun lalu mencium kening Sooyoung. Sooyoung mengangguk.

“Bagaimana pertemuanmu dengan Victoria?” tanya Kyuhyun mencoba merubah topik.

“Dia bilang dia akan datang ke acara pernikahan kita.” jawab Sooyoung dengan suara yang masih parau. Kyuhyun mengangguk.

“Sebaiknya kita pulang, udaranya sangat dingin. Aku tidak mau kau sakit.” kata Kyuhyun lalu membawa Sooyoung ke mobilnya dan mengantarkan gadis itu pulang.

TIGA MINGGU KEMUDIAN

SOOYOUNG POV

Hari ini hari pernikahanku, aku menatap diriku yang sudah terbalut baju pengantin di depan cermin besar yang terpasang di hadapanku.

“Kau terlihat sangat cantik, Soo.” kata sebuh suara. Aku menoleh lalu melihat Yuri dan Victoria yang berdiri di belakangku sambil tersenyum. Victoria datang dua hari yang lalu, dan dia juga sudah bertemu dengan Changmin. Aku memang tidak tahu apa yang mereka bicarakan saat bertemu lagi, tapi saat mereka berdua selesai bicara, aku tahu semuanya sudah baik-baik saja karena Victoria dan Changmin keluar sambil tersenyum.

“Kau terlihat sangat hebat nyonya Cho.” goda Yuri.

“Nama belakangku masih Choi, beum Cho.” kataku.

“Apa bedanya? Lagi pula hanya tinggal beberapa menit lagi kau akan menjadi nyonya Cho, jadi tidak ada salahnya aku memanggilmu begitu.” kata Yuri tidak mau kalah.

“Tapi aku belum sah menjadi istri Cho Kyuhyun, Kwon Yuri.” kataku ang juga tidak mau kalah.

“Yuri-ah, Sooyoung-ah sudahlah. Sekarang sebaiknya kita menunggu Sooyoung di luar.” kata Victoria lalu membawa Yuri keluar.

Tidak lama pintu ruangan tempatku menunggu kembali terbuka, aku melihat seorang pria yang tampaknya lebih tua dari Kyuhyun masuk sambil tersenyum. Aku membalas senyumannya sebagai sopan santun meskipun aku tidak tahu dia siapa.

“Maaf, anda siapa?” tanyaku.

Pria itu tersenyum, “Leeteuk imnida.” katanya.

“Leeteuk?” tanyaku, nama itu seperti tidak asing. Tapi siapa?

“Aku yakin kau pernah mendengar namaku. Aku datang hanya untuk memberikan selamat atas pernikahanmu dengan Kyuhyun-ssi. Dan sampaikan salamku padanya.” katanya.

“Kenapa kau tidak menemuinya saja? Dia mungkin sudah ada diluar.” kataku.

“Tidak perlu, aku tidak bisa terlalu lama. Tolong katakan saja padanya aku merindukannya.” kata pria bernama Leeteuk itu lagi. “Sekali lagi selamat atas pernikahan kalian.” lanjutnya.

“Baiklah. Dan terima kasih ucapan selamatnya.” kataku.

“Kalau begitu aku pergi dulu. Permisi.” katanya lalu pergi meninggalkanku sendirian.

AUTHOR POV

Acara pernikahan akan dimulai, Kyuhyun sudah berdiri di posisinya. Tidak lama pintu gereja terbuka dan masuk sosok Sooyoung di dampingi ayahnya dan diikuti oleh Yuri serta Victoria sebagai pengiring pengantin. Semua mata tampak terkagum melihat Sooyoung yang tampak sangat cantik dengan gaun putih sederhana dengan pita kecil dipinggangnya sebagai hiasan serta sebuah tiara yang menghiasi rambutnya.

“Aku serahkan putiku padamu.” kata tuan Choi. Kyuhyun lalu membungkuk dan tersenyum.

“Kau sangat cantik.” bisik Kyuhyun begitu Sooyoung berada di sampingnya. Sooyoung tersenyum malu saat mendengar pujian Kyuhyun.

“Kau juga tampak lebih tampan dari biasanya.” balas Sooyoung.

“Apa kalian sudah siap?” tanya pendeta.

“Ne, kami sudah siap.” jawab Kyuhyun lalu tersenyum pada Sooyoung dan dibalas senyuman juga oleh Sooyoung.

“Baiklah, pada hari ini kita akan melihat dua insan manusia yang akan di persatukan dalam ikatan pernikahan.” kata pendeta setengah baya itu. “Kalau begitu kita mulai acaranya.” lanjutnya.

“Cho Kyuhyun, apakah kau bersedia berbagi susah dan senang, sehat dan sakit bersama dengan Choi Sooyoung sebagai istrimu?” tanya pendeta itu pada Kyuhyun.

Kyuhyun menatap Sooyoung sambil tersenyum. “Ne, saya bersedia.” jawab Kyuhyun.

“Dan anda Choi Sooyoung, apakah kau bersedia berbagi susah dan senang, sehat dan sakit bersama dengan Cho Kyuhyun sebagai suamimu?” tanya pendeta pada Sooyoung.

“Saya bersedia.” jawab Sooyoung sambil menganggguk.

“Kalau begitu mulai saat ini kalian berdua sudah resmi menjadi sepasang suami istri.” kata pendeta itu lagi. “Kyuhyun-ssi, silahkan cium pengantin wanitanya.”

Sooyoung tampak menunduk malu, sementara Kyuhyun tampak antusias dengan momen ini. Kyuhyun mencium bibir Sooyoung dengan sangat lembut. Ciuman itu hanya berlangsung singkat karena mereka tahu mereka berada di gereja dan disaksikan oleh banyak pasang mata.

KYUHYUN POV

Aku sedang mengobrol dengan Donghae dan Jessica di dampingi Sooyoung. Sekarang kami sudah berada di acara resepsi pernikahan.

“Oh, oppa hampir saja aku lupa.” kata Sooyoung tiba-tiba.

“Ada apa?” tanyaku.

“Tadi sebelum pemberkatan, ada seorang pria yang datang padaku dan menitipkan salam. Dia mengatakan bahwa dia merindukanmu.” katanya. “Kalau tidak salah namanya Leeteuk.” lanjut Sooyoung.

“Leeteuk?” kataku, Donghae dan Jessica bersamaan. “Dimana dia sekarang?” tanyaku.

“Dia langsung pergi begitu selesai bertemu denganku. Dia bilang dia ada urusan lain.” jawab Sooyoung. “Kalian mengenalnya?” tanya Sooyoung.

“Entahlah. Tapi nama itu terdengar tidak asing.” jawab Jessica.

“Oh, aku juga merasakan hal yang sama saat dia menyebutkan namanya tadi.” kata Sooyoung.

Aku memang tidak tahu siapa itu Leeteuk. Tapi yang aku tahu adalah, aku merasa begitu dekat dengannya dan juga merindukannya. Sama seperti apa yang dia rasakan padaku. Dan karena aku tidak tahu dia dimana sekarang, aku hanya berharap yang terbaik untuknya. Semoga dia bisa merasakan kebahagianku sekarang.

SOOYOUNG POV

Tidak aku sangka ternyata menikah itu sangat melelahkan. Sekarang saja aku sedang terbaring di atas kasur pengantinku dengan Kyuhyun. Sementara Kyuhyun sedang mandi karena dia bilang tubuhnya sangat lengket karena keringat.

“Kau akan terus berbaring atau mau mandi?” tanya Kyuhyun yang ternyata sudah keluar dari kamar mandi.

“Aku mau mandi, tapi aku ingin berbaring dulu sebentar. Tubuhku rasanya remuk karena terlalu lama berdiri tadi.” kataku mengeluh.

“Cobalah untuk berendam di air hangat. Aku rasa itu akan membuatmu lebih nyaman.” usul Kyuhyun. Itu ide yang bagus.

“Kau benar. Sebaiknya aku lakukan sekarang karena tubuhku benar-benar membutuhkan rasa nyaman.” kataku lalu berlari ke kamar mandi.

Rasanya benar-benar nyaman, air hangat ini benar-benar membantuku. Saat aku sedang menikmati berendam, pintu kamar mandi yang memang tidak aku kunci tiba-tiba terbuka.

“AAAAAAAAAAAAA, APA YANG KAU LAKUKAN DISINI?” kataku berteriak saat melihat Kyuhyun tiba-tiba masuk. Aku langsung mengumpulkan busa-busa sabun untuk menutupi tubuhku.

“Kenapa lama sekali? Kau sudah hampir satu jam disini. Apa kau tidak tahu aku menunggumu?” katanya.

“Menunggu untuk apa?” tanyaku yang masih terkejut akan kedatangannya.

“Apa kau lupa ini malam pertama kita?” tanyanya dengan senyuman jahil.

“N..Ne, tapi aku harus membilas tubuhku dulu.” kataku. Tiba-tiba Kyuhyun mendekat, “kau mau apa?” tanyaku gugup.

“Bagaimana kalau aku yang membersihkannya?” tanyanya sambil menyentuh rambutu yang setengah basah.

Aku terkejut dengan ucapannya. “Tapi nanti kau bisa basah. Kau kan sudah mandi tadi.” kataku mencari alasan agar dia tidak melakukannya.

“Tidak apa-apa, tidak masalah kalau aku harus mandi dua kali. Bagaimana?” tanyanya.

“Tapi…”

Lalu kulihat tatapan kecewa dari matanya, tapi dia berusaha tersenyum. “Ya, sudahlah. Kau bersih-bersih saja dulu.” katanya. Tapi aku langsung menahan tangannya saat dia akan pergi.

“Aku rasa ini bukan tempat yang buruk untuk memulainya.” kataku lalu tersenyum.

“Maksudmu?” tanyanya tidak mengerti dengan arah pembicaraanku.

“Kita lakukan dari sini saja.” kataku lalu tersenyum jahil. Aku lihat Kyuhyun mulai mengerti.

“Kau yakin?”

“Sangat yakin.”

“Baiklah kalau begitu” katanya lalu mendekat dan dia benar-benar melakukannya.

END

Gimana? Maaf ya kalau membosankan dan ngak layak disebut sequel. Tapi kalian harus tahu kalau aku bikin ini dengan susah payah kar’na nguras otak banget.

Aku tunggu komentar kalian ya buat AS ini^^

Advertisements

59 thoughts on “After Story The Days”

  1. akhirnya semuanya berakhir bahagia 🙂
    kyuyoung menikah. persahabatan soo dan vic membaik dan hubungan changtoria juga udah baik2 aja ^^
    tapi..ya ampun soo sensitif banget, cuma karena masalah baju pengantin bisa sampe marah gitu

  2. Soo kok lgsg marah sh, wktu keinginannya gk diturutin -.- , padahal cma bju loh.. -_- . Ckck, kyuyoung pengantin baru yang gak sabaran~ dtgu ff lainnya/sequel^^

  3. Cccciiieee yanggg udah pda nikahhh hehehe

    AS nya seruu kok ngga ngebosenin walaupun pendek ehehehe

    Bikin ff yg lain lgi yahhh thor

  4. Kyu oppa… Main masuk aja pas lagi soo unnie mandi, tapi soo unnie juga lupa ngunci pintu sih jadi yaudah deh biarin aja haha

  5. akhirnya Kyuyoung menikah dan bahagia juga.
    apakah disini ChangVict juga bersatu ??
    bikin lagi AS nya dong yang kehidupan mereka setelah nikah *reader banyak mau* hihihi

  6. hahahahhahaha

    kyuppa bnr2 uda ga’ sabar ternyata………………….
    soo istri yang baik…………………………………..

    changvicnya agak nggantung ……………………………

    ditunggu karya lainnya

  7. wah kyuppa gak sbrn bgt tuch :p , khan sooeonn.a lgi capek :p

    bwt NC.a donk eonn .. *kthuan yadong.a*
    hehe ..

  8. soo eon sensitive bnget 🙂 kyuppa pngen cepet-cpet, yadong 🙂 kkk~~ Happy Ending ^^ daebak thor, dibuat dong KyuYoung udah pnya anak~~ keep writing

  9. haaaa .. akhirnya KyuYoung nikah dan semua masalah udah teratasi ^^
    seneeengg … keren deh ff’a
    keep writing thor ^^

  10. kaget pas baca bagian Soo yang dia lain jalan(?) sama Kyu tentang baju pengantinnya
    nomu joha^^
    ck permulan yang aneh (maklum evil couple) #yadong
    daebak chinguya^^ adakah sequelnya?

  11. Wuuaaaahhhhhh,,,,
    Akhirny mereka menikah!!!
    Hheeeee….
    Aq bru p’tama loh thor koment untk FF ni
    Soalny aq gg prnah ngikuti FF author yg ni #mian yaaa thorr!!
    Tp aq yakin, pasti cerita ny keren deh!!

    Ditunggu sekuel2 lainnya!! *_^

  12. kyu yadong juga ternyata–” , leeteuk itu jadi siapa sih?kok bisa jadi malaikat kenapaa? *readers kepo

    tapi ceritanya top kok

  13. Maaf baru sempat coment eonn ><
    Btw kok gak di lanjutin sih eonn, hahaha~
    Kyuppa gak sabaran amat nih, btw aku agak sedih pas teuk oppa muncul di hadapan soo eonnie, beneran deh kenapa teuk oppa gak jadi manusia ajah yah supaya dia tetap bisa sama2 dengan kyuyoung + haesica (-,-")

  14. Masih gantung nih thor, jebal buatin AS nya yg kedua hhe. ditunggu ff kyuyoung yg lainnya. hwaiting!^^

  15. Wah akhirnya mereka nikah juga.

    Wah kyuppa dan soo eon gak sabaran. Masak nglakuin “itu” di kamar mandi.

    Di tunggu ffmu yg lain chingu.

  16. Akhirnya Kyuyoung married juga,,
    Mank iya yach kli cewek mau nikah suka lebih sensitive gto???
    Aku bner² gk tau.
    Wah apa yg di muali dari kamar mandi???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s