oneshoot

After story I Can’t Forget You


JUDUL: (AS) I Can’t Forget You
AUTHOR: angelji (ordinary2509)
CAST: – Cho Kyuhyun
– Choi Sooyoung
OTHER CAST: find it…
GENRE: Romance, Humor (maybe^^)
LENGHT: Oneshoot

I’m back!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Aku bawa after storynya I can’t forget you nih. Semoga ini lebih menarik ya!!!!! Jangan lupa comment dan likenya ya 

————————————————————————————————————————————–

AUTHOR POV

“Oppa mau pergi kemana sekarang?” tanya Sooyoung yang melihat suaminya Kyuhyun sedang memakai sepatu.
“Ada rapat sebentar. Tidak apa-apa kan aku tinggal?” tanya Kyuhyun sambil mengelus rambut Sooyoung. Sooyoung hanya menganggukkan kepalanya.
“Hati-hati dirumah, jangan terlalu capek. Aku akan langsung pulang setelah rapat.” kata Kyuhyun saat berada di depan pintu. “Appa pergi dulu ya!!! Jangan buat eomma kesakitan lagi seperti kemarin. Kau mengerti, kan?” kata Kyuhyun pada perut Sooyoung yang membesar karena sedang mengandung sembilan bulan.
“Ne, appa!!!” jawab Sooyoung dengan suara yang dibuat-buat.
Kyuhyun lalu menatap Sooyoung dan mereka berdua tertawa melihat tingkah Sooyoung yang masih seperti anak kecil padahal sebentar lagi dia akan menjadi seorang ibu.
“Aku pergi dulu. Kalau ada apa-apa telpon aku saja!!!” Kyuhyun mencium kening Sooyoung lalu pergi menuju tempat parkir.

SOOYOUNG POV

Aku langsung terduduk di depan televisi yang masih menyala setelah mengantarkan Kyuhyun oppa pergi. Inilah kegiatan yang aku lakukan kalau Kyuhyun pergi. Sejak kandunganku menginjak bulan ke lima, Kyuhyun oppa sudah melarangku untuk beraktifitas dengan SNSD atau pun aktifitas individu yang menguras tenagaku. Aku hanya boleh menjadi bintang tamu di acara talk show, itu pun harus bersama Kyuhyun oppa.
Aku akui semua ini memang membosankan. Apalagi untuk aku yang biasanya memiliki segudang jadwal yang menguras tenaga. Tapi mau bagaimana lagi, sekarang aku sedang mengandung. Jadi aku harus menerima konsekuensinya.
“Apa tidak ada acara yang lain? Semua acara-acara ini membosankan!!!” keluhku saat melihat acara di televisi yang sama sekali tidak menarik perhatianku.
“Kapan Kyuhyun oppa akan pulang?” kataku. Padahal aku tahu dengan jelas kalau Kyuhyun baru pergi tidak lebih dari empat puluh menit yang lalu. “Tadi dia bilang aku boleh menelponya, kan?” aku langsung mengambil ponselku yang tergeletak dia atas meja.
Aku mencari-cari nomer ponsel Kyuhyun oppa. Begitu menemukannya aku langsung menekan tombol hijau untuk menelpon.

‘Yeoboseyo’ kataku.
‘Ne, Soo-ah. Ada apa?’ tanya Kyuhyun oppa.
‘Apa kau bisa pulang sekarang?’ kataku memohon.
‘Aku baru sampai, mana mungkin aku langsung pulang?’ katanya di seberang telpon.
‘Tapi aku ingin makan bersama dengan oppa.’
‘Memangnya tidak bisa kalau kau makan sendiri? Rapatnya mungkin akan agak lama.’
‘Kalau kau tidak pulang sekarang aku tidak akan makan sampai oppa pulang’ kataku mengancamnya. Berharap dia akan pulang.
‘Mana boleh kau tidak makan sampai aku pulang? Bisa-bisa kau akan membunuh calon anak kita.” Kyuhyun oppa terdiam sebentar. ‘Baiklah aku akan pulang sekarang.’ aku langsung tersenyum mendengar jawabannya.

Aku langsung menutup telponku dan menuju dapur untuk memasak makanan yang akan Kyuhyun oppa makan. Saat aku masih sibuk memasak, aku mendengar suara bel rumahku berbunyi dan aku langsung membuka pintu.
“Oppa, cepat sekali sampainya!!!” kataku pada Kyuhyun oppa yang sekarang sedang berjalan masuk ke dalam rumah.
“Aku takut kau benar-benar tidak makan kalau aku tidak cepat pulang.” katanya yang berhasil membuatku tersenyum senang karena mendengar pekataannya.
“Tapi makanannya belum matang semua. Kau ganti baju dulu baru kita makan ya!!!” kataku dan langsung dituruti olehnya.

AUTHOR POV

Saat Kyuhyun keluar dari kamar dengan mengunakan baju santai, dia melihat makanan sudah tertata rapi di atas meja makan.
“Kau masak banyak sekali. Apa ini semua tidak terlalu banyak untuk kita berdua?” tanya Kyuhyun saat melihat makanan yang tertata rapi dihadapannya.
“Siapa bilang ini untuk kita? Aku sudah makan saat oppa mandi tadi pagi.” Kyuhyun menatap Sooyoung bingung. “Ini semua oppa yang akan makan” kata Sooyoung yang berhasil membuat Kyuhyun sangat kaget.
“Mwo??? Apa maksudmu aku yang harus makan semua ini?” tanya Kyuhyun tidak percaya.
“Ini permintaan bayi kita oppa. Jadi kau harus melakukannya, aku janji ini yang pertama dan terakhir kalinya memintamu memakan makanan sebanyak ini.” kata Sooyoung sambil tersenyum manis. Tapi Kyuhyun masih tetap tidak percaya dengan apa yang harus dilakukannya sekarang.
Karena mendengar Sooyoung yang terus merajuk, Kyuhyun akhirnya menyerah dan mau memakan makanan yang ada di depan matanya. Tapi belum setengah makanan yang dia habiskan, Kyuhyun sudah tidak sanggup untuk makan.
“Kenapa berhenti?” tanya Sooyoung.
“Aku sudah tidak sanggup makan!!!” kata Kyuhyun lemah.
Sooyoung yang melihat Kyuhyun sudah tidak sanggup makan bukannya menolong malah tertawa melihat nampyeonnya itu terduduk lemah sambil memeganggi perutnya.
“Kenapa kau selalu menjadikan anak kita sebagai alasan untuk membuatku menjadi seperti ini Soo-ah? Sekarang aku benar-benar sulit mencerna makananku untuk masuk ke dalam perut.” Kyuhyun mengatakannya dengan susah payah. Sementara Sooyoung masih tetap tertawa dengan keras.
Saat Kyuhyun sudah kembali ke keadaan semula, dia bermaksud masuk ke dalam kamar untuk menelpon member Super Junior yang lain, tapi suara piring pecah mengagetkannya.
“Oppa, tolong aku. Perutku sakit sekali.” suara Sooyoung yang kesakitan membuat Kyuhyun langsung berlari menuju dapur untuk menghampiri Sooyoung.
“Kau kenapa Soo?” tanya Kyuhyun panik.
“Sepertinya aku akan melahirkan, perutku sakit sekali.” kata Sooyoung sambil menggenggam tangan Kyuhyun dengan keras.
Kyuhyun yang panik langsung mengendong Sooyoung menuju parkir mobil. Tapi Kyuhyun baru sadar kalau dia tidak membawa kunci mobilnya. “Tunggu. Kunci mobil masih ada dikamar.” Kyuhyun langsung kembali menuju kamar apartemennya dan mengambil kunci mobil yang tergeletak di ruang tamu masih dengan menggendong Sooyoung yang sekarang menarik-narik bajunya.
“Cepat!!!” gertak Sooyoung. Kyuhyun setengah berlari untuk menuju mobil karena Sooyoung yang terus berteriak.
Saat di dalam mobil, Sooyoung menyalurkan kesakitannya pada apapun yang ada di sekitarnya. Tidak terkecuali dengan Kyuhyun, Sooyoung terus menjambak rambut Kyuhyun hingga membuat Kyuhyun tidak bisa mengendalikan laju mobilnya.
“Aaaaahhhhhhhhhhhh…oppa….perutku sakit sekali…!!!!!!!!!!!!!” kata Sooyoung sambil terus menjambak rambut Kyuhyun sementara tangan kirinya menggenggam pintu mobil.
“Aku juga kesakitan karena kau terus menjambak rambutku, Soo!!!” kata Kyuhyun dengan suara kesakitan sambil terus berusaha mengendalikan mobilnya.
“KAPAN KITA SAMPAI KE RUMAH SAKIT? KENAPA KAU MENYETIR LAMBAT SEKALI?” bentak Sooyoung sambil terus memegangi perutnya dengan tangan kiri yang tadi dia gunakan untuk mencengkram pintu mobil.
“Bagaimana mungkin kita bisa cepat sampai kalau kau terus melakukan ini padaku? Aku tidak bisa melihat lurus kedepan.” kata Kyuhyun yang berharap Sooyoung akan melepaskan tangannya. Tapi hasilnya nihil, karena Sooyoung tetap menjambak rambut Kyuhyun dengan kuat karena kesakitan.
Setelah sekitar tiga puluh menit Kyuhyun dan Sooyoung berjuang melewati jalanan Seoul dengan kesakitan mereka masing-masing, akhirnya mobil Kyuhyun sampai di rumah sakit. Setelah seorang perawat membawa Sooyoung ke ruang bersalin, Kyuhyun langsung memeganggi rambunya yang seperti terlepas dari kepalanya. Tak berapa lama Kyuhyun menghubungi keluarganya dan keluarga Sooyoung, dia juga menghubungi member Super Junior dan SNSD.
Sekitar satu setengah jam setelah itu, semua orang yang Kyuhyun hubungi sudah datang. Orang yang terakhir datang adalah Seohyun, mantan kekasihnya yang sekarang sudah dia anggap seperti adiknya sendiri. Meskipun awalnya sulit, tapi seiring berjalannya waktu Seohyun bisa menerima kenyataan bahwa Kyuhyun sudah menjadi milik Sooyoung seutuhnya.

Flashback On

“Bolehkah kita bicara sebentar?” tanya Kyuhyun pada Seohyun yang sedang berdiri di depan ruang latihan SNSD. Seohyun mengangguk.
“Ada apa? Sepertinya serius sekali.” kata Seohyun penasaran.
“Waktu itu kau pernah bertanya siapa yang menemaniku saat kau pergi ke Jepang kan?” Seohyun mengangguk. “Orang itu adalah Sooyoung.” Seohyun kembali mengangguk.
“Lalu?” tanya Seohyun tidak mengerti dengan arah pembicaraan Kyuhyun.
“Sebenarnya aku ingin jujur padamu dari dulu. Tapi entah kenapa rasanya sangat sulit.” Kyuhyun menarik nafasnya dalam. “Aku dan Sooyoung sudah menikah beberapa bulan yang lalu.” Seohyun tampak terkejut.
“A..A..Apa maksudmu oppa? Ini bukan april mop kan?” tanya Seohyun memastikan Kyuhyun tidak sedang bergurau.
Kyuhyun menggeleng, “aku tidak bercanda. Aku dan Sooyoung benar-benar sudah menikah. Maaf kalau selama ini aku tidak mengatakannya padamu.” Kyuhyun menunduk.
“Lalu kenapa kau memintaku untuk menjadi kekasihmu kalau kau ternyata kau sudah punya istri? Dan istrimu adalah eonniku sendiri oppa!!!” Seohyun mulai menangis. Kyuhyun mengangkat kepalanya yang tadi menunduk, dia terkejut melihat Seohyun menangis.
“Aku mohon jangan menangis untuk pria seperti aku. Aku tidak pantas kau tangisi.” Kyuhyun kembali menunduk. “Maaf kalau ini sangat menyakitkan. Tapi bisakah kau melupakanku dan mencari pria lain? Dan bisakah kita tetap menjadi Oppa dan dongsaengnya seperti dulu?” lanjutnya. Bukannya menjawab Seohyun justru pergi dan meninggalkan Kyuhyun sendirian.
Waktu terus berjalan samapai akhirnya Seohyun melihat perut Sooyoung yang semakin membesar. Sedikit demi sedikit dia bisa memaafkan Kyuhyun meskipun dia belum mau bicara dengan Kyuhyun. Tapi dia tidak pernah marah pada Sooyoung. Karena dia tahu bukan Sooyoung yang salah. Tapi sekarang dia yakin kalau Kyuhyun akan lebih baik bersama eonninya Sooyoung dari pada bersamanya.

Flashback Off

Seorang dokter keluar dari ruangan Sooyoung sambil melepas maskernya. Kyuhyun yang sudah tidak sabar langsung menghampiri dokter paruh baya itu.
“Bagaimana, dok?”
“Semuanya berjalan dengan lancar.” kata dokter itu sambil tersenyum.

KYUHYUN POV

Saat melihat pintu ruangan dimana Sooyoung berada terbuka, aku langsung menghampirinya.
“Bagaimana, dok?” tanyaku langsung.
“Semuanya berjalan dengan lancar.” kata dokter itu sambil tersenyum. “Anak anda perempuan, dia sedang dibersihkan. Mungkin anda ingin bertemu dengan ibunya dulu.” lanjutnya.
Aku langsung masuk ke dalam ruangan tanpa peduli apa ada orang yang ikut masuk denganku atau tidak.
“Youngie!!!”
“Oppa!!!”
“Gomawo, kau sudah melahirkan anak kita.” kataku hampir menangis.
“Oppa, mianhe. Tadi aku menjambak rambutmu, pasti sekarang rasanya sangat sakit sekali.” katanya sambil memegang rambutku.
“Itu tidak seberapa dibandingkan dengan perjuanganmu untuk melahirkan anak kita.” kataku sambil mencium tangannya.
“Apa kalian tidak akan melihat anak kalian yang cantik ini?” suara Eommaku yang baru masuk langsung membuat kami melihat kearahnya yang sekarang sedang menggendong anak kami.
“Biar aku yang menggendongnya.” kataku lalu membawanya kedalam pelukan Sooyoung.
“Berikan dia ASI untuk pertama kalinya, Soo!!!” kata eommanya.
Sooyoung melihat ke arahku, “ada apa?” tanyaku bingung. “Apa kau akan tetap disini saat aku memberikan ASI?” tanya Sooyoung yang langsung membuatku dan eomma kami tertawa. “Kenapa kau harus malu? Lagi pula nanti juga kau akan terbiasa melakukannya di hadapanku.” kataku santai.
Meskipun awalnya Sooyoung tampak ragu-ragu, tapi akhirnya Sooyoung memberikan ASI pertamanya untuk putri kami.
“Mau kalian beri nama siapa anak cantik ini?” tanya Eomma Sooyoung.
“Bagaimana kalau Cho Kyusoo? Kyuhyun Sooyoung.” Sooyoung memberikan pendapatnya.
“Aku rasa itu nama yang bagus.” kataku dan diikuti oleh anggukan kepala oleh kedua eomma kami.
“Kalian tinggallah bertiga, kami akan keluar.” kata eomma Sooyoung dan langsung meninggalkan ruangan bersama eommaku.
“Terima kasih sudah memberikan malaikan yang sangat cantik untukku. Sekarang aku memiliki dua malaikat dirumah. Dan aku akan menjadi yang paling tampan di rumah.” kataku sambil tersenyum jahil.
“Kau percaya diri sekali Cho Kyuhyun!!!” kata Sooyoung tapi tetap tersenyum.
“Tapi kau suka, kan?!” kataku sambil menyentuh dagunya.
“Ih, mengerikan!!!!” umpat Sooyoung yang membuatku tertawa.
“Jangan begitu nyonya Cho.” goda Kyuhyun lagi.
“Aneh.” Sooyoung mencibir tapi tetap tersenyum. Tersenyum bahagia.

————————————————————————————————————————————–

Sekarang aku benar-benar yakin kalau Sooyoung adalah takdirku, dia memberiku lebih dari apa yang aku inginkan. Terima kasih kau sudah hadir dihidupku. Aku akan mencintaimu selamanya sampai ragaku tidak ada lagi di dunia ini.

-CHO KYUHYUN-

Kau membuatku menjadi wanita seutuhnya sekarang. Memiliki cintamu dan memiliki anak yang cantik darimu. Terima kasih Kyuhyun oppa, kau membuatku benar-benar jatuh cinta padamu. Aku ingin kita seperti ini selamanya sampai kita menutup mata kita nanti.

-CHOI SOOYOUNG-

END

Gimana ASnya? Puas? Maaf kalau ngak puas. Aku bikinnya ngebut soalnya aku juga lagi bikin part terakhir yang my promise. Jadi maaf kalau ini ngak memuaskan. Tetep RCL ya^^
Yang nunggu My promise besok aku posting ya^^

Advertisements

49 thoughts on “After story I Can’t Forget You”

  1. ahh puas sama ASnya
    daebak, lucu bnget ngebayangin muka kyuppa yang kesakitan gara2 dijambak soyounni 😀

  2. I simply want to tell you that I am new to weblog and absolutely savored this page. More than likely I’m planning to bookmark your blog . You really have incredible articles and reviews. Many thanks for revealing your web-site.

  3. After storynya bgs, aku penasaran kaya apa anak kyuhyun sama sooyoung pasti cantik bgt deh.
    Sekali lagi kurang panjaaaaaang 😀
    *reader kurang ajar

  4. wahhhh chukkae cho sookyu . kamu anak ke 1445678890023 dari pasangan kyuyoung *gaje* wkakwkak
    akhirnya punya dongsaeng baru lagi kkk~ soo eomma ga cape ngeronde mulu sama kyu appa? *mulaikumatyadongnya

    happy end again? wahhh >< i like it

  5. klo ditanya udh puas ato belum q psti blng belom dgn mntap tpi gmn lgi .,udh selesai sih cerita’y pling gk happy end cerita’ya.

  6. Ahhh so sweet cuy…
    Young eonni ngrepotin kyuhyun oppa ampe nyetir aj dy punya rambut d jambak …. gg kebayang gmn gaya ny kyuhyun lg nyetir d jambak rambut ny …. hahahahaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s