chapter

The Days Part 1


Author: anjelji (@ordinary2509)
Judul: The Days
Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun
Other cast: find it
Genre: Romance
Length: Chapter

Jujur aku ngak nyangka sama sambutan kalian buat ff My Promise. Karena aku pikir sambutan kalian hangat, jadi aku berpikir buat ff lagi.
Dan akhirnya ini aku buatin ff Kyuyoung lagi. Ceritanya ini aku buat berdasarkan cerita 49 days. Kalau dibilang mirip ngak, dibilang beda juga ngak. Dan aku ngak tahu bakal buat ini sampai chapter berapa, jadi maaf ya kalau nanti kalian bosen sama ceritanya.

AUHTOR POV

Pagi ini seorang gadis cantik berjalan keluar dari rumahnya menuju mobil putih yang terparkir di depan gerbang rumahnya yang tinggi. Choi Sooyoung, gadis itu masuk ke dalam mobilnya dan melaju dengan kecepatan sedang. Dia menyalakan musik dan sesekali bersenandung mengikuti lagu yang sedang diputar. Tiba-tiba dia teringat tentang kado yang akan dia berikan kepada kekasihnya.
“Dimana aku meletakkan kado untuk Changmin oppa?” tanyanya pada diri sendiri. “Ah, ini dia.” katanya lagi setelah menemukan barang yang dicarinya. Tapi saat dia akan meletakkannya di jok sebelah kanannya, benda itu terjatuh.
Sooyoung mencoba mengambil benda berbungkus kertas kado berwarna biru tua itu dengan tangan kanannya. Sementara tangan kirinya tetap memegang stir. Sooyoung tetap sibuk dengan kedua aktivitasnya itu. Sampai akhirnya dia mendapatkan barang yang dia cari. Tapi saat matanya kembali fokus pada jalan, dia melihat sebuah truk besar melaju kencang di hadapannya. Ternyata dia sudah keluar jalur, dia sekarang berada di jalur berlawanan arah dengan arahnya tadi.
“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA……………………………………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” teriak Sooyoung saat mobilnya bertabrakan dengan truk di depannya itu. Tubuhnya terlempar keluar dari mobil saat mobilnya berbalik beberapa kali di jalan. Tapi Sooyoung justru merasakan arwahnya terlempar dari tubuhnya.
Arwah Sooyoung bangkit dan melihat raganya yang tergeletak di tengah jalan. Sooyoung mencoba menyentuh tubuhnya, tapi sayang sentuhannya justru menembus tubuhnya yang berlumuran darah. “Kenapa aku tidak bisa menyentuh tubuhku sendiri?” tanyanya sedih. Sooyoung berlarian mencoba menyentuh orang-orang yang ada disekitarnya. Tapi hasilnya nihil, dia sama sekali tidak bisa menyentuh mereka. “Kenapa aku tidak bisa menyentuh tubuhku dan orang lain?” Sooyoung mulai menangis.
“Tentu saja kau tidak bisa menyentuhnya. Kau itu kan arwah.” kata sebuah suara. Sooyoung menoleh dan mendapati sosok pria tampan dengan celena jeans hitam, jaket kulit hitam dan pria itu masih duduk di motor sportnya. Sooyoung menatap kaget pria yang berada di depannya.
“Kau bisa melihatku?” tanyanya ragu. Pria itu melepas helmnya dan tertawa dengan pertanyaan Sooyoung. “Kenapa kau tertawa? Aku serius.” kata Sooyoung kesal.
“Tentu saja aku bisa melihatmu, aku ini kan malaikat.” katanya enteng lalu turun dari motornya. Sooyoung menatap bingung. “Aku disini untuk memberimu kesempatan hidup kedua. Apa kau tertarik?’ tanyanya santai.
“A..A..Apa maksudmu dengan hidup kedua?” tanya Sooyoung sambil mundur beberapa langkah ke belakang. “Kau pasti sudah gila.” kata Sooyoung masih dengan langkahnya yang mundur.
“Kau tidak percaya?” Sooyoung berhenti dan menggeleng. “Kalau begitu naik ke motorku sekarang.” perintah pria itu dan meskipun awalnya ragu, tapi Sooyoung menurut dan naik ke atas motor pria yang mengaku malaikat itu.
“Tunggu!!!” panggil Sooyoung, pria itu menoleh. “Bagaimana dengan tubuhku?” tanya Sooyoung.
“Dia akan baik-baik saja. Sebentar lagi juga ambulans akan datang.” pria itu lalu menjalankan motornya. Saat sudah maju, sayup-sayup Soyoung mendengar suara ambulans. Sooyoung menoleh ke belakang dan benar saja sebuah mobil ambulans datang dan membawa tubuhnya.
Pria itu membawa Sooyoung ke sebuah taman. Sooyoung mengangkat sudut bibirnya, dia tersenyum. “Bukankah tempat ini indah?” tanya pria itu. Sooyoung mengangguk. “Turunlah. Aku akan menunjukan padamu kalau aku benar-benar seorang malaikat.” Sooyoung turun dari motor dan mengikuti langkah pria tinggi di hadapannya.
Pria itu berhenti melangkah dan berbalik badan yang membuat Sooyoung terkejut. Pria itu tersenyum manis dan memegang bahu Sooyoung. Tiba-tiba sayap putih keluar dari punggung pria tadi. Sooyoung hampir terjatuh karena kaget, tapi tangan malaikat yang memegang bahunya itu menahannya. “Apa kau percaya sekarang nona Choi Sooyoung?” Sooyoung mengangguk pelan.
Pria itu menghilangkan kembali sayapnya. “Siapa namamu?” tanya Sooyoung setelah dia tidak terkejut lagi.
“Cho Kyuhyun imnida.” Kyuhyun mengulurkan tangannya dan disambut hangat oleh Sooyoung. “Apa kau masih bingung siapa diriku?” tanya Kyuhyun setelah mereka berdua duduk di sebuah kursi kecil di taman itu. Sooyoung menoleh lalu mengangguk. “Aku ini malaikat yang ditugaskan untuk membantumu kembali ke dalam ragamu. Karena kau seharusnya tidak meninggal sekarang.” Sooyoung masih tidak mengerti.
Kyuhyun mengeluarkan kalung dengan liontin berbentuk air mata dan memberikannya pada Sooyoung. “Kau harus mengumpulkan tiga tetes air mata, tapi harus air mata yang tulus. Saat semua air mata sudah terkumpul, kau akan kembali ke dalam tubuhmu. Tapi waktumu hanya tiga puluh hari. Dan air mata itu tidak boleh berasal dari orang tua dan saudara kandungmu.” jelas Kyuhyun panjang lebar.
Sooyoung menatap Kyuhyun nanar lalu dia menangis. Kyuhyun yang sudah terbiasa hanya menarik Sooyoung ke dalam dekapannya dan membiarkan gadis itu menangis sesukanya.
“Apakah aku benar-benar bisa kembali?” tanya Sooyoung.
“Tentu saja. Asalkan kau bisa mengumpulkan tiga tetes air mata itu.” kata Kyuhyun.

SOOYOUNG POV

Kenapa aku sekarang menjadi seorang arwah? Itu yang selalu ada dalam pikiranku sekarang. Kyuhyun baru saja mengantarkanku ke sebuah rumah. Dia bilang aku bisa memakai tubuh gadis ini untuk mencari air mata. Tadi dia sudah mengajariku cara untuk masuk ke dalam tubuh gadis bernama Seo Joo Hyun ini.
Kalau aku lihat-lihat gadis ini manis juga. Dia tinggi, rambutnya panjang, dan dia juga cantik. Tapi saat aku mengikutinya bersama Kyuhyun tadi, kenapa dia seperti mayat hidup ya? Dia hanya bangun dari jam sepuluh malam sampai jam tujuh pagi. Selebihnya dia hanya tidur di kamarnya yang terlihat sangat kumuh. Padahal menurut Kyuhyun umurnya lebih muda satu tahun dariku, tapi kenapa hidupnya seperti itu?
Ini sudah pukul delapan pagi. Hari ini aku belum berniat untuk masuk ke dalam tubuh Seohyun. Aku memutuskan untuk pergi ke rumah sakit tempat diriku di rawat. Saat aku keluar dari rumah yang lebih pantas disebut kamar yang kecil milik Seohyun, aku melihat Kyuhyun sedang duduk di atas motornya dengan kaca mata hitam yang menutupi matanya.
“Kau mau kemana?” tanyanya.
“Aku mau pergi kerumah sakit. Kau sendiri mau kemana?” tanyaku.
“Aku mau mengantarkanmu.” aku menatapnya bingung. “Aku harus bertanggung jawab pada dirimu dalama tiga puluh hari ini, jadi aku harus mengantarkanmu kemana pun kau pergi. Baik itu saat menjadi arwah atau saat kau sedang memakai tubuh Seohyun.” jelasnya panjang lebar.
“Kalau begitu aku harus bersama denganmu setiap hari?” tanyaku tidak percaya. Dia hanya mengangguk. “Tapi kenapa harus begitu?”
“Karena memang seperti itu aturannya.” dia terlihat santai. “Jadi sekarang kau mau pergi ke rumah sakt atau tidak?” tanyanya. Awalnya aku sempat ragu, tapi aku pikir naik motor bersamanya juga tidak ada salahnya. Aku bisa menghemat waktu dan tidak perlu bingung naik apa untuk pergi kesana.
Aku menaiki motornya dan memeluknya dari belakang. Ini adalah pertama kalinya aku naik motor dengan seorang pria. Tapi tunggu!!! Dia kan bukan manusia? Jadi mungkin saat aku kembali ke tubuhku nanti aku akan lupa kalau aku pernah naik motor bersamanya.
Dia mengendarai motornya dengan kecepatan sedang. Tapi hanya butuh tiga menit kami berdua sudah sampai di halaman rumah sakit.
“Kita sudah sampai?” tanyaku memastikan.
“Memangnya kau pikir kita dimana? Tentu saja kita sudah sampai.” dia terlihat ketus kali ini. “Jadi kau mau turun atau tidak?” tanyanya lagi. Aku yang melihatnya semakin ketus akhirnya turun dari motornya.
“Kenapa kau ketus sekali?” tanyaku. Dia bukannya menjawab malah turun dari motornya dan menarik tanganku untuk masuk ke dalam rumah sakit. “Kau tidak membawa motormu ke tempat parkir?” dia tiba-tiba berhenti melangkah.
“Bukankah kau tahu kalau aku ini seorang malaikat?” aku mengangguk. “Jadi tidak ada yang bisa melihatku disini, termasuk dengan motorku.” dia kembali melangkah. Tapi baru beberapa langkah dia berhenti. “Kecuali kalau aku memang berniat menampakkan diriku pada orang lain.” katanya lalu kembali melangkah.
Dia membawaku ke sebuah kamar di sudut rumah sakit. “Apakah ini kamarku?” dia hanya mengangguk. “Bagaimana caranya agar aku bisa masuk?” tanyaku.
Kyuhyun menoleh lalu bersandar pada tembok. “Kau akan tahu sebentar lagi.” tidak lama setelah dia mengatakan itu, muncul Changmin yang merupakan kekasihku. “Saat pintunya terbuka cepatlah masuk!!!” perintahnya.
“Apa aku harus masuk sendiri?” dia melirikku sebentar.
“Apa menurutmu aku harus mengikutimu ke dalam juga?” tanyanya. Kenapa dengan malaikat ini? Bukankah dia sendiri yang bilang kalau dia harus bertanggung jawab atas diriku? Dasar aneh. “Apa maksudmu mengatakan aku aneh?” tanyanya. Bagaimana dia bisa tahu? “Aku ini malaikat. Jadi aku juga bisa membaca pikiranmu. Jadi jangan berikiran macam-macam tentangku.” katanya.
Karena tidak mau bertengkar dan Changmin juga sudah semakin dekat, aku memutuskan untuk bersiap di depan pintu. Dan tidak lama Changmin membuka pintu kamarku dan aku langsung berlari karena takut dia menutup pintunya.

AUTHOR POV

“Kau akan tahu kenapa aku tidak mau ikut masuk ke dalam.” Kyuhyun bicara sendiri. “Aku hanya sedang tidak mau melihat wanita menangis hari ini.” lanjutnya masih bicara sendiri.
Sooyoung melihat sedih tubuhnya yang terbaring lemah di atas kasur. Dia lalu mengalihkan pandangannya pada Changmin yang terlihat sedang meletakkan bunga di pinggir kasurnya.
“Annyeong Soo-ah!!! Maaf aku baru datang hari ini.” Sooyoung tersenyum saat mendengar Changmin mengatakannya dengan sangat lembut. Sooyoung yang mendengarnya tersenyum hangat. “Aku pikir akan sulit untuk menjauh darimu. Ternyata semua lebih mudah dari yang aku pikirkan.” Sooyoung tampak terkejut dengan ucapan Changmin. Sementara Changmin tampak duduk di kursi yang ada di samping kasur Sooyoung.
“Maaf membuatmu merasakan cinta palsuku selama ini.” kata Changmin lagi. “Aku pikir dengan bersamamu setiap hari, bisa membuatku mencintaimu. Tapi ternyata sangat sulit untuk melakukannya.” Sooyoung mulai merasakan butiran air mata di pelupuk matanya. “Kalau bukan karena dendam ayahku pada ayahmu, aku tidak akan ada disini dan mengorbankan hatiku sendiri Soo-ah.” tambah Changmin.
“Kenapa kau bilang seperti itu oppa?” tanya Sooyoung parau. Air matanya sudah tidak bisa dia tahan lagi. Butiran bening itu akhirnya jatuh dan membasahi pipinya.
Pintu kamar Sooyoung terbuka, “kau sudah datang?!” suara eomma Sooyoung membuat Changmin berbalik. “Apa kau sudah lama?” tanya eomma Sooyoung lagi.
Changmin berdiri dari tempat duduknya dan mempersilahkan eomma Sooyoung untuk duduk. “Aku baru datang. Apa eomma datang sendiri?”
“Hmm, aku datang sendiri. Soojin dan appa Sooyoung sedang menjemput neneknya.” jelas eomma Sooyoung.
Tanpa mereka sadari ada arwah Sooyoung yang sedang menangis di sudut kamar sambil membekap mulutnya karena masih tidak percaya dengan apa yang dia dengar dari namjachingu yang sudah dia pacari selama dua tahun terakhir. Selama ini dia selalu menganggap Changmin mencintainya dengan tulus, tapi ternyata Changmin tidak pernah mencintainya.
“Apa kau menangis karena pria bernama Shim Changmin itu?” tanya sebuah suara. Sooyoung menoleh dan mendapati Kyuhyun sedang berdiri di hadapannya. “Apa semua wanita akan menangis kalau tahu pria yang dicintainya ternyata tidak benar-benar mencintainya?” Kyuhyun kali ini mulai mendekati tubuh Sooyoung yang terbaring di atas kasur.
“Aku ingin pergi dari sini.” pinta Sooyoung yang mulai bangkit. Kyuhyun menatap Sooyoung lalu mendekatinya. “Kenapa dia jahat padaku?” Sooyoung mulai menangis lagi. “Apa yang sebenarya terjadi?” tanya Sooyoung lagi. Sekarang Sooyoung sudah menangis di pelukan Kyuhyun.
“Uljima. Aku tidak suka melihat wanita menangis.” Kyuhyun mencoba menenangkan Sooyoung. “Kita pergi sekarang, ya!!!” Sooyoung mengangguk.
Kyuhyun membawa Sooyoung keluar dari kamarnya. Kali ini Sooyoung tidak perlu menunggu pintu kamarnya terbuka, karena Kyuhyun membawanya menembus dinding rumah sakit. Sesampainya di depan motor Kyuhyun yang masih di tempat yang sama saat mereka datang, Kyuhyun melepaskan pelukan Sooyoung. “Naiklah. Aku akan mengantarkanmu ke rumah Seohyun.” Sooyoung menurut, dia naik ke atas motor Kyuhyun dan melingkarkan tangannya ke pinggang Kyuhyun.
Tidak butuh waktu lama Kyuhyun dan Sooyoung sudah sampai di depan rumah Seohyun. Sooyoung turun dari motor dan langsung masuk ke dalam rumah Seohyun tanpa memperdulikan Kyuhyun yang masih di luar.
“Kenapa Oppa tega melakukannya padaku? Padahal aku sangat mencintai oppa.” Sooyoung kembali menangis. “AKU MEMBENCIMU CHANGMIN OPPA!!!!!!!!!!!” Sooyoung berteriak.
Hanya Kyuhyun yang bisa mendengar teriakan Sooyoung saat ini. “Kau akan lebih sering menangis mulai hari ini.” Kyuhyun tersenyum tipis. Tapi matanya menyiratkan kesedihan. “Jadilah wanita yang lebih tegar saat kau sudah kembali nanti nona Choi Sooyoung.” kata Kyuhyun lagi.

TBC

Gimana awal ceritanya? Apa kalian tertarik? Kalau kalian tertarik aku bakal bikin lanjutannya, tapi kalau ngak, mungkin aku cuma bakal bikin sampai sini aja.
Sekarang aku minta komen kalian dulu ya!!!! Kalau komennya sampai dua puluh orang, aku bakal lanjutin ceritanya^^

Advertisements

52 thoughts on “The Days Part 1”

  1. Wah, dri 49 days ya..! Saku ska crta.a, byk jg org yg trinspirasi dri film ni *gk nnya* aku trtrik, jdi lnjut yah!!

  2. Penasaran nihh..
    BTW aku juga tadi nya mau bikin ff yg mirip sama film faforit ku 49 days
    Tapi…Beda skenario(?)dengan ff buatan author kok ^^
    FF ku mungkin akan kubuat semirip mirip nya supaya dapat feel SAD nya 🙂
    Ditunggu next part nya..

  3. seru bgt berarti kalo seo yg dipakai tubuh’a trus yg jd malaikat’a kyu ntar jd’a seokyu dong andwee aku ga mau

  4. Annyeong ^^~
    Wah FF nya terinspirasi dari 49 days
    Aku nonton film itu sampe nangis …
    Bc FF Ini jg mw nangis …
    Sedih amet TvT
    KyuYoung Jjang !!

  5. kalau kyuppa malaikat, gimana caranya mereka bersatu? kan mereka berbeda makhluk..
    wah kayaknya author mau ngasih kejutan nih buat readers..
    ^^

  6. aku nunggu banget nih part selanjutnya!! aku udah baca sampe part 7 tp aku commentnya disini gpp ya?hehe…ini seru bgt! coba 49 days tokoh dan ceritanya persis disini beeh mantep kali yaa:’) great! ff kamu 100 jempol!

  7. Mian thor aku baru punya waktu untuh baca The Days *garuk2* wah ternyata mirip(?) 49 Days cuma beda cast thor? Lah berarti ceritanya udh ketebak dong atau ternyata beda aduuuhh penasaran ya udh aku mau baca dulu deh baca cpt langsung abs biar tauuu ℓ(•̀⌣•́ℓ)

  8. changmin oppa tega bgt sma soo eonnie….
    knpa soo eonnie hrus msk d tbuhnya seo eonnie sih….
    rada krang suka……
    tpi gak pa2 dech..
    next partnya d tnggu….

  9. trus seo bisa liat kyu nggak thor?? penasaran aku.. hehe well.. seorang cho kyuhyun jadi malaikat?? XD evil gitu juga, tp ide ceritanya bagus kok thor,, lanjutt next part yah..

  10. seruuuu….apa hubungan’a sama soehyun ya apa kyu oppa kenal sama soehyun maka’a nyuruh soo onnie masuk k tubuh’a soehyun

  11. Ni mirip bgt ma 49 days, tpi ni lbih mnrik klo buat aku cos Castnya Kyuyoung. Dan psti ada yg bda dri drama aslinya.
    Next baca dech

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s