chapter

The Days Part 5


Author: anjelji (@sparkling25)

Judul: The Days

Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Other cast: Find It

Genre: Romance

Length: Chapter

Akhirnya aku bisa post cepet^^

Mudah-mudahan kalian suka ya sama part kali ini

Sekarang kita mulai………

SOOYOUNG POV

“Namanya…” aku kembali melihat layar komputer di depanku. “Tidak ada. Disini tidak ada namanya. Disini dikatakan kalau ayahmu merahasiakan nama anak itu demi keluarganya.” aku memutar kepalaku dan dapat kulihat raut kekecewaan di wajah Kyuhyun.

“Sudahlah tidak apa-apa.” katanya lalu berlalu. Aku mengikutinya.

“Kau mau kemana? Apa kau akan menyerah begitu saja?” tanyaku. Dia berbalik lalu menggeleng pelan. “Lalu kita mau kemana?” tanyaku lagi.

“Kita pergi kerumah sakit tempat kau di rawat.” aku menatapnya bingung. “Aku ada urusan sebentar.” katanya lagi.

Aku tidak banyak bertanya lagi dan langsung naik ke atas motornya. Dia benar-benar membawaku ke rumah sakit. Aku mengikuti langkahnya yang berjalan lebih dulu dariku. Dia terlihat terburu-buru.

“Kau sebenarnya mau apa kemari?”

“Ada arwah yang harus aku urus. Kau ikuti aku saja.” saat Kyuhyun bicara, aku bisa melihat beberapa wanita memperhatikannya dan berbisik pada wanita lain di sebelahnya. Tapi saat mereka melihat Kyuhyun menarik lenganku, wajah mereka berubah lesu.  Seolah kehilangan harapan.

“Ah itu dia. Kau tunggu sebentar disini.” aku hanya mengangguk.

Aku melihatnya menghampiri seorang wanita. Tadi Kyuhyun bilang mau menemui arwah kan? Berarti wanita itu juga arwah sama sepertiku. Kulihat Kyuhyun tersenyum pada arwah wanita yang menurutku sangat cantik itu. Kyuhyun bahkan memeluknya dan mereka terlihat tertawa bersama. Kenapa dia terlihat sangat akrab dengan wanita itu? Padaku bahkan dia selalu menunjukkan tatapan tajam.

Karena bosan menunggu, aku akhirnya berjalan menyusuri lorong-lorong rumah sakit. Aku bahkan melihat-lihat nama yang tertera di dekat pintu kamar rawat. Kenapa aku tidak mengunjungi kamarku saja? Aku bisa bilang pada orang tuaku kalau Seohyun ini adalah sahabatku.

Setelah memantapkan tekadku, aku langsung berjalan menuju kamar tempatku di rawat. “Hey nona Choi kau mau kemana?” aku mendengar Kyuhyun memanggilku dan membuatku menghentikan langkahku dan menatapnya. “Bukankah sudah ku bilang untuk menunggu?”

“Aku hanya bosan menunggumu sendirian.” kataku ketus. Aku masih teringat tingkahnya yang sangat manis pada arwah tadi.

“Kenapa kau sinis begitu padaku?”

“Biasa saja.” aku lalu kembali ke niat awalku untuk pergi ke kamar tempatku dirawat. Aku bisa merasakan bahwa Kyuhyun mengikutiku, tapi aku tidak memperdulikannya.

Saat sedang berjalan menyusuri lorong dan sesekali melihat nama yang tertera di dekat pintu, aku melihat sebuah nama yang membuatku menghentikan langkahku seketika. Lalu aku melihat seorang pria yang terbaring di atas kasur dengan beberapa selang yang menempel di tubuhnya.

“Kau kenapa?” tanya Kyuhyun.

“Bu..Bukankah itu kau?” kataku terkejut. Kyuhyun langsung melihat ke arah yang aku tunjuk. Dapat ku lihat wajahnya berubah pucat. “Kau baik-baik saja oppa?” tanyaku pelan.

“Kenapa aku bisa ada disana?” tanyanya lemah.

“Kau ingat saat kita melihat artikel tentang keluargamu tadi, disana dikatakan kalau kau mengalami kecelakaan dan sekarang sedang berada dalam keadaan koma?” Kyuhyun mengangguk. “Aku rasa itu adalah alasan kenapa kau ada disini. Bagaimana kalau nanti malam kita kembali kesini dan kita coba untuk masuk?” tanyaku memberi usul.

“Kenapa tidak sekarang?”

“Kau ini bagaimana sih? Aku kan masih meminjam tubuh Seohyun, jadi aku tidak mungkin masuk kesana bodoh!!!” kataku. Dia hanya menatapku sekilas lalu kembali menatap pintu kamar yang masih tertutup.

AUTHOR POV

Setelah jam menunjukkan pukul delapan malam, Kyuhyun menjemput Sooyoung dan mereka pergi menuju rumah sakit sesuai kesepakatan mereka tadi siang.

“Jadi kau sudah siap?” tanya Sooyoung meyakinkan.

“Ne.” jawab Kyuhyun.

Keduanya lalu masuk menembus pintu masuk. Saat Kyuhyun sedang fokus pada tubuh yang ia yakini adalah tubuhnya, Sooyoung melihat seorang wanita keluar dari kamar mandi yang terletak di dalam kamar itu. Tapi Kyuhyun sepertinya tidak menyadari kedatangan wanita yang tampak seumur dengan eomma Sooyoung itu.

“Oppa, dia siapa?” tanya Sooyoung dan membuat Kyuhyun menoleh.

Kyuhyun tampak berpikir tapi tidak juga menemukan jawaban dari pertanyaan yang Sooyoung tanyakan. Tiba-tiba wanita tadi mendekati tubuh Kyuhyun dan mengecup dahinya. “Kyuhyun-ah, eomma pergi keluar sebentar.” katanya lalu pergi keluar.

“Eomma?” tanya Sooyoung sambil menatap Kyuhyun.

Kyuhyun tampak bingung lalu tiba-tiba dia memegangi kepalanya yang terasa sangat sakit “ARRGHH!!!!!!” Kyuhyun mendengar suara-suara yang datang entah dari mana. Dia bahkan sampai terjatuh ke lantai karena menahan sakit luar biasa di kepalanya.

(‘Eomma, Appa, aku pergi dulu. Aku mencintai kalian’)

(‘Bukankah sudah aku bilang kalau aku tidak suka dengan sayur?’)

(‘Noona, kenapa kau tidak juga pulang? Aku rindu padamu.’)

Kyuhyun terus memegangi kepalanya dan itu berhasil membuat Sooyoung panik. “Kau kenapa? Jangan membuatku takut.” kata Sooyoung yang berusaha membantu Kyuhyun bangun.

“Ke..palaku Sa..ki..t Soo..” katanya terbata.

“Lalu aku harus bagaimana?” tanya Sooyoung bingung.

“Bantu aku keluar dari sini.” kata Kyuhyun lagi masih memegangi kepalanya.

Sooyoung lalu membantu Kyuhyun berjalan perlahan meninggalkan kamar tempat tubuh Kyuhyun di rawat. Saat sudah diluar, Sooyoung membawa Kyuhyun ke sebuah kursi yang tidak jauh dari kamar tadi dan mendudukan Kyuhyun disana.

“Bagaimana? Apa sudah lebih baik?”

“Hmm.”

“Lalu kau mau bagaimana sekarang?” tanya Sooyoung.

“Entahlah.” jawab Kyuhyun tampak putus asa. “Sebaiknya aku antar kau pulang saja sekarang.” kata Kyuhyun lagi lalu bangkit dari duduknya.

Saat Kyuhyun dan Sooyoung sedang berjalan melewati lorong rumah sakit, mereka bertemu lagi dengan wanita yang menyebut dirinya ‘eomma’ pada Kyuhyun tadi. Kyuhyun dan Sooyoung langsung menghentikan langkah mereka dan mentap wanita itu pergi dari hadapan mereka. Tiba-tiba air mata keluar dari mata Kyuhyun dan Sooyoung yang melihatnya tampak kebingungan.

“Kenapa kau menangis?”

“Molla. Air mata ini keluar begitu saja tanpa aku sadari.” kata Kyuhyun yang juga bingung bagaimana air matanya bisa keluar begitu saja.

“Mungkin itu air mata rindu karena dia adalah eommamu.” kata Sooyoung dan mendapat tatapan bingung dari Kyuhyun. “Kau sudah lama tidak bertemu dengannya kan?” Kyuhyun mengangguk. “Itu berarti kau sangat merindukannya. Tapi karena kau tidak tahu siapa wanita itu sebenarnya, jadi matamulah yangmemberi tahu tentang perasaan rindumu padanya.” Kyuhyun tampak belum mengerti. “Aish kau itu bodoh sekali sih. Maksudku, meskipun kau tidak ingat siapa wanita tadi, tapi matamu mengingatnya karena kau dulu sering melihatnya. Kau pernah dengar kalau kau berbohong tapi matamu tidak bisa berbohong?”

“Apa hubungannya?”

“Walau otakmu yang lambat itu tidak bisa mengenalinya, tapi matamu tidak bisa berbohong kalau dia mengenali wanita tadi. Itu mengapa dia mengeluarkan air mata. Mengerti?”

Kyuhyun mengangguk lalu dia melamun, entah apa yang dia pikirkan. “Sebaiknya aku mengantarkanmu sekarang sebelum terlalu larut.” Kyuhyun tiba-tiba menarik lengan Sooyoung dan menyuruhnya naik ke atas motor.

“Saat umurku masih lima tahun, aku pernah memilki sahabat seorang namja.” kata Sooyoung yang sekarang sedang memeluk Kyuhyun dari belakang. “Dia adalah namja manis dan sangat baik. Tapi dia pindah saat umurku enam tahun.” lanjutnya.

“Siapa namanya?” Kyuhyun ternyata mendengarkan cerita Sooyoung kali ini. Padahal biasanya Sooyoung hanya mengoceh sendiri saat mereka sedang naik motor begini. Tapi entah kenapa kali ini Kyuhyun tertarik dengan cerita Sooyoung.

“Aku lupa, karena itu sudah lama sekali. Tapi aku masih mengingat wajahnya.”

“Bagaimana mungkin kau masih mengingat orang yang sudah sangat lama pergi?”

“Aku masih memiliki foto bersamanya.”

“Apa kau menyukainya?”

“Entahlah. Lagi pula itu sudah enam belas tahun yang lalu. Dan mungkin dia juga tidak mengingatku lagi sekarang.” kata Sooyoung lemah.

Kyuhyun tidak merespon lagi tapi lebih memilih fokus pada jalanan. Saat sudah sampai dan Sooyoung sudah turun, Kyuhyun tiba-tiba menahan lengan Sooyoung. “Apa yang akan kau lakukan kalau kau bertemu dengannya lagi?” tanya Kyuhyun tiba-tiba.

“Nugu?” tanya Sooyoung tidak mengerti.

“Anak laki-laki itu.”

“Oh. Mungkin hanya menyapanya lalu mengajaknya makan atau hanya sekedar minum kopi bersama.” jawab Sooyoung. “Memangnya kenapa?”

“Tidak, aku hanya bertanya saja.” Kyuhyun lalu melepaskan lengan Sooyoung dan menaiki motornya lagi. “Tidurlah dengan baik. Jangan menunggu Seohyun yang belum pulang.” kata Kyuhyun lalu memakai helmnya.

Sooyoung yang sudah berjalan tiba-tiba berbalik. “Oppa!!!” panggil Sooyoung. Dia lalu berlari menghampiri Kyuhyun yang sekarang sedang melepas helmnya lagi. “Tentang yang tadi di rumah sakit, kau jangan terlalu memaksakan diri untuk mengingatnya. Aku yaki nanti juga kau akan mengingat semua dengan sendirinya.” Sooyoung tersenyum lalu kembali berbalik, tapi Kyuhyun lagi-lagi menahan lengannya.

“Gomawoyo, karena sudah mau membantuku hari ini.” kata Kyuhyun lalu tersenyum. Sooyoung lalu berbalik begitu Kyuhyun melepaskan tangannya dan dia masuk saat melihat Kyuhyun sudah pergi dengan motornya.

SOOYOUNG POV

Pagi ini aku tidak memakai tubuh Seohyun karena Yuri bilang tokonya akan tutup karena dia ada urusan di luar kota. Aku akhirnya hanya diam tanpa ada yang bisa kulakukan di sini. Dan ini adalah hari ke tiga aku diam seperti ini. Kyuhyun juga tidak datang menemuiku. Dia hanya menanyakan kabarku melalui telpon yang dia berikan padaku.

“Kenapa hanya duduk seperti itu?” suara Jessica tiba-tiba mengagetkanku.

“Sejak kapan kau ada disini?”

“Aku baru sampai. Maaf kalau kau terkejut.”

“Apa kau akan pergi hari ini? Bolehkan aku ikut? Aku sangat bosan.” kataku memohon. Jessica tersenyum lalu mengangguk. Ah, dia benar-benar seorang malaikat. “Kita mau kemana?” tanyaku saat kami sudah berada di dalam mobil.

“Kita pergi ke taman langit, menemui arwah yang menjadi tanggung jawabku.” katanya.

Jessica lalu menghentikan mobilnya di sebuah taman yang sangat besar dan indah. Saat kami keluar, aku mengikuti arah langkah Jessica. Lalu Jessica berhenti tepat di depan seorang yeoja yang sedang duduk manis di sebuah bangku taman.

“Yoona-ssi…!!!” panggil Jessica dan membuat wanita yang sepertinya seumur denganku itu menoleh. Tunggu, bukankah itu wanita yang kemarin ditemui Kyuhyun?

“Jessica-ssi, kau sudah datang? Oh, siapa ini?” tanyanya saat melihatku.

“Oh, ini Choi Sooyoung. Dia tanggung jawab Kyuhyun oppa. Sooyoung-ssi, ini Im Yoon Ah.” kata Jessica. Aku lalu membungkuk sedikit lalu menjabat tangannya dan dia pun melakukan hal yang sama.

“Sica, Yoona!!!” panggil seseorang. Sepertinya itu suara Kyuhyun. Aku pun berbalik dan mendapati Kyuhyun dan Donghae yang sedang mengampiri kami. “Oh, Soo-ah. Kau disini?” tanyanya saat menyadari keberadaanku. Aku hanya tersenyum.

“Tadi aku yang membawanya kesini.” Jessica menjawab pertanyaan Kyuhyun.

“Oppa, kemarin kenapa kau pergi begitu saja?” tanya gadis bernama Yoona pada Kyuhyun.

“Mian Yonna-ya, kemarin ada seorang gadis yang tiba-tiba pergi padahal sudah aku suruh menunggu. Jadi aku harus mencarinya, takut kalau dia hilang.” kata Kyuhyun. Tunggu, bukankah maksudnya itu aku?

“Oh begitu.” Yoona mengangguk lalu menggenggam tangan Kyuhyun. “Kita jalan-jalan sekarang saja ya?” tanyanya pada kami. Aku yang tidak tahu apa-apa hanya memandang Jessica dan Donghae bergantian meminta jawaban.

“Ne, kajja!!!” kata Donghae.

Kami menyusuri taman ini. Udara disini sangat segar. Aku menyukai tempat ini. Tiba-tiba terdengar tetesan air mata. Aku melihat sekeliling tapi tidak terlihat seorang pun yang sedang menangis.

“Soo-ah, ada tetes air mata yang masuk ke dalam kalungmu.” kata Donghae yang sekarang sedang memegang kalungku. Aku lalu melihat liontinku dan benar saja disana ada setetes air mata baru.

“Siapa yang menangis untukku?” tanyaku bingung.

“Itu tugas Kyuhyun oppa. Bukan tugas kami. Tapi ngomong-ngomong, selamat!!!” kata Jessica lalu memelukku dan diikuti oleh Donghae.

“Hey, sudah jangan lama-lama memeluknya.” kata Kyuhyun ketus lalu menarik Donghae.

“Kau itu kenapa? Aku kan hanya mengucakan selamat padanya.” kata Donghae.

Kyuhyun tidak menjawab, dia malah menatapku tajam. “Sepulang dari sini aku akan memberitahumu siapa yang memberimu air mata.” katanya lalu berbalik dan kembali menuju gadis bernama Yoona itu. Aku melihat sebuah senyum yang belum aku lihat darinya untukku hari ini. Cho Kyuhyun, kau menyebalkan!!!! Tiba-tiba aku melihat Kyuhyun, Donghae dan Jessica berbalik. Kyuhyun terlihat mengangat sebelah alisnya, sementara Donghae dan Jessica tersenyum. Ah, aku lupa kalau mereka bisa tahu apa yang aku pikirkan. Aku pun hanya tersenyum kaku.

AUTHOR POV

Mereka berlima terus berkeliling sekitar taman yang sangat luas. Sampai akhirnya Sooyoung merasa lelah dan minta istirahat.

“Bisakah kita istirahat sebentar?” tanya Sooyoung.

“Aku rasa sebaiknya begitu. Aku juga sangat lelah terus-terusan berkeliling seperti ini.” setuju Jessica.

“Baiklah kita istirahat disana.” jawab Kyuhyun sambil menunjuk sebuah air mancur di tengah taman.

Mereka berjalan menuju air mancur tersebut dan duduk di pinggirannya.

“Oppa, apa saat aku sudah kembali ke tubuhku nanti aku bisa kembali bertemu denganmu?” tanya Yoona pada Kyuhyun dan membuat Sooyoung juga mengalihkan pandangannya pada Kyuhyun.

“Itu tidak mungkin Yoong. Saat kau kembali nanti, kau tidak akan ingat dengan hari-hari dimana kau bersama kami.” jawab Kyuhyun. Entah ada dorongan dari mana tapi Kyuhyun tiba-tiba menatap Sooyoung yang sekarang sedang menunduk mendengar jawabannya.

“Itu tidak adil.” kata Yoona agak keras. “Aku kan menyanyangi kalian semua. Bahkan aku mencintai oppa.” jujur Yoona. Dan itu berhasil membuat Kyuhyun, Sooyoung, Donghae dan Jessica terkejut. “Kita kan sudah dua minggu bersama hampir setiap hari. Aku rasa aku mulai mencintaimu oppa.” katanya lagi.

“Aku pergi sebentar.” kata Sooyoung tiba-tiba.

“Kau mau kemana?” tanya Donghae.

“Ada sesuatu yang jatuh. Aku harus mencarinya.” Sooyoung lalu pergi meninggalkan empat orang lainnya. Kyuhyun tiba-tiba berdiri dan pergi menyusul Sooyoung.

“Oppa kau mau kemana?” cegah Yoona sambil menahan lengan Kyuhyun.

“Kalau dia hilang bagaimana? Dia itu tanggung jawabku juga. Aku tidak mau ada masalah.” kata Kyuhyun melepaskan tangan Yoona lalu mencari Sooyoung yang sudah hilang dari pandangan matanya.

Kyuhyun mengelilingi taman. Setelah beberapa menit, dia menemukan Sooyoung yang sedang bermain bersama seorang gadis kecil. Kyuhyun menghampirinya perlahan. “Kau sedang apa?” tanya Kyuhyun pelan.

Sooyoung menoleh lalu tersenyum, “aku sedang bermain dengannya, dia manis sekali. Apa dia juga malaikat?” tanya Sooyoung.

“Dia adalah nyawa baru. Jika nanti ada yang akan melahirkan, dia akan masuk ke dalam raga seorang bayi.” jelas Kyuhyun.

“Tapi kenapa dia tampak seperti anak lima tahun?” tanya Sooyoung lagi.

“Disini arwah yang paling kecil berumur lima tahun.” jawab Kyuhyun lagi. “Tapi saat dia ke alam manusia, dia akan kembali menjadi bayi mungil.” tambahnya.

“Oppa!!!” panggil Sooyoung pelan, Kyuhyun menoleh. “Apa benar saat aku kembali aku tidak akan bisa mengingatmu, Donghae-ssi dan juga Jessica-ssi?” tanya Sooyoung takut.

Kyuhyun menghela nafasnya lalu mengangguk. “Ne, Soo-ah. Kau tidak akan mengingat kami. Dan kami juga tidak akan mengingatmu saat kami kembali menjadi manusia nanti.” jawab Kyuhyun.

“Tapi bagaimana kalau aku bisa mengingatnya? Apa aku boleh mencarimu?” tanya Sooyoung lagi, tapi kali ini suaranya terdengar parau.

Kyuhyun lalu berjalan mendekati Sooyoung yang sekarang sudah menangis, dia lalu menarik Sooyoung ke dalam pelukannya. “Uljima. Tentu kau boleh mencariku. Kita bisa memulainya dari awal. Tapi aku rasa itu agak mustahil.” jawab Kyuhyun. Tapi jawaban itu justru membuat tangisan Sooyoung semakin kencang. Entah apa yang membuat Sooyoung tidak mau melupakan hari-harinya sebagai seorang arwah bersama Kyuhyun juga Donghae dan Jessica.

KYUHYUN POV

Kenapa aku tidak suka melihatnya menangis? Aku lebih suka saat dia tersenyum. Bahkan aku lebih suka saat dia mengejekku dari pada dia menangis seperti ini.

“Kalian berdua sedang apa?” tanya sebuah suara. Aku melepaskan pelukanku pada Sooyoung dan berbalik untuk melihat siapa yang datang.

“Sunbaenim!!!!”

TBC

Ah, akhirnya selesai juga. Hope you like it guys^^

Advertisements

40 thoughts on “The Days Part 5”

  1. Yailah yoona kenapa kau taruh perasaan pada kyu? Kyu itu milik soo,mutlak dan tak bisa diubah .
    Sunbae??? Siapa itu? Terus yg ngasih soo air mata siapa itu? Aish penasaran

  2. Huaaa..
    Makin seru ceritanya chingu!!!
    Keren!!
    Aku suka,,kyuyoung momentnya banyak di sini,,
    Next part jangan lama2 yah chingu 😉

  3. Ah ah jangan2 yg temen masa kecilnya soo eonni itu kyu oppa lagi.. Kyu oppa mulai suka sama soo eonni ya?
    Please update soon

  4. Tambah seru aja ceritanya, apa soo eonnie sama kyuppa mulai saling jatuh cinta??
    siapa yah sunbae yg mergokin kyuppa sama soo eonnie??
    d tunggu lanjutannya 🙂

  5. Annyeong author ^^

    Makin daebak ceritanya auhtor

    Hedeh, kyu-oppa disini satu sisi jadi cowok yang romantis, satu sisi menyebalkan, hahaha

    Wah, yoona-eon suka sama kyu-oppa, tapi kyu-oppa cuma milik soo-eon, kekekke
    Heh, jadi mereka tidak bisa mengingat satu sama lain? Tapi saya yakin kyu-oppa dan soo-eon pasti bisa bertemu lagi karena cinta yang ada dalam hati mereka, kekekeke #soktau
    Dan kyu-oppa semakin menyadari perasaannya untuk soo-eon
    Kalaupun mereka menjadi manusia lagi, masih banyak rintangan untuk mereka bisa benar-benar bersama

    Sunbae? Siapakah itu? Dan teman kecil soo-eon, apakah itu kyu-oppa? Entah kenapa saya yakin kyu-oppa sahabat kecilnya soo-eon, hehehe

    Ditunggu kelanjutannya author, jangan lama-lama, fighting!!!

  6. dag dig dug
    kyaa~ daebak…
    semua alur ceritanya di buat sedemikian rupa dengan tingkatan dan imajinasi yang dengan mudah di mengerti^^
    di part ini lebih banyak ke emosi *sok tau

  7. Ha? Tmn kcil yg Soo mksd cyph?
    Si Yoona pke gnjen2an ma Kyu #ditabok Yoonaddict
    eoh? Sunbaenim? Nugu?
    Liuat part brkut.a ah..

  8. loh.. bukannya yoona itu adiknya yuri ya? perasaan aku baca ff ini kalau yoona adik yuri.. atau perasaan aja?
    wah makin seru nih..

  9. Sedih masa u.u ga bakal inget-ingetan, terus tebakan aku salah sama isi berita adik tiri kyuhyun wkwkwk
    Makn seru di part ini kyuhyun oppa mulai suka sama anak buahnya wkwkwk ;;)

  10. sunbaenim? nuguya?
    aishh sepertinya aku bener bener harus baca part selanjutnya, yaa memang harus krna aku suka cerita ini :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s